Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bangkit dari Cedera, Marc Klok Siap Rebut Posisi Utama di Timnas Indonesia

Rabu, 15 Juli 2026 17:19 WIB

Fakta Sebenarnya Video Macan Gunung Papandayan yang Heboh di WhatsApp, Polisi Beri Penjelasan

Rabu, 15 Juli 2026 17:05 WIB

Kecelakaan Maut di Arcamanik Bandung, Lansia Tewas saat Hendak ke Pasar Cicaheum

Rabu, 15 Juli 2026 16:41 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bangkit dari Cedera, Marc Klok Siap Rebut Posisi Utama di Timnas Indonesia
  • Fakta Sebenarnya Video Macan Gunung Papandayan yang Heboh di WhatsApp, Polisi Beri Penjelasan
  • Kecelakaan Maut di Arcamanik Bandung, Lansia Tewas saat Hendak ke Pasar Cicaheum
  • Arkana Aidan Misbach Kini Sah Jadi Anak Ridwan Kamil
  • Jadwal Cair PKH Juli 2026: Simak Prediksi Tanggal, Nominal, dan Cara Cek Status Terbaru
  • Kisah Marlina: Gagal Jadi Pramugari, Perempuan Sorong Pertama Ini Sukses Taklukkan Pesawat Raksasa Airbus A320
  • Nama Resmi Bandara Husein Kini Ditambah ‘Bandung’, Farhan Siapkan Branding Khas Kota Kembang
  • Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026: Inggris vs Argentina, Tayang Kapan dan di Mana?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 15 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Fakta Sebenarnya Video Macan Gunung Papandayan yang Heboh di WhatsApp, Polisi Beri Penjelasan

By SusanaRabu, 15 Juli 2026 17:05 WIB2 Mins Read
Foto yang dinarasikan korban macan tutul Gunung Papandayan yang turun gunung. Padahal, foto tersebut adalah korban ledakan mortir di Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat.-Foto: Humas Polri.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Masyarakat sempat dihebohkan dengan beredarnya pesan berantai di WhatsApp (WA) yang mengklaim seekor macan turun dari Gunung Papandayan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, dan menerkam tiga warga. Pesan tersebut disertai video yang memperlihatkan sejumlah korban mengalami luka serius.

Informasi itu dengan cepat menyebar di berbagai grup WhatsApp dan media sosial hingga memicu keresahan di tengah masyarakat. Namun, setelah dilakukan penelusuran, Polres Garut memastikan kabar tersebut merupakan hoaks.

Polisi Pastikan Video Macan Gunung Papandayan Terjang Warga adalah Hoaks

Kasi Humas Polres Garut, Ipda Susilo Adi, menjelaskan bahwa narasi yang menyebut tiga warga diterkam macan di kawasan Gunung Papandayan tidak sesuai fakta.

Baca Juga:  Terungkap! Ayah Tiri di Garut Cabuli Anak Tirinya hingga Hamil Sembilan Bulan

Menurutnya, video yang beredar bukan direkam di Garut, melainkan merupakan dokumentasi peristiwa ledakan mortir di kawasan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat.

“Informasi mengenai adanya macan yang menerkam tiga warga di kawasan Gunung Papandayan adalah hoaks. Video yang beredar bukan merupakan kejadian di Garut, melainkan korban dari peristiwa ledakan di wilayah Cipatat, Kabupaten Bandung Barat,” ujar Susilo Adi dalam keterangan resminya, Selasa (14/7/2026).

Pihak pengelola kawasan wisata Gunung Papandayan juga telah memberikan klarifikasi bahwa tidak pernah terjadi insiden macan menyerang warga sebagaimana yang ramai diberitakan dalam pesan berantai tersebut.

Fakta Sebenarnya: Korban Terluka Akibat Ledakan Mortir

Baca Juga:  Siasat Licik Foto di Pantai Berujung Bui: Duda Muda di Garut Tega Setubuhi Remaja 15 Tahun

Polisi menjelaskan, video yang disalahgunakan dalam narasi hoaks tersebut berasal dari insiden ledakan mortir aktif yang ditemukan oleh tiga warga di kawasan Cipatat.

Saat itu, ketiga korban menemukan proyektil mortir bekas yang ternyata masih aktif. Karena tidak mengetahui benda tersebut berbahaya, mereka berusaha membukanya dengan cara dipukul menggunakan palu.

Akibat benturan tersebut, mortir meledak dan menyebabkan ketiga korban mengalami luka serius.

Video kejadian itulah yang kemudian dipotong dan disebarkan ulang dengan narasi palsu seolah-olah para korban merupakan warga yang diterkam macan di Gunung Papandayan.

Polres Garut Imbau Warga Tidak Mudah Percaya Informasi Viral

Polres Garut mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati menerima informasi yang beredar melalui media sosial maupun aplikasi pesan instan.

Baca Juga:  Polisi Tangkap Dokter Kandungan yang Diduga Lecehkan Pasien di Garut

Warga diminta tidak langsung mempercayai ataupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya karena dapat memicu kepanikan di masyarakat.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk selalu melakukan pengecekan melalui sumber resmi sebelum membagikan sebuah informasi.

Apabila menemukan informasi yang mencurigakan atau diduga merupakan hoaks, warga diminta segera melaporkannya kepada pihak berwenang agar dapat ditindaklanjuti.

Dengan klarifikasi ini, polisi berharap masyarakat tidak lagi mempercayai kabar mengenai macan yang disebut menyerang warga di Gunung Papandayan karena informasi tersebut dipastikan tidak benar.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

hoaks macan Gunung Papandayan macan Garut hoaks Polres Garut video macan Papandayan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kecelakaan Maut di Arcamanik Bandung, Lansia Tewas saat Hendak ke Pasar Cicaheum

Arkana Aidan Misbach Kini Sah Jadi Anak Ridwan Kamil

Nama Resmi Bandara Husein Kini Ditambah ‘Bandung’, Farhan Siapkan Branding Khas Kota Kembang

Ilustrasi begal

Waspada! Aksi Begal di Bandung Makin Marak, Polisi Siapkan Skenario Keamanan Baru

Terungkap! Tersangka Ledakan Dadaha Tasikmalaya Ternyata Eks Napi Terorisme

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Cek Sekarang! Ini 6 Bansos yang Berpotensi Cair Juli 2026, Lengkap dengan Jadwal dan Cara Pencairannya

Terpopuler
  • Polemik Aksi Kamisan, Kehadiran Kelompok LGBT dalam Gerakan HAM Jadi Sorotan
  • Sosok Febrie Adriansyah, Sang Pemburu Jadi Buruan? Menguak Sisi Lain Kasus Korupsi yang Mengguncang Negeri!
  • Jejak Kontroversi ‘Ratu Sound Horeg’ Mala Agatha & Icha Chellow: Dari Panggung Lokal hingga Diancam Anisa Bahar
  • Muhammad Farhan Dilarikan ke Rumah Sakit, Ini Kondisi Terbarunya
  • Bongkar Defisit APBD Jabar Rp5,7 Triliun: Salah Hitung, Salah Kelola, atau Ada Faktor Lain?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.