Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bansos PKH dan BPNT November 2026 Belum Merata, Begini Cara Mengeceknya

Senin, 2 November 2026 06:00 WIB

Anti Berisik! 5 Kafe Tersembunyi di Bandung Ini Bikin Kerja Makin Fokus

Senin, 2 November 2026 03:00 WIB
Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Cuma Modal KTP! Begini Cara Cek Bansos PKH dan BPNT November 2026

Senin, 2 November 2026 01:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bansos PKH dan BPNT November 2026 Belum Merata, Begini Cara Mengeceknya
  • Anti Berisik! 5 Kafe Tersembunyi di Bandung Ini Bikin Kerja Makin Fokus
  • Cuma Modal KTP! Begini Cara Cek Bansos PKH dan BPNT November 2026
  • Sejarah Baru! Veda Ega Pratama Raih Hasil Terbaik di Moto3 Malaysia 2026
  • Laskar Prabowo 08 Jabar Rapatkan Barisan, Siap Perang Lawan Hoaks
  • Penantian 8 Tahun! dr. Gia Pratama Menangis Dengar Detak Jantung Calon Buah Hati
  • Menalo Brace, Klok Gol Indah! Persib Tempel Ketat Persija
  • Bisnis Live Pornografi Raup Rp 750 Juta, Polda Jabar Tangkap 2 Tersangka
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 2 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Perburuan Macan Tutul di Sanggabuana Terbongkar, Lima Orang Diciduk

By Aga GustianaSelasa, 27 Januari 2026 14:08 WIB2 Mins Read
Macan tutul tertangkap kamera trap di Pegunungan Sanggabuana. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kepolisian Daerah Jawa Barat mengamankan lima orang terduga pelaku perburuan liar di kawasan hutan Pegunungan Sanggabuana, Kabupaten Karawang. Penindakan ini dilakukan setelah beredarnya video seekor macan tutul jawa yang terlihat berjalan pincang akibat luka, dan menyita perhatian publik di media sosial.

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan menjelaskan bahwa kelima orang tersebut merupakan individu yang terekam dalam kamera jebak (camera trap) yang terpasang di area hutan. Usai video tersebut viral, aparat kepolisian langsung bergerak melakukan pendalaman hingga akhirnya melakukan penangkapan.

“Begitu informasi kami terima, penyelidikan langsung dilakukan. Tadi malam lima orang yang muncul dalam rekaman tersebut sudah kami amankan dan saat ini sedang menjalani proses hukum,” ujar Rudi, Selasa (27/1/2026).

Rudi menegaskan bahwa Polda Jabar menaruh perhatian serius terhadap upaya perlindungan satwa liar dan keberlangsungan ekosistem hutan di wilayahnya. Menurutnya, kasus ini menjadi pengingat pentingnya penegakan hukum terhadap segala bentuk aktivitas yang merusak alam.

Baca Juga:  Polda Jabar Imbau Bobotoh Rayakan Kemenangan Persib dengan Tertib, Hindari Vandalisme dan Provokasi

“Yang menjadi fokus kami bukan hanya penindakan, tetapi memastikan kelestarian hutan tetap terjaga dan tidak lagi ada gangguan terhadap ekosistem di dalamnya,” tegasnya.

Ia menambahkan, para terduga pelaku berpotensi dijerat dengan undang-undang terkait lingkungan hidup dan konservasi apabila terbukti melakukan perburuan satwa dilindungi.

Baca Juga:  Tahu Kondisi Rem Rusak dan Nekat Jalan, Sopir Bus Jadi Tersangka Kecelakaan Maut di Subang

Sebelumnya, publik dihebohkan oleh rekaman macan tutul jawa (Panthera pardus melas) yang terlihat pincang saat melintas di hutan Pegunungan Sanggabuana. Video tersebut diketahui berasal dari kamera trap milik Sanggabuana Conservation Foundation (SCF) yang dipasang di kawasan lereng timur Gunung Sanggabuana.

Pembina SCF, Bernard Triwinarta Wahyu Wiryanta, membenarkan keaslian rekaman tersebut. Ia menyebut data video diperoleh setelah timnya mengambil hasil pemantauan kamera yang telah terpasang selama beberapa bulan.

Baca Juga:  Langgar Kode Etik, Polda Jabar Pecat 28 Polisi Secara Tidak Hormat

“Rekaman itu kami temukan saat pengambilan data kamera trap. Kejadiannya diduga terjadi sekitar 5 Oktober 2025. Dalam rekaman lain, terlihat juga beberapa orang yang diduga pemburu melintas dan bahkan mencoba merusak kamera yang kami pasang,” ungkap Bernard.

Kasus ini kini terus dikembangkan oleh pihak kepolisian guna mengungkap dugaan praktik perburuan liar yang mengancam keberadaan satwa langka di Pegunungan Sanggabuana.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Karawang Polda Jabar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bansos PKH dan BPNT November 2026 Belum Merata, Begini Cara Mengeceknya

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Cuma Modal KTP! Begini Cara Cek Bansos PKH dan BPNT November 2026

Laskar Prabowo 08 Jabar Rapatkan Barisan, Siap Perang Lawan Hoaks

Ilustrasi video syur

Bisnis Live Pornografi Raup Rp 750 Juta, Polda Jabar Tangkap 2 Tersangka

Diduga Mabuk, Pemotor 15 Tahun Hilang Kendali di Jalan AH Nasution

Diduga Microsleep! Brio Seruduk 3 Kendaraan di Depan UIN Bandung

Terpopuler
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
  • KHW 400 OTW Layar Lebar? Heboh Rumah Produksi Daftarkan Judul Film Mirip Konten Nadia Omara!
  • Diduga Microsleep! Brio Seruduk 3 Kendaraan di Depan UIN Bandung
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.