Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kakang Rudianto Ungkap Sosok di Balik Perkembangannya di Persib

Senin, 2 November 2026 14:03 WIB

Tiwi/Fadia Taklukkan Wakil Taiwan, Gelar HYLO Open 2026 Jadi Milik Indonesia

Senin, 2 November 2026 13:37 WIB
Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Apakah Namamu Terdaftar? Cek Penerima Bansos November 2026 di Sini

Senin, 2 November 2026 13:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kakang Rudianto Ungkap Sosok di Balik Perkembangannya di Persib
  • Tiwi/Fadia Taklukkan Wakil Taiwan, Gelar HYLO Open 2026 Jadi Milik Indonesia
  • Apakah Namamu Terdaftar? Cek Penerima Bansos November 2026 di Sini
  • Persib Gilas Isenmulang 4-0, Runje: Mental Pemain Luar Biasa!
  • Panik Didatangi Polisi, Tiga Pemuda Bersajam di Karasak Bandung Tak Berkutik
  • Cuma Butuh Hasil Seri di Australia! Ini Skenario Mulus Persib Melenggang ke 16 Besar ACL 2
  • Jadwal Padat Persib, Bobotoh Soroti Risiko Cedera dan Pentingnya Recovery
  • Awal November, BMKG Prediksi Hujan Sedang hingga Lebat di Sejumlah Wilayah Jabar
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 2 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Operasi Patuh Lodaya 2026 Mendadak Ditunda, Ini Penjelasan Resmi Polrestabes Bandung

By SusanaSenin, 8 Juni 2026 09:54 WIB3 Mins Read
Ilustrasi Operasi Patuh Lodaya. (ANTARA FOTO/FAUZAN)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pelaksanaan Operasi Patuh Lodaya 2026 di wilayah Jawa Barat mengalami perubahan mendadak. Operasi lalu lintas yang sebelumnya dijadwalkan berlangsung mulai 8 hingga 21 Juni 2026 resmi ditunda hingga waktu yang belum ditentukan.

Informasi penundaan tersebut diumumkan melalui akun Instagram resmi Satlantas Polrestabes Bandung pada Senin (8/6/2026). Dalam keterangannya, kepolisian menyebut keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan situasi dan kondisi terkini.

“Sobat Bandung, sehubungan dengan situasi dan kondisi terkini, pelaksanaan Operasi Patuh Lodaya 2026 di wilayah hukum Kota Bandung DITUNDA hingga waktu yang akan ditentukan kemudian,” tulis akun Instagram @tmcpolrestabesbandung.

Meski operasi ditunda, kepolisian menegaskan bahwa masyarakat tetap harus mematuhi aturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan selama berkendara.

“Tetap patuhi peraturan yang berlaku, lengkapi surat-surat kendaraan, gunakan perlengkapan keselamatan, serta jadikan keselamatan sebagai kebutuhan dalam setiap perjalanan,” lanjut keterangan tersebut.

Polrestabes Bandung juga mengingatkan bahwa budaya tertib berlalu lintas tidak hanya dilakukan saat ada operasi kepolisian, melainkan menjadi tanggung jawab bersama demi menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.

Baca Juga:  Culik dan Aniaya Pemuda Gegara Gadai Motor di Bandung, Pelaku Dijerat Pasal Berlapis

Hingga kini, belum ada penjelasan rinci terkait alasan penundaan maupun jadwal terbaru pelaksanaan Operasi Patuh Lodaya 2026. Kepolisian menyatakan informasi lanjutan akan diumumkan melalui kanal resmi Polri dan Satlantas Polrestabes Bandung.

Pengawasan Lalu Lintas Tetap Berjalan

Meski Operasi Patuh Lodaya 2026 ditunda, pengawasan dan penegakan hukum di jalan raya tetap berlangsung seperti biasa melalui patroli rutin dan pengawasan lalu lintas.

Sebelumnya, Polda Jawa Barat telah mengagendakan operasi tersebut berlangsung serentak di seluruh wilayah hukum Jawa Barat mulai 8 hingga 21 Juni 2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas sekaligus menekan angka pelanggaran dan kecelakaan.

