Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Game Free Fire

Baru Rilis! Kode Redeem FF 11 Agustus 2026, Ada Skin SG2 M1887 dan Emote Langka

Selasa, 11 Agustus 2026 06:00 WIB

Igor Tolic Bongkar Alasan Persib Pilih Bali, Ada Misi Penting Hadapi Sabah FC

Selasa, 11 Agustus 2026 06:00 WIB

Jangan Ngaku Foodie Kalau Belum Coba 5 Burger Favorit di Bandung Ini

Selasa, 11 Agustus 2026 04:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Baru Rilis! Kode Redeem FF 11 Agustus 2026, Ada Skin SG2 M1887 dan Emote Langka
  • Igor Tolic Bongkar Alasan Persib Pilih Bali, Ada Misi Penting Hadapi Sabah FC
  • Jangan Ngaku Foodie Kalau Belum Coba 5 Burger Favorit di Bandung Ini
  • Catat! Ini Daftar Bansos Agustus 2026, Ada Bantuan hingga Puluhan Kilogram Beras
  • Klaim Saldo DANA Gratis Hari Ini 11 Agustus 2026: Intip Cara Berburu Ratusan Ribu via DANA Kaget!
  • Kode Redeem FF Hari Ini 11 Agustus 2026: Klaim Reward Skin Lengendaris dan SG2 Gratis!
  • Kehabisan Akal Promosi? Brand Miras Buat Challenge Ayat Al-Qur’an Berhadiah Alkohol!
  • Mantan Aktris Cilik Dea Imut Resmi Menikah dengan Mazaki Ahmad, Mahar Rp2.921.996 Viral
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 11 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Pendaki Indonesia Sukses Kibarkan Merah Putih di Gunung Eiger, Keren!

By Fahlevi MercedesMinggu, 10 September 2023 11:18 WIB4 Mins Read
Gunung Eiger
Pendaki asal Indonesia di Gunung Eiger kibarkan bendera merah putih. Foto: Istimewa
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Tim pendaki asal Indonesia disambut suhu panas ekstrem di ujung musim panas di Kota Chamonix, sekitar kawasan Pegunungan Alpen, Swiss. Empat orang tim yang tergabung dalam Perhimpunan Penempuh Rimba dan Pendaki Gunung (Wanadri) juga didukung oleh Eiger Adventure (Eiger) tiba di kota ini sejak 21 Agustus 2023 lalu.

Kota Chamonix di gerbang Pegunungan Alpen selama ratusan tahun sudah menjadi tempat impian bagi para pendaki gunung dari seluruh dunia.

Terbang dari Indonesia hingga ke Swiss, empat orang pendaki membawa misi ekspedisi Alpine Trilogy, digagas oleh Komite Ekspedisi Wanadri Indonesia (KEWI) dan didukung oleh Eiger sebagai brand penyedia perlengkapan kegiatan luar ruang asal Bandung.

Ekspedisi meliputi pendakian ke tiga puncak gunung di Pegunungan Alpen, yaitu Eiger 3.967 Mdpl, Matterhorn 4.487 Mdpl dan Mont Blanc 4.807 Mdpl.

Iwan “Kwecheng” Irawan, pendaki senior Wanadri yang tergabung dalam tim Alpine Trilogy juga mewakili Eiger Adventure Service Team berkisah, butuh waktu berhari-hari untuk melakukan aklimatisasi tubuh juga mengumpulkan semua data informasi dan teknis yang diperlukan.

“Ketiga puncak gunung yang dituju, membutuhkan keterampilan teknis dan pengalaman pendakian yang tinggi. Berbagai hambatan silih berganti selama proses percobaan pendakian, mulai dari gelombang panas esktrem yang melanda Swiss hingga cuaca berubah jadi badai salju,” ungkap Iwan dalam keterangannya, Minggu (10/9/2023).

Akibat cuaca panas ekstrem yang melanda Eropa, pendakian ke Mont Blanc terpaksa tertunda karena jalur pendakian ditutup.

“Informasi kami terima mendadak, Mont Blanc ditutup karena gletser atau bongkahan es besar di jalurnya semakin retak dan menganga akibat gelombang panas, tak aman untuk pendakian,” kisah Iwan lewat sambungan telepon langsung dari Swiss.

Empat orang pendaki Indonesia Iwan Irawan, Nurhuda, Muhammad Wahyudi, dan Muhammad Miftakhudin memutuskan melanjutkan ekspedisi menuju puncak kedua, yaitu Matterhorn pada ketinggian 4.487 Mdpl. Berawal dari Desa Zermatt, desa terdekat menuju Matterhorn, cuaca lagi-lagi tidak sesuai dengan rencana, di Zermatt malah turun badai salju.

