Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Game Free Fire

Cek Daftar Kode Redeem FF Hari Ini, 14 September 2026: Buruan Klaim Sebelum Kuota Habis!

Senin, 14 September 2026 06:55 WIB

Dugaan Keracunan MBG Kembali Terjadi di KBB, 14 Orang Alami Mual hingga Diare

Senin, 14 September 2026 06:00 WIB

Persib Mulai Perang Asia! FC Seoul Jadi Ujian Pertama Maung Bandung di ACL Two

Senin, 14 September 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Cek Daftar Kode Redeem FF Hari Ini, 14 September 2026: Buruan Klaim Sebelum Kuota Habis!
  • Dugaan Keracunan MBG Kembali Terjadi di KBB, 14 Orang Alami Mual hingga Diare
  • Persib Mulai Perang Asia! FC Seoul Jadi Ujian Pertama Maung Bandung di ACL Two
  • Tragedi KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa, 6 Orang Tewas dan 140 Masih Dicari
  • Bukan Cuma Polemik Batam, Jejak Digital Uan Juicy Luicy Ramai Dikulik Lagi
  • Bukan Cuma Susu! Serba Susu Lembang Hadirkan 12 Produk Baru di Usia 17 Tahun
  • BRT Bandung Bikin Jalan Makin Sempit? Ini Penjelasan soal 28 Halte di Tengah Jalan
  • Kecelakaan Maut di AH Nasution Bandung, Motor Terpental dan Pengendara Tewas di Tempat
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 14 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pemkot Bandung Kaji Rekayasa Lalu Lintas Jelang Pembangunan BRT, Jalan Ahmad Yani Berpotensi Jadi Satu Arah

By Mulki AlbarRabu, 22 Juli 2026 18:41 WIB2 Mins Read
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan. Foto: bukamata.id/ Mulki Albar.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tengah mengkaji sejumlah skema rekayasa lalu lintas sebagai bagian dari persiapan pembangunan Bus Rapid Transit (BRT) Bandung Raya. Salah satu opsi yang sedang dipelajari adalah penerapan sistem satu arah di sepanjang Jalan Ahmad Yani.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan saat diwawancarai usai menghadiri kegiatan di Terminal Leuwipanjang, Kota Bandung, Rabu (22/7/2026).

Farhan mengatakan, saat ini pemerintah masih melakukan analisis dampak lalu lintas (Andalalin) untuk mengetahui pola pergerakan kendaraan setelah pembangunan koridor BRT dimulai.

“Yang pasti sekarang kita sedang mempelajari analisis dampak lalu lintas. Apabila pembangunan jalan untuk BRT ini sudah dilaksanakan, simulasi-simulasinya belum selesai, tetapi kelihatan akan ada pengalihan jalan,” ujar Farhan.

Baca Juga:  Camat dan Lurah Harus Jadi Pemimpin yang Hadir di Tengah Warga

Menurutnya, salah satu skenario yang sedang dikaji adalah menjadikan Jalan Ahmad Yani sebagai jalur satu arah. Kebijakan tersebut dinilai akan berpengaruh terhadap desain pembangunan infrastruktur transportasi di Kota Bandung.

“Kami juga sedang melihat kemungkinan Jalan Ahmad Yani ini dijadikan searah semuanya. Nah, ini akan sangat mempengaruhi nanti seberapa besar pembangunan yang akan dilakukan,” katanya.

Baca Juga:  Relokasi SDN 026 Bojongloa Berlanjut, Warga Lokasi Baru Masih Menolak, Orang Tua Siap Dipindahkan ke SDN 148

Farhan menjelaskan, pembangunan BRT Bandung Raya merupakan bagian dari upaya pemerintah mewujudkan sistem transportasi umum yang terintegrasi di wilayah Bandung Raya. Program tersebut telah masuk ke dalam Program Strategis Nasional (PSN) sehingga melibatkan pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, serta pemerintah kabupaten dan kota di Bandung Raya.

Ia menegaskan, pengembangan sistem transportasi baru tidak akan menghilangkan angkutan umum yang sudah ada. Angkutan kota (angkot) justru akan diintegrasikan menjadi layanan feeder yang menghubungkan kawasan permukiman dengan koridor utama BRT.

Baca Juga:  Kabar Gembira! Bandung Zoo Siap Dibuka Lagi Bulan Ini, Proses Pengelolaan Baru Hampir Rampung

“Angkot akan dijadikan feeder menggunakan mobil listrik. Bisnis modelnya sedang dikelola oleh Dinas Perhubungan, koperasi-koperasi angkutan, dan juga beberapa pihak swasta yang menjadi investor,” jelasnya.

Farhan memastikan seluruh kebijakan rekayasa lalu lintas masih dalam tahap kajian. Pemerintah akan terlebih dahulu menyelesaikan simulasi dan analisis sebelum menetapkan skema yang akan diterapkan agar pembangunan BRT dapat berjalan tanpa menimbulkan gangguan signifikan terhadap mobilitas masyarakat.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BRT Bandung Raya Muhammad Farhan Wali Kota Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Dugaan Keracunan MBG Kembali Terjadi di KBB, 14 Orang Alami Mual hingga Diare

Tragedi KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa, 6 Orang Tewas dan 140 Masih Dicari

Bukan Cuma Susu! Serba Susu Lembang Hadirkan 12 Produk Baru di Usia 17 Tahun

BRT Bandung Bikin Jalan Makin Sempit? Ini Penjelasan soal 28 Halte di Tengah Jalan

Kecelakaan Maut di AH Nasution Bandung, Motor Terpental dan Pengendara Tewas di Tempat

Detik-Detik Pencarian Kapal Virgo Transport 8: 103 Orang Dievakuasi, 1 Meninggal

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Heboh Video Viral Kasir Indomaret, Lylia Beri Klarifikasi dan Bongkar Hal Ini
  • Gemuruh GBLA Bikin Merinding, Balsa Sekulic Terpukau oleh Militansi Bobotoh Persib
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.