Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
peltih persib, bojan hodak

Menuju Tangga Juara, Manajemen Persib Akhirnya Buka-bukaan Soal Masa Depan Bojan Hodak

Selasa, 19 Mei 2026 20:53 WIB

Ambisi Juara Ternoda, Persib Bandung Terpaksa ‘Bakar Uang’ Rp5 Miliar Akibat Sanksi

Selasa, 19 Mei 2026 20:49 WIB

Kisah Kartika: Kuliah Kelar, Toga Terpasang, Tapi Kondisi Ayahnya Saat Ditelepon Bikin Semua Orang Terdiam

Selasa, 19 Mei 2026 20:28 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Menuju Tangga Juara, Manajemen Persib Akhirnya Buka-bukaan Soal Masa Depan Bojan Hodak
  • Ambisi Juara Ternoda, Persib Bandung Terpaksa ‘Bakar Uang’ Rp5 Miliar Akibat Sanksi
  • Kisah Kartika: Kuliah Kelar, Toga Terpasang, Tapi Kondisi Ayahnya Saat Ditelepon Bikin Semua Orang Terdiam
  • Heboh! Transfer Mengejutkan Striker Brasil Ini Jadi Incaran Persib
  • Geger Medsos! Video ‘Bu Guru Bahasa Inggris’ Bikin Penasaran Sekaligus Waspada
  • Penangkapan Jurnalis WNI Asal Bandung di Misi Kemanusiaan Gaza Tuai Kecaman
  • Link Video Guru Bahasa Inggris vs Murid Durasi 6 Menit Viral! Benarkah Skandal Nyata atau Sekadar Konten Berbayar?
  • Persib Terancam Rugi Besar, Komdis PSSI dan AFC Jatuhkan Denda hingga Rp455 Miliar Lebih
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 19 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1446 H Jatuh pada 31 Maret 2025

By Aga GustianaSabtu, 29 Maret 2025 20:07 WIB2 Mins Read
Ilustrasi rukyatul hilal. (Foto: NU Online/Suwitno)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama (Kemenag) resmi menetapkan hari pertama Idul Fitri 1 Syawal 1446 Hijriah pada Senin, 31 Maret 2025. Penetapan ini disampaikan oleh Menteri Agama, Nasaruddin Umar, setelah sidang isbat yang digelar pada Sabtu (29/3/2025), di Auditorium KH. M. Rasjidi, Jakarta.

Dalam konferensi pers, Nasaruddin menjelaskan bahwa keputusan ini diambil berdasarkan hasil hisab posisi hilal yang tidak memenuhi kriteria MABIMS (Brunei, Indonesia, Malaysia, Singapura). Selain itu, tidak ada laporan yang mengonfirmasi penampakan hilal di seluruh wilayah Indonesia.

“Posisi hilal di Indonesia masih di bawah ufuk dengan ketinggian sekitar minus 3 derajat hingga minus 1 derajat, serta sudut elongasi yang berkisar antara 1 derajat hingga 1,5 derajat,” ujar Nasaruddin.

Menurutnya, data tersebut menunjukkan bahwa hilal belum memenuhi kriteria fisibilitas hilal MABIMS, yakni ketinggian hilal minimal 3 derajat dan sudut elongasi minimal 6,4 derajat.

Baca Juga:  Sambut Ramadhan, Ini 4 Tempat Munggahan Terbaik di Bandung

Oleh karena itu, Kemenag memutuskan untuk menyempurnakan puasa Ramadan menjadi 30 hari, dengan 1 Syawal 1446 H dipastikan jatuh pada 31 Maret 2025.

Keputusan ini mengakhiri perbedaan yang sempat diperkirakan antara organisasi Islam Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU), yang biasanya menggunakan metode perhitungan yang berbeda, yaitu hisab dan rukyat. Dengan penetapan ini, kedua organisasi tersebut akan merayakan Idul Fitri pada tanggal yang sama.

Baca Juga:  Perolehan Zakat, Infak dan Sedekah di Jabar Tembus Rp504 Miliar Selama Ramadhan 1445 H

Dalam sidang isbat tersebut, Tim Falak Kemenag, yang dipimpin oleh Cecep Nurwendaya, mengungkapkan bahwa seluruh wilayah Indonesia tidak memenuhi kriteria visibilitas hilal yang dibutuhkan menurut MABIMS. Dengan tinggi hilal yang berada antara minus 3,26 derajat hingga minus 1,08 derajat dan sudut elongasi yang berkisar antara 1,61 derajat hingga 1,21 derajat, maka dipastikan hilal tidak dapat terlihat.

“Secara teoritis, hilal pada malam rukyat ini tidak mungkin terlihat karena posisinya yang berada di bawah ufuk pada saat matahari terbenam,” kata Cecep.

Sebagai informasi, penentuan awal bulan Ramadan, Syawal, dan Zulhijjah di Indonesia umumnya menggunakan kombinasi metode hisab dan rukyat. Hisab digunakan sebagai perhitungan astronomi yang informatif, sementara rukyat berfungsi sebagai konfirmasi visual dari hasil hisab tersebut.

Baca Juga:  4 Jajanan Bandung Rekomendasi Nagita Slavina yang Cocok Disantap Saat Berbuka

Sidang isbat yang berlangsung pada 29 Maret 2025 dimulai dengan seminar mengenai metode hisab dan rukyat untuk menentukan posisi bulan, yang diikuti dengan sidang isbat tertutup. Hasil sidang kemudian diumumkan oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar pada pukul 19.00 WIB.

Dengan keputusan ini, umat Islam di Indonesia dapat mempersiapkan diri untuk merayakan Idul Fitri pada 31 Maret 2025, yang juga akan menjadi hari libur nasional.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

hilal Idul Fitri Lebaran Ramadhan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kisah Kartika: Kuliah Kelar, Toga Terpasang, Tapi Kondisi Ayahnya Saat Ditelepon Bikin Semua Orang Terdiam

Penangkapan Jurnalis WNI Asal Bandung di Misi Kemanusiaan Gaza Tuai Kecaman

Bisnis Kios Kripto Hancur Lebur, Raksasa ATM Bitcoin Global Resmi Nyatakan Bangkrut!

Geger Video Lorong RSUD Palabuhanratu: Niatnya Bikin Vlog Malah Diikuti Bocah Misterius

Terjerat utang

Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp7.669 Triliun, ke Mana Saja Aliran Dananya?

Hargai Sejarah, Konvoi Persib 2026 Bakal Hadirkan 5 Generasi Juara Pakai Mobil Unimog

Terpopuler
  • Link Asli Video Viral? Guru Vs Murid Durasi 6 Menit Bikin Penasaran Publik
  • Dicari Link Full 6 Menit, Video Guru Bahasa Inggris Ini Justru Bikin Publik Curiga
  • Video 6 Menit Guru Bahasa Inggris Viral di TikTok dan X, Ternyata Banyak Kejanggalan
  • Link Video Viral Skandal Guru Bahasa Inggris vs Murid, Benarkah Ada Kelanjutannya?
  • Link Video Viral Tukang Cilok, Konten Prank Bikin Penasaran!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.