Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Benarkah Persib ‘Hancurkan’ Karier Pemain Timnas? Menguliti Profil & Kredibilitas Arul El Pundit

Sabtu, 4 Juli 2026 13:04 WIB

Bagan Resmi 16 Besar Piala Dunia 2026: Peta Persaingan Fase Gugur Menuju Semifinal

Sabtu, 4 Juli 2026 12:00 WIB

Truk Rem Blong Picu Tabrakan Beruntun di Sukabumi, Sopir Sempat Terjepit Kabin Terguling

Sabtu, 4 Juli 2026 11:26 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Benarkah Persib ‘Hancurkan’ Karier Pemain Timnas? Menguliti Profil & Kredibilitas Arul El Pundit
  • Bagan Resmi 16 Besar Piala Dunia 2026: Peta Persaingan Fase Gugur Menuju Semifinal
  • Truk Rem Blong Picu Tabrakan Beruntun di Sukabumi, Sopir Sempat Terjepit Kabin Terguling
  • Jadwal Babak 16 Besar Piala Dunia 2026: Bentrokan Akbar Argentina vs Mesir di Atlanta
  • Sah! Lionel Messi Resmi Jadi Pemain Tersubur Sepanjang Sejarah Piala Dunia
  • Dari SPG Jadi Mahasiswi Melbourne, Kisah Juang Kembar Anak Buruh Tani Tampar Balik Kritik Beasiswa Negara!
  • Drama 120 Menit! Gol Bunuh Diri Antar Argentina Depak Tanjung Verde Menuju 16 Besar Piala Dunia 2026
  • Klaim Segera! Kode Redeem FF Terbaru Sabtu 4 Juli 2026, Amankan Hadiah Skin dan Diamond Gratis Sebelum Kehabisan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 4 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1446 H Jatuh pada 31 Maret 2025

By Aga GustianaSabtu, 29 Maret 2025 20:07 WIB2 Mins Read
Ilustrasi rukyatul hilal. (Foto: NU Online/Suwitno)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama (Kemenag) resmi menetapkan hari pertama Idul Fitri 1 Syawal 1446 Hijriah pada Senin, 31 Maret 2025. Penetapan ini disampaikan oleh Menteri Agama, Nasaruddin Umar, setelah sidang isbat yang digelar pada Sabtu (29/3/2025), di Auditorium KH. M. Rasjidi, Jakarta.

Dalam konferensi pers, Nasaruddin menjelaskan bahwa keputusan ini diambil berdasarkan hasil hisab posisi hilal yang tidak memenuhi kriteria MABIMS (Brunei, Indonesia, Malaysia, Singapura). Selain itu, tidak ada laporan yang mengonfirmasi penampakan hilal di seluruh wilayah Indonesia.

“Posisi hilal di Indonesia masih di bawah ufuk dengan ketinggian sekitar minus 3 derajat hingga minus 1 derajat, serta sudut elongasi yang berkisar antara 1 derajat hingga 1,5 derajat,” ujar Nasaruddin.

Menurutnya, data tersebut menunjukkan bahwa hilal belum memenuhi kriteria fisibilitas hilal MABIMS, yakni ketinggian hilal minimal 3 derajat dan sudut elongasi minimal 6,4 derajat.

Baca Juga:  Libatkan Ribuan Personel, Upaya Pemkot Bandung Tangani Kenaikan Volume Sampah saat Lebaran

Oleh karena itu, Kemenag memutuskan untuk menyempurnakan puasa Ramadan menjadi 30 hari, dengan 1 Syawal 1446 H dipastikan jatuh pada 31 Maret 2025.

Keputusan ini mengakhiri perbedaan yang sempat diperkirakan antara organisasi Islam Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU), yang biasanya menggunakan metode perhitungan yang berbeda, yaitu hisab dan rukyat. Dengan penetapan ini, kedua organisasi tersebut akan merayakan Idul Fitri pada tanggal yang sama.

Baca Juga:  Ini Jadwal Masuk dan Libur Sekolah Ramadhan 2025

Dalam sidang isbat tersebut, Tim Falak Kemenag, yang dipimpin oleh Cecep Nurwendaya, mengungkapkan bahwa seluruh wilayah Indonesia tidak memenuhi kriteria visibilitas hilal yang dibutuhkan menurut MABIMS. Dengan tinggi hilal yang berada antara minus 3,26 derajat hingga minus 1,08 derajat dan sudut elongasi yang berkisar antara 1,61 derajat hingga 1,21 derajat, maka dipastikan hilal tidak dapat terlihat.

“Secara teoritis, hilal pada malam rukyat ini tidak mungkin terlihat karena posisinya yang berada di bawah ufuk pada saat matahari terbenam,” kata Cecep.

Sebagai informasi, penentuan awal bulan Ramadan, Syawal, dan Zulhijjah di Indonesia umumnya menggunakan kombinasi metode hisab dan rukyat. Hisab digunakan sebagai perhitungan astronomi yang informatif, sementara rukyat berfungsi sebagai konfirmasi visual dari hasil hisab tersebut.

Baca Juga:  Siagakan 182 Posko Pemantauan Lalu Lintas di Jabar, Bey Pastikan Mudik Lebaran Berjalan Lancar

Sidang isbat yang berlangsung pada 29 Maret 2025 dimulai dengan seminar mengenai metode hisab dan rukyat untuk menentukan posisi bulan, yang diikuti dengan sidang isbat tertutup. Hasil sidang kemudian diumumkan oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar pada pukul 19.00 WIB.

Dengan keputusan ini, umat Islam di Indonesia dapat mempersiapkan diri untuk merayakan Idul Fitri pada 31 Maret 2025, yang juga akan menjadi hari libur nasional.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

hilal Idul Fitri Lebaran Ramadhan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Truk Rem Blong Picu Tabrakan Beruntun di Sukabumi, Sopir Sempat Terjepit Kabin Terguling

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Cara Cek BPNT Juli 2026 Lewat HP, Ini Tanda Bantuan Sudah Cair

Anak Diduga Hilang dari Katapang Ditemukan Meninggal di Jembatan BBS Bandung Barat

Om Zein saat menghadiri acara di Purwakarta.

Imbas Lagu Kontroversial ‘Lalaki Langit’, Bupati Purwakarta Diperiksa Intensif 8 Jam di Kemendagri

Pencabulan

Dugaan Kasus Rudapaksa di Sapan Bandung, Korban Masih Jalani Pemulihan Trauma

Wacana Provinsi Sunda Menguat, DPRD Jabar Sepakati Pembahasan Resmi

Terpopuler
  • Ini Link Bagan 32 Besar Piala Dunia 2026 untuk Pantau Jadwal dan Skema Pertandingan
  • Link Live Pagi Ini: Portugal vs Kroasia 32 Besar Piala Dunia 2026, Siapa Lolos?
  • Jangan Asal Klik! Video Handuk Putih Anak vs Ibu Viral, Begini Fakta dan Bahaya Link Palsunya
  • Lirik Lagu Lalaki Langit Lalanang Bejat Viral! Ini Isi Lagu Om Zein yang Tuai Polemik
  • Swatt Lasagna Viral! Kue Premium Bandung Ini Ternyata Langganan Para Artis Top
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.