Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Rekomendasi 15 Tempat Wisata Bandung Terpopuler untuk Mengisi Liburan Akhir Pekan

Minggu, 11 Oktober 2026 01:00 WIB

Aksi Mbappe ke Kelab Malam saat Cedera Bikin Fans Madrid Geram, Respon Menohok Mourinho Jadi Sorotan

Sabtu, 10 Oktober 2026 21:02 WIB

Jadwal Persib vs Dewa United: Kebugaran Thom Haye dkk Jadi Taruhan!

Sabtu, 10 Oktober 2026 20:56 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Rekomendasi 15 Tempat Wisata Bandung Terpopuler untuk Mengisi Liburan Akhir Pekan
  • Aksi Mbappe ke Kelab Malam saat Cedera Bikin Fans Madrid Geram, Respon Menohok Mourinho Jadi Sorotan
  • Jadwal Persib vs Dewa United: Kebugaran Thom Haye dkk Jadi Taruhan!
  • Efisiensi APBD Ancam Keselamatan Pesisir Jabar: Anggaran Mitigasi Tsunami Sangat Terbatas
  • Dua Anak Punk Hilang Misterius di Irigasi Johar Karawang Usai Terlibat Perkelahian
  • Bukan Ratu Biasa! Inilah Sosok Suthida, Permaisuri Thailand Pemegang Kendali Jet Tempur
  • Soroti Jasa Medis Cuma Rp20 Ribu, Anggota DPRD Jabar Sentil Pemprov Soal MoU 65 Rumah Sakit
  • Ini 5 Kabuptaen di Jawa Barat yang Masuk Zona Merah Tsunami Megathrust
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 11 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Penjaga Kos Diduga Diancam Terduga Pelaku Penyiksaan YTR, Polisi Buru Taufik Hidayat

By SusanaSelasa, 23 Juni 2026 14:43 WIB2 Mins Read
Tampang Taufik Hidayat, terduga penganiaya wanita di Bandung. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap seorang perempuan berinisial YTR terus berkembang. Penjaga kos bernama Resa (40), lokasi korban ditemukan, mengaku mendapat ancaman dari terduga pelaku bernama Taufik Hidayat.

Ancaman tersebut diduga dikirim melalui pesan kepada salah satu penghuni kos dan kemudian diteruskan kepada Resa.

Isi Pesan Bernada Ancaman

Dalam pesan yang beredar, pelaku diduga meluapkan kemarahan karena merasa dituduh melakukan penganiayaan tanpa bukti langsung. Ia bahkan menyebut memiliki dendam terhadap penjaga kos yang dianggap telah “memfitnah” dirinya.

“Bilangin ke si Esa (penjaga kos) saya dendam… saya udah siap sama pengacara,” demikian isi pesan tersebut.

Baca Juga:  DPRD Jabar Usul Aset Pemprov di Cicurug Disulap Jadi SMA Negeri Baru!

Dalam lanjutan pesan itu, pelaku juga diduga mengeluarkan ancaman serius yang menyasar keselamatan penjaga kos.

“Lihat aja selama dia ada di kosan terus ketemu sama saya, mati dia walaupun risikonya saya dipenjara… dendam saya seumur hidup,” tulis pesan tersebut.

Penjaga Kos Lapor Polisi

Merasa terancam, Resa kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. Laporan itu kini telah diterima dan tengah ditindaklanjuti oleh aparat.

Baca Juga:  Gerindra Prioritaskan Kader untuk Maju di Pilgub Jabar 2024

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Hendra Rochmawan, membenarkan adanya laporan terkait dugaan ancaman tersebut.

“Informasi seperti itu, karena yang bersangkutan saat ini berupaya menghilang dan melarikan diri,” ujarnya.

Korban Alami Luka Berat

Sementara itu, kasus utama dugaan penganiayaan terhadap YTR disebut sebagai peristiwa serius yang sangat memprihatinkan. Korban ditemukan dalam kondisi luka berat dengan sejumlah cedera di bagian tubuh, termasuk mata, kepala, wajah, dan kaki. Korban juga diduga mengalami penyiksaan dalam waktu lama sebelum ditemukan.

Polisi Buru Terduga Pelaku

Baca Juga:  Terungkap Alasan Taufik Hidayat Tega Sekap dan Aniaya Wanita di Bandung

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap Taufik Hidayat yang telah ditetapkan sebagai buronan. Polisi juga mendalami seluruh rangkaian kejadian, termasuk dugaan intimidasi terhadap saksi setelah kasus ini mencuat ke publik.

Foto terduga pelaku telah dirilis untuk membantu proses pencarian oleh aparat di lapangan.

Kasus ini menjadi perhatian serius aparat penegak hukum karena tidak hanya menyangkut dugaan penganiayaan berat, tetapi juga indikasi ancaman terhadap saksi. Penyidikan masih terus berjalan untuk mengungkap secara utuh kronologi kejadian.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Taufik Hidayat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ilustrasi tsunami

Efisiensi APBD Ancam Keselamatan Pesisir Jabar: Anggaran Mitigasi Tsunami Sangat Terbatas

Dua Anak Punk Hilang Misterius di Irigasi Johar Karawang Usai Terlibat Perkelahian

Soroti Jasa Medis Cuma Rp20 Ribu, Anggota DPRD Jabar Sentil Pemprov Soal MoU 65 Rumah Sakit

Ilustrasi tsunami

Ini 5 Kabuptaen di Jawa Barat yang Masuk Zona Merah Tsunami Megathrust

Tembus 33 Ribu Tanda Tangan, Petisi Online Tolak Penutupan Jalan Diponegoro Bandung Makin Masif

Wacana Sistem Tidak Naik Kelas Diberlakukan 2027, Guru dan Siswa Diimbau Siapkan Strategi Baru

Terpopuler
  • Jadwal dan Link Live Streaming Indonesia vs Thailand: Momentum Garuda Rebut Trofi di Rumah Sendiri
  • bank bjb syariah Perkuat Sinergi dengan Pemkab Cirebon, ASN Dapat Layanan Haji hingga Emas
  • Dari Kampus ke Gedung DPR RI, KPMJ Ilmu Komunikasi UIN Bandung Pelajari Dunia Keprotokolan dan Kehumasan
  • Megaproyek Pusat Data AI di Jatiluhur Purwakarta Ditahan BRIN, Ada Apa?
  • SEJARAH! Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Puasa Gelar 35 Tahun Berakhir
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.