bukamata.id – Nama Daniel Ekaputra kembali menjadi perhatian publik. Aktor yang dikenal melalui perannya sebagai Apoy dalam Pertaruhan The Series 3 tersebut viral setelah terlihat menjalani pekerjaan sebagai pengemudi taksi listrik.
Pemandangan itu membuat banyak warganet penasaran. Bagaimana tidak, Daniel sebelumnya dikenal sebagai aktor yang tampil dalam sejumlah produksi film dan serial, termasuk Pertaruhan The Series 3 yang dibintangi Jefri Nichol. Daniel memang tercatat sebagai salah satu pemeran dalam serial tersebut.
Namun, bagi Daniel, pekerjaan sebagai pengemudi taksi bukan sesuatu yang harus disembunyikan.
Ia justru memilih buka suara setelah aktivitasnya menjadi perbincangan di media sosial. Daniel meminta masyarakat tidak memandang rendah pekerjaan yang sedang dijalaninya.
Menurutnya, keputusan menjadi pengemudi taksi merupakan pilihan yang diambil karena ia membutuhkan pekerjaan untuk menjalani kehidupan sekaligus memenuhi kebutuhan keluarga.
“Memang salah ya kalau gue bawa taksi, memang salah kalau gue yang melamar duluan atau daftar duluan karena memang gue yang butuh,” ujar Daniel dalam unggahan media sosialnya, dikutip dari akun Instagramnya @delazeno.
Pernyataan tersebut sekaligus menjadi respons Daniel terhadap sorotan publik yang muncul setelah dirinya terlihat membawa taksi listrik.
Daniel Ekaputra: Tidak Semua Aktor Hidup Bergelimang Harta
Daniel kemudian menceritakan perjalanan kariernya di industri hiburan.
Ia mengaku pernah terlibat dalam sejumlah produksi film dan serial. Bahkan, Daniel menyebut dirinya pernah bermain dalam serial hingga tiga musim bersama Jefri Nichol.
Ia juga mengungkap pernah mendapat kesempatan memerankan karakter sebagai agen Rusia dalam sebuah produksi Netflix.
“Gue memang pernah main series sampai tiga season sama Jefri Nichol, gue pernah jadi agen Rusia di Netflix. Gue juga pernah diundang di sejumlah acara di program televisi,” tuturnya.
Meski demikian, Daniel mengingatkan publik bahwa pekerjaan sebagai aktor tidak otomatis membuat seseorang memiliki kehidupan finansial yang selalu mapan.
Menurut dia, apa yang terlihat di layar televisi maupun platform digital hanyalah sebagian kecil dari kehidupan seorang pekerja seni.
“Tidak semua orang yang kalian lihat di layar kaca itu hidupnya bergelimang harta. Enggak,” katanya.
Pernyataan tersebut menjadi salah satu bagian yang paling banyak mendapat perhatian dari unggahannya.
Daniel berusaha memperlihatkan sisi lain industri hiburan yang jarang terlihat. Seorang aktor dapat dikenal melalui sebuah film atau serial, tetapi kondisi pekerjaan dan kehidupannya di luar proyek tersebut belum tentu selalu sama.
Masih Merangkak dan Mencari Pegangan
Daniel mengakui dirinya masih berada dalam proses membangun kehidupan yang lebih stabil.
Ia membandingkan kondisinya dengan sejumlah figur publik yang telah lebih lama berjuang hingga akhirnya memiliki posisi yang lebih mapan.
Menurut Daniel, keberhasilan seseorang yang terlihat hari ini merupakan hasil dari perjalanan panjang yang tidak selalu diketahui publik.
“Mereka ada di posisi sekarang karena ya memang perjuangan, mereka sudah lama berjuang, sudah lama menghidupi dunianya makanya mereka ada di posisi sekarang,” ujarnya.
Sementara itu, Daniel mengibaratkan pekerjaan sebagai pengemudi taksi sebagai pegangan dalam menjalani kehidupan.
Ia mengatakan pekerjaan tersebut membantunya untuk terus belajar mandiri sembari tetap berusaha mengembangkan kariernya di dunia hiburan.
“Sedangkan gue di sini berada di dunia kantoran masih merangkak, gue masih butuh pegangan supaya bisa belajar jalan sendiri dan ini adalah pegangan gue,” jelas Daniel.
Daniel Ekaputra: Pekerjaan Halal Tidak Perlu Dipermalukan
Daniel secara terbuka menyebut pekerjaannya sebagai sopir taksi sebagai pekerjaan halal.
Ia meminta masyarakat tidak memberikan stigma terhadap pekerjaan yang dilakukan oleh orang-orang yang sedang berjuang mencari penghasilan.
“Ini yang dilakukan di belakang layar supaya gue terus bisa bertumbuh, jadi please jangan menganggap pekerjaan apa pun itu terutama pekerjaan orang-orang di lapangan karena kita semua itu selalu ingin berjuang,” bebernya.
Menurut Daniel, seseorang tidak selalu dapat mengandalkan satu pekerjaan untuk memenuhi seluruh kebutuhan hidup.
Karena itu, ia memilih memanfaatkan kesempatan yang tersedia sembari tetap menjalani proses membangun karier dan kehidupan secara mandiri.
Daniel juga menyampaikan pesan kepada para calon penumpangnya.
Ia berjanji akan memberikan pelayanan sebaik mungkin kepada konsumen yang menggunakan jasanya.
“Buat para calon customer sampai bertemu di jalan, buat sesama para pejuang mungkin enggak semua orang bisa melihat tetapi buat saya Allah Maha melihat apa yang kita perjuangkan,” katanya.
Ia berharap apa pun pekerjaan yang dijalani dapat memberikan manfaat dan keberkahan.
“Semoga apa pun yang kita kerjakan bisa menjadi berkah buat orang-orang di sekitar kita dan diri kita sendiri. Amin,” tutupnya.
Warganet dan Sejumlah Figur Publik Beri Dukungan
Unggahan Daniel mengenai pekerjaannya sebagai pengemudi taksi kemudian mendapat beragam respons dari pengguna Instagram.
Sejumlah figur publik turut memberikan komentar dukungan di kolom komentar unggahan tersebut.
Coky Sitohang menulis, “Kehormatan laki-laki ada pada pekerjaannya.”
Sementara itu, Iko Uwais memberikan komentar singkat, “Kellaass lo brok.”
Ganjar Pranowo juga menuliskan dukungannya kepada Daniel.
“Wow… Keren banget. Semangat bung. Ikhtiar untuk berdikari. Anda luar biasa,” tulisnya.
Komentar dari warganet juga memperlihatkan dukungan terhadap keputusan Daniel. Salah satu pengguna Instagram menilai tidak ada yang salah dengan pekerjaan tersebut selama dilakukan secara halal dan tidak merugikan orang lain.
Ada pula komentar yang menyoroti kondisi pekerja seni di Indonesia. Menurut pengguna tersebut, kehidupan aktor tidak selalu terjamin hanya karena pernah bermain dalam sebuah film atau serial.
Komentar-komentar itu memperlihatkan bagaimana kisah Daniel kemudian berkembang menjadi pembicaraan mengenai kehidupan para pekerja seni di luar layar.
Dari Lapangan Basket hingga Menekuni Dunia Akting
Sejumlah pemberitaan mencatat Daniel Ekaputra lahir di Jakarta pada 15 Februari 1992 dan memiliki ketertarikan pada olahraga basket sejak remaja.
Sebelum dikenal sebagai aktor, Daniel Ekaputra ternyata lebih dulu membangun mimpinya di dunia olahraga. Basket menjadi bagian penting dalam perjalanan hidupnya sejak masih duduk di bangku SMP.
Ketertarikan Daniel terhadap basket bermula ketika ia duduk di kelas 2 SMP. Saat mengikuti praktik pelajaran olahraga, Daniel secara mengejutkan berhasil melakukan slam dunk. Aksinya tersebut membuat teman-teman hingga para guru terkejut.
Momen itu kemudian menjadi titik awal yang membuat Daniel semakin serius menekuni basket. Para gurunya bahkan mendorong Daniel untuk fokus mengembangkan kemampuannya di olahraga tersebut. Dari sanalah keinginan untuk menjadi pemain basket profesional mulai tumbuh.
Daniel pun sempat bergabung dengan sebuah klub basket. Namun, perjalanan menuju level profesional tidak berjalan mulus. Pada 2015, ia mengalami cedera yang membuat kontraknya tidak diperpanjang.
Meski sempat menghadapi situasi sulit, Daniel kembali mendapat kesempatan pada 2016. Ia kemudian dipilih untuk bergabung dengan tim JNE Bandung Utama.
Pengalaman di dunia basket rupanya menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan Daniel sebelum akhirnya mencoba bidang lain. Ia kemudian mulai menjajal dunia akting dan perlahan membangun namanya sebagai aktor.
Daniel tercatat tampil dalam film horor omnibus V/H/S/94 yang dirilis pada 2021. Film tersebut menjadi salah satu proyek yang mempertemukannya dengan sineas Timo Tjahjanto.
Sebelumnya, Daniel juga terlibat dalam Sebelum Iblis Menjemput (2018), film garapan Timo Tjahjanto. Dalam film tersebut, Daniel memainkan karakter pendeta sebagai salah satu pemeran pendukung.
Perjalanan Daniel di genre horor berlanjut melalui Jailangkung: Sandekala (2022). Dalam film yang disutradarai Kimo Stamboel tersebut, Daniel berperan sebagai Inggi.
Dari layar lebar, Daniel kemudian memperluas kiprahnya ke serial laga. Ia dipercaya memerankan karakter Apoy dalam Pertaruhan The Series 2 yang tayang di Vidio pada 2023. Karakter tersebut kemudian semakin membuat namanya dikenal oleh penonton.
Perjalanan akting Daniel juga berlanjut lewat sejumlah proyek lainnya, termasuk The Shadow Strays. Pengalaman tersebut menunjukkan bagaimana perjalanan Daniel tidak berlangsung dalam satu jalur.
Ia pernah mengejar mimpi sebagai pebasket, menghadapi cedera yang mengubah arah kariernya, hingga akhirnya menemukan ruang baru di dunia akting.
Karena itu, ketika Daniel kini terlihat bekerja sebagai pengemudi taksi listrik, kisah tersebut menjadi bagian lain dari perjalanan panjangnya. Bagi Daniel, pekerjaan bukan semata-mata soal profesi atau popularitas, tetapi tentang bagaimana seseorang terus berusaha memenuhi kebutuhan hidup dan tetap memiliki pegangan untuk melangkah.
Di balik sosok yang pernah muncul di layar lebar dan serial laga, ada perjalanan panjang seorang Daniel Ekaputra yang pernah mengejar mimpi di lapangan basket, kemudian berpindah ke dunia akting, dan kini tidak ragu menjalani pekerjaan lain untuk terus bertumbuh.
Daniel Ekaputra, Aktor yang Tetap Berjuang di Luar Layar
Nama Daniel Ekaputra memang semakin dikenal setelah memerankan Apoy dalam Pertaruhan The Series 3. Perannya membuat publik mengenal dirinya sebagai bagian dari industri hiburan Indonesia.
Namun, viralnya Daniel saat membawa taksi listrik menghadirkan sisi berbeda dari sosoknya.
Di balik karakter yang dimainkan di depan kamera, ada seorang pekerja yang tetap harus memikirkan kebutuhan sehari-hari dan keluarga.
Daniel memilih untuk tidak menjadikan pekerjaan sebagai pengemudi taksi sebagai sesuatu yang harus ditutupi.
Justru dari pekerjaan tersebut, ia ingin menunjukkan bahwa perjuangan mencari nafkah dapat dilakukan melalui berbagai jalan.
Dunia akting memberinya kesempatan tampil di layar. Sementara pekerjaan sebagai pengemudi taksi menjadi salah satu cara untuk tetap bertahan dan berjalan ketika kesempatan di dunia hiburan tidak selalu datang setiap saat.
Pada akhirnya, kisah Daniel Ekaputra bukan sekadar tentang seorang aktor yang viral karena membawa taksi listrik.
Lebih dari itu, ceritanya memperlihatkan kehidupan seorang pekerja seni yang tetap berusaha mencari penghasilan, belajar mandiri dan menjaga keluarganya di tengah perjalanan karier yang masih terus berkembang.
Bagi Daniel, pekerjaan bukan soal gengsi.
Yang terpenting adalah tetap berusaha, menjalani pekerjaan dengan cara yang halal, serta terus bergerak menuju kehidupan yang lebih baik.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










