Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Timnas Indonesia vs Malaysia, Ini Jadwal Lengkap Laga Panas FIFA ASEAN Cup 2026

Minggu, 27 September 2026 11:23 WIB

Persib Masuk Periode Berat, Marc Klok Minta Pemain Jaga Fisik dan Mental

Minggu, 27 September 2026 11:02 WIB

Kasus Penganiayaan YTR Bergulir ke Pengadilan, Sidang Perdana Taufik Hidayat Digelar Pekan Ini

Minggu, 27 September 2026 10:38 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Timnas Indonesia vs Malaysia, Ini Jadwal Lengkap Laga Panas FIFA ASEAN Cup 2026
  • Persib Masuk Periode Berat, Marc Klok Minta Pemain Jaga Fisik dan Mental
  • Kasus Penganiayaan YTR Bergulir ke Pengadilan, Sidang Perdana Taufik Hidayat Digelar Pekan Ini
  • Harga Emas Antam Hari Ini 27 September 2026 Stabil, 1 Gram Tembus Rp2,61 Juta
  • Kisah Pahit Manis Rahmat Erwin: Dulu Kurang Diperhatikan, Kini Jadi Pahlawan Emas Indonesia
  • Jadwal & Cara Cair Bansos PKH-BPNT Tahap IV 2026: Simak Syarat dan Dokumen yang Wajib Dibawa!
  • Jangan Cuma Puncak! Ini 15 Destinasi Wisata Cianjur Paling Hits dari Air Terjun hingga Pantai Eksotis
  • 3 Tempat Nongkrong Hits di Cianjur Terbaru 2026, Menu Lezat Harga Mulai Belasan Ribu!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 27 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pangkas Anggaran Media Massa, Dedi Mulyadi Andalkan Kekuatan Emak-Emak TikTok

By Putra JuangRabu, 16 April 2025 09:30 WIB2 Mins Read
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Foto: Biro Adpim Jabar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi kembali mencuri perhatian publik dengan pernyataan kontroversialnya mengenai anggaran “pencitraan” Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar.

Dalam sebuah kesempatan, Dedi menegaskan bahwa biaya pencitraan yang sebelumnya mencapai Rp49 miliar per tahun, kini dipangkas drastis menjadi hanya Rp3 miliar.

Diketahui, biaya pencitraan yang dimaksud Dedi merupakan anggaran kerja sama antara Pemprov Jabar dengan media massa.

“Kalau bicara pencitraan, saya katakan sekali lagi, biaya pencitraan Provinsi Jawa Barat turun. Dulu anggaran provinsi kerja sama dengan media itu Rp49 miliar per tahun, sekarang sama saya diturunkan jadi Rp3 miliar,” ucap Dedi dalam sambutannya pada acara Peringatan Hari Jadi ke-111 Kota Sukabumi, dikutip YouTube Lembur Pakuan Channel, Rabu (16/4/2025).

Baca Juga:  Teladani Nabi Muhammad, Jadi Alasan Dedi Mulyadi Dukung Jeje Bawa Anak ke Kantor

Namun, penurunan anggaran tersebut tidak serta merta membuat citra Pemprov Jabar redup. Justru sebaliknya, popularitas Dedi semakin meroket di media sosial, khususnya TikTok.

Dirinya berkelakar bahwa “tim buzzer” yang sebenarnya adalah para emak-emak yang aktif menggunakan platform tersebut.

Baca Juga:  Tegas! Dedi Mulyadi Bakal Pidanakan Pengkavling Aset Negara

“Terus kenapa selalu rame? Bukan tim buzzer tapi si Icih pada punya TikTok. Kan orang Sukabumi, orang dari mana-mana sekarang mah rakyat sudah bisa bercerita, begitu cerita suka sama saya langsung berkomentar, nenek nenek semua pada beli kuota,” katanya sambil tertawa.

Baca Juga:  Dipinang Golkar Maju Pilgub Jabar 2024, Dedi Mulyadi Tunggu Restu Prabowo Subianto

Menurutnya, fenomena ini membuat para pengamat politik kesulitan untuk menyerangnya.

“Jadi susah diserang pengamat, ada pengamat pinter ‘banyak ngomong kamu, diam’, habis orang pinter sekarang sama rakyat,” imbuhnya.

Dedi juga mengingatkan para pejabat dan politisi untuk tidak hanya beretorika, tetapi juga fokus pada kerja nyata.

“Awas, jangan banyak ngomong dan wacana, rakyat sekarang pinter,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

anggaran Dedi Mulyadi media sosial Pemprov Jabar TikTok
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kasus Penganiayaan YTR Bergulir ke Pengadilan, Sidang Perdana Taufik Hidayat Digelar Pekan Ini

Lirik Pemimpin Muda Otentik untuk Jabar, Gema Bangsa Pasang Target Mutlak di Pemilu 2029

Sungai Citepus Kembali Dipenuhi Gunung Sampah, Warga Dayeuhkolot Ancam Protes Keras

Jokowi Hadir di Rakorda PSI Bandung, Yoel Dorong Kader Turun hingga Akar Rumput

Buntut Temuan Ombudsman, Kalapas Cibinong dan 4 Anak Buahnya Dicopot

Jokowi Puji Struktur PSI Kota Bandung 100 Persen, Dorong Kader Aktif di Masyarakat

Terpopuler
  • Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • Herwin Muchtar Siap Berebut Kursi Ketua Kadin Kota Bandung, Usung Program Goes Global hingga Digitalisasi
  • Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership
  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
    Bursa Pilgub Jabar: Nama Purbaya Yudhi Sadewa Mulai Diperhitungkan, Parpol Pilih Wait and See
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.