Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Pesta Gol di Camp Nou, Barcelona Kudeta Atletico dari Puncak

Minggu, 1 November 2026 12:33 WIB

Raffi Ahmad Minta Maaf Lagi! Ungkap Siapa Pengundangnya ke Bundaran HI

Minggu, 1 November 2026 12:02 WIB

Bobotoh Merapat! Penukaran Tiket Persib vs Kalteng FC Ditutup 14.30 WIB

Minggu, 1 November 2026 11:30 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Pesta Gol di Camp Nou, Barcelona Kudeta Atletico dari Puncak
  • Raffi Ahmad Minta Maaf Lagi! Ungkap Siapa Pengundangnya ke Bundaran HI
  • Bobotoh Merapat! Penukaran Tiket Persib vs Kalteng FC Ditutup 14.30 WIB
  • Bansos November 2026 Cair! Satu Keluarga Bisa Dapat Rp1,5 Juta Lebih
  • Detik-detik Kirmir Cihampelas Jebol, Warga Panik Air Masuk Rumah
  • Tolic Dihukum, Persib Tetap Ganas Hadapi Kalteng FC di Si Jalak Harupat
  • Berani Lawan Arus? Sang Gladiator Turun Gunung Bongkar Blunder Artis di Bundaran HI
  • Emas Antam Hari Ini Tertahan di Rp 2,526 Juta, Saatnya Beli?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 1 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pemkab Sumedang Klaim Kasus Kekerasan Anak Tahun Ini Menurun

By Putra JuangKamis, 19 Desember 2024 20:15 WIB2 Mins Read
kekerasan
Ilustrasi kekerasan seksual. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Perlindungan Pengaduan Perempuan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Sumedang mengklaim bahwa jumlah kekerasan terhadap anak tahun 2024 menurun dibandingkan tahun sebelumnya.

Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) DPPKBP3A Sumedang, Ekki Riswandiyah mengatakan, jumlah kasus kekerasan pada anak mencapai 53 kasus tahun 2024, lebih rendah dari tahun 2023 yang mencapai 59 kasus.

“Data jumlah kekerasan pada anak dari Januari-Desember ini lebih kecil, yaitu 53 kasus, dibanding tahun 2023 yang mencapai 59 kasus,” ucap Ekki, Kamis (19/12/2024).

Menurutnya, berbagai kasus tersebut ditangani oleh Bidang P3A melalui Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) DPPKBP3A.

Baca Juga:  Sempat Tertutup Longsor, Jalan Cadas Pangeran Sumedang Sudah Bisa Dilintasi Kendaraan

“Jenis kasus yang ditangani di antaranya kekerasan fisik seperti tawuran, pelecehan, pencabulan, persetubuhan, tindak pidana perdagangan orang (TPPO), dan bullying,” ungkapnya.

Dari 53 kasus yang tercatat, rinciannya adalah 32 kasus pelecehan, pencabulan, dan persetubuhan, 2 kasus bullying, 2 kasus TPPO, serta kekerasan fisik tawuran ada 17 kasus.

Baca Juga:  Diduga Putus Sekolah karena Ekonomi, Kasus Siswa SMP Sumedang Bikin Heboh

Pemkab Sumedang telah melakukan berbagai upaya untuk mencegah, menangani, dan mendampingi korban kekerasan. Upaya tersebut dilakukan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak dan mitra kerja.

“Kami menguatkan fungsi keluarga, forum anak, kampung KB, serta inovasi Perlindungan Inklusif Lawan dan Cegah Tindak Kekerasan pada Perempuan dan Anak Terintegrasi (Peri Langit),” imbuhnya.

Baca Juga:  Libur Akhir Pekan, Ajak si Kecil Main di 3 Playground Terbesar di Bandung

Ekki menjelaskan, keluarga memiliki peran kunci dalam mencegah kekerasan terhadap anak. Orang tua diminta untuk menerapkan pola pengasuhan yang positif serta memberikan pengawasan yang lebih ketat kepada anak-anak mereka.

“Penguatan agama, mental, dan bimbingan dari keluarga adalah faktor penting dalam melindungi anak dari kekerasan,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

anak Kabupaten Sumedang kekerasan Pemkab Sumedang
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Bansos November 2026 Cair! Satu Keluarga Bisa Dapat Rp1,5 Juta Lebih

Detik-detik Kirmir Cihampelas Jebol, Warga Panik Air Masuk Rumah

Berani Lawan Arus? Sang Gladiator Turun Gunung Bongkar Blunder Artis di Bundaran HI

Mengenang 7 Hari Wafatnya Fathan Subchi, PKB dan Masura Kabupaten Bandung Gelar Doa Bersama

Viral Foto AI Presiden Prabowo di Padalarang, Petinggi KCIC Diserbu Netizen

Aksi Nekat Pemuda Bandung Berujung Maut, Lansia 64 Tahun Gugur Pertahankan Ayam Kesayangan

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Berkas Kasus UU ITE Bambang Soeharto Hampir Rampung, Simalango Law Firm Soroti Langkah Tersangka Lapor Balik Saksi
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.