Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Sanksi FIFA Resmi Dicabut, Persib Bisa Daftarkan Skuad Baru untuk Musim 2026/27

Rabu, 12 Agustus 2026 20:02 WIB

Hilang 12 Hari, Warga Tasikmalaya Ditemukan Meninggal di Sumur Tua yang Dihuni King Kobra

Rabu, 12 Agustus 2026 19:46 WIB

Goreng Saham Pakai Uang Umat? Polemik Panas Wakaf Istiqlal Masuk Bursa

Rabu, 12 Agustus 2026 19:38 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Sanksi FIFA Resmi Dicabut, Persib Bisa Daftarkan Skuad Baru untuk Musim 2026/27
  • Hilang 12 Hari, Warga Tasikmalaya Ditemukan Meninggal di Sumur Tua yang Dihuni King Kobra
  • Goreng Saham Pakai Uang Umat? Polemik Panas Wakaf Istiqlal Masuk Bursa
  • Bukan Sekali! Dua Gempa Dangkal Guncang Bandung, Getarannya Dirasakan Warga Pangalengan
  • Rencana Pembatasan Pertalite Desil 9-10 Dikritik, Pakar Warning Kelas Menengah Terancam Jadi Korban
  • Dua Orang Ditangkap Imbas Kontroversi Tantangan Hafalan Al-Qur’an Hadiah Miras
  • Tak Perlu Jago Desain, 5 Prompt AI Ini Bisa Bikin Poster HUT RI Makin Keren
  • Persib Dapat Suntikan 2 Bintang Timnas, Sandy Walsh dan Ragnar Siap Unjuk Gigi
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 12 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Nilai Wajar Pocari Run Dikritik Warga Bandung, Bey: Tak Ada Sosialisasi

By Putra JuangRabu, 24 Juli 2024 19:20 WIB2 Mins Read
Pocari Run 2024 di Bandung. (Foto: Biro Adpim Jabar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat bakal mengevaluasi kegiatan olahraga bertajuk Pocari Run 2024, yang menuai banyak kritikan dari masyarakat, khususnya di media sosial.

Diketahui, kegiatan yang dihadiri mulai dari figur publik, pejabat politik, hingga masyarakat umum itu, digelar di Kota Bandung selama dua hari pada Sabtu-Minggu (20-21/7/2024).

“Ya, Pocari Run ini kami akan meminta evaluasi bersama,” ucap Pj Gubernur Jabar, Bey Machmudin di Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (24/7/2024).

Bey menilai, datangnya kritikan dari masyarakatnya ini diakibatkan karena minimnya sosialisasi dan komunikasi.

“Karena kan tidak ada sama sekali sosialisasi, sosialisasi hanya di kalangan komunitas saja, dan saya pikir mereka (masyarakat) tiba-tiba keluar rumah ditahan (tidak bisa lewat),” ungkapnya.

Apalagi, saat hari kedua kategori half maraton dan maraton yang waktunya sampai tujuh jam.

“Jadi kebayang dari jam setengah 5, tambah 6 jam, itu kan ketutup jalan, saya paham betul,” ujarnya.

Bey memastikan, ke depan harus ada sosialisasi dari jauh-jauh hari agar masyarakat yang ada keperluan bisa menyelesaikan sehingga tidak tertahan di jalan karena kegiatan tersebut.

“Kan kebayang kalau mereka sudah mengadakan kawinan, nikahan di Pusdai misalnya, ketahan sama ini kan. Jadi, memang mungkin nanti komunikasinya kalau mau ada lagi, minimal itu 6 bulan (sebelum) harus diingatkan masyarakat, di setiap jalan, dibillboard-billboard,” tuturnya.

Bahkan, bisa saja kepala daerah bersurat ke setiap rumah atau pemukiman yang akan dilalui oleh peserta lari.

“Itu lebih baik lagi. Jadi, sebetulnya sih baik, cuman kemasan dan komunikasi kepada publik yang kurang baik, dan jadinya masyarakat marah-marah,” imbuhnya.

Meski begitu, Bey tak menampik jika kegiatan berskala nasional bisa menghadirkan banyak wisatawan hingga menggerakan roda perekonomian.

“Sebetulnya kalau saya lihat ini event yang mendatangkan wisatawan banyak, potensinya banyak, pergerakan ekonomi juga saya pikir cukup baik,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bey Machmudin Kota Bandung kritik Pocari Run
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Hilang 12 Hari, Warga Tasikmalaya Ditemukan Meninggal di Sumur Tua yang Dihuni King Kobra

Goreng Saham Pakai Uang Umat? Polemik Panas Wakaf Istiqlal Masuk Bursa

gempa

Bukan Sekali! Dua Gempa Dangkal Guncang Bandung, Getarannya Dirasakan Warga Pangalengan

Rencana Pembatasan Pertalite Desil 9-10 Dikritik, Pakar Warning Kelas Menengah Terancam Jadi Korban

Dua Orang Ditangkap Imbas Kontroversi Tantangan Hafalan Al-Qur’an Hadiah Miras

Geger! 35 Pohon di Bandung Ditebang Ilegal, Ada yang Sudah Ditutup Cor

Terpopuler
  • Menuju Muswil VII KAHMI Jabar, Pansel Umumkan 16 Calon Presidium dengan Rekam Jejak Strategis
  • Genap 1 Tahun, PRI Jawa Barat Tegaskan Komitmen Jadi Rumah Rakyat
  • MUSWIL VII KAHMI Jabar Tuntas, 7 Presidium Terpilih Bawa Mandat Baru
  • Teti Ratnasih Terpilih Pimpin FORHATI Jabar, Bawa Misi Besar Transformasi Keumatan
  • 10 Pohon Hilang di Jalan Riau Bandung, Pemkot Kecolongan? Pengamat Bongkar Lemahnya Pengawasan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.