Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bukan Si Jalak Harupat, Persib Pilih GBLA untuk Hadapi PSM Makassar

Kamis, 3 September 2026 21:02 WIB

Jangan Asal Klik! Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Viral Bisa Bawa Bahaya

Kamis, 3 September 2026 20:35 WIB
Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

BLT Kesra Rp900.000 September 2026 Kapan Cair? Simak Status PKH dan BPNT Terbaru

Kamis, 3 September 2026 20:03 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bukan Si Jalak Harupat, Persib Pilih GBLA untuk Hadapi PSM Makassar
  • Jangan Asal Klik! Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Viral Bisa Bawa Bahaya
  • BLT Kesra Rp900.000 September 2026 Kapan Cair? Simak Status PKH dan BPNT Terbaru
  • Bukan Cuma Asap yang Membara! Gubernur Kalbar Nyaris ‘Hantam’ Mahasiswa
  • Faris Abdul Hafizh Tinggalkan Persib Sementara, Gabung PSGC Ciamis
  • Viral! Dedi Mulyadi Kena Semprot Warga, Disorot soal Masuk Rumah Bawa Kamera
  • Bawa Airsoft Gun, Oknum Wartawan Diamankan Polisi Usai Diduga Ancam Pedagang di Baleendah
  • Prajurit TNI AL Viral saat Dampingi Arya Wedakarna di Kontes Miss Equality World 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 4 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pengangguran di Jawa Barat Masih Tinggi, Tercatat BPS 1,77 Juta Orang

By Aga GustianaKamis, 5 Februari 2026 20:54 WIB3 Mins Read
Ribuan pencari kerja memadati acara bursa kerja yang digelar Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Bekasi di Gedung Presiden University, Cikarang Utara, Selasa (27/5/2025). Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Jumlah pengangguran di Jawa Barat masih berada di level jutaan orang. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), per November 2025 tercatat 1,77 juta penduduk berstatus penganggur, meskipun secara keseluruhan mengalami penurunan dibandingkan periode sebelumnya.

Kepala BPS Provinsi Jawa Barat, Margaretha Ari Anggorowati, menjelaskan bahwa dari total penduduk usia kerja 15 tahun ke atas yang mencapai 39,35 juta orang, tidak semuanya terserap ke dunia kerja.

“Jumlah angkatan kerja sebanyak 26,63 juta orang meningkat 344,55 ribu orang dan bukan angkatan kerja sebanyak 12,72 juta orang. Dari data angkatan kerja tersebut penduduk bekerja sebanyak 24,86 juta orang dan pengangguran sebanyak 1,77 juta orang,” ujar Ari, Kamis (5/2/2026).

Meskipun angka pengangguran masih tinggi, terdapat perbaikan pada periode Agustus hingga November 2025. Dalam kurun waktu tersebut, jumlah pengangguran berkurang sekitar 5.154 orang seiring meningkatnya penyerapan tenaga kerja baru.

Baca Juga:  Disparbud Jabar Genjot Kunjungan Wisata 2025 Lewat Optimalisasi Data dan Event Daerah

“Secara statistik, pada periode Agustus 2025-November 2025 terjadi penurunan jumlah pengangguran sebanyak 5.154 orang dari 1,78 juta orang pada Agustus 2025 menjadi 1,77 juta orang pada November 2025,” jelas Ari.

Penyerapan Tenaga Kerja Meningkat

Perbaikan angka pengangguran sejalan dengan meningkatnya penyerapan tenaga kerja. Sepanjang Agustus hingga November 2025, Jawa Barat menyerap 349,71 ribu tenaga kerja baru.

BPS mencatat Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Jawa Barat pada November 2025 berada di angka 6,66 persen, turun 0,11 poin dibanding Agustus 2025 yang sebesar 6,77 persen.

Secara tren jangka menengah, kondisi ketenagakerjaan menunjukkan perbaikan. Sejak Agustus 2021, TPT menurun dari 9,82 persen menjadi 6,66 persen pada November 2025. Jika dilihat berdasarkan gender, TPT laki-laki tercatat 6,78 persen dan perempuan 6,46 persen.

