Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Bisa Dapat Rp2,7 Juta! Ini Rincian Bansos PKH Tahap 4 2026 untuk 8 Kategori Penerima

Jumat, 30 Oktober 2026 11:45 WIB

Kualitas Udara Bandung Memburuk, Indeks AQI Sempat Capai Angka 167

Jumat, 30 Oktober 2026 11:23 WIB

Kemarau Belum Usai, Jawa Barat Justru Diintai Hujan Lebat dan Angin Kencang

Jumat, 30 Oktober 2026 11:12 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bisa Dapat Rp2,7 Juta! Ini Rincian Bansos PKH Tahap 4 2026 untuk 8 Kategori Penerima
  • Kualitas Udara Bandung Memburuk, Indeks AQI Sempat Capai Angka 167
  • Kemarau Belum Usai, Jawa Barat Justru Diintai Hujan Lebat dan Angin Kencang
  • Pengamat Nilai Transjabodetabek Blok M-Bandung Tak Efektif, Ini Alasannya
  • Jadwal Persib vs Isen Mulang Kalteng FC di Super League, Cek Harga Tiketnya
  • Wacana Transjabodetabek Blok M-Bandung, Dishub: Perlu Koordinasi Lintas Provinsi
  • Harga Emas Antam Anjlok Lagi! Hari Ini Dibanderol Rp 2.546.000 per Gram
  • Bansos Digital Meluncur 10 November? Luhut Targetkan 100 Juta Warga Terdaftar
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 30 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Penuhi Kebutuhan Air Bersih, BPBD Kota Cimahi Akan Pasang Toren Raksasa di Tiap Kelurahan

By Putra JuangJumat, 29 September 2023 13:11 WIB2 Mins Read
Toren Raksasa. (Foto: Ilustrasi/net)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cimahi berencana memasang toren raksasa di setiap kelurahan untuk cadangan kebutuhan air bersih warga di musim kemarau panjang.

Kepala BPBD Kota Cimahi, Fitriandy Kurniawan mengatakan, pemasangan toren itu nantinya akan dilakukan berdasarkan masukan dari pihak kelurahan. Nantinya, dari usulan yang masuk itu akan dilakukan assesment terlebih dahulu berdasarkan kebutuhan sebelum ditetapkan titiknya.

“Jadi sudah dipetakan nanti berdasarkan usulan dari kelurahan, kita assesment dulu. Setiap kelurahan ada yang satu, dan maksimal dua. Sifatnya nanti ada MCK komunal, pakai sumber air dari toren itu,” ucap Fitriandy, Jumat (29/9/2023).

Fitriandy mengatakan, toren yang akan dipasang nantinya memiliki kapasitas untuk menamping air bersih hingga 1.000 liter dan 5.000 liter air. Pemasangan titiknya nanti akan disesuaikan dengan kondisi di wilayah.

Baca Juga:  Laporan Warga Dago Elos Ditolak Polisi, Furqan AMC: Jangan Sampai Kepercayaan Rakyat Pupus

Ia menambahkan, toren baru untuk mengatasi krisis air bersih tersebut pihaknya menyiapkan anggaran sekitar Rp250 juta. Anggaran itu juga termasuk untuk droping air bersih ke wilayah yang mengalami kesuliran air bersih imbas musim kemarau panjang.

“Kita masih pakai anggaran yang ada untuk sementara ini, jadi belum mengakses BTT (biaya tak terduga),” ungkapnya.

Fitriandy mengatakan, pihaknya sudah mulai mendistribusikan air bersih bagi warga yang mengalami krisis air bersih. Distribusi dilakukan menggunakan mobil tangki ke daerah terdampak.

Baca Juga:  Layanan Digital Onboarding, bjb syariah Permudah Nasabah Buka Rekening via Online

“Jadi ada empat mobil tanki lebih dengan kapasitas 5.000 liter air yang akan kita kerahkan untuk bantuan air bersih,” imbuhnya.

Pengiriman air bersih tersebut akan dilakukan setiap hari, yang disesuaikan dengan kebutuhan warga. BPBD Kota Cimahi sudah bekerjasama dengan stakeholder terkait untuk penggunaan truk tanki yang ada di Kota Cimahi.

Selain itu, pihaknya juga sudah menjalin kerja sama dengan pihak-pihak tertentu untuk kebutuhan sumber air bersihnya.

“Itu punya kita, ada juga nanti dari DPKP dan pihak lainnya. Jadi kita kerja sama dengan stakeholder terkait,” sebutnya.

Fitriandy mengungkapkan, sebanyak 10.000 warga atau 2.000 kepala keluarga (KK) kini kesulitan untuk mendapatkan air bersih imbas kemarau panjang. Warga yang terdampak krisis air bersih itu tersebar di 15 kelurahan se-Kota Cimahi.

Baca Juga:  Catat, Hubungi 112 Bila Temukan Kabel Membahayakan di Kota Bandung

Kondisi tersebut membuat warga terdampak harus mencari air bersih ke berbagai sumber untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Mayoritas warga Kota Cimahi selama ini mengandalkan pasokan air bersih dari sumur bor dan perpipaan. Namun debitnya menyusut drastis.

“Yang terdampak perkiraan 10.000 jiwa atau sekitar 2.000 KK yang paling parah. Kalau yang sumur bor, air muka tanahnya turun, kemudian sedikit kotorm kalau yang dari pipa mulai berkurang,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

air bersih Featured Kota Cimahi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Bisa Dapat Rp2,7 Juta! Ini Rincian Bansos PKH Tahap 4 2026 untuk 8 Kategori Penerima

Kualitas Udara Bandung Memburuk, Indeks AQI Sempat Capai Angka 167

Kemarau Belum Usai, Jawa Barat Justru Diintai Hujan Lebat dan Angin Kencang

Pengamat Nilai Transjabodetabek Blok M-Bandung Tak Efektif, Ini Alasannya

Wacana Transjabodetabek Blok M-Bandung, Dishub: Perlu Koordinasi Lintas Provinsi

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos Digital Meluncur 10 November? Luhut Targetkan 100 Juta Warga Terdaftar

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.