Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bandung Punya Banyak Hidden Gem! 4 Cafe Kekinian 2026 yang Wajib Masuk List Kamu

Rabu, 5 Agustus 2026 04:00 WIB
Bansos

Bansos Agustus 2026 Masih Mengalir! Kemensos Ungkap Jadwal Cair PKH dan BPNT Terbaru

Rabu, 5 Agustus 2026 03:00 WIB
Dapatkan saldo DANA gratis hanya dengan bermain game, tukarkan poin dengan uang cash.

Cara Aman Klaim Saldo DANA Gratis 5 Agustus 2026: Waspadai Modus Penipuan Berkedok Tautan Palsu

Rabu, 5 Agustus 2026 02:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bandung Punya Banyak Hidden Gem! 4 Cafe Kekinian 2026 yang Wajib Masuk List Kamu
  • Bansos Agustus 2026 Masih Mengalir! Kemensos Ungkap Jadwal Cair PKH dan BPNT Terbaru
  • Cara Aman Klaim Saldo DANA Gratis 5 Agustus 2026: Waspadai Modus Penipuan Berkedok Tautan Palsu
  • Berburu Hadiah Gratis! Cek Deretan Kode Redeem FF Terbaru 5 Agustus 2026, Segera Klaim Sebelum Kedaluwarsa
  • FOTO: Dedikasi Tanpa Batas Tim Medis Mengawal Keselamatan Laga Piala Presiden 2026
  • Cegah Mahasiswa Terjebak Judol dan Pinjol, Pegadaian Genjot Literasi Keuangan dan Integritas di ITB
  • Persib Lolos Final Piala Presiden 2026, Lucho Bongkar Kondisi Pemain Usai Kalahkan Persija
  • Dari GIIAS ke Lautan Meme, Ini Alasan Konten Bryan Ebem Jadi Bahan Parodi Warganet
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 5 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Olahraga

Pengacara Malaysia Ungkap Alasan FIFA Belum Putuskan Banding FAM Soal Kasus Naturalisasi

By Aga GustianaSenin, 3 November 2025 07:50 WIB2 Mins Read
Pemain Timnas Malaysia
Pemain Timnas Malaysia. (Foto: Dok FAM)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dua hari terakhir, para pecinta sepak bola Malaysia dibuat gelisah. Harapan mereka tertuju pada keputusan FIFA yang hingga kini belum juga keluar, menyangkut banding yang diajukan Persatuan Sepak Bola Malaysia (FAM) dan tujuh pemain naturalisasi Timnas Malaysia.

Banding itu diajukan bulan lalu, setelah FIFA menjatuhkan sanksi denda dan larangan beraktivitas di sepak bola selama 12 bulan terhadap ketujuh pemain naturalisasi serta FAM, yang didakwa terlibat dalam pemalsuan dokumen kewarganegaraan.

Awalnya, publik menanti hasil keputusan pada Kamis, 30 Oktober 2025, sesuai pernyataan pengacara FAM, Serge Vittoz, dalam konferensi pers pada 17 Oktober lalu.

“Kami diberitahu hari ini (17 Oktober) bahwa keputusan resmi akan dikeluarkan pada 30 Oktober 2025 oleh Komite Banding FIFA,”

“Kemungkinan besar pihak-pihak terkait akan diberitahu pada hari yang sama atau beberapa hari setelahnya,” ujar Vittoz.

Namun, hingga kini FIFA belum mengumumkan hasil banding terkait tuduhan pemalsuan dokumen tersebut. Padahal, keputusan ini sangat menentukan masa depan skuad Harimau Malaya, terutama menjelang lanjutan kualifikasi Piala Asia 2027.

Jika banding itu ditolak, FAM dikabarkan siap membawa kasus ini ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) sebagai langkah lanjutan.

Pengacara Malaysia Ungkap Tiga Alasan Penundaan

Pengacara olahraga asal Malaysia, Nik Erman Nik Roseli, memaparkan beberapa kemungkinan alasan mengapa keputusan FIFA belum juga keluar.

“Mungkin ada beberapa alasan mengapa keputusan FIFA belum dikeluarkan,” kata Nik Erman, dikutip dari Hmetro.com.my.

“Pertama, dibutuhkan waktu lebih lama untuk memeriksa fakta dan hukum yang diajukan. Kedua, komite memang sibuk dengan masalah lain yang tidak terkait dengan banding FAM. Ketiga, dibutuhkan waktu untuk menyusun keputusan dengan matang,” tambahnya.

Nik Erman juga menyinggung Pasal 60 Kode Disiplin FIFA, yang memberi kesempatan bagi pemohon banding untuk menambahkan bukti baru serta menghadirkan saksi. Meski begitu, proses tersebut diatur dengan tenggat waktu yang sangat ketat.

Biasanya, pengajuan banding harus dilakukan dalam tiga hari setelah keputusan awal diterima, sementara penyerahan bukti tambahan diberikan waktu maksimal lima hari setelah itu.

Menurutnya, jika FAM memang telah menyerahkan dokumen yang salah, mereka berhak mengajukan dokumen pembaruan serta menantang hasil komite disiplin sebelumnya.

“Proses peninjauan yang komprehensif ini, dipadukan dengan potensi bukti baru dan pertukaran hukum yang terperinci, menggarisbawahi mengapa keputusan semacam itu seringkali membutuhkan waktu lebih lama dari yang diperkirakan semula,” ujar Nik Erman

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

banding FAM FAM FIFA Malaysia Nik Erman Pemain Naturalisasi pengacara Malaysia Piala Asia 2027
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

FOTO: Dedikasi Tanpa Batas Tim Medis Mengawal Keselamatan Laga Piala Presiden 2026

Head to Head Bikin Percaya Diri! Persebaya Tantang Arema FC dalam Duel Panas Penentu Final

Sedang Berlangsung! Cek Link Live Persib vs Persija

JOHN HERDMAN SALAH STRATEGI?! Terlalu Pede, Timnas Indonesia Dipermalukan Vietnam di Rumah Sendiri!

Persib dan Persija Adu Otot Rebut Tiket Final Piala Presiden 2026 Sore Ini

Klasemen Grup A Piala AFF 2026: Indonesia Turun ke Posisi 3 Usai Dihajar Vietnam 0-3

Terpopuler
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • FOTO: Dedikasi Tanpa Batas Tim Medis Mengawal Keselamatan Laga Piala Presiden 2026
  • Pengelola Harian SixNine Buka Suara soal Dugaan Penebangan Pohon di Jalan Riau: Kami Hanya Jalankan Operasional
  • Cara Nonton Link Live Streaming Persib vs Tampines Rovers Malam Ini di Piala Presiden 2026
  • Gebrakan atau Kontroversi? Polemik Hadiah Tangkap Begal ala Dedi Mulyadi di Tengah Resah Warga Jabar
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.