Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Tanjung Verde, Ujian Berat sang Juara Bertahan Redam Kejutan ‘Hiu Biru’

Jumat, 3 Juli 2026 16:38 WIB
Pencabulan

Dugaan Kasus Rudapaksa di Sapan Bandung, Korban Masih Jalani Pemulihan Trauma

Jumat, 3 Juli 2026 16:38 WIB

Wacana Provinsi Sunda Menguat, DPRD Jabar Sepakati Pembahasan Resmi

Jumat, 3 Juli 2026 16:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Tanjung Verde, Ujian Berat sang Juara Bertahan Redam Kejutan ‘Hiu Biru’
  • Dugaan Kasus Rudapaksa di Sapan Bandung, Korban Masih Jalani Pemulihan Trauma
  • Wacana Provinsi Sunda Menguat, DPRD Jabar Sepakati Pembahasan Resmi
  • Umuh Muchtar Isyaratkan Persib Masih Siapkan Kejutan, Peralta dan Ragnar Masih Berpeluang Bergabung
  • Tragis! Remaja Bandung Barat Tewas Dibacok di Purwakarta Usai COD Sajam
  • Buronan Negara! Tampang Songong Pria Berbaju Hijau di Balik Tragedi Sembelih Tapir Mesuji!
  • Larissa Chou Resmi Gugat Cerai Ikram Rosadi, Ini Fakta di Balik Keretakan Rumah Tangga
  • Igor Tolic Sambut 3 Pemain Baru Persib, Gabriel Mutombo Jadi Andalan Lini Belakang
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 3 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pesan Krusial Dedi Mulyadi untuk SPMB 2025: Prioritaskan Keluarga Kurang Mampu!

By Aga GustianaMinggu, 13 April 2025 18:54 WIB2 Mins Read
Dedi Mulyadi
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Foto: Rafki Razif/bukamata.id)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jawa Barat, Deden Saepul Hidayat, menyampaikan arahan tegas dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, terkait pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2025.

Penekanan ini disampaikan dalam acara “Uji Publik Eksternal Peraturan Gubernur tentang Petunjuk Teknis dan Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru 2025” di Bandung.

Deden mengungkapkan tiga pesan utama yang ditekankan oleh Gubernur Dedi Mulyadi untuk SPMB mendatang. Pertama, Gubernur menginginkan proses penerimaan siswa baru tahun ini berjalan kondusif dan bebas dari kegaduhan yang meresahkan masyarakat.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Terbuka Terhadap Kritik: Sahabat yang Baik adalah yang Mengingatkan

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Dapat Ancaman Bom Bunuh Diri

Pesan krusial kedua adalah tidak boleh ada satupun anak di Jawa Barat yang terhambat mengenyam pendidikan akibat sistem SPMB. Gubernur Dedi ingin memastikan setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk bersekolah.

Lebih lanjut, perhatian khusus juga diberikan Gubernur kepada calon peserta didik yang berasal dari keluarga kurang mampu. Dedi Mulyadi meminta agar kelompok siswa ini menjadi prioritas dalam sistem penerimaan.

“Khusus domisili, Gubernur berharap anak-anak di (wilayah) sekolah itu harus diterima,” tegas Deden, mengutip pesan Gubernur terkait pentingnya mengakomodir siswa di sekitar sekolah, seperti yang dilansir dari unggahan Instagram @disdikjabar.

Untuk mewujudkan ketiga pesan penting tersebut, Deden mengajak seluruh pihak terkait untuk memberikan dukungan penuh. Pihaknya saat ini juga tengah aktif mencari berbagai inovasi untuk menyempurnakan sistem SPMB.

Baca Juga:  Cari Jalan Tengah: Teras Cihampelas Butuh Solusi, Bukan Sekadar Polemik

Baca Juga: Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi Dikritik: Sibuk Ngonten, Minim Kebijakan Nyata

“Ini menjadi tanggung jawab kita semua untuk menyosialisasikannya dan berkomitmen dengan pergub tersebut,” tandasnya.

Selain tiga pesan utama dari Gubernur, Deden juga berharap agar pelaksanaan SPMB tahun 2025 berlangsung secara transparan, terbuka, akuntabel, dan terbebas dari segala bentuk tekanan yang dapat menciderai proses seleksi.

“Mari kita buktikan bahwa kepemimpinan kolektif bisa menghasilkan pelayanan terbaik,” ajaknya, menekankan pentingnya kolaborasi dalam menyukseskan SPMB.

Baca Juga:  Meriah! HUT ke-80 Jabar Hadirkan Layanan Publik Gratis di Abdi Nagri Nganjang ka Warga

Sebagai informasi tambahan, Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) kini bertransformasi menjadi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB). Pada SPMB 2025, terdapat empat jalur yang dapat ditempuh calon siswa, yaitu jalur domisili (menggantikan zonasi), afirmasi (untuk keluarga tidak mampu dan disabilitas), prestasi (berdasarkan capaian akademik dan non-akademik), dan mutasi (untuk siswa pindah domisili karena tugas orang tua atau anak guru).

Dengan penekanan pada kondusifitas, pemerataan akses pendidikan, dan keberpihakan pada keluarga kurang mampu, SPMB 2025 diharapkan dapat menjadi sistem penerimaan siswa baru yang lebih adil dan merata di seluruh Jawa Barat.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi gubernur jawa barat SPMB
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Pencabulan

Dugaan Kasus Rudapaksa di Sapan Bandung, Korban Masih Jalani Pemulihan Trauma

Wacana Provinsi Sunda Menguat, DPRD Jabar Sepakati Pembahasan Resmi

Tragis! Remaja Bandung Barat Tewas Dibacok di Purwakarta Usai COD Sajam

Buronan Negara! Tampang Songong Pria Berbaju Hijau di Balik Tragedi Sembelih Tapir Mesuji!

Mulai 1 Juli 2026, Strava hingga Kling AI Resmi Pungut PPN di Indonesia, Ini Daftar Lengkapnya

Viral Video Dugaan Transaksi Obat Terlarang di KBB, BNN Turunkan Tim Khusus!

Terpopuler
  • Ini Link Bagan 32 Besar Piala Dunia 2026 untuk Pantau Jadwal dan Skema Pertandingan
  • Link Live Pagi Ini: Portugal vs Kroasia 32 Besar Piala Dunia 2026, Siapa Lolos?
  • Jangan Asal Klik! Video Handuk Putih Anak vs Ibu Viral, Begini Fakta dan Bahaya Link Palsunya
  • Lirik Lagu Lalaki Langit Lalanang Bejat Viral! Ini Isi Lagu Om Zein yang Tuai Polemik
  • Swatt Lasagna Viral! Kue Premium Bandung Ini Ternyata Langganan Para Artis Top
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.