Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bocoran 26 Skuad Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Rizky Ridho Dicoret, Kiper Utama Berubah Total!

Selasa, 18 Agustus 2026 13:03 WIB

Keluargamu Masuk Kelompok Mana? Cek Peringkat Desil 1–10 Online untuk Tahu Peluang Dapat Bansos

Selasa, 18 Agustus 2026 12:54 WIB

Gelar PANggung Rakyat di Cikalongwetan, Jeje Ritchie Ismail Puji Antusiasme Warga KBB

Selasa, 18 Agustus 2026 12:44 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bocoran 26 Skuad Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Rizky Ridho Dicoret, Kiper Utama Berubah Total!
  • Keluargamu Masuk Kelompok Mana? Cek Peringkat Desil 1–10 Online untuk Tahu Peluang Dapat Bansos
  • Gelar PANggung Rakyat di Cikalongwetan, Jeje Ritchie Ismail Puji Antusiasme Warga KBB
  • Kode Redeem FF Hari Ini 18 Agustus 2026: 8 Kode Terbaru, Cek Sebelum Kehabisan!
  • Kobarkan Jiwa Nasionalisme di Pesantren, Cucun Syamsurijal Ajak Para Santri Jadi Garda Depan Kedaulatan NKRI
  • Lewat Parade Kemerdekaan di Kabupaten Bandung, Generasi Muda Diajak Kenali Sejarah dan Budaya Sunda
  • Persib Bandung Kelebihan Pemain Asing Jelang Super League, Igor Tolic Tegaskan Hal Ini
  • Bukan Sekadar Laga Persahabatan, Ini Misi Rahasia Persib Hadapi Bali United
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 18 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pesan Krusial Dedi Mulyadi untuk SPMB 2025: Prioritaskan Keluarga Kurang Mampu!

By Aga GustianaMinggu, 13 April 2025 18:54 WIB2 Mins Read
Dedi Mulyadi
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Foto: Rafki Razif/bukamata.id)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jawa Barat, Deden Saepul Hidayat, menyampaikan arahan tegas dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, terkait pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2025.

Penekanan ini disampaikan dalam acara “Uji Publik Eksternal Peraturan Gubernur tentang Petunjuk Teknis dan Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru 2025” di Bandung.

Deden mengungkapkan tiga pesan utama yang ditekankan oleh Gubernur Dedi Mulyadi untuk SPMB mendatang. Pertama, Gubernur menginginkan proses penerimaan siswa baru tahun ini berjalan kondusif dan bebas dari kegaduhan yang meresahkan masyarakat.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Terbuka Terhadap Kritik: Sahabat yang Baik adalah yang Mengingatkan

Pesan krusial kedua adalah tidak boleh ada satupun anak di Jawa Barat yang terhambat mengenyam pendidikan akibat sistem SPMB. Gubernur Dedi ingin memastikan setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk bersekolah.

Lebih lanjut, perhatian khusus juga diberikan Gubernur kepada calon peserta didik yang berasal dari keluarga kurang mampu. Dedi Mulyadi meminta agar kelompok siswa ini menjadi prioritas dalam sistem penerimaan.

“Khusus domisili, Gubernur berharap anak-anak di (wilayah) sekolah itu harus diterima,” tegas Deden, mengutip pesan Gubernur terkait pentingnya mengakomodir siswa di sekitar sekolah, seperti yang dilansir dari unggahan Instagram @disdikjabar.

Untuk mewujudkan ketiga pesan penting tersebut, Deden mengajak seluruh pihak terkait untuk memberikan dukungan penuh. Pihaknya saat ini juga tengah aktif mencari berbagai inovasi untuk menyempurnakan sistem SPMB.

Baca Juga: Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi Dikritik: Sibuk Ngonten, Minim Kebijakan Nyata

“Ini menjadi tanggung jawab kita semua untuk menyosialisasikannya dan berkomitmen dengan pergub tersebut,” tandasnya.

Selain tiga pesan utama dari Gubernur, Deden juga berharap agar pelaksanaan SPMB tahun 2025 berlangsung secara transparan, terbuka, akuntabel, dan terbebas dari segala bentuk tekanan yang dapat menciderai proses seleksi.

“Mari kita buktikan bahwa kepemimpinan kolektif bisa menghasilkan pelayanan terbaik,” ajaknya, menekankan pentingnya kolaborasi dalam menyukseskan SPMB.

Sebagai informasi tambahan, Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) kini bertransformasi menjadi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB). Pada SPMB 2025, terdapat empat jalur yang dapat ditempuh calon siswa, yaitu jalur domisili (menggantikan zonasi), afirmasi (untuk keluarga tidak mampu dan disabilitas), prestasi (berdasarkan capaian akademik dan non-akademik), dan mutasi (untuk siswa pindah domisili karena tugas orang tua atau anak guru).

Dengan penekanan pada kondusifitas, pemerataan akses pendidikan, dan keberpihakan pada keluarga kurang mampu, SPMB 2025 diharapkan dapat menjadi sistem penerimaan siswa baru yang lebih adil dan merata di seluruh Jawa Barat.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi gubernur jawa barat SPMB
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Gelar PANggung Rakyat di Cikalongwetan, Jeje Ritchie Ismail Puji Antusiasme Warga KBB

Kobarkan Jiwa Nasionalisme di Pesantren, Cucun Syamsurijal Ajak Para Santri Jadi Garda Depan Kedaulatan NKRI

Lewat Parade Kemerdekaan di Kabupaten Bandung, Generasi Muda Diajak Kenali Sejarah dan Budaya Sunda

Pemkot Bandung Selidiki Pohon Dikuliti di Jalan Pahlawan, Pengawasan Diperketat

Bukan di Film! Kisah ‘Superman’ Palangka Raya yang Lawan Karhutla Sepulang Sekolah

Geger Karnaval HUT RI di Cicalengka Berujung Ricuh, Kapolsek dan Danramil Jadi Korban

Terpopuler
  • Auto Resign Massal? Rahasia Gaji Pengupas Bawang Rp700 Ribu per Kg yang Bikin Heboh Indonesia!
  • Mengenal Susanah, Ibu Pengupas Bawang Asal Bogor yang Disebut Prabowo Diupah Rp700 Ribu per Kg
  • BPRS HIK Parahyangan Akui Hadapi Penyesuaian Likuiditas, Dana Deposito Tetap Jadi Kewajiban
  • Kode Redeem ML 14 Agustus 2026 Terbaru, Ada Diamond dan Skin Gratis Hari Ini
  • Jelang HUT RI ke-81, Warga Cikutra Bikin Terowongan Merah Putih Sepanjang 180 Meter
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.