Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Bansos PKH dan BPNT Cair 20 Juli 2026, Siap-siap! Ada Penerima Baru dan KPM yang Dicoret

Kamis, 16 Juli 2026 03:00 WIB
Begini cara dapat saldo DANA gratis, awas hati-hati kena tipu.

Dapatkan Saldo DANA Gratis Rp100.000 Hari Ini, 16 Juli 2026: Cara Klaim Paling Mudah!

Kamis, 16 Juli 2026 02:00 WIB
Game Free Fire

Update Kode Redeem FF Terbaru 16 Juli 2026: Klaim Reward Eksklusif Sekarang!

Kamis, 16 Juli 2026 01:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bansos PKH dan BPNT Cair 20 Juli 2026, Siap-siap! Ada Penerima Baru dan KPM yang Dicoret
  • Dapatkan Saldo DANA Gratis Rp100.000 Hari Ini, 16 Juli 2026: Cara Klaim Paling Mudah!
  • Update Kode Redeem FF Terbaru 16 Juli 2026: Klaim Reward Eksklusif Sekarang!
  • Head to Head Inggris vs Argentina: Duel Penuh Dendam, Siapa Raja Sebenarnya di Piala Dunia?
  • Info Orang Hilang: Mahasiswi Unisba Belum Kembali ke Rumah, Hubungi Nomor Ini Jika Melihatnya
  • Viral! Baso Lima Saudara Bandung Punya Kuah Misdasem Racik Sendiri, Sekali Coba Langsung Nagih
  • Hadiah Naik Rp6 Miliar! Piala Presiden Elite 2026 Siap Sajikan Duel Sengit Klub Indonesia dan Asia
  • Jangan Berikan NIK dan OTP! Modus Penipuan Baru di Cimahi Mengatasnamakan Aktivasi IKD
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 16 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bansos PKH dan BPNT Cair 20 Juli 2026, Siap-siap! Ada Penerima Baru dan KPM yang Dicoret

By SusanaKamis, 16 Juli 2026 03:00 WIB4 Mins Read
bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.
Ilustrasi Bantuan 2026. (Foto: Pixabay/Ekoanug)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kabar baik bagi jutaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan penyaluran bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap III periode Juli–September 2026 akan mulai dicairkan pada 20 Juli 2026.

Namun, pencairan kali ini membawa perubahan penting. Setelah dilakukan pemutakhiran data secara nasional, pemerintah menetapkan adanya penerima baru, sementara sebagian KPM yang dinilai sudah tidak memenuhi syarat akan dikeluarkan dari daftar penerima bansos.

Bansos PKH dan BPNT Tahap III Mulai Disalurkan 20 Juli

Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan proses penyaluran bansos kini memasuki tahap akhir setelah Kemensos menerima data terbaru hasil pemutakhiran dari Badan Pusat Statistik (BPS).

Saat ini, Kemensos masih melakukan proses cleansing atau pembersihan data sebelum bantuan disalurkan kepada masyarakat.

“Bansos triwulan ke-III sedang kita proses. Kemarin kita sudah dapat data terbaru dari BPS, sekarang kita sedang cleansing. Insyaallah dalam waktu dua-tiga hari ini sudah selesai, dan setidak-tidaknya tanggal 20 nanti sudah mulai disalurkan,” ujar Saifullah di Jakarta, Senin (13/7/2026).

Baca Juga:  Bansos PKH BPNT Kapan Cair? Ini Jadwal, Besaran, dan Cara Cek Agustus 2025

Ada Penerima Baru, Ada Pula KPM yang Dicoret

Saifullah menjelaskan, hasil pemutakhiran data menyebabkan perubahan pada daftar penerima bantuan sosial.

Beberapa keluarga tetap menerima bantuan karena masih memenuhi kriteria. Namun, ada pula KPM yang dicoret karena kondisi ekonominya dinilai sudah membaik atau tidak lagi memenuhi persyaratan.

Sebaliknya, masyarakat yang sebelumnya belum menerima bansos kini berpeluang masuk sebagai penerima baru apabila telah lolos proses verifikasi dan validasi.

Langkah ini dilakukan agar penyaluran bansos PKH dan BPNT benar-benar tepat sasaran.

Begini Proses Pemutakhiran Data Penerima Bansos

Mensos menjelaskan bahwa pembaruan data dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat lingkungan terkecil.

Prosesnya meliputi:

  • Pendataan oleh RT dan RW.
  • Verifikasi oleh operator desa atau kelurahan.
  • Pembahasan melalui musyawarah desa/kelurahan.
  • Verifikasi Dinas Sosial kabupaten/kota.
  • Penetapan oleh bupati atau wali kota.
  • Pengiriman data ke Kemensos.
  • Verifikasi dan validasi oleh Badan Pusat Statistik (BPS).
  • Data dikembalikan ke Kemensos sebagai dasar penyaluran bansos setiap tiga bulan.