“Sejak dari Zermatt Badai salju besar datang hingga menghadang kami di tengah jalur, tepatnya di Solvayhuette. Terlalu berbahaya untuk dilanjutkan hingga puncak Matterhorn. Akhirnya kami kembali ke Zermatt,” ungkap Iwan.

Usai memulihkan fisik dan mental selama tiga hari, empat orang pendaki Indonesia kembali melanjutkan misi ketiga, Gunung Eiger pada ketinggian 3.967 Mdpl. Menurut Iwan, Gunung Eiger secara teknis termasuk satu dari pendakian tersulit di dunia. Gunung Eiger pula yang menjadi inspirasi dari nama brand perlengkapan luar ruang asal Bandung; Eiger Adventure.

“Jalur pertama ke puncak Eiger kami coba lewat Heckmair, tapi pijakan di atas es dinding Eiger jalur Heckmair terus menerus runtuh karena cuaca panas. Akhirnya kami ubah jalur melalui West Flank. Kondisi salju yang mencair karena suhu panas juga terjadi di jalur West Flank, namun jalurnya tidak seberbahaya jalur Heckmair,” cerita Iwan.

Batu cadas tajam dipijak dan digenggam erat, tangan dan kaki meraih es dan mendaki vertikal, memanjat lereng Eiger dengan teknik juga standar keselamatan tinggi. Empat orang pendaki Indonesia menggunakan peralatan teknis yang membutuhkan jam terbang tinggi di urusan pendakian berbahaya.

Hingga akhirnya dua orang pendaki yakni Iwan ‘Kwecheng” Irawan dan Nurhuda berhasil mencapai puncak Gunung Eiger. Dua pendaki lain terpaksa menghentikan pendakian di tengah jalur karena alasan medis. Muhammad Miftakhudin mengalami cidera lutut bengkak dan tumit lecet.

“Hari Rabu 6 September 2023 pukul 13.50 Waktu Swiss, Merah Putih berhasil berkibar di atas puncak Gunung Eiger 3.967 Mdpl, salah satu dari gunung tersulit dan paling berbahaya di dunia. Terima kasih atas dukungan dan doanya dari seluruh kawan-kawan Wanadri dan Eiger,” kisah Iwan.

Usai mencapai puncak Eiger, satu malam dihabiskan untuk pemulihan dan mendirikan bivak menggantung di lereng cadas Eiger. Setelah anggota tim yang cidera perlahan pulih, empat pendaki Indonesia ini berhasil turun ke Kaki Pegunungan Alpen pada Kamis (7/9/2023) pukul 14.00 WIB.

“Ekspedisi belum usai, masih ada beberapa percobaan lagi menuntaskan misi Alpine Trilogy. Mohon doa dan dukungan semoga empat orang pendaki asal Indonesia di Pegunungan Alpen selalu diberikan perlindungan, keselamatan dan kesehatan hingga kembali ke Indonesia,” pungkas Iwan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Eiger Featured Gunung Eiger Iwan Irawan Kwecheng Swiss
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Game Free Fire

Baru Rilis! Kode Redeem FF 11 Agustus 2026, Ada Skin SG2 M1887 dan Emote Langka

Jangan Ngaku Foodie Kalau Belum Coba 5 Burger Favorit di Bandung Ini

Begini cara dapat saldo DANA gratis, awas hati-hati kena tipu.

Klaim Saldo DANA Gratis Hari Ini 11 Agustus 2026: Intip Cara Berburu Ratusan Ribu via DANA Kaget!

Kode Redeem FF Hari Ini 11 Agustus 2026: Klaim Reward Skin Lengendaris dan SG2 Gratis!

Mantan Aktris Cilik Dea Imut Resmi Menikah dengan Mazaki Ahmad, Mahar Rp2.921.996 Viral

Indonesia Tak Kebagian Gerhana Matahari Total 2026, Ini Jadwal dan Cara Nonton Live Streaming

Terpopuler
  • Menuju Muswil VII KAHMI Jabar, Pansel Umumkan 16 Calon Presidium dengan Rekam Jejak Strategis
  • Genap 1 Tahun, PRI Jawa Barat Tegaskan Komitmen Jadi Rumah Rakyat
  • MUSWIL VII KAHMI Jabar Tuntas, 7 Presidium Terpilih Bawa Mandat Baru
  • 16 Bakal Calon Presidium MW KAHMI Jabar Jalani Verifikasi, Siapkan Pemimpin Baru Periode 2026-2031
  • Teti Ratnasih Terpilih Pimpin FORHATI Jabar, Bawa Misi Besar Transformasi Keumatan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.