Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Dari Irak ke Bandung? Fakta Mengejutkan Rumor Aymen Hussein ke Persib

Kamis, 30 April 2026 14:48 WIB
Ahmad Dhani

Dhani Sindir Keras Maia Estianty di Acara El Rumi: Sudah 20 Tahun Masih Main Sinetron!

Kamis, 30 April 2026 14:33 WIB

Dulu Anak Rantau, Sekarang Rajai MTQ Internasional: Kisah Imranul Karim, Qari Kaltim yang Guncang Dunia

Kamis, 30 April 2026 14:33 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Dari Irak ke Bandung? Fakta Mengejutkan Rumor Aymen Hussein ke Persib
  • Dhani Sindir Keras Maia Estianty di Acara El Rumi: Sudah 20 Tahun Masih Main Sinetron!
  • Dulu Anak Rantau, Sekarang Rajai MTQ Internasional: Kisah Imranul Karim, Qari Kaltim yang Guncang Dunia
  • Klaim Segera! Kode Redeem FF Terbaru 30 April 2026, Banjir Skin dan Diamond Gratis
  • Link Video ‘Tasya Gym Bandar Batang’ 15 Menit Viral di Medsos, Benarkah Asli?
  • Bukan Striker Biasa! Aymen Hussein Masuk Radar Persib Bandung 2026/2027
  • Miris! Potret Getir Bocah di Bandung Barat: Makan Rumput Demi Bertahan di Balik Keterbatasan
  • Bursa Transfer Memanas! Persib Bandung Incar Bomber Irak Aymen Hussein, Sahabat Frans Putros Siap Merapat?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 30 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Olahraga

Pengacara Malaysia Ungkap Alasan FIFA Belum Putuskan Banding FAM Soal Kasus Naturalisasi

By Aga GustianaSenin, 3 November 2025 07:50 WIB2 Mins Read
Pemain Timnas Malaysia
Pemain Timnas Malaysia. (Foto: Dok FAM)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dua hari terakhir, para pecinta sepak bola Malaysia dibuat gelisah. Harapan mereka tertuju pada keputusan FIFA yang hingga kini belum juga keluar, menyangkut banding yang diajukan Persatuan Sepak Bola Malaysia (FAM) dan tujuh pemain naturalisasi Timnas Malaysia.

Banding itu diajukan bulan lalu, setelah FIFA menjatuhkan sanksi denda dan larangan beraktivitas di sepak bola selama 12 bulan terhadap ketujuh pemain naturalisasi serta FAM, yang didakwa terlibat dalam pemalsuan dokumen kewarganegaraan.

Awalnya, publik menanti hasil keputusan pada Kamis, 30 Oktober 2025, sesuai pernyataan pengacara FAM, Serge Vittoz, dalam konferensi pers pada 17 Oktober lalu.

“Kami diberitahu hari ini (17 Oktober) bahwa keputusan resmi akan dikeluarkan pada 30 Oktober 2025 oleh Komite Banding FIFA,”

Baca Juga:  Sukses di Malaysia, Kini Thirds Studios Bidik Pasar Singapura dan Thailand

“Kemungkinan besar pihak-pihak terkait akan diberitahu pada hari yang sama atau beberapa hari setelahnya,” ujar Vittoz.

Namun, hingga kini FIFA belum mengumumkan hasil banding terkait tuduhan pemalsuan dokumen tersebut. Padahal, keputusan ini sangat menentukan masa depan skuad Harimau Malaya, terutama menjelang lanjutan kualifikasi Piala Asia 2027.

Jika banding itu ditolak, FAM dikabarkan siap membawa kasus ini ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) sebagai langkah lanjutan.

Pengacara Malaysia Ungkap Tiga Alasan Penundaan

Pengacara olahraga asal Malaysia, Nik Erman Nik Roseli, memaparkan beberapa kemungkinan alasan mengapa keputusan FIFA belum juga keluar.

Baca Juga:  Alasan Jay Idzes Lebih Memilih Timnas Indonesia Ketimbang Belanda

“Mungkin ada beberapa alasan mengapa keputusan FIFA belum dikeluarkan,” kata Nik Erman, dikutip dari Hmetro.com.my.

“Pertama, dibutuhkan waktu lebih lama untuk memeriksa fakta dan hukum yang diajukan. Kedua, komite memang sibuk dengan masalah lain yang tidak terkait dengan banding FAM. Ketiga, dibutuhkan waktu untuk menyusun keputusan dengan matang,” tambahnya.

Nik Erman juga menyinggung Pasal 60 Kode Disiplin FIFA, yang memberi kesempatan bagi pemohon banding untuk menambahkan bukti baru serta menghadirkan saksi. Meski begitu, proses tersebut diatur dengan tenggat waktu yang sangat ketat.

Baca Juga:  Keheningan 7 Pemain Naturalisasi Malaysia Usai Sanksi FIFA, Publik Bertanya: Korban atau Pelaku?

Biasanya, pengajuan banding harus dilakukan dalam tiga hari setelah keputusan awal diterima, sementara penyerahan bukti tambahan diberikan waktu maksimal lima hari setelah itu.

Menurutnya, jika FAM memang telah menyerahkan dokumen yang salah, mereka berhak mengajukan dokumen pembaruan serta menantang hasil komite disiplin sebelumnya.

“Proses peninjauan yang komprehensif ini, dipadukan dengan potensi bukti baru dan pertukaran hukum yang terperinci, menggarisbawahi mengapa keputusan semacam itu seringkali membutuhkan waktu lebih lama dari yang diperkirakan semula,” ujar Nik Erman

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

banding FAM FAM FIFA Malaysia Nik Erman Pemain Naturalisasi pengacara Malaysia Piala Asia 2027
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Arsenal Siap Jual 5 Pemain Demi Datangkan Julian Alvarez

Borneo FC Gusur Persib dari Puncak Klasemen Usai Jinakkan Persik di Brawijaya

Ragnar ke Persija, Ole Romeny ke Persib? Skenario ‘Gila’ John Herdman Jelang Piala AFF 2026

Takhta Persib Terancam! Borneo FC OTW Puncak Super League Sore Ini?

Persib vs Borneo FC: Duel Dua Raksasa yang Bikin Liga Tetangga Jadi Terasa Hambar!

Geliat Transfer Persija 2026: Incar Mariano Peralta hingga Goda Wonderkid Persis Solo

Terpopuler
  • Link Asli Video Bandar Membara Full Durasi, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Link Video Bandar Batang Viral! Waspada Phising
  • Viral ‘Video Bandar Membara’ di Media Sosial, Warganet Cari Link Asli No Sensor
  • Link Video Viral Vell Blunder Durasi Panjang, Waspada Modus Phising!
  • Gebrakan Mewah di Bursa Transfer: Persib Bandung Incar Bintang-bintang Eks Eropa
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.