Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Polda Jabar Endus Potensi Tersangka Baru yang Bantu Pelarian Taufik Hidayat

Senin, 29 Juni 2026 19:03 WIB

Tak Mau Buru-buru Soal Mariano Peralta, Persib Minta Bobotoh Nikmati Proses Transfer

Senin, 29 Juni 2026 18:56 WIB

Resmi Gabung Persib, Ini Profil Gabriel Mutombo Bek Modern Jebolan Akademi Lyon

Senin, 29 Juni 2026 18:32 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Polda Jabar Endus Potensi Tersangka Baru yang Bantu Pelarian Taufik Hidayat
  • Tak Mau Buru-buru Soal Mariano Peralta, Persib Minta Bobotoh Nikmati Proses Transfer
  • Resmi Gabung Persib, Ini Profil Gabriel Mutombo Bek Modern Jebolan Akademi Lyon
  • Bandara Husein Segera Dibuka Kembali, Dedi Mulyadi Sebut Negosiasi dengan Kertajati Masih Berjalan
  • Taufik Hidayat Sempat Datangi Lembur Pakuan Sebelum Ditangkap, Dedi Mulyadi Ungkap Pelaku Ingin Bertemu Gubernur
  • Dedi Mulyadi Pastikan Bantu Pulangkan PMI Asal Cianjur Korban TPPO di Libya, Ingatkan Warga Jangan Berangkat Ilegal
  • Pemprov Jabar Depositkan Rp1 Miliar untuk Pemulihan YTR, Dedi: Pemerintah Akan Dampingi hingga Sembuh
  • Jangan Ketinggalan! Link Live Streaming Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026, Kick-off 00.00 WIB
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 29 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pemprov Jabar Depositkan Rp1 Miliar untuk Pemulihan YTR, Dedi: Pemerintah Akan Dampingi hingga Sembuh

By Mulki AlbarSenin, 29 Juni 2026 17:57 WIB2 Mins Read
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Foto: bukamata.id/Mulki Albar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Provinsi Jawa Barat mendepositkan dana sebesar Rp1 miliar di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung untuk mendukung proses pengobatan dan pemulihan YTR (29), korban penyekapan dan penganiayaan yang diduga dilakukan Taufik Hidayat.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi usai menemui Direktur RSHS dan tim dokter yang menangani korban di RSHS Bandung, Senin (29/6/2026).

Dedi mengatakan, kunjungannya bertujuan memastikan perkembangan kondisi korban sekaligus mengetahui rencana penanganan medis yang akan dijalani dalam beberapa waktu ke depan.

“Hari ini bertemu dengan Pak Direktur dan para dokter yang menangani, hampir 40 dokter yang menangani. Intinya adalah menanyakan perkembangan dan rencana-rencana ke depan dari sisi medis. Dan Insya Allah tadi sudah disampaikan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan mendampingi sampai sembuh,” kata Dedi.

Baca Juga:  Bandara Husein Segera Dibuka Kembali, Dedi Mulyadi Sebut Negosiasi dengan Kertajati Masih Berjalan

Ia juga meluruskan informasi yang beredar terkait dana Rp1 miliar tersebut. Menurutnya, dana itu bukan berasal dari dana pribadi, melainkan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Ralat saja dari saya, saya tidak mendepositkan uang Rp1 miliar. Yang mendepositkan adalah Pemerintah Provinsi Jawa Barat, bukan dari saya,” tegasnya.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Dituding Anti-Islam oleh Warga Jakarta Gara-Gara Ganti Nama RS, Ini Respons Tegasnya

Sementara itu, Direktur Utama RSHS Bandung, dr. Rachim, mengatakan dana tersebut akan digunakan untuk mendukung seluruh kebutuhan penanganan medis korban, yang diperkirakan berlangsung hingga satu tahun ke depan.

“Alhamdulillah Pak KDM hari ini sudah mendepositkan uang Rp1 miliar di Hasan Sadikin untuk kepentingan pasien ini dalam rangka perbaikan atau menyembuhkan. Jadi, kami sekarang ini dalam sebulan ini masih fokus menghilangkan infeksinya,” ujar dr. Rachim.

Menurutnya, tim dokter telah menyusun tahapan perawatan secara menyeluruh karena pemulihan korban tidak hanya berfokus pada luka di bagian wajah, tetapi juga fungsi anggota tubuh lainnya.

Baca Juga:  Orang Tua Aura Cinta Merasa Terpukul, Sesalkan Undangan Dedi Mulyadi Berujung Hujatan

“Kami sudah membuat schedule, mungkin bisa sampai setahun untuk perbaikan semuanya. Karena bukan hanya wajah saja, untuk pergerakan pun kaki pun sama,” katanya.

Ia menambahkan, tindakan operasi lanjutan belum dapat dilakukan sebelum infeksi yang dialami korban benar-benar tertangani.

“Bulan ini masih fokus di infeksinya. Jadi belum tuntas, nggak bisa kalau infeksi belum beres kita nggak bisa operasi, karena nggak akan sembuh,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dana Pemulihan Dedi Mulyadi Pemprov Jabar RSHS Bandung YTR Korban Penganiayaan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Polda Jabar Endus Potensi Tersangka Baru yang Bantu Pelarian Taufik Hidayat

Bandara Husein Segera Dibuka Kembali, Dedi Mulyadi Sebut Negosiasi dengan Kertajati Masih Berjalan

Taufik Hidayat Sempat Datangi Lembur Pakuan Sebelum Ditangkap, Dedi Mulyadi Ungkap Pelaku Ingin Bertemu Gubernur

Dedi Mulyadi Pastikan Bantu Pulangkan PMI Asal Cianjur Korban TPPO di Libya, Ingatkan Warga Jangan Berangkat Ilegal

Tragedi Pagi di Pasirkaliki, Satu Pengendara Motor Tewas Usai Adu Banteng

Detik-Detik Eropa Terbakar Gelombang Panas Ekstrem! Rel Kereta Meleleh dan Kota Lumpuh!

Terpopuler
  • Link Video Ibu dan Anak Handuk Putih Banyak Dicari, Waspadai Modus Phishing
  • Ribuan Warganet Berburu Video ‘Handuk Putih Anak vs Ibu’, Ternyata Isinya Bikin Kaget
  • Terungkap! Ini Fakta Sebenarnya di Balik Video Ibu dan Anak Handuk Putih yang Viral
  • Api Mendadak Berkobar di RM Tamagochi Bandung, Diduga Berawal dari Meja Konsumen
  • Jadwal Piala Dunia 2026 25–28 Juni, Banyak Laga Penentuan Tim Besar Dunia
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.