Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Misteri Sapi Matilda: Bertingkah Aneh & Berbobot Jumbo, Ternyata Reinkarnasi Anak Bos Kaya?

Kamis, 28 Mei 2026 19:37 WIB
Federico Barba

Masa Depan Federico Barba di Persib Masih Abu-Abu, Eropa Memanggil?

Kamis, 28 Mei 2026 19:18 WIB

Wakil Indonesia Menggila! Alwi Farhan Kalahkan Nomor 1 Dunia Shi Yu Qi

Kamis, 28 Mei 2026 18:07 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Misteri Sapi Matilda: Bertingkah Aneh & Berbobot Jumbo, Ternyata Reinkarnasi Anak Bos Kaya?
  • Masa Depan Federico Barba di Persib Masih Abu-Abu, Eropa Memanggil?
  • Wakil Indonesia Menggila! Alwi Farhan Kalahkan Nomor 1 Dunia Shi Yu Qi
  • Cara Mudah Cek Bansos PKH dan BPNT Hanya dengan KTP, Simak Panduan Lengkapnya!
  • Video Viral Kakak Adik di Dapur Ramai Dicari, Ada Link Asli Full Durasi?
  • Viral Aksi Penganiayaan saat Konvoi Persib, Viking Persib Club: Sanksi Berat, Kartu Anggota Dicabut!
  • Pesta Juara Persib Bandung Tercoreng Aksi Pemukulan Oknum Bobotoh di Jalan Merdeka
  • Ikuti Google Maps, Pengendara Motor Tersesat Masuk Jalan Tol Bandung
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 28 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pengamat Sebut Dedi Mulyadi Harus Berkoalisi dengan PDIP Jika Ingin Maju Pilgub Jabar 2024

By Putra JuangKamis, 2 Mei 2024 20:39 WIB3 Mins Read
Dedi Mulyadi. (Foto: Dok. DPR RI)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pengamat politik dari Universitas Al Azhar, Ujang Komarudin menanggapi terkait peluang terbentuknya koaliasi antara PDI Perjuangan dan Partai Gerindra untuk Pemlihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat 2024.

Ujang menilai, terbentuknya koalisi hasil pertemuan Ketua DPD PDIP Jabar, Ono Surono dan Wakil Ketua Umum Dewan Pembina Partai Gerindra, Dedi Mulyadi itu sangat memungkinkan terwujud di Pilgub Jabar 2024.

“Sangat terbuka peluang itu, tidak ada yang tidak mungkin,” ucap Ujang saat dihubungi, Kamis (2/5/2024).

Menurutnya, kemesraan yang terjalin antara Partai Gerindra dan Golkar di Pilpres 2024 belum tentu akan berlanjut di Pilkada 2024, termasuk Pilgub Jabar.

“Walaupun misalkan Partai Gerindra mesra di Pilpres baik satu koalisi di pusat di Pilpres (bersama Golkar), tapi di Pilkada kan belum tentu bertemu atau berkoalisi,” ungkapnya.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Siapkan Solusi untuk 200 Pegawai Eks Hibisc Fantasy Puncak

Apalagi, Partai Golkar sendiri digadang-gadang akan mengusung Ridwan Kamil di Pilgub Jabar nanti. Artinya, koalisi Gerindra-Golkar akan sangat sulit terjalin jika kedua partai tersebut sama-sama mengusung calon gubernur.

“Karena kalau bicara Gerindra-Golkar maka kita tahu bahwa Ridwan Kamil mau maju dari Golkar, nanti kalau Dedi Mulyadinya pengen jadi gubernur, tidak bisa, kecuali jadi wakil Ridwan Kamil, mungkin bisa Golkar Gerindra,” terangnya.

Oleh karena itu, terbentuknya koalisi antara PDI Perjuangan dan Gerindra menjadi langkah yang tepat bagi Dedi Mulyadi bila ingin maju sebagai calon Gubernur Jabar 2024.

Baca Juga:  Jadi Jawara di Hasil Survei, Tim Pemenangan Dedi-Erwan Ucapkan Terima Kasih untuk Warga

“Kalau Dedi Mulyadinya mau jadi gubernur, ya dia harus berkoalisi dengan partai lain yaitu PDIP, itu langkah maju dan bagus aja bagi Dedi Mulyadi kalau ingin menjadi gubernur berpasangan dengan yang lain, termasuk dengan Ono dari PDIP, bisa terjadi,” jelasnya.

“Kalau formulanya Gerindra-PDIP mungkin saja, karena Golkarnya Ridwan Kamil, karena kalau skemanya koalisi di Pilpres, nanti Dedi Mulyadi gak bisa jadi gubernur. Tapi kalau Gerindra PDIP, Dedi Mulyadinya bisa jadi calon gubernur,” tambahnya.

Sebab menurutnya, dinamika politik di Pilkada sangatlah dinamis, bisa berubah dan tergantung kepentingan partai politik masing-masing.

“Kalau kepentingannya bersama ya bersama, kalau kepentingannya sudah berbeda ya maka juga akan berbeda pula calon gubernur yang akan diusung oleh partai satu koalisi di pusat,” tandasnya.

Baca Juga:  'Riweuh' Karena Nama: Kebijakan Sekolah Maung Dedi Mulyadi Panen Kritik Netizen

Sebelumnya diberitakan, PDI Perjuangan Jabar memberikan sinyal kepada Dedi Mulyadi untuk berkoalisi di Pilgub Jabar 2024. Hal ini diperkuat setelah adanya komunikasi politik antara PDIP dan Partai Gerindra.

Ketua DPD PDIP Jabar, Ono Surono mengakui, bahwa dirinya sudah melakukan komunikasi dan bertemu langsung bersama Dedi Mulyadi. Dalam pertemuan itu, ada beberapa poin yang sudah dibahas.

“Beliau (Dedi Mulyadi) digadang-gadang calon gubernur dari Gerindra, jadi perlu juga kita dalami kesiapan beliau untuk menghadapi Calon Gubernur Jabar,” ucap Ono, Kamis (2/5/2024).

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi Gerindra Golkar Koalisi PDIP Pilgub Jabar 2024 Ujang Komarudin
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Tol Jagorawi

Ikuti Google Maps, Pengendara Motor Tersesat Masuk Jalan Tol Bandung

Positif Ganja Tapi Bebas? Misteri ‘Toilet Ajaib’ Diduga Anak Bupati di Pekanbaru!

Warga Gedebage Heboh, Mayat Bayi Tersangkut di Sungai Cinambo

Dolar AS Semakin Perkasa, Rupiah Tertekan hingga Level Rp 17.858

Dugaan Manipulasi Riset di ISPPD Gegerkan Dunia Akademik, ITB Buka Suara

Tragis! Pria di Bandung Meninggal Usai Terjatuh ke Sumur Sedalam 19 Meter

Terpopuler
  • Tebing Keraton
    Menjelajahi Pesona “Swiss van Java”: 5 Destinasi Unggulan di Bandung Barat yang Wajib Dikunjungi
  • Viral Video ‘3 vs 1’ TKW Taiwan: Jebakan Link Phishing di Balik Konten Sensasional
  • Pengusaha Tasikmalaya Bawa Rp1,3 Miliar Cash, Nekat Tawar Ikan Koi Irfan Hakim dan Bos Hartono tapi Ditolak!
  • Bandung Siap-siap Macet Total! Ini Skema Pengalihan Jalan dan Rute Konvoi Juara Persib
  • Dicap Sensasional! Video TKW Taiwan 3 Vs 1 Viral, Netizen Ramai Cari Link Aslinya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.