Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Tampil Bersama Raline Shah di Art Jakarta 2026, Ketua Kreator Jabar Soroti Pentingnya Seni Digital

Sabtu, 3 Oktober 2026 09:43 WIB

Blunder Dedi Mulyadi, Polemik Data Center AI Ancam Kepercayaan Investor

Sabtu, 3 Oktober 2026 09:15 WIB

Naik Kelas Lewat Gentengisasi: Asa Baru Perajin Tanah Liat Plered Purwakarta

Sabtu, 3 Oktober 2026 08:39 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Tampil Bersama Raline Shah di Art Jakarta 2026, Ketua Kreator Jabar Soroti Pentingnya Seni Digital
  • Blunder Dedi Mulyadi, Polemik Data Center AI Ancam Kepercayaan Investor
  • Naik Kelas Lewat Gentengisasi: Asa Baru Perajin Tanah Liat Plered Purwakarta
  • Wisata Kuliner Sukabumi 2026: 10 Rekomendasi Tempat Makan Paling Legendaris dan Wajib Dicoba
  • Bansos Oktober 2026 Cair! Ada BSU Rp900 Ribu hingga Beras 30 Kg, Ini Rinciannya
  • Influenza A Merebak di Bandung Barat, 31 Orang Terkonfirmasi Positif
  • BSU Oktober-Desember 2026 Dibayar Sekaligus, Total Bantuan Rp900 Ribu
  • Surga Tersembunyi di Tanah Sunda: 6 Destinasi Wisata Sukabumi Paling Hits untuk Liburan Akhir Pekan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 3 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dedi Mulyadi Terbuka Terhadap Kritik: Sahabat yang Baik adalah yang Mengingatkan

By Aga GustianaMinggu, 13 April 2025 18:47 WIB2 Mins Read
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Foto: Iqbal Muzaffar/bukamata.id)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menunjukkan sikap kedewasaan dalam berdemokrasi. Di tengah berbagai sorotan dan kritik yang menghampirinya selama menjabat, ia justru menanggapinya dengan hati terbuka. Dedi bahkan menyebut kritik sebagai bagian tak terpisahkan dari dinamika demokrasi yang sehat dan wujud kepedulian warga.

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya @dedimulyadi71 pada Minggu (13/4/2025), Dedi menyampaikan pandangannya yang bijak terhadap berbagai masukan yang diterimanya. Ia mengungkapkan bahwa setiap kritik, sekecil apapun, dihargainya sebagai bentuk perhatian dan bahkan kasih sayang dari masyarakat Jawa Barat.

“Banyak yang secara terbuka menyampaikan autokritik, dan saya menerimanya dengan baik. Sahabat yang baik adalah sahabat yang mengingatkan,” tulis Dedi dalam unggahannya.

Tak hanya itu, mantan Bupati Purwakarta ini juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh warga Jawa Barat atas potensi kegaduhan atau ketidaknyamanan yang mungkin timbul akibat kebijakan-kebijakan yang telah ia implementasikan selama masa kepemimpinannya.

Baca Juga:  Pj Gubernur Jabar Optimistis Swasembada Pangan Bisa Dikelola Lebih Baik

Kendati demikian, Dedi juga menyoroti bahwa tak sedikit masyarakat yang merasa puas dengan kinerja pemerintahannya. Ia melihat bahwa baik para pendukung setia maupun para pengkritik vokal memiliki satu tujuan yang sama, yaitu melihat Jawa Barat menjadi provinsi yang lebih maju dan sejahtera.

Baca Juga:  Akhir Pelarian Taufik Hidayat, Pelaku Penyekapan Biadab Wanita di Bandung Berhasil Diringkus

“Kritik adalah hak semua orang, apalagi sekarang kita hidup di era digital dan media sosial. Setiap tindakan pejabat publik bisa langsung terlihat oleh masyarakat,” jelasnya, menyadari betul transparansi era modern.

Dedi Mulyadi menegaskan bahwa tolok ukur utama dalam setiap keputusan yang diambilnya adalah manfaat nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Jawa Barat. Baginya, kepentingan rakyat adalah prioritas tertinggi.

“Selama kebijakan itu membawa kebaikan dan manfaat, saya siap menerima masukan, kritik, maupun pujian dengan cara yang proporsional,” tambahnya, menunjukkan keterbukaan untuk terus belajar dan berbenah.

Baca Juga:  Jabar Luncurkan BPJS Ketenagakerjaan untuk Pekerja Informal, Target 3 Juta Peserta

Sikap Dedi Mulyadi yang responsif dan tidak defensif terhadap kritik ini menuai apresiasi dari berbagai kalangan. Langkah ini dipandang sebagai wujud kepemimpinan yang inklusif, mendengarkan aspirasi rakyat, dan terbuka terhadap perbaikan demi mewujudkan Jawa Barat yang lebih baik di masa depan.

Keterbukaan Dedi terhadap ‘kasih sayang’ berupa kritik ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi para pemimpin lainnya dalam membangun komunikasi yang efektif dengan masyarakat.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi gubernur jawa barat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Blunder Dedi Mulyadi, Polemik Data Center AI Ancam Kepercayaan Investor

Naik Kelas Lewat Gentengisasi: Asa Baru Perajin Tanah Liat Plered Purwakarta

BSU Kemnaker

Bansos Oktober 2026 Cair! Ada BSU Rp900 Ribu hingga Beras 30 Kg, Ini Rinciannya

Influenza A Merebak di Bandung Barat, 31 Orang Terkonfirmasi Positif

BSU Oktober-Desember 2026 Dibayar Sekaligus, Total Bantuan Rp900 Ribu

Rekor Baru Purwakarta! 500 Ribu Genteng Plered Resmi Meluncur untuk Program Gentengisasi

Terpopuler
  • Eksa Silika Resmi Jadi Plt, KORMI Bandung Bersiap Pilih Ketua Baru
  • Polemik Data Center AI Jatiluhur: AMDAL Belum Rampung tapi Proyek Sudah Dimulai, Apakah Ruang Koreksi Masih Ada?
  • Badai di Tubuh KORMI Bandung: Hibah Seret, Kudeta Kepengurusan, hingga Sentilan Guru Besar UPI
  • Aturan Dibuat untuk Dilanggar? Menguliti Tiga Dosa Administratif Pengadaan Publikasi Purwakarta
  • Antara Regulasi dan Realita: Menguak Karut-Marut Anggaran Publikasi Rp250 Juta di Diskominfo Purwakarta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.