Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Cara Nonton Link Live Streaming Persib vs Tampines Rovers Malam Ini di Piala Presiden 2026

Jumat, 31 Juli 2026 18:51 WIB

Tukang Bangunan Asal Kudus Ini Ternyata Ulama Dunia! Kisah Mbah Riyan yang Bikin Merinding

Jumat, 31 Juli 2026 18:36 WIB

Jadwal Piala Presiden 2026 Hari Ini: Penentuan Nasib Arema FC dan Misi Sempurna Persib Bandung

Jumat, 31 Juli 2026 17:51 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Cara Nonton Link Live Streaming Persib vs Tampines Rovers Malam Ini di Piala Presiden 2026
  • Tukang Bangunan Asal Kudus Ini Ternyata Ulama Dunia! Kisah Mbah Riyan yang Bikin Merinding
  • Jadwal Piala Presiden 2026 Hari Ini: Penentuan Nasib Arema FC dan Misi Sempurna Persib Bandung
  • Resmi Cair! PKH Tahap 3 dan BPNT Rp600 Ribu Agustus 2026, Begini Cara Cek Status Penerima
  • Rotasi Besar-besaran: Timnas Indonesia Turunkan Skuad Berbeda Hadapi Timor Leste di Piala AFF 2026
  • Timnas Indonesia vs Timor Leste Hari Ini: Jadwal, Jam Tayang RCTI, dan Link Live Streaming Piala AFF 2026
  • Prediksi Susunan Pemain Persib vs Tampines Rovers: Igor Tolic Siapkan Rotasi Besar, Gakuto Notsuda Starter?
  • Pemkot Bandung Siap Relokasi SLB Karya Bhakti, Siswa ABK Bakal Dapat Alat Bantu Dengar hingga Kursi Roda
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 31 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Camat dan Lurah Harus Jadi Pemimpin yang Hadir di Tengah Warga

By Putra JuangSelasa, 26 Mei 2026 15:48 WIB2 Mins Read
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menegaskan pentingnya kepemimpinan yang hadir langsung di tengah masyarakat, terbuka terhadap kritik serta mampu mengeksekusi visi menjadi kenyataan.

Hal itu disampaikannya saat memberikan sambutan pada Kegiatan Pelatihan bagi Camat dan Lurah di lingkungan Pemerintah Kota Bandung di Hotel Novotel Kota Bandung, Selasa (26/5/2026).

Farhan menyoroti tantangan besar Kota Bandung pascapandemi Covid-19. Ia mengungkapkan, pertumbuhan ekonomi Kota Bandung saat ini masih berada di angka 5,29 persen dan belum sepenuhnya pulih seperti kondisi sebelum pandemi.

Menurutnya, tekanan terhadap kota semakin besar seiring meningkatnya daya tarik Bandung sebagai kota tujuan wisata dan aktivitas masyarakat. Bahkan pada akhir pekan tertentu jumlah orang yang masuk ke Kota Bandung diperkirakan mencapai 3,5 juta orang.

“Tekanan terhadap pelayanan makin besar daya tarik Kota Bandung makin tinggi. Maka tantangan sosial termasuk pengangguran dan ketimpangan harus benar-benar kita jawab dengan kerja nyata,” kata Farhan.

Farhan meminta seluruh aparatur wilayah, mulai dari lurah hingga camat untuk memiliki pola pikir terbuka dan tidak alergi terhadap perbedaan pendapat. Ia menilai, seorang pemimpin harus mampu memahami langsung kondisi masyarakat di berbagai lapisan sosial.

Ia mencontohkan bagaimana seorang pemimpin harus bisa merasakan persoalan warga di kawasan padat maupun memahami kebutuhan masyarakat kelas menengah atas. Menurutnya, semua persoalan warga harus dipandang sebagai tanggung jawab bersama pemerintah.

“Buka pikiran buka hati. Pemimpin itu harus merasakan apa yang dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, Farhan juga menekankan konsep kepemimpinan transformatif yang mengedepankan eksekusi, integritas dan keberanian mengambil keputusan. Ia menyebut seorang pemimpin tidak cukup hanya memiliki visi tetapi juga harus mampu mewujudkan visi tersebut menjadi realita.

“Leader melakukan hal yang benar, manajer melakukan dengan cara yang benar. Jadi kita harus menjadi keduanya,” ungkapnya.

Farhan turut menyoroti pentingnya budaya pelayanan publik yang berkelanjutan. Ia meminta para aparatur tidak bekerja demi kepentingan individu atau pencitraan melainkan membangun sistem yang bisa terus berjalan meski kepemimpinan berganti.

Baginya, keberhasilan pemimpin bukan diukur dari popularitas pribadi melainkan dari kemampuan melahirkan pemimpin baru dan menciptakan sistem yang tetap bertahan.

“Pemimpin hebat bukan yang mengumpulkan pengikut tetapi yang melahirkan pemimpin baru,” ujarnya.

Tak hanya itu, Farhan juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas di lingkungan birokrasi. Ia meminta seluruh ASN menjaga profesionalisme dan menolak praktik gratifikasi.

Ia berharap seluruh aparatur kewilayahan mampu menjadi pemimpin yang hadir, responsif, komunikatif dan benar-benar bekerja untuk masyarakat.

“Jadilah pemimpin yang terlihat di lapangan, bukan hanya hadir dalam laporan,” tuturnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

camat Kota Bandung lurah Muhammad Farhan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Resmi Cair! PKH Tahap 3 dan BPNT Rp600 Ribu Agustus 2026, Begini Cara Cek Status Penerima

Pemkot Bandung Siap Relokasi SLB Karya Bhakti, Siswa ABK Bakal Dapat Alat Bantu Dengar hingga Kursi Roda

CPNS

Kapan Jadwal Resmi CPNS 2026 Dibuka? Ini Penjelasan Terbaru BKN

Harga Ayam dan Timun Naik Drastis, Farhan Pastikan Pasokan Pangan di Kota Bandung Aman

Harga Ayam di Bandung Tembus Rp48 Ribu, Pedagang Sebut Naik Sejak MBG Kembali Berjalan

Bukan Gangguan Jiwa, Polisi Bongkar Alasan Ayah Aniaya Anak di Cipongkor Bandung Barat

Terpopuler
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.