Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Geger Sopir Angkot Kesurupan Usai Kecelakaan di Sumedang, Polisi Ungkap Fakta Medisnya

Sabtu, 20 Juni 2026 16:40 WIB

Ismael Kone Alami Patah Kaki di Piala Dunia 2026, Pesan Religiusnya Bikin Merinding

Sabtu, 20 Juni 2026 16:10 WIB

Viral! Liburan Berujung Panik, Sejumlah Mobil Terjebak Gelombang Pasang di Pantai Ujung Genteng

Sabtu, 20 Juni 2026 15:49 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Geger Sopir Angkot Kesurupan Usai Kecelakaan di Sumedang, Polisi Ungkap Fakta Medisnya
  • Ismael Kone Alami Patah Kaki di Piala Dunia 2026, Pesan Religiusnya Bikin Merinding
  • Viral! Liburan Berujung Panik, Sejumlah Mobil Terjebak Gelombang Pasang di Pantai Ujung Genteng
  • Goncang Dunia! Kisah Miyu Pranoto, Dancer Cilik Indonesia yang Ditakuti Lawan Lintas Negara
  • Saep ‘Bos Copet’ Preman Pensiun Meninggal Dunia, Sempat Koma di ICU RSUD Cibabat
  • Terungkap! Ini Penyebab Utama Pemadaman Listrik Bergilir yang Landa Sejumlah Wilayah Jawa Barat
  • Rayakan Ultah ke-19, DPRD Jabar Soroti Kemajuan Infrastruktur Bandung Barat Selatan
  • Panen Hadiah Gratis! Klaim Kode Redeem FF Terbaru Sabtu 20 Juni 2026, Buruan Ambil Sebelum Hangus
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 20 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Olahraga

Pengacara Malaysia Ungkap Alasan FIFA Belum Putuskan Banding FAM Soal Kasus Naturalisasi

By Aga GustianaSenin, 3 November 2025 07:50 WIB2 Mins Read
Pemain Timnas Malaysia
Pemain Timnas Malaysia. (Foto: Dok FAM)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dua hari terakhir, para pecinta sepak bola Malaysia dibuat gelisah. Harapan mereka tertuju pada keputusan FIFA yang hingga kini belum juga keluar, menyangkut banding yang diajukan Persatuan Sepak Bola Malaysia (FAM) dan tujuh pemain naturalisasi Timnas Malaysia.

Banding itu diajukan bulan lalu, setelah FIFA menjatuhkan sanksi denda dan larangan beraktivitas di sepak bola selama 12 bulan terhadap ketujuh pemain naturalisasi serta FAM, yang didakwa terlibat dalam pemalsuan dokumen kewarganegaraan.

Awalnya, publik menanti hasil keputusan pada Kamis, 30 Oktober 2025, sesuai pernyataan pengacara FAM, Serge Vittoz, dalam konferensi pers pada 17 Oktober lalu.

“Kami diberitahu hari ini (17 Oktober) bahwa keputusan resmi akan dikeluarkan pada 30 Oktober 2025 oleh Komite Banding FIFA,”

Baca Juga:  Bukan Cuma Nostalgia Liga Malaysia, Saddil Pede Bisa Bawa Persib Lolos Fase Grup ACL 2

“Kemungkinan besar pihak-pihak terkait akan diberitahu pada hari yang sama atau beberapa hari setelahnya,” ujar Vittoz.

Namun, hingga kini FIFA belum mengumumkan hasil banding terkait tuduhan pemalsuan dokumen tersebut. Padahal, keputusan ini sangat menentukan masa depan skuad Harimau Malaya, terutama menjelang lanjutan kualifikasi Piala Asia 2027.

Jika banding itu ditolak, FAM dikabarkan siap membawa kasus ini ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) sebagai langkah lanjutan.

Pengacara Malaysia Ungkap Tiga Alasan Penundaan

Pengacara olahraga asal Malaysia, Nik Erman Nik Roseli, memaparkan beberapa kemungkinan alasan mengapa keputusan FIFA belum juga keluar.

Baca Juga:  Vinicius Jr Sabet Penghargaan Pemain Terbaik FIFA 2024, Kalahkan Rodri

“Mungkin ada beberapa alasan mengapa keputusan FIFA belum dikeluarkan,” kata Nik Erman, dikutip dari Hmetro.com.my.

“Pertama, dibutuhkan waktu lebih lama untuk memeriksa fakta dan hukum yang diajukan. Kedua, komite memang sibuk dengan masalah lain yang tidak terkait dengan banding FAM. Ketiga, dibutuhkan waktu untuk menyusun keputusan dengan matang,” tambahnya.

Nik Erman juga menyinggung Pasal 60 Kode Disiplin FIFA, yang memberi kesempatan bagi pemohon banding untuk menambahkan bukti baru serta menghadirkan saksi. Meski begitu, proses tersebut diatur dengan tenggat waktu yang sangat ketat.

Baca Juga:  Debut Patrick Kluivert, Timnas Indonesia Bisa Tambah 20 Poin FIFA Jika Kalahkan Australia

Biasanya, pengajuan banding harus dilakukan dalam tiga hari setelah keputusan awal diterima, sementara penyerahan bukti tambahan diberikan waktu maksimal lima hari setelah itu.

Menurutnya, jika FAM memang telah menyerahkan dokumen yang salah, mereka berhak mengajukan dokumen pembaruan serta menantang hasil komite disiplin sebelumnya.

“Proses peninjauan yang komprehensif ini, dipadukan dengan potensi bukti baru dan pertukaran hukum yang terperinci, menggarisbawahi mengapa keputusan semacam itu seringkali membutuhkan waktu lebih lama dari yang diperkirakan semula,” ujar Nik Erman

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

banding FAM FAM FIFA Malaysia Nik Erman Pemain Naturalisasi pengacara Malaysia Piala Asia 2027
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ismael Kone Alami Patah Kaki di Piala Dunia 2026, Pesan Religiusnya Bikin Merinding

Hasil Piala Dunia 2026: Maroko Menang Tipis 1-0 atas Skotlandia Lewat Drama Gol Cepat

Usai Bruno Fernandes, Kini Joao Neves dan Kekasihnya Jadi Sasaran Amuk Pendukung Cristiano Ronaldo

Bikin Nonton Bola Makin Nyata, Gadget Unik di Kepala Wasit Piala Dunia 2026 Ini Ternyata Punya Fungsi Canggih

Tragedi di Tengah Pesta Gol! Kaki Ismael Kone Diduga Patah Usai Tekel Brutal Lawan Qatar

Meksiko Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026 Usai Kalahkan Korea Selatan 1-0

Terpopuler
  • Heboh Cut Salwa Viral! Warganet Ramai Cari Link Video ‘No Sensor’, Begini Fakta yang Terungkap
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
  • Perkuat Edukasi dan Aksi Sosial, Yayasan Jalan Surga Gandeng bukamata.id Sebarkan Nilai Kebaikan
  • Heboh Video Cut Salwa Viral! Warganet Penasaran, Sebenarnya Isinya Apa?
  • Merasa Ditipu Janji Manis Asuransi, Mantan Pangdam Ngamuk Saldo Rp520 Juta Terjun Bebas Jadi Rp263 Juta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.