Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Tak Bergerak! Harga Emas Antam, UBS dan Galeri 24 di Pegadaian Hari Ini

Rabu, 9 September 2026 11:06 WIB

Bukan Cuma Soal Otot, Ustaz Riza Muhammad Akhirnya Bongkar Pria di Balik Video Gym yang Viral

Rabu, 9 September 2026 10:44 WIB

Anak Krakatau Kembali Meletus, Sensor Seismograf Catat Getaran Erupsi 28 Detik

Rabu, 9 September 2026 10:10 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Tak Bergerak! Harga Emas Antam, UBS dan Galeri 24 di Pegadaian Hari Ini
  • Bukan Cuma Soal Otot, Ustaz Riza Muhammad Akhirnya Bongkar Pria di Balik Video Gym yang Viral
  • Anak Krakatau Kembali Meletus, Sensor Seismograf Catat Getaran Erupsi 28 Detik
  • Cek Ramalan Zodiak Hari Ini: Aries Mesti Jaga Lisan, Taurus Jangan Gegabah, Gemini Siap-siap Senyum
  • Hasil Liga Champions: Real Madrid Tekuk Inter Milan 2-1 di Santiago Bernabeu
  • Kemarau Panjang Meluas: 72 Ribu Warga di 14 Kecamatan Purwakarta Kesulitan Air Bersih
  • Penghuni Paling Misterius Muncul Lagi di Hutan Kalimantan
  • Banjir Reward Gratis! Klaim Kode Redeem FF Terbaru 9 September 2026 Sebelum Kehabisan Kuota
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 9 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Penghuni Paling Misterius Muncul Lagi di Hutan Kalimantan

By Aga GustianaRabu, 9 September 2026 07:44 WIB2 Mins Read
Kucing merah Kalimantan tertangkap kamera pengawas. (Foto: Balai TN Kayan Mentarang)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Jejak visual satwa langka yang menjadi penghuni tersembunyi belantara Borneo kembali terdeteksi. Melalui sensor kamera pengintai di Taman Nasional Kayan Mentarang (TNKM), Kabupaten Malinau, keberadaan kucing merah kalimantan (Catopuma badia) sukses terabadikan. Kabar gembira dari kawasan Kalimantan Utara ini menjadi bukti konkret bahwa ekosistem bentang alam tersebut masih terjaga dengan sangat baik.

Penemuan predator endemik berstatus terancam punah ini mengonfirmasi betapa krusialnya benteng hijau Kayan Mentarang bagi kelangsungan biodiversitas Nusantara. Perangkat pemantau ini awalnya dipasang oleh personel SPTN Wilayah II Long Alango sejak 2025 di area rapatnya kanopi hutan rimba Desa Rian Tubu.

“Spesies elusif ini sempat hilang tanpa jejak selama lebih dari dua dekade di kawasan TNKM pascadokumentasi pertama pada 2003 silam, sebelum akhirnya terekam kembali di Resor Sungai Bahau pada 2023 dan kini di Resor Mentarang Tubu,” ujar Kepala Balai Taman Nasional Kayan Mentarang, Seno Pramudito, dikutip Rabu (9/9/2026).

Seno menambahkan, berkas rekaman langka tersebut baru bisa diambil dari lokasi pada 2026 saat jajaran BTNKM menjalankan agenda SMART Patrol.

Baca Juga:  Temuan Kebun Sawit 6,5 Hektare di Cirebon Bikin Geger, Distan: Kaget, Tiba-tiba Ada

“Spesies ini sangat sulit dijumpai secara langsung. Dokumentasi melalui camera trap membantu kami memperoleh data keberadaannya. Ini menjadi pengingat bahwa hutan TNKM memiliki peran vital sebagai habitat satwa liar, sehingga perlindungan kawasan harus dilakukan secara konsisten,” kata dia.

Baca Juga:  Wisatawan Diminta Waspada! Macan Tutul Lembang Park Zoo Diduga Kabur ke Tangkuban Parahu

Kemunculan karnivora mini ini di sejumlah titik berbeda menegaskan bahwa bentang alam di Malinau masih prima, minim jamahan, dan jauh dari ancaman kerusakan ekologis.

“Sifat kucing merah kalimantan yang soliter, sangat waspada, serta aktif di waktu-waktu tertentu membuat keberadaannya hampir tak pernah terlihat oleh mata telanjang,” kata dia.

Baca Juga:  Berkonsep Forest City, Prabowo Sebut IKN Butuh Teknologi Canggih Cegah Kebakaran Hutan

Kehadiran data visual terbaru ini memicu optimisme tinggi bagi para garda depan konservasi yang beroperasi di tengah medan ekstrem. Program monitoring satwa rahasia ini terwujud berkat kolaborasi strategis Balai TNKM bersama PT Kayan Hydropower Nusantara (PT KHN).

“Setiap kegiatan di lapangan terbukti memberikan data penting bagi perlindungan satwa. Temuan ini diharapkan menjadi dasar kuat bagi pengambilan keputusan dan kebijakan pengelolaan kawasan konservasi di Kalimantan Utara ke depan,” kata Kepala Resor Mentarang Tubu, Mahfuat.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

hewan hutan kalimantan Kucing Merah
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Anak Krakatau Kembali Meletus, Sensor Seismograf Catat Getaran Erupsi 28 Detik

Kemarau Panjang Meluas: 72 Ribu Warga di 14 Kecamatan Purwakarta Kesulitan Air Bersih

Bansos

Jangan Terlewat! 6 Bansos Masih Cair September 2026, Cek PKH dan BPNT

Gunung Anak Krakatau

BMKG Pastikan Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Tak Lagi Capai Jakarta

Serentetan Erupsi 6 Gunung Api di Indonesia: Murni Kebetulan atau Ada Pemicu Tak Terduga?

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Bansos September 2026 Cair! Cek Jadwal PKH dan BPNT Tahap 3 Beserta Nominalnya

Terpopuler
  • Video Kasir Indomaret 7 Menit Viral, Waspada Link ‘Full’ Palsu
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Viral, Benarkah Videonya Ada?
  • Suara Mirip Bass Bergema dari Bandung Hingga Purwakarta, Dikaitkan Erupsi Anak Krakatau
  • Jangan Asal Klik! Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Viral Bisa Bawa Bahaya
  • FSP BPD SI Tolak Pengalihan Payroll ASN ke Himbara, Warning Risiko PHK dan Anjloknya Ekonomi Daerah
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.