Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Keindahan Curug Cimahi, destinasi utama Wisata Cimahi dengan udara sejuk dan pemandangan mempesona

Bosan ke Bandung? Saatnya Eksplorasi 9 Permata Tersembunyi di Kota Cimahi

Minggu, 20 September 2026 01:00 WIB
Ilustrasi begal

Driver Ojol di Garut Ngaku Dibegal dan Dibacok, Ternyata Bohong!

Sabtu, 19 September 2026 20:03 WIB

Waspada Lonjakan Influenza A: Kenali Gejala, Risiko Komplikasi, dan Cara Ampuh Pencegahannya

Sabtu, 19 September 2026 19:51 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bosan ke Bandung? Saatnya Eksplorasi 9 Permata Tersembunyi di Kota Cimahi
  • Driver Ojol di Garut Ngaku Dibegal dan Dibacok, Ternyata Bohong!
  • Waspada Lonjakan Influenza A: Kenali Gejala, Risiko Komplikasi, dan Cara Ampuh Pencegahannya
  • Skandal Pungli Alkid Jogja Memanas! Owner Bolosego Skakmat Klarifikasi Jukir di Depan Wawali, Publik Geram!
  • Insiden Memalukan di Asian Games 2026, Korea Selatan Diputarkan Lagu Korea Utara
  • Daftar Lokasi Nobar Resmi Persijap vs Persib Bandung: Titik Kumpul Bobotoh Akhir Pekan Ini
  • Kronologi Lengkap Mahasiswa UPI Tewas Usai Kecelakaan di Jalan A.H. Nasution Bandung
  • Karma Dibayar Kontan? Deretan Kontroversi Jule dari Lepas Hijab hingga Berakhir di Sel Tahanan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 20 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Fakta Sebenarnya Video Macan Gunung Papandayan yang Heboh di WhatsApp, Polisi Beri Penjelasan

By SusanaRabu, 15 Juli 2026 17:05 WIB2 Mins Read
Foto yang dinarasikan korban macan tutul Gunung Papandayan yang turun gunung. Padahal, foto tersebut adalah korban ledakan mortir di Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat.-Foto: Humas Polri.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Masyarakat sempat dihebohkan dengan beredarnya pesan berantai di WhatsApp (WA) yang mengklaim seekor macan turun dari Gunung Papandayan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, dan menerkam tiga warga. Pesan tersebut disertai video yang memperlihatkan sejumlah korban mengalami luka serius.

Informasi itu dengan cepat menyebar di berbagai grup WhatsApp dan media sosial hingga memicu keresahan di tengah masyarakat. Namun, setelah dilakukan penelusuran, Polres Garut memastikan kabar tersebut merupakan hoaks.

Polisi Pastikan Video Macan Gunung Papandayan Terjang Warga adalah Hoaks

Kasi Humas Polres Garut, Ipda Susilo Adi, menjelaskan bahwa narasi yang menyebut tiga warga diterkam macan di kawasan Gunung Papandayan tidak sesuai fakta.

Baca Juga:  Mencekam! Geng Motor Bersenpi dan Sajam Teror Warga Garut, Videonya Viral di Medsos

Menurutnya, video yang beredar bukan direkam di Garut, melainkan merupakan dokumentasi peristiwa ledakan mortir di kawasan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat.

“Informasi mengenai adanya macan yang menerkam tiga warga di kawasan Gunung Papandayan adalah hoaks. Video yang beredar bukan merupakan kejadian di Garut, melainkan korban dari peristiwa ledakan di wilayah Cipatat, Kabupaten Bandung Barat,” ujar Susilo Adi dalam keterangan resminya, Selasa (14/7/2026).

Pihak pengelola kawasan wisata Gunung Papandayan juga telah memberikan klarifikasi bahwa tidak pernah terjadi insiden macan menyerang warga sebagaimana yang ramai diberitakan dalam pesan berantai tersebut.

Fakta Sebenarnya: Korban Terluka Akibat Ledakan Mortir

Baca Juga:  Remaja Hilang di Gunung Guntur, MR Ditemukan dalam Kondisi Tak Wajar

Polisi menjelaskan, video yang disalahgunakan dalam narasi hoaks tersebut berasal dari insiden ledakan mortir aktif yang ditemukan oleh tiga warga di kawasan Cipatat.

Saat itu, ketiga korban menemukan proyektil mortir bekas yang ternyata masih aktif. Karena tidak mengetahui benda tersebut berbahaya, mereka berusaha membukanya dengan cara dipukul menggunakan palu.

Akibat benturan tersebut, mortir meledak dan menyebabkan ketiga korban mengalami luka serius.

Video kejadian itulah yang kemudian dipotong dan disebarkan ulang dengan narasi palsu seolah-olah para korban merupakan warga yang diterkam macan di Gunung Papandayan.

Polres Garut Imbau Warga Tidak Mudah Percaya Informasi Viral

Polres Garut mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati menerima informasi yang beredar melalui media sosial maupun aplikasi pesan instan.

Baca Juga:  Diserbu Wisatawan, Jalur Kabupaten Garut 10 Kali Terapkan Sistem One Way

Warga diminta tidak langsung mempercayai ataupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya karena dapat memicu kepanikan di masyarakat.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk selalu melakukan pengecekan melalui sumber resmi sebelum membagikan sebuah informasi.

Apabila menemukan informasi yang mencurigakan atau diduga merupakan hoaks, warga diminta segera melaporkannya kepada pihak berwenang agar dapat ditindaklanjuti.

Dengan klarifikasi ini, polisi berharap masyarakat tidak lagi mempercayai kabar mengenai macan yang disebut menyerang warga di Gunung Papandayan karena informasi tersebut dipastikan tidak benar.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Polres Garut
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ilustrasi begal

Driver Ojol di Garut Ngaku Dibegal dan Dibacok, Ternyata Bohong!

Skandal Pungli Alkid Jogja Memanas! Owner Bolosego Skakmat Klarifikasi Jukir di Depan Wawali, Publik Geram!

Kronologi Lengkap Mahasiswa UPI Tewas Usai Kecelakaan di Jalan A.H. Nasution Bandung

Jejak Pengabdian Danny Setiawan: Dari Camat di Lebak hingga Kursi Gubernur Jawa Barat

Pamer Lencana KPK, Oknum LSM Pemeras Ketua Kelompok Tani di Sukabumi Dicokok Polisi

Bongkar Alasan Dikick dari Kemenkeu! Aksi ‘Koboy’ Purbaya Berakhir di Kolam Pancing, Siap Kejar Pilgub Jabar?

Terpopuler
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Karpet Merah Mobilitas Publik atau Kuburan Ekonomi Rakyat: Menelisik Polemik di Balik Megaproyek BRT Bandung Raya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.