Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Underpass Pasteur Masih Tahap Wacana, Pemprov Jabar Soroti Risiko Banjir dan Lahan

Kamis, 30 April 2026 17:26 WIB

Fakta Baru Video Viral Batang: Pemeran Wanita Diduga Tak Tahu Aksinya Direkam Diam-diam dan Diduplikas

Kamis, 30 April 2026 16:29 WIB

Persib Tertekan? Beckham: Ini Tantangan, Bukan Beban!

Kamis, 30 April 2026 16:08 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Underpass Pasteur Masih Tahap Wacana, Pemprov Jabar Soroti Risiko Banjir dan Lahan
  • Fakta Baru Video Viral Batang: Pemeran Wanita Diduga Tak Tahu Aksinya Direkam Diam-diam dan Diduplikas
  • Persib Tertekan? Beckham: Ini Tantangan, Bukan Beban!
  • Link Video ‘Tasya Gym Bandar Batang’ 15 Menit Viral, Ternyata Ini Isinya
  • Resmi! Gaji Pensiunan PNS Mei 2026 Cair Tepat Waktu, Cek Detailnya
  • Prediksi Bhayangkara FC vs Persib: Misi Rebut Takhta di Lampung dan Adu Mekanik Pemain Kunci
  • Munster Tak Gentar! Bhayangkara Siap Gagalkan Misi Juara Persib
  • Dari Irak ke Bandung? Fakta Mengejutkan Rumor Aymen Hussein ke Persib
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 30 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pastikan Keabsahan Pemilu 2024, PPP Bakal Gugat Hasil Rekapitulasi KPU ke MK

By Putra JuangKamis, 21 Maret 2024 14:27 WIB2 Mins Read
Partai Persatuan Pembangunan (PPP). (Foto: net)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) bakal menggugat hasil rekapitulasi Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 yang telah diumumkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI.

Diketahui, PPP menjadi salah satu partai lama yang tak lolos parliamentary threshold (PT) sebesar 4 persen. Dari data yang diperoleh, PPP hanya berhasil meraup suara sebanyak 5.862.277 atau sekitar 3,89 persen, dari total suara yang masuk secara nasional.

Ketidaklolosan PPP berdampak pada calon legislatif di daerah yang berhasil lolos ke Senayan. Di antaranya caleg PPP dari wilayah Jawa Barat Dapil Sumedang-Majalengka dan Subang, H Pepep Saeful Hidayat.

“Untuk wilayah Jabar itu hanya dua caleg PPP yang lolos ke senayan, yakni saya sendiri dari Dapil Jabar 9 (Sumedang, Subang, Majalengka) dan Nurhayati dari Dapil Jabar 11 (Garut, Kabupaten Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya),” ucap Pepep menyikapi hasil rekapitulasi KPU melalui keterangan resminya, Kamis (21/3/2024).

Baca Juga:  Gubernur Jabar Terbitkan Surat Edaran tentang Netralitas ASN di Pemilu 2024

Pepep yang juga menjabat Plt Ketua DPW PPP Jabar ini menyatakan keberatan atas perolehan suara khususnya mengenai perolehan suara di Dapil Jabar 5 (Kabupaten Bogor) dan akan melaporkan peristiwa ini ke Bawaslu Jabar dan Bawaslu RI.

“Jadi kita menolak hasil Rekapitulasi suara tingkat KPU Jabar,” ujarnya.

Baca Juga:  Polri dan KPU Terus Lakukan Koordinasi untuk Selidiki Kebocoran Data Pemilih

Pepep menegaskan, bahwa rekapitulasi ini bukanlah hasil akhir pemilu. Menurutnya, masih ada langkah hukum untuk menggugatnya melalui lembaga resmi.

Di antaranya, pengurus DPP kemungkinan akan mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK). Hal ini untuk memastikan keadilan dan keabsahan Pemilu 2024 agar jujur dan adil.

“Kita memiliki waktu 3 hari ke depan, untuk memutuskan apakah akan menerima hasil rekapitulasi KPU atau menggugat ke MK,” tandasnya.

Sebelumnya, Ketua KPU RI, Hasyim Asyari mengumumkan hasil rekapitulasi Pemilu 2024. Berdasarkan pengumuman tersebut, PPP memperoleh suara sebanyak 5.862.277 atau sekitar 3,89 persen.

Baca Juga:  Real Count KPU 20.02 WIB, Anies-Muhaimin Mulai Merangkak ke 25 Persen

Sedangkan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) memperoleh 4.233.264 suara atau 2,88 persen. Dengan hasil tersebut, kedua partai tersebut tidak berhasil melewati ambang batas parliamentary threshold (PT) sebesar 4 persen.

Ketika hasil rekapitulasi menunjukkan PPP dan PSI kurang dari 4 persen, hal ini tentu berdampak pada calon legislatif di daerah yang berhasil lolos ke Senayan, termasuk caleg PPP dari wilayah Jabar gagal ke senayan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

KPU Mahkamah Konstitusi MK Pemilu 2024 Pepep Saeful Hidayat PPP
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Underpass Pasteur Masih Tahap Wacana, Pemprov Jabar Soroti Risiko Banjir dan Lahan

Fakta Baru Video Viral Batang: Pemeran Wanita Diduga Tak Tahu Aksinya Direkam Diam-diam dan Diduplikas

Resmi! Gaji Pensiunan PNS Mei 2026 Cair Tepat Waktu, Cek Detailnya

Dulu Anak Rantau, Sekarang Rajai MTQ Internasional: Kisah Imranul Karim, Qari Kaltim yang Guncang Dunia

Miris! Potret Getir Bocah di Bandung Barat: Makan Rumput Demi Bertahan di Balik Keterbatasan

Kisah Rizki yang Viral Makan Rumput, Kini Dapat Perhatian Pemerintah

Terpopuler
  • Link Asli Video Bandar Membara Full Durasi, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Link Video Bandar Batang Viral! Waspada Phising
  • Viral ‘Video Bandar Membara’ di Media Sosial, Warganet Cari Link Asli No Sensor
  • Link Video Viral Vell Blunder Durasi Panjang, Waspada Modus Phising!
  • Gebrakan Mewah di Bursa Transfer: Persib Bandung Incar Bintang-bintang Eks Eropa
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.