Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Setara PNS, PPPK Dapat Hak Jaminan Sosial Lengkap, Apa Saja?

Kamis, 30 April 2026 05:00 WIB

Ramai Dicari! Link Video Tasya Gym Ternyata Banyak Jebakan

Kamis, 30 April 2026 04:00 WIB

Bobotoh Wajib Tahu! Jadwal dan Lokasi Nobar Persib Terbaru

Kamis, 30 April 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Setara PNS, PPPK Dapat Hak Jaminan Sosial Lengkap, Apa Saja?
  • Ramai Dicari! Link Video Tasya Gym Ternyata Banyak Jebakan
  • Bobotoh Wajib Tahu! Jadwal dan Lokasi Nobar Persib Terbaru
  • Fenomena Video Viral di Bandar Batang: Mengapa Kita Harus Lebih Bijak Menyikapi Tren Media Sosial?
  • Koordinasi Amburadul, Spanduk Penutupan Jalan Diponegoro Dicopot Usai Viral
  • Terungkap! Ini Dugaan di Balik Video Viral ‘Bandar Bergetar’
  • Laga Krusial! Persib Wajib Tundukkan Bhayangkara FC Demi Gelar Juara
  • Jangan Lewatkan! Jadwal Upacara Hardiknas 2026 dan Filosofinya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 30 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pedagang di Cimol Bandung Resah, Pengetatan Razia Pakaian Impor Bikin Jualan Sepi

By Muhammad Rafki Razif KiransyahSelasa, 28 Oktober 2025 15:05 WIB2 Mins Read
Pedagang Pakaian di Cimol Bandung resah akibat kebijakan Menkeu Purbaya.
Pedagang Pakaian di Cimol Bandung resah akibat kebijakan Menkeu Purbaya. (Foto: bukamata.id/M Rafki)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sejumlah pedagang eceran pakaian thrifting di Pasar Cimol, Gedebage, Kota Bandung merasa khawatir atas kebijakan Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa. Pasalnya, kebijakan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang memperketat razia bal pakaian impor ilegal di pelabuhan membuat roda jual-beli di Cimol tersendat.

“Kalau melihat dari situasi pasar sekarang ini, kami pedagang pengecer sangat terdampak sekali. Berdagang jadi sepi,” tutur Rusdianto salah satu pemilik toko pakaian eceran saat ditemui di lapaknya, Selasa (28/10/2025).

Rusdianto mengaku, sejak kebijakan itu diberlakukan, omset penjualannya menurun drastis lebih dari 50 persen. Padahal, sebagian besar barang dagangannya ia peroleh dari pemasok lokal yang membeli bal pakaian dari gudang-gudang besar.

“Kami ini cuma jualan eceran, bukan yang impor langsung. Barangnya juga ada yang baru, ada yang thrifting, tapi semuanya masih layak dipakai,” ujarnya.

Baca Juga:  Kuliner Unik Bandung, Nikmati Telur Dadar Crispy dan Sambal Mantap di Dadar Bobar

Bagi Rusdianto, kebijakan tersebut seakan menyamaratakan pelaku usaha di lapangan. Ia menilai, pedagang kecil seperti dirinya seharusnya tak ikut menanggung risiko dari kebijakan yang seharusnya menyasar impor ilegal di tingkat hulu.

“Tidak semua pedagang Cimol ini jual barang thrifting, banyak juga yang jual barang gres. Harapannya, pemerintah bisa pikirkan nasib kami pedagang kecil,” kata dia.

Baca Juga:  Terbongkar! Siswa SMA di Bandung Pasang Kamera Tersembunyi di Kamar Mandi Sekolah

Di lapak tak jauh dari Rusdianto, Bernard Sinanggaling (49) mengeluhkan hal serupa. Ia menuturkan, razia bal impor di pelabuhan otomatis memutus pasokan barang yang biasa mereka jual di pasar.

“Kalau hulunya tidak ada barang, kami di sini juga nggak bisa jualan. Kami tentu sangat resah,” ucap Bernard.

Bernard menyebut, sebelum kebijakan itu diterapkan, kondisi pasar sudah lesu. Kini, dengan menurunnya stok dan sepinya pengunjung, penjualannya anjlok hingga 70 persen.

Baca Juga:  Pernah Dikunjungi Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, Sambal Bakar Lengkong Wajib Dicoba Para Pecinta Pedas

“Pengunjung sudah berkurang, barang makin susah. Kami nggak tahu harus gimana lagi,” tambahnya.

Para pedagang Cimol sepakat: mereka bukan pelaku impor ilegal, melainkan pedagang kecil yang hidup dari menjual pakaian layak pakai dengan harga terjangkau. Mereka berharap pemerintah lebih bijak dalam menegakkan aturan, agar semangat berdagang yang tersisa tidak ikut mati.

“Kami cuma ingin tetap bisa jualan dan menghidupi keluarga,” ungkapnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bandung ekonomi rakyat Pakaian Thrifting Pasar Cimol Pedagang Kecil Purbaya Yudhi Sadewa Razia Impor Ilegal UMKM
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Setara PNS, PPPK Dapat Hak Jaminan Sosial Lengkap, Apa Saja?

Koordinasi Amburadul, Spanduk Penutupan Jalan Diponegoro Dicopot Usai Viral

Jangan Lewatkan! Jadwal Upacara Hardiknas 2026 dan Filosofinya

Pemerintah Tetapkan Gaji ke-13 2026, Simak Jadwal dan Ketentuannya

Wanita di KBB Ditemukan Tewas Misterius, Polisi Kuatkan Dugaan Pembunuhan

Miris! Bocah Disabilitas di Bandung Barat Makan Rumput, Keluarga Ungkap Tak Pernah Sentuh Bansos

Terpopuler
  • Link Asli Video Bandar Membara Full Durasi, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Link Video Bandar Batang Viral! Waspada Phising
  • Viral ‘Video Bandar Membara’ di Media Sosial, Warganet Cari Link Asli No Sensor
  • Gebrakan Mewah di Bursa Transfer: Persib Bandung Incar Bintang-bintang Eks Eropa
  • Heboh Link Video “Bandar Membara Viral” : Waspada Jeratan UU ITE Menanti!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.