Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Drama Besar Timnas Jepang! Moriyasu Minta Maaf Usai Coret Wataru Endo

Minggu, 14 Juni 2026 14:07 WIB
Persib

Terungkap! Ini Penyebab Persib Sempat Kacau di Awal Musim 2023/24

Minggu, 14 Juni 2026 13:54 WIB

Hasil PCMB Jabar 2026 Resmi Diumumkan, Ini Aturan Wajib Daftar Ulang atau Calon Siswa Bisa Gugur

Minggu, 14 Juni 2026 13:10 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Drama Besar Timnas Jepang! Moriyasu Minta Maaf Usai Coret Wataru Endo
  • Terungkap! Ini Penyebab Persib Sempat Kacau di Awal Musim 2023/24
  • Hasil PCMB Jabar 2026 Resmi Diumumkan, Ini Aturan Wajib Daftar Ulang atau Calon Siswa Bisa Gugur
  • Heboh Video Cut Salwa Viral! Warganet Penasaran, Sebenarnya Isinya Apa?
  • Mantan Kiper Timnas U-23 Nuri Agus Wibowo Hilang Misterius! Keluarga Ungkap Dugaan Mengejutkan
  • Persib Gagal Dekati Tommaso Cassandro? Jurnalis Italia Ungkap Fakta Sebenarnya
  • Harga Emas Hari Ini Mengejutkan! Antam Naik Tipis Tembus Rp2,82 Juta per Gram
  • Viral! Pencopetan di Mal Bandung Terekam CCTV, iPhone 17 Pro Max Raib Usai Salat Magrib
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 14 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pemda Bebas Atur Teknis Jam Masuk Sekolah, Ini Penjelasan Dedi Mulyadi

By Aga GustianaRabu, 4 Juni 2025 17:30 WIB2 Mins Read
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Foto: Redaksi/bukamata.id)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, resmi menyatakan bahwa pelaksanaan kebijakan jam masuk sekolah pukul 06.30 WIB akan dimulai pada tahun ajaran baru. Namun, pelaksanaan teknisnya akan sepenuhnya diserahkan kepada masing-masing pemerintah daerah.

Keputusan ini diambil untuk menyesuaikan kebijakan dengan kebutuhan dan kondisi geografis tiap wilayah. Terutama bagi siswa yang tinggal jauh dari lokasi sekolah, kebijakan ini dianggap perlu diberi fleksibilitas.

“Yang aturan teknisnya yang menerapkan adalah kepala UPT (Unit Pelaksana Tugas). Kepala UPT-nya nanti berdasarkan distribusi wilayah dan bagaimana kondisi wilayah,” kata Dedi di Gedung Pakuan, Jalan Cicendo, Kota Bandung, Rabu (4/6/2025).

Menurut Dedi, gubernur hanya menetapkan aturan umum sebagai arahan kebijakan. Detail pelaksanaannya akan menjadi tanggung jawab Dinas Pendidikan daerah dan kepala UPT setempat.

Baca Juga:  Meriah! HUT ke-80 Jabar Hadirkan Layanan Publik Gratis di Abdi Nagri Nganjang ka Warga

Kebijakan Ini Bukan Hal Baru Bagi Dedi

Dedi menyampaikan bahwa kebijakan masuk sekolah lebih pagi sudah pernah diterapkan saat dirinya menjabat sebagai Bupati Purwakarta. Ia mengklaim kebijakan tersebut berhasil meningkatkan kedisiplinan siswa dan kualitas pembelajaran.

“Teknis di lapangan menjadi kewenangan Dinas Pendidikan setempat dengan mempertimbangkan kondisi yang ada di daerah tersebut,” ujarnya.

Menurutnya, daerah memiliki karakteristik yang berbeda. Karena itu, pendekatan yang sama belum tentu cocok untuk semua wilayah.

Baca Juga:  PDIP Beri Sinyal Koalisi dengan ke Gerindra Usung Dedi Mulyadi di Pilgub Jabar 2024

Kultur Wilayah Jadi Pertimbangan Khusus

Dedi menekankan pentingnya memperhatikan kultur lokal dalam penentuan jam masuk sekolah. Sebagai contoh, wilayah pegunungan justru kerap memiliki jarak tempuh yang lebih dekat ke sekolah meskipun tampak terpencil.

“Tapi kalau di daerah pegunungan malah jaraknya lebih dekat,” imbuhnya.

Oleh karena itu, kepala UPT di masing-masing wilayah diminta membuat penyesuaian berdasarkan konteks lokal, bukan semata-mata mengikuti aturan yang seragam.

SMA Jadi Fokus karena Jarak Tempuh Lebih Jauh

Gubernur juga menjelaskan bahwa distribusi sekolah di Jawa Barat tidak merata. Untuk jenjang SD dan SMP, ketersediaan sekolah dinilai cukup memadai, bahkan di daerah pelosok. Namun berbeda halnya dengan SMA, yang jumlahnya masih terbatas.

Baca Juga:  West Java Festival 2023, Pesta Rakyat Terbesar Peringati Hari Jadi Jawa Barat

“Meskipun demikian, kami telah mempertimbangkan kondisi tersebut sehingga pelaksanaan teknisnya diserahkan ke masing-masing daerah. Nanti kan ada hitungannya,” tutup Dedi.

Dengan demikian, kebijakan ini diharapkan tidak menjadi beban bagi siswa maupun orang tua. Pemerintah daerah didorong untuk membuat keputusan berdasarkan prinsip keberpihakan dan keadilan pendidikan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi gubernur jam masuk sekolah jawa barat Pemda
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Hasil PCMB Jabar 2026 Resmi Diumumkan, Ini Aturan Wajib Daftar Ulang atau Calon Siswa Bisa Gugur

Viral! Pencopetan di Mal Bandung Terekam CCTV, iPhone 17 Pro Max Raib Usai Salat Magrib

Rampok Uang Negara Rp18 Miliar, Ternyata Segini Isi Garasi dan Total Harta Wabup Indramayu

Kisruh SPMB: Dedi Mulyadi Janjikan Siswa yang Tersingkir di Sekolah Negeri Dijamin Gratis Masuk Swasta

Bansos PKH dan BPNT Juni 2026 Cair Tahap 2, Ini Jadwal dan Cara Cek Penerima Resmi Kemensos

Semrawut SPMB 2026 & Aturan ‘Ekstrem’ Dedi Mulyadi: Ada Apa dengan Pendidikan Jawa Barat?

Terpopuler
  • Viral! Link Video Full Durasi Cut Salwa Ramai Diburu Netizen, Apa Isinya?
  • Dari Buku ‘Broken Strings’ Sampai Urusan Istri: Mengapa Eza Gionino dan Robby Tremonti Mendadak Panas?
  • Link Telegram Video Cut Salwa Full Durasi Ramai Dicari, Benarkah Ada?
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.