Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Aplikasi Mentah Dipaksakan, P3I Desak Pansus DPRD Jabar Investigasi Total Kekacauan Masif PCMB 2026

Senin, 15 Juni 2026 14:20 WIB

Merasa Ditipu Janji Manis Asuransi, Mantan Pangdam Ngamuk Saldo Rp520 Juta Terjun Bebas Jadi Rp263 Juta

Senin, 15 Juni 2026 14:09 WIB

P3I Bongkar Bobroknya Sistem PCMB 2026 Jabar, Dituding Diskriminatif ke Siswa Miskin

Senin, 15 Juni 2026 13:42 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Aplikasi Mentah Dipaksakan, P3I Desak Pansus DPRD Jabar Investigasi Total Kekacauan Masif PCMB 2026
  • Merasa Ditipu Janji Manis Asuransi, Mantan Pangdam Ngamuk Saldo Rp520 Juta Terjun Bebas Jadi Rp263 Juta
  • P3I Bongkar Bobroknya Sistem PCMB 2026 Jabar, Dituding Diskriminatif ke Siswa Miskin
  • Sengkarut PCMB 2026 Jabar: P3I Laporkan Dugaan Maladministrasi Disdik ke Ombudsman
  • Eks Striker Persib Rasakan Kerasnya Piala Dunia, Curacao Dibantai Jerman 7 Gol
  • Harga Emas Antam 15 Juni 2026 Meroket, Cek Daftar Lengkapnya Sebelum Beli
  • Alwi Farhan Menggila! Wakil China Dibantai, Indonesia Juara Australian Open 2026
  • Bandung Kembali Bergejolak! Mahasiswa Kepung DPRD Jabar Bawa Tuntutan Ekonomi dan Pendidikan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 15 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Perburuan Macan Tutul di Sanggabuana Terbongkar, Lima Orang Diciduk

By Aga GustianaSelasa, 27 Januari 2026 14:08 WIB2 Mins Read
Macan tutul tertangkap kamera trap di Pegunungan Sanggabuana. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kepolisian Daerah Jawa Barat mengamankan lima orang terduga pelaku perburuan liar di kawasan hutan Pegunungan Sanggabuana, Kabupaten Karawang. Penindakan ini dilakukan setelah beredarnya video seekor macan tutul jawa yang terlihat berjalan pincang akibat luka, dan menyita perhatian publik di media sosial.

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan menjelaskan bahwa kelima orang tersebut merupakan individu yang terekam dalam kamera jebak (camera trap) yang terpasang di area hutan. Usai video tersebut viral, aparat kepolisian langsung bergerak melakukan pendalaman hingga akhirnya melakukan penangkapan.

“Begitu informasi kami terima, penyelidikan langsung dilakukan. Tadi malam lima orang yang muncul dalam rekaman tersebut sudah kami amankan dan saat ini sedang menjalani proses hukum,” ujar Rudi, Selasa (27/1/2026).

Rudi menegaskan bahwa Polda Jabar menaruh perhatian serius terhadap upaya perlindungan satwa liar dan keberlangsungan ekosistem hutan di wilayahnya. Menurutnya, kasus ini menjadi pengingat pentingnya penegakan hukum terhadap segala bentuk aktivitas yang merusak alam.

Baca Juga:  Jejak Manaf Zubaidi, Pensiunan Jaksa yang Ngamuk ke Dedi Mulyadi Usai Bisnis Ilegal Digusur

“Yang menjadi fokus kami bukan hanya penindakan, tetapi memastikan kelestarian hutan tetap terjaga dan tidak lagi ada gangguan terhadap ekosistem di dalamnya,” tegasnya.

Ia menambahkan, para terduga pelaku berpotensi dijerat dengan undang-undang terkait lingkungan hidup dan konservasi apabila terbukti melakukan perburuan satwa dilindungi.

Baca Juga:  Jaringan Judi Online Kamboja Dibongkar, Polres Cianjur Buru Mahasiswi Asal Banten

Sebelumnya, publik dihebohkan oleh rekaman macan tutul jawa (Panthera pardus melas) yang terlihat pincang saat melintas di hutan Pegunungan Sanggabuana. Video tersebut diketahui berasal dari kamera trap milik Sanggabuana Conservation Foundation (SCF) yang dipasang di kawasan lereng timur Gunung Sanggabuana.

Pembina SCF, Bernard Triwinarta Wahyu Wiryanta, membenarkan keaslian rekaman tersebut. Ia menyebut data video diperoleh setelah timnya mengambil hasil pemantauan kamera yang telah terpasang selama beberapa bulan.

Baca Juga:  Operasi Patuh Lodaya 2026 Mendadak Ditunda, Ini Penjelasan Resmi Polrestabes Bandung

“Rekaman itu kami temukan saat pengambilan data kamera trap. Kejadiannya diduga terjadi sekitar 5 Oktober 2025. Dalam rekaman lain, terlihat juga beberapa orang yang diduga pemburu melintas dan bahkan mencoba merusak kamera yang kami pasang,” ungkap Bernard.

Kasus ini kini terus dikembangkan oleh pihak kepolisian guna mengungkap dugaan praktik perburuan liar yang mengancam keberadaan satwa langka di Pegunungan Sanggabuana.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Karawang konservasi hutan macan tutul jawa perburuan liar Polda Jabar Sanggabuana Satwa Dilindungi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Aplikasi Mentah Dipaksakan, P3I Desak Pansus DPRD Jabar Investigasi Total Kekacauan Masif PCMB 2026

Merasa Ditipu Janji Manis Asuransi, Mantan Pangdam Ngamuk Saldo Rp520 Juta Terjun Bebas Jadi Rp263 Juta

P3I Bongkar Bobroknya Sistem PCMB 2026 Jabar, Dituding Diskriminatif ke Siswa Miskin

Sengkarut PCMB 2026 Jabar: P3I Laporkan Dugaan Maladministrasi Disdik ke Ombudsman

Bandung Kembali Bergejolak! Mahasiswa Kepung DPRD Jabar Bawa Tuntutan Ekonomi dan Pendidikan

Waspada Macet! Gelombang Demo Mahasiswa Kepung Jakarta Hari Ini, Cek Titik Lokasi dan Jalur Alternatif

Terpopuler
  • Viral! Link Video Full Durasi Cut Salwa Ramai Diburu Netizen, Apa Isinya?
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Dari Buku ‘Broken Strings’ Sampai Urusan Istri: Mengapa Eza Gionino dan Robby Tremonti Mendadak Panas?
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
  • Link Asli Video Cut Salwa di Hotel Diburu Warganet, Apa Isinya?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.