Baca Juga:  BPS Catat Kondisi Ekonomi Jabar Januari 2025 Relatif Stabil

Selain itu, partisipasi penduduk usia kerja dalam kegiatan ekonomi juga meningkat. Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) Jawa Barat per November 2025 tercatat 67,67 persen.

“Pada Februari 2024 TPAK mencapai 67,34 persen, lalu pada Agustus 2025 turun menjadi 66,99 persen, kemudian pada November 2025 meningkat menjadi 67,67 persen. Jika kita bandingkan menurut jenis kelamin, TPAK laki-laki sebesar 85,09 persen, lebih tinggi dibandingkan TPAK Perempuan yang sebesar 49,95%,” rinci Ari.

Sektor Penyerap Tenaga Kerja

Dari total 24,86 juta penduduk yang bekerja, sektor perdagangan masih menjadi penyerap terbesar dengan porsi 22,44 persen, diikuti industri pengolahan 18,61 persen, serta pertanian, kehutanan, dan perikanan 15,43 persen.

Selama Agustus hingga November 2025, sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan mencatat penambahan tenaga kerja terbesar, yaitu 99,82 ribu orang. Sektor pendidikan menambah 46,84 ribu orang, sedangkan penyediaan akomodasi dan makan minum bertambah 37,98 ribu orang.

Baca Juga:  Update Bansos 2026: DTSEN Versi 3 Segera Hadir, Cek Status Penerima Anda di Sini

Meski begitu, tidak semua sektor mencatat pertumbuhan. Pada November 2025, sektor pertambangan dan penggalian justru menurun dalam hal serapan tenaga kerja. Dari sisi status pekerjaan, struktur tenaga kerja masih didominasi buruh, karyawan, dan pegawai.

“Status pekerjaan utama penduduk bekerja didominasi status buruh/karyawan/pegawai, dengan proporsinya mencapai 41,55 persen pada November 2025, selanjutnya diikuti oleh pekerja dengan status berusaha sendiri sebanyak 23,39 persen,” jelas Ari.

Peningkatan tenaga kerja terbesar terjadi pada kelompok berusaha sendiri, dengan tambahan 162,18 ribu orang. Hal ini menyebabkan dominasi sektor informal di Jawa Barat.

“Pada November 2025 proporsi pekerja informal sebesar 55,55 persen dan sisanya 44,45 persen terserap di kegiatan formal. Peningkatan proporsi pekerja informal didorong oleh meningkatnya pekerja dengan status berusaha sendiri,” pungkas Ari.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BPS
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

BLT Kesra Rp900.000 September 2026 Kapan Cair? Simak Status PKH dan BPNT Terbaru

Bukan Cuma Asap yang Membara! Gubernur Kalbar Nyaris ‘Hantam’ Mahasiswa

Viral! Dedi Mulyadi Kena Semprot Warga, Disorot soal Masuk Rumah Bawa Kamera

Bawa Airsoft Gun, Oknum Wartawan Diamankan Polisi Usai Diduga Ancam Pedagang di Baleendah

Prajurit TNI AL Viral saat Dampingi Arya Wedakarna di Kontes Miss Equality World 2026

Bansos

Jangan Sampai Terlewat! Begini Cara Cek Bansos September 2026 via HP

Terpopuler
  • Benarkah Azab? Di Balik Narasi Bencana Nepal dan Isu Perusakan Masjid yang Viral
  • Game Free Fire
    Klaim Senjata & Emote Langka Gratis! Kode Redeem FF Terbaru Sabtu 29 Agustus 2026, Cek Cara Klaimnya
  • Terbongkar Sosok Melva Pardede! Sebut Ojol Dikhianati Botok Pati CS, Ternyata Cuma Driver Jadi-jadian?
  • Persib Bandung Lolos ke Fase Grup ACL Two, Igor Tolic Langsung Alihkan Fokus
  • Fun Fishing Journalist X ASN Digelar, Jadi Ajang Silaturahmi 70 Peserta dan Perebutkan Piala Wali Kota Bandung 2026
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.