Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Ikut Diperiksa Polisi, Keanu Agl Malah Gandeng Anggota DPR RI di Kasus Hanania Travel! Ada Apa?

Rabu, 10 Juni 2026 14:07 WIB

Siasat Warga Bandung Hadapi Lonjakan Harga Pertamax: Tak Lagi Full Tank hingga Rela Potong Uang Jajan

Rabu, 10 Juni 2026 13:56 WIB

Setop Bawa Rivalitas Klub ke Timnas! Pesan Mendalam Rizky Ridho Usai Insiden Beckham Putra

Rabu, 10 Juni 2026 13:51 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Ikut Diperiksa Polisi, Keanu Agl Malah Gandeng Anggota DPR RI di Kasus Hanania Travel! Ada Apa?
  • Siasat Warga Bandung Hadapi Lonjakan Harga Pertamax: Tak Lagi Full Tank hingga Rela Potong Uang Jajan
  • Setop Bawa Rivalitas Klub ke Timnas! Pesan Mendalam Rizky Ridho Usai Insiden Beckham Putra
  • Viral! Daftar Nama yang Diserahkan Sony Sonjaya ke Kejagung Terkait Kasus BGN, Siapa Saja?
  • Korea Selatan vs Republik Ceko: Siapa yang Akan Mengawali Turnamen dengan Kemenangan?
  • Publik Pertanyakan Keaslian Insiden Ricuh Eza Gionino vs Roby Tremonti
  • Dari Teror di Hotel hingga Ribut di Tribun GBK: Rangkaian Intimidasi yang Menimpa Beckham Putra
  • Viral Video Cut Salwa di Hotel, Warganet Cari Link Telegram Asli ‘No Sensor’
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 10 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Peringati Harkitnas, Rafael Situmorang Ajak Generasi Muda Pertajam Nurani Lewat Advokasi Sosial

By Putra JuangJumat, 22 Mei 2026 07:24 WIB2 Mins Read
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Rafael Situmorang. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas), Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Rafael Situmorang, menghadiri seminar bertajuk “Generasi Muda: Obor Perjuangan, Bukan Api Kerusuhan” di Gedung Indonesia Menggugat, Kamis (21/5/2026).

Dalam acara tersebut, Rafael mengajak generasi muda untuk menjadi agen perubahan yang cerdas dan memiliki keberpihakan nyata kepada masyarakat bawah.

Menurut Rafael, pemuda masa kini harus membekali diri dengan kemampuan berpikir kritis agar mampu membaca situasi sosial dan ekonomi secara objektif.

“Dalam konteks hari ini, kita harus punya pisau analisa. Mana yang kira-kira benar, mana yang tidak. Dengan pisau analisa itu, kita baru bisa menyusun strategi bagaimana cara berjuang,” ucap legislator dari Fraksi PDI Perjuangan tersebut.

Baca Juga:  RAPBD Jabar 2026 Diperketat, DPRD Pastikan Program Prioritas Tetap Jalan

Angkat Topi untuk Militansi Pemuda Pengawal Isu Sosial

Di hadapan para peserta seminar, Rafael secara terbuka menyampaikan rasa hormat dan kekagumannya kepada kelompok anak muda yang memilih jalan “tidak biasa”. Di saat mayoritas anak muda mencari zona nyaman, masih ada segelintir pemuda yang rela terjun langsung mengadvokasi kasus-kasus struktural seperti penggusuran lahan dan eksploitasi sumber daya alam (SDA) yang merusak.

Ia mengakui bahwa jalan yang dipilih para aktivis muda ini penuh dengan risiko besar, mulai dari intimidasi hingga kriminalisasi.

“Banyak orang mencari dunia nyaman, ingin jadi ‘manusia normal’ saja, punya pacar, main, jalani hidup biasa. Bagi sebagian orang, mereka yang mengadvokasi masyarakat, live-in berbulan-bulan di desa, itu dianggap tidak normal. Risikonya besar, bisa ditewak ku (ditangkap) polisi, dihadapkan dengan ormas, hingga diberi labeling negatif,” ungkap Rafael.

Baca Juga:  PMII Jabar 'Todong' DPRD: Bawa 36 Isu Krusial hingga Tuntut Dialog Langsung dengan Dedi Mulyadi

Ia menambahkan, militansi anak muda di berbagai daerah seperti di Sulawesi dan Jawa Tengah dalam mengawal isu lingkungan dan agraria patut diacungi jempol. Rafael bahkan merendah dan membandingkan pengalamannya di masa muda yang tidak semilitan aktivis hari ini.

“Dulu waktu muda saya pernah ikut live-in di Agrabinta, Cianjur. Tapi tidak semilitan mereka, paling tiga hari saya sudah pulang. Makanya, saya betul-betul angkat topi untuk anak-anak muda sekarang yang masih konsisten berjuang,” tambahnya.

Baca Juga:  PPP Jabar Sambut Positif Satgas Pesantren, Fokus Benahi Infrastruktur Pendidikan Islam

Advokasi sebagai Sarana Menajamkan Nurani

Di akhir pemaparannya, Rafael menekankan bahwa keterlibatan anak muda dalam aksi-aksi advokasi bukan sekadar tentang perlawanan, melainkan sebuah proses penempaan diri yang sangat berharga.

Melalui interaksi langsung dengan masyarakat yang tertindas, kepekaan sosial dan moral generasi muda akan terbentuk menjadi lebih solid.

“Kalau kita mau berjuang, aksi-aksi advokasi itu bisa melatih kita untuk berpihak. Minimal, hal itu akan menajamkan hati nurani kita untuk bisa melihat dengan jelas, mana yang benar dan mana yang salah,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

DPRD Jabar Hari Kebangkitan Nasional Harkitnas Rafael Situmorang
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Siasat Warga Bandung Hadapi Lonjakan Harga Pertamax: Tak Lagi Full Tank hingga Rela Potong Uang Jajan

Viral! Daftar Nama yang Diserahkan Sony Sonjaya ke Kejagung Terkait Kasus BGN, Siapa Saja?

Raffi Ahmad Terseret Kasus Blueray Cargo, KPK Ungkap Fakta Sebenarnya

Buntut Kisruh Aplikasi PCMB, Kepala UPTD Tikomdik Disdik Jabar Dicopot

Video Viral THM Karawang Berbuntut Panjang, TNM Disegel dan Tiga Orang Jadi Tersangka

PKH Juni 2026 Cair Kapan? Ini Jadwal Lengkap, Nominal, dan Cara Ceknya!

Terpopuler
  • Video Cut Salwa Ramai Dicari di TikTok dan X, Ini Fakta yang Sebenarnya
  • Geger! Link Video Cut Salwa ‘No Sensor’ Viral Ramai Dicari Warganet
  • Dari Buku ‘Broken Strings’ Sampai Urusan Istri: Mengapa Eza Gionino dan Robby Tremonti Mendadak Panas?
  • Viral di TikTok, Video Cut Salwa Jadi Perbincangan Publik, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
  • Link Full Video Cut Salwa Jadi Buruan Netizen, Benarkah Ada Rekaman Asli?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.