Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Influenza A Merebak di Bandung Barat, 31 Orang Terkonfirmasi Positif

Sabtu, 3 Oktober 2026 04:00 WIB

BSU Oktober-Desember 2026 Dibayar Sekaligus, Total Bantuan Rp900 Ribu

Sabtu, 3 Oktober 2026 03:00 WIB

Surga Tersembunyi di Tanah Sunda: 6 Destinasi Wisata Sukabumi Paling Hits untuk Liburan Akhir Pekan

Sabtu, 3 Oktober 2026 02:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Influenza A Merebak di Bandung Barat, 31 Orang Terkonfirmasi Positif
  • BSU Oktober-Desember 2026 Dibayar Sekaligus, Total Bantuan Rp900 Ribu
  • Surga Tersembunyi di Tanah Sunda: 6 Destinasi Wisata Sukabumi Paling Hits untuk Liburan Akhir Pekan
  • Panduan Lengkap Cek Penerima BSU 2026: Subsidi Upah Rp900 Ribu Cair Sekaligus untuk 3 Bulan
  • Rekor Baru Purwakarta! 500 Ribu Genteng Plered Resmi Meluncur untuk Program Gentengisasi
  • Aksi Mencekam Pelajar Bawa Celurit Jumbo di Majalengka, Warga: Motor Dibacok hingga Helm Dirampas
  • Drive Your Future Phase 2 InDrive Sasar Mahasiswa Bandung, Ada Edukasi Keselamatan Berkendara
  • Bandung Siapkan Kolam Retensi Baru untuk Atasi Banjir, Dibangun 2027
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 3 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Influenza A Merebak di Bandung Barat, 31 Orang Terkonfirmasi Positif

By SusanaSabtu, 3 Oktober 2026 04:00 WIB2 Mins Read
Ilustrasi virus Influenza. (Foto: Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bandung Barat (KBB) mencatat 31 orang terkonfirmasi positif Influenza A hingga 28 September 2026.

Kepala Dinkes KBB, dr. Lia Nurliana Sukandar, mengatakan seluruh kasus tersebut diketahui berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium di Rumah Sakit Cahya Kawaluyaan (RSCK).

“Yang terinfeksi Influenza A sampai 28 September 2026 ada 31 orang. Itu berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium RSCK,” ujar Lia saat dikonfirmasi.

Meski jumlah kasus telah mencapai puluhan, Dinkes KBB mengimbau masyarakat tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan Influenza A.

Influenza A Menyerang Sistem Pernapasan

Influenza A merupakan infeksi virus yang menyerang sistem pernapasan. Penularannya dapat terjadi melalui percikan droplet ketika orang yang terinfeksi batuk, bersin, atau berbicara.

Virus juga dapat menyebar melalui kontak dengan tangan maupun permukaan benda yang telah terkontaminasi.

Gejala Influenza A dapat berbeda pada setiap orang. Beberapa keluhan yang dapat muncul antara lain demam atau meriang, batuk, pilek, hidung tersumbat, sakit tenggorokan, sakit kepala, nyeri otot, tubuh pegal, lemas, dan mudah lelah.

Pada sebagian penderita, gejala juga dapat disertai mual, muntah, hingga diare.

Lia meminta masyarakat memberikan perhatian lebih terhadap kondisi kesehatan, terutama mereka yang memiliki penyakit penyerta atau termasuk kelompok rentan.

Bayi hingga Lansia Diminta Lebih Waspada

Dinkes KBB memastikan fasilitas pelayanan kesehatan tetap siap menangani masyarakat yang mengalami gejala Influenza A.

Pelayanan tersedia mulai dari fasilitas kesehatan tingkat pertama seperti puskesmas hingga rumah sakit. Masyarakat, baik pasien umum maupun peserta BPJS Kesehatan, tetap dapat memperoleh pelayanan kesehatan.

Lia mengimbau masyarakat segera memeriksakan diri apabila keluhan tidak membaik dalam dua hingga tiga hari atau justru semakin berat.

“Segera periksa ke fasilitas kesehatan jika gejala tidak membaik dalam dua sampai tiga hari atau semakin berat, terutama pada bayi, lansia, ibu hamil dan penderita penyakit kronis,” ujarnya.

Dinkes KBB Ingatkan PHBS

Untuk menekan risiko penularan Influenza A, masyarakat diimbau menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS).

Langkah pencegahan yang dianjurkan antara lain rutin mencuci tangan menggunakan sabun, menggunakan masker ketika sedang sakit atau berada di tempat ramai, serta menjaga kondisi tubuh.

Masyarakat juga disarankan menjaga daya tahan tubuh dengan menerapkan pola hidup sehat. Vaksinasi influenza dapat dipertimbangkan, terutama bagi kelompok yang memiliki risiko lebih tinggi seperti lansia, ibu hamil, dan anak-anak.

“Jadi, mari kita sama-sama meningkatkan kewaspadaan terhadap Influenza A. Tetap jaga pola hidup bersih dan sehat, jaga kesehatan diri, serta segera datangi fasilitas kesehatan jika mengalami gejala yang mengkhawatirkan,” