Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Bansos

Menunggu BLT Kesra Rp900 Ribu? Ini Fakta Terbaru dan Link Cek Bansos Kemensos

Sabtu, 17 Oktober 2026 01:00 WIB

100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?

Jumat, 16 Oktober 2026 21:01 WIB

Target 4 Perunggu Asian Para Games 2026, Indonesia Awali Perjuangan dengan Dua Kemenangan

Jumat, 16 Oktober 2026 20:33 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Menunggu BLT Kesra Rp900 Ribu? Ini Fakta Terbaru dan Link Cek Bansos Kemensos
  • 100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?
  • Target 4 Perunggu Asian Para Games 2026, Indonesia Awali Perjuangan dengan Dua Kemenangan
  • IHSG Terjun ke Level 5.185, Kapolri Perintahkan Bareskrim Selidiki Dugaan Pidana
  • Tragedi Kebakaran Bromo! 4 Orang Tewas, Petugas TNBTS dan Relawan Terjebak Kobaran Api
  • Dana Bencana Rp148 Miliar Diduga Dikorupsi, Adik Eks Kepala BNPB Jadi Tersangka
  • Kabar Duka! Aktor Senior Yadi Timo Meninggal Dunia di Usia 66 Tahun
  • 3 Wakil Indonesia Berburu Semifinal Denmark Open 2026, Putri KW Hadapi Penguasa China
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 17 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Penetapan Gubernur Jabar 2024, KPU Tunggu Putusan MK

By SusanaJumat, 13 Desember 2024 13:45 WIB2 Mins Read
Ilustrasi calon kepala daerah. (Foto: IPC)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat akan menetapkan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat terpilih setelah menerima pemberitahuan resmi dari Mahkamah Konstitusi (MK).

Meskipun hingga batas akhir pengajuan sengketa hasil pemilihan tidak ada gugatan yang terdaftar, KPU tetap harus menunggu Buku Registrasi Perkara Konstitusi (BRPK) dari MK sebagai prosedur formal.

Ketua Divisi Sosdiklih Parmas KPU Jabar, Hedi Ardia, menjelaskan bahwa sesuai Peraturan KPU Nomor 18 Tahun 2024, penetapan pasangan calon terpilih baru dapat dilakukan apabila tidak terdapat sengketa hasil pemilihan yang teregistrasi atau setelah adanya putusan dari MK.

“Pengumuman BRPK dijadwalkan paling lambat pada 19-20 Desember 2024. Setelah itu, kami akan menetapkan gubernur terpilih dalam waktu tiga hari,” ujar Hedi, Jumat (13/12/2024).

Baca Juga:  Ini Daftar Pemenang Stand Up Comedy Kepemiluan KPU Jabar

Seperti diketahui, dalam Pilgub Jabar 2024, pasangan nomor urut 4, Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan, unggul dengan perolehan suara mayoritas sebesar 14.130.192 suara atau 62,22%.

Pasangan ini diikuti oleh, pasangan nomor urut 3, Ahmad Syaikhu-Ilham Habibie dengan 4.260.072 suara atau 18,75%. Kemudian, pasangan nomor urut 1, Acep Adang Ruhiat-Gitalis Dwinatarina dengan 2.204.452 suara atau  9,7%. Dan terakhir, pasangan nomor urut 2, Jeje Wiradinata-Ronal Surapradja dengan 2.116.017 suara atau 9,31%.

Baca Juga:  Pilkada 2024 di Jabar Masuki Tahapan Tanggapan Masyarakat

Hedi juga menyoroti penurunan angka partisipasi pemilih dalam Pilkada Serentak 2024, yang diperkirakan mencapai 68% secara nasional, termasuk di Jabar.

“Ini bukan fenomena lokal, tapi terjadi di berbagai provinsi. Penyebabnya perlu penelitian lebih lanjut, karena minimnya sosialisasi hanyalah salah satu faktor. Pada akhirnya, memilih adalah hak, dan keputusan tidak memilih juga merupakan hak masyarakat,” tambahnya.

Baca Juga:  KPU Jabar Imbau Anggota DPRD Terpilih yang Ikut Pilkada Segera Mengundurkan Diri

Dengan berbagai dinamika ini, KPU Jabar terus berkomitmen untuk menyelesaikan seluruh tahapan Pilkada sesuai aturan yang berlaku, termasuk memastikan penetapan hasil akhir berjalan transparan dan tepat waktu.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

KPU Jabar MK
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bansos

Menunggu BLT Kesra Rp900 Ribu? Ini Fakta Terbaru dan Link Cek Bansos Kemensos

IHSG Terjun ke Level 5.185, Kapolri Perintahkan Bareskrim Selidiki Dugaan Pidana

Tragedi Kebakaran Bromo! 4 Orang Tewas, Petugas TNBTS dan Relawan Terjebak Kobaran Api

Ilustrasi korupsi

Dana Bencana Rp148 Miliar Diduga Dikorupsi, Adik Eks Kepala BNPB Jadi Tersangka

Viral Petugas SPBU Menangis di Depan I Wayan Koster: Saya Bukan Robot, Pak!

Diduga Jadi Korban Pengantin Pesanan WNA China, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di Apartemen PIK 2

Terpopuler
  • Humas Era Digital Tak Cukup Viral! Mahasiswa UIN Bandung Dibekali Strategi Algoritma hingga Etika
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • Viral! Dana Donasi Pak Santoso Tercatat Rp14,3 Juta, Disebut Hanya Terima Rp600 Ribu
  • Kontroversi Jalan Diponegoro Bandung: Demi Ruang Publik atau Menabrak Tata Ruang?
  • Siap-siap Cair! Panduan Cek Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 Oktober-Desember 2026 Pakai NIK KTP
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.