Direktur Lalu Lintas Polda Jabar, Kombes Pol Raydian Kokrosono, menjelaskan bahwa pelaksanaan operasi tahun ini semakin mengedepankan pemanfaatan teknologi melalui sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).

Baca Juga:  Pemuda yang Viral Palak Toko Kelontong Pakai Golok Menyerahkan Diri

“Dengan sistem berbasis teknologi ini, kami berharap pelayanan ke masyarakat semakin optimal, mengurangi potensi pelanggaran maupun penyimpangan, dan meningkatkan kepercayaan publik pada kinerja Polri khususnya fungsi lalu lintas. Tapi, dalam pelaksanaannya masih ada beberapa kendala yang perlu transformasi lewat sistem ETLE,” kata Raydian, Minggu (7/6/2026).

Menurutnya, Operasi Patuh Lodaya merupakan bagian dari operasi Harkamtibmas bidang lalu lintas yang berfokus pada terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).

“Operasi Lodaya 2026 mengutamakan pendekatan edukatif dan humanis ke masyarakat. Kami melakukan langkah preemtif, preventif, dan represif,” ujarnya.

11 Pelanggaran yang Jadi Sasaran ETLE

Dalam pelaksanaannya, sistem ETLE akan memprioritaskan penindakan terhadap sejumlah pelanggaran yang dinilai berpotensi tinggi menyebabkan kecelakaan lalu lintas.

Berikut 11 jenis pelanggaran yang menjadi sasaran utama:

  1. Tidak menggunakan sabuk pengaman (seatbelt).
  2. Menggunakan telepon seluler saat berkendara.
  3. Melanggar marka atau rambu lalu lintas.
  4. Menerobos lampu merah.
  5. Melebihi batas kecepatan.
  6. Berkendara melawan arus.
  7. Tidak menggunakan helm bagi pengendara maupun penumpang sepeda motor.
  8. Berboncengan melebihi ketentuan.
  9. Kendaraan tanpa pelat nomor atau pelat tidak sesuai aturan.
  10. Menerobos jalur khusus seperti busway.
  11. Parkir di tempat yang dilarang, termasuk di trotoar.
Baca Juga:  Diduga Parkir Sembarangan, Truk Picu Kecelakaan Maut di Bandung

Polda Jabar menilai pelanggaran tersebut memiliki risiko tinggi memicu kecelakaan sehingga menjadi fokus pengawasan berbasis elektronik.

Pelanggaran yang Tetap Ditindak Langsung

Selain melalui ETLE, petugas juga akan melakukan penindakan langsung atau Non-ETLE terhadap pelanggaran yang terlihat secara kasat mata di lapangan.

Sasaran utama penindakan Non-ETLE meliputi:

  • Berkendara melawan arus.
  • Kendaraan tanpa pelat nomor atau pelat tidak sesuai ketentuan.
  • Penggunaan knalpot brong atau knalpot bising.
  • Kendaraan yang tidak memenuhi spesifikasi teknis.

Masyarakat diimbau tetap mematuhi seluruh aturan lalu lintas meskipun Operasi Patuh Lodaya 2026 belum dilaksanakan. Kepatuhan berkendara dinilai menjadi kunci utama dalam menekan angka kecelakaan dan menciptakan keselamatan bersama di jalan raya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

berita bandung Polda Jabar Polrestabes Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Apakah Namamu Terdaftar? Cek Penerima Bansos November 2026 di Sini

Panik Didatangi Polisi, Tiga Pemuda Bersajam di Karasak Bandung Tak Berkutik

Awal November, BMKG Prediksi Hujan Sedang hingga Lebat di Sejumlah Wilayah Jabar

Viral Video Pasien Diduga Ditelantarkan di Puskesmas Majalengka, Kadinskes Buka Suara

Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat

Ancaman Musim Hujan di Cimahi, Dari Puting Beliung Hingga Potensi Pergerakan Tanah

Terpopuler
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
  • KHW 400 OTW Layar Lebar? Heboh Rumah Produksi Daftarkan Judul Film Mirip Konten Nadia Omara!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.