Menurut Saifullah, mekanisme tersebut membuat data penerima bansos selalu diperbarui sesuai kondisi terbaru masyarakat sehingga bantuan lebih tepat sasaran.

Baca Juga:  Bansos Ibu Hamil Rp750 Ribu: Syarat, Cara Cek Penerima, dan Jadwal Pencairan

Jawa Barat Jadi Daerah Paling Aktif Perbarui Data

Dalam kesempatan tersebut, Saifullah memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah yang aktif melakukan pembaruan data penerima bantuan sosial.

Tiga provinsi yang dinilai paling aktif adalah:

  • Jawa Barat
  • Jawa Tengah
  • Jawa Timur

Selain itu, Kota Bekasi juga mendapat apresiasi karena konsisten memperbarui data penerima bantuan.

“Ini artinya daerah telah begitu peduli terhadap proses pemutakhiran itu, karena kita harus akui data yang kita terima berasal dari daerah, dan daerah yang paling mengetahui kondisi objektif warganya,” kata Saifullah.

Bansos Tidak Lagi Sekadar Bantuan, Kini Disertai Program Pemberdayaan

Selain memperbarui data penerima, pemerintah juga mulai menerapkan konsep baru dalam penyaluran bantuan sosial melalui program “Bansos Sementara, Berdaya Selamanya”.

Melalui kebijakan tersebut, keluarga penerima manfaat tidak hanya memperoleh bantuan tunai atau pangan, tetapi juga akan didampingi agar mampu mandiri secara ekonomi.

Program ini merupakan bagian dari kebijakan Presiden Prabowo Subianto untuk mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap bantuan sosial.

“Setelah diterima oleh mereka yang berhak, akan ditindaklanjuti dengan program pemberdayaan. Jadi tidak hanya diberi bansos, tapi kita kuatkan dengan pemberdayaan sehingga keluarga-keluarga ini nanti terukur bisa naik kelas,” ujar Saifullah.

Baca Juga:  BLT Kesra Rp900 Ribu Cair Mulai November 2025, Ini Jadwal dan Cara Cek Nama Penerima

Lebih dari 150 Ribu KPM Akan Ikut Program Pemberdayaan

Pada 2026, Kemensos menargetkan lebih dari 150 ribu keluarga penerima manfaat mengikuti program pemberdayaan ekonomi.

Program tersebut disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing keluarga berdasarkan hasil asesmen.

Bentuk pemberdayaan yang akan diberikan meliputi:

  • Peningkatan keterampilan kerja.
  • Penguatan akses usaha dan lapangan pekerjaan.
  • Bantuan aset produktif untuk mengembangkan usaha.

Dengan pendekatan tersebut, pemerintah berharap para penerima bansos mampu meningkatkan pendapatan dan secara bertahap keluar dari daftar penerima bantuan pada tahun-tahun berikutnya.

“Mereka mungkin membutuhkan peningkatan keterampilan, tambahan aset usaha, atau akses usaha yang lebih luas melalui kerja sama dengan berbagai pihak,” jelas Saifullah.

Melalui pembaruan data dan program pemberdayaan tersebut, pemerintah berharap bantuan sosial tidak hanya menjadi solusi jangka pendek, tetapi juga menjadi jalan bagi masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan dan mencapai kemandirian ekonomi.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bansos PKH 2026 bansos tahap 3 2026 BPNT cair Juli 2026 BPNT Juli 2026 Kemensos PKH cair 20 Juli 2026
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Info Orang Hilang: Mahasiswi Unisba Belum Kembali ke Rumah, Hubungi Nomor Ini Jika Melihatnya

Jangan Berikan NIK dan OTP! Modus Penipuan Baru di Cimahi Mengatasnamakan Aktivasi IKD

Bongkar Isi Proposal Pernikahan Rozan yang Viral, Pantas Saja Mertua Langsung Luluh

Pemkot Bandung Siapkan Sistem Parkir Jelang Bandara Husein Sastranegara Kembali Beroperasi

Fakta Sebenarnya Video Macan Gunung Papandayan yang Heboh di WhatsApp, Polisi Beri Penjelasan

Kecelakaan Maut di Arcamanik Bandung, Lansia Tewas saat Hendak ke Pasar Cicaheum

Terpopuler
  • Polemik Aksi Kamisan, Kehadiran Kelompok LGBT dalam Gerakan HAM Jadi Sorotan
  • Jejak Kontroversi ‘Ratu Sound Horeg’ Mala Agatha & Icha Chellow: Dari Panggung Lokal hingga Diancam Anisa Bahar
  • Muhammad Farhan Dilarikan ke Rumah Sakit, Ini Kondisi Terbarunya
  • Bongkar Defisit APBD Jabar Rp5,7 Triliun: Salah Hitung, Salah Kelola, atau Ada Faktor Lain?
  • Gempar Penemuan Jasad di Lantai 12 Parkiran Mal Kings Bandung, Polisi Temukan Surat Wasiat
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.