Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Misteri Kematian Satpam Waduk Jatiluhur Terkuak? Diduga Tewas sebelum Dibuang

Rabu, 29 Juli 2026 19:39 WIB

Belum Debut Tapi Sudah Jatuh Hati, Mariano Peralta Ungkap Pengalaman Pertama Bersama Persib

Rabu, 29 Juli 2026 19:11 WIB

Presiden Prabowo Lantik 1.204 Pamong Praja Muda IPDN: Ingatkan Pentingnya Integritas dan Keberpihakan pada Rakyat

Rabu, 29 Juli 2026 18:39 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Misteri Kematian Satpam Waduk Jatiluhur Terkuak? Diduga Tewas sebelum Dibuang
  • Belum Debut Tapi Sudah Jatuh Hati, Mariano Peralta Ungkap Pengalaman Pertama Bersama Persib
  • Presiden Prabowo Lantik 1.204 Pamong Praja Muda IPDN: Ingatkan Pentingnya Integritas dan Keberpihakan pada Rakyat
  • Bukan Cuma Sekali Bikin Ulah! Rekam Jejak Kontroversial Lurah Syerly yang Kini Diperiksa Inspektorat
  • Garuda Siap Tempur! Indonesia Dapat Grup Panas Hadapi Malaysia hingga India di FIFA ASEAN Cup 2026
  • Geger Penemuan Jasad Bayi Membusuk di Perkebunan Kuningan
  • Update Penyaluran BLT Kesra Rp900.000 Juli 2026: Status Terbaru dan Klarifikasi Pemerintah
  • Teras Cihampelas Resmi Diserahkan ke Pemprov Jabar, Oktober Ditargetkan Sudah Bersih
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 29 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Perjuangkan Diskresi, Rafael Situmorang Pastikan Warga Kategori Desil 6 Jabar Bisa Dapat PIP

By Putra JuangRabu, 20 Mei 2026 15:10 WIB2 Mins Read
Anggota DPRD Jabar, Rafael Situmorang. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id — Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Rafael Situmorang, mengungkapkan adanya langkah diskresi penting dalam penyaluran Program Indonesia Pintar (PIP) di Jawa Barat. Kebijakan ini diambil demi mengakomodasi warga yang terdampak akibat tidak validnya pendataan ekonomi di lapangan.

Rafael menjelaskan bahwa secara aturan baku, bantuan pendidikan PIP seharusnya hanya menyasar masyarakat yang masuk dalam kategori desil 1 hingga desil 5 (tingkat kesejahteraan terendah). Namun, fakta di lapangan menunjukkan banyak warga kurang mampu yang justru terlempar ke kategori desil 6.

“Harusnya yang berhak itu desil 1 sampai desil 5. Tapi karena seringkali pendataan tidak valid, akhirnya kami mengajukan diri untuk diskresi. Kami membuat berita acara meminta supaya desil 6 pun berhak mendapatkan (PIP),” ucap Rafael di hadapan para orang tua murid di Cimahi, Senin (18/5/2026).

Langkah diskresi ini diambil agar anak-anak dari keluarga yang sejatinya membutuhkan bantuan tetap bisa melanjutkan sekolah dan tidak putus di tengah jalan akibat kesalahan administrasi data pendapatan.

Prediksi Pencairan Akhir Mei atau Awal Juni

Bagi para orang tua yang masuk dalam daftar penerima, legislator PDI Perjuangan ini memberikan bocoran mengenai estimasi waktu pencairan dana PIP.

Estimasi Waktu: Dana bantuan diprediksi cair sekitar akhir Mei atau awal Juni.

Alur Pencairan: Setelah program resmi diluncurkan, orang tua diminta mendatangi sekolah masing-masing untuk mengambil surat rekomendasi, kemudian melakukan pembukaan/aktivasi rekening di bank yang ditunjuk untuk mencairkan dana.

Ia kembali mewanti-wanti agar dana yang cair nantinya digunakan murni untuk keperluan sekolah anak, bukan untuk kebutuhan konsumtif lainnya. “Jangan untuk kepentingan yang lain ya, sepakat?” tegasnya yang langsung disetujui oleh para orang tua.

Buka Ruang Dialog Terbuka dengan Warga

Selain memaparkan teknis pencairan program PIP, Rafael juga membuka ruang tanya jawab secara langsung dengan warga sebelum dirinya memaparkan sejumlah program kerja dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat lainnya.

Langkah ini dilakukan agar para orang tua murid mendapatkan informasi yang klir langsung dari sumbernya dan menghindari kesimpangsiuran informasi terkait bantuan pendidikan tersebut.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Cimahi DPRD Jabar PIP Rafael Situmorang
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Misteri Kematian Satpam Waduk Jatiluhur Terkuak? Diduga Tewas sebelum Dibuang

Presiden Prabowo Lantik 1.204 Pamong Praja Muda IPDN: Ingatkan Pentingnya Integritas dan Keberpihakan pada Rakyat

Bukan Cuma Sekali Bikin Ulah! Rekam Jejak Kontroversial Lurah Syerly yang Kini Diperiksa Inspektorat

Geger Penemuan Jasad Bayi Membusuk di Perkebunan Kuningan

Teras Cihampelas Resmi Diserahkan ke Pemprov Jabar, Oktober Ditargetkan Sudah Bersih

Babak Baru Kasus Taufik Hidayat, Kejati Jabar Ungkap Alasan Berkas Belum Bisa Dilanjutkan

Terpopuler
  • Korps Alumni KNPI Jabar Bentuk Badan Advokasi untuk Kawal Tata Kelola Pemerintahan dan Cegah Korupsi
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Bali Is Not Your Home! Viral WNA Gelar Event Lari Ekslusif, Warga Lokal Dilarang Ikut?
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.