Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Penampilan makanan bergizi gratis dari program MBG.

Bandung Dibanjiri 50 Ton Sampah MBG per Hari! SPPG Bermasalah Terancam Ditutup

Rabu, 16 September 2026 05:00 WIB

Brandon Wilson Punya Misi Besar Bersama Bali United, Bidik 3 Besar dan Tiket Asia

Rabu, 16 September 2026 04:00 WIB

Resmi! Ini Daftar 26 Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2027, Ada Libur Panjang

Rabu, 16 September 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bandung Dibanjiri 50 Ton Sampah MBG per Hari! SPPG Bermasalah Terancam Ditutup
  • Brandon Wilson Punya Misi Besar Bersama Bali United, Bidik 3 Besar dan Tiket Asia
  • Resmi! Ini Daftar 26 Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2027, Ada Libur Panjang
  • Menjelajahi Wisata Kuliner Bogor: Panduan Lengkap 14 Spot Legendaris hingga Spot Foto Estetik
  • Menjelajah Pesona Purwakarta: 27 Destinasi Liburan Hits yang Ramah di Kantong
  • Siaga Merah di Tanah Suci: Arab Saudi Keluarkan Peringatan Darurat Usai Hujaman Rudal Houthi
  • Sampah di Purwakarta Nyaris Sentuh 200 Ton Per Hari, Warga Diminta Mulai Pilah dari Rumah
  • Jelang Duel Kontra FC Seoul, Marc Klok Kobarkan Semangat Juang Persib di Panggung Asia
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 16 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Penataan PKL Sukajadi Jadi Contoh Kolaborasi Pemkot dan Pemprov Jabar

By Putra JuangJumat, 22 Mei 2026 13:26 WIB3 Mins Read
Penataan pedagang kaki lima (PKL). (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Penataan pedagang kaki lima (PKL) di Kota Bandung terus bergerak. Setelah kawasan Sukajadi dinyatakan bersih dari lapak semi permanen. Hal ini merupakan buah kolaborasi Pemkot Bandung dengan Pemprov Jawa Barat.

Camat Sukajadi, Suparjo mengatakan, penertiban PKL di kawasan Sukajadi sebenarnya sudah direncanakan sejak awal melalui kolaborasi Pemkot Bandung dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat.

Menurutnya, penataan dimulai dari kawasan sekitar Taman Abo hingga Jalan Eyckman dengan pembongkaran sekitar 50 kios semi permanen yang berdiri di trotoar dan menempel pada bangunan pemerintah.

“Alhamdulillah semua berjalan kondusif. Setelah pembongkaran langsung ditindaklanjuti dengan penataan dan pembersihan kawasan,” kata Suparjo, di Jalan Eyckman, Jumat (22/5/2026).

Ia menyebut, setelah tertib, pihak kewilayahan bersama sejumlah instansi terus melakukan pengawasan rutin agar trotoar tetap bersih dan tidak kembali dipadati PKL.

Baca Juga:  Perpustakaan Kota Bandung Hadirkan Fasilitas Modern dan Program Edukasi Lengkap

Bahkan, petugas gabungan bersama Damkar Unit Utara melakukan aksi bebersih dan penyikatan trotoar sepanjang lebih dari 500 meter hingga arah kawasan Paris Van Java (PVJ).

“Kita terus patroli siang malam pengecatan kerb juga dilakukan. Harapannya Sukajadi menjadi kawasan yang asri, indah dan nyaman,” ujarnya.

Suparjo mengungkapkan, penataan ini bukan sekadar pembongkaran tetapi juga upaya mengembalikan fungsi ruang publik untuk pejalan kaki dan menciptakan wajah kota yang lebih tertib.

Ia menjelaskan, selama ini keberadaan PKL semi permanen menutupi bangunan pemerintah dan menggunakan trotoar sebagai area berdagang.

“Sekarang masyarakat jadi tahu kalau di sana ada laboratorium kesehatan milik pemerintah provinsi karena sudah terbuka dan tertata,” jelasnya.

Ke depan, penataan akan dilanjutkan dengan perbaikan trotoar, drainase, taman hingga pengaturan parkir melalui kolaborasi bersama dinas terkait dan kewilayahan.

Baca Juga:  Ikuti Arahan Menteri LH, Pemkot Bandung Siap Hentikan Insinerator Penyebab Polusi

Selain itu, Pemkot Bandung juga tetap membuka ruang bagi aktivitas ekonomi warga, khususnya pedagang malam dengan syarat tidak meninggalkan lapak maupun sampah setelah berjualan.

“Silakan usaha, tapi harus tertib. Datang, jualan, bongkar lagi lalu bersih,” ujarnya.

Sementara itu, warga Bandung, Sopiah (42) menyambut positif penataan tersebut. Menurutnya, trotoar yang bersih membuat pejalan kaki lebih aman dan nyaman terutama di kawasan sekitar Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) yang sebelumnya dipenuhi pedagang.

“Kalau ditata jadi bagus, pejalan kaki juga aman. Semoga terus dijaga jangan sampai trotoar dipakai jualan lagi,” katanya.

Sebelumnya, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan memastikan penataan PKL akan terus diperluas ke berbagai kawasan lain di Kota Bandung.

Ia menyebut keberhasilan penataan di Sukajadi dan Cicadas menjadi contoh kolaborasi antara Pemkot Bandung dan Pemprov Jawa Barat dalam mengembalikan fungsi ruang publik.

Baca Juga:  Jadwal SIM Keliling Kota Bandung 14 Mei 2025, Cek Lokasinya

“Alhamdulillah Sukajadi sudah bebas PKL, aman. Ini hasil kolaborasi termasuk dukungan dari Pak Gubernur,” kata Farhan.

Selanjutnya, penertiban akan menyasar kawasan Monumen Perjuangan, Jalan Dipatiukur, Hasanuddin, Bagusrangin, Teuku Umar hingga kawasan Gelap Nyawang di sekitar kampus ITB.

Farhan mengatakan, PKL tetap diperbolehkan berdagang, tetapi tidak boleh menggunakan ruang publik secara permanen maupun semi permanen.

“PKL boleh berjualan tapi tidak boleh permanen atau semi permanen di ruang publik. Itu yang sekarang kita koreksi,” ujarnya.

Ia menambahkan, Pemkot Bandung juga akan mengatur jam operasional PKL di sejumlah kawasan melalui kesepakatan bersama kewilayahan agar aktivitas ekonomi tetap berjalan tanpa mengganggu fungsi trotoar dan kenyamanan masyarakat.

“Tempatnya tidak boleh permanen, nanti akan di atur jamnya sesuai dengan kesepakatan di kewilayahan,” tuturnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Kota Bandung Pemkot Bandung PKL
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Penampilan makanan bergizi gratis dari program MBG.

Bandung Dibanjiri 50 Ton Sampah MBG per Hari! SPPG Bermasalah Terancam Ditutup

Siaga Merah di Tanah Suci: Arab Saudi Keluarkan Peringatan Darurat Usai Hujaman Rudal Houthi

Sampah di Purwakarta Nyaris Sentuh 200 Ton Per Hari, Warga Diminta Mulai Pilah dari Rumah

Nenek di Sukabumi Ditemukan Tewas Saat Padamkan Kebun Bambu yang Terbakar

Penyu Raja Ampat Dibunuh di Depan Kamera: Dari Perburuan hingga WNA Diamankan di Bandara

Asap Kebakaran Punclut Makan Korban, 13 Warga Bandung Kena ISPA

Terpopuler
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Uang Mertua Rp17 Miliar Raib, Shabrina Adfi Buka Suara Soal Kejahatan Perbankan di BTN
  • Bikin Penasaran! Sosok Lylia Kasir Indomaret Jadi Buruan Warganet di TikTok
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.