Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Marc Klok Comeback! Persib Siap Hajar Kalteng FC demi Puncak Klasemen

Minggu, 1 November 2026 13:30 WIB

Mojang Bandung Adjeng Wulandari, Buktikan Prestasi dan Organisasi Bisa Berjalan Beriringan

Minggu, 1 November 2026 13:27 WIB

Pesta Gol di Camp Nou, Barcelona Kudeta Atletico dari Puncak

Minggu, 1 November 2026 12:33 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Marc Klok Comeback! Persib Siap Hajar Kalteng FC demi Puncak Klasemen
  • Mojang Bandung Adjeng Wulandari, Buktikan Prestasi dan Organisasi Bisa Berjalan Beriringan
  • Pesta Gol di Camp Nou, Barcelona Kudeta Atletico dari Puncak
  • Raffi Ahmad Minta Maaf Lagi! Ungkap Siapa Pengundangnya ke Bundaran HI
  • Bobotoh Merapat! Penukaran Tiket Persib vs Kalteng FC Ditutup 14.30 WIB
  • Bansos November 2026 Cair! Satu Keluarga Bisa Dapat Rp1,5 Juta Lebih
  • Detik-detik Kirmir Cihampelas Jebol, Warga Panik Air Masuk Rumah
  • Tolic Dihukum, Persib Tetap Ganas Hadapi Kalteng FC di Si Jalak Harupat
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 1 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Penataan PKL Sukajadi Jadi Contoh Kolaborasi Pemkot dan Pemprov Jabar

By Putra JuangJumat, 22 Mei 2026 13:26 WIB3 Mins Read
Penataan pedagang kaki lima (PKL). (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Penataan pedagang kaki lima (PKL) di Kota Bandung terus bergerak. Setelah kawasan Sukajadi dinyatakan bersih dari lapak semi permanen. Hal ini merupakan buah kolaborasi Pemkot Bandung dengan Pemprov Jawa Barat.

Camat Sukajadi, Suparjo mengatakan, penertiban PKL di kawasan Sukajadi sebenarnya sudah direncanakan sejak awal melalui kolaborasi Pemkot Bandung dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat.

Menurutnya, penataan dimulai dari kawasan sekitar Taman Abo hingga Jalan Eyckman dengan pembongkaran sekitar 50 kios semi permanen yang berdiri di trotoar dan menempel pada bangunan pemerintah.

“Alhamdulillah semua berjalan kondusif. Setelah pembongkaran langsung ditindaklanjuti dengan penataan dan pembersihan kawasan,” kata Suparjo, di Jalan Eyckman, Jumat (22/5/2026).

Ia menyebut, setelah tertib, pihak kewilayahan bersama sejumlah instansi terus melakukan pengawasan rutin agar trotoar tetap bersih dan tidak kembali dipadati PKL.

Baca Juga:  Jelang Konvoi Juara Persib, Okupansi Hotel di Kota Bandung Melonjak Tajam

Bahkan, petugas gabungan bersama Damkar Unit Utara melakukan aksi bebersih dan penyikatan trotoar sepanjang lebih dari 500 meter hingga arah kawasan Paris Van Java (PVJ).

“Kita terus patroli siang malam pengecatan kerb juga dilakukan. Harapannya Sukajadi menjadi kawasan yang asri, indah dan nyaman,” ujarnya.

Suparjo mengungkapkan, penataan ini bukan sekadar pembongkaran tetapi juga upaya mengembalikan fungsi ruang publik untuk pejalan kaki dan menciptakan wajah kota yang lebih tertib.

Ia menjelaskan, selama ini keberadaan PKL semi permanen menutupi bangunan pemerintah dan menggunakan trotoar sebagai area berdagang.

“Sekarang masyarakat jadi tahu kalau di sana ada laboratorium kesehatan milik pemerintah provinsi karena sudah terbuka dan tertata,” jelasnya.

Ke depan, penataan akan dilanjutkan dengan perbaikan trotoar, drainase, taman hingga pengaturan parkir melalui kolaborasi bersama dinas terkait dan kewilayahan.

Baca Juga:  Kota Bandung Targetkan Perbaikan Infrastruktur Selesai di Tahun 2024

Selain itu, Pemkot Bandung juga tetap membuka ruang bagi aktivitas ekonomi warga, khususnya pedagang malam dengan syarat tidak meninggalkan lapak maupun sampah setelah berjualan.

“Silakan usaha, tapi harus tertib. Datang, jualan, bongkar lagi lalu bersih,” ujarnya.

Sementara itu, warga Bandung, Sopiah (42) menyambut positif penataan tersebut. Menurutnya, trotoar yang bersih membuat pejalan kaki lebih aman dan nyaman terutama di kawasan sekitar Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) yang sebelumnya dipenuhi pedagang.

“Kalau ditata jadi bagus, pejalan kaki juga aman. Semoga terus dijaga jangan sampai trotoar dipakai jualan lagi,” katanya.

Sebelumnya, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan memastikan penataan PKL akan terus diperluas ke berbagai kawasan lain di Kota Bandung.

Ia menyebut keberhasilan penataan di Sukajadi dan Cicadas menjadi contoh kolaborasi antara Pemkot Bandung dan Pemprov Jawa Barat dalam mengembalikan fungsi ruang publik.

Baca Juga:  Rayakan Momen Spesial di 5 Tempat Makan Romantis Terbaik di Bandung

“Alhamdulillah Sukajadi sudah bebas PKL, aman. Ini hasil kolaborasi termasuk dukungan dari Pak Gubernur,” kata Farhan.

Selanjutnya, penertiban akan menyasar kawasan Monumen Perjuangan, Jalan Dipatiukur, Hasanuddin, Bagusrangin, Teuku Umar hingga kawasan Gelap Nyawang di sekitar kampus ITB.

Farhan mengatakan, PKL tetap diperbolehkan berdagang, tetapi tidak boleh menggunakan ruang publik secara permanen maupun semi permanen.

“PKL boleh berjualan tapi tidak boleh permanen atau semi permanen di ruang publik. Itu yang sekarang kita koreksi,” ujarnya.

Ia menambahkan, Pemkot Bandung juga akan mengatur jam operasional PKL di sejumlah kawasan melalui kesepakatan bersama kewilayahan agar aktivitas ekonomi tetap berjalan tanpa mengganggu fungsi trotoar dan kenyamanan masyarakat.

“Tempatnya tidak boleh permanen, nanti akan di atur jamnya sesuai dengan kesepakatan di kewilayahan,” tuturnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Kota Bandung Pemkot Bandung PKL
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Bansos November 2026 Cair! Satu Keluarga Bisa Dapat Rp1,5 Juta Lebih

Detik-detik Kirmir Cihampelas Jebol, Warga Panik Air Masuk Rumah

Berani Lawan Arus? Sang Gladiator Turun Gunung Bongkar Blunder Artis di Bundaran HI

Mengenang 7 Hari Wafatnya Fathan Subchi, PKB dan Masura Kabupaten Bandung Gelar Doa Bersama

Viral Foto AI Presiden Prabowo di Padalarang, Petinggi KCIC Diserbu Netizen

Aksi Nekat Pemuda Bandung Berujung Maut, Lansia 64 Tahun Gugur Pertahankan Ayam Kesayangan

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Berkas Kasus UU ITE Bambang Soeharto Hampir Rampung, Simalango Law Firm Soroti Langkah Tersangka Lapor Balik Saksi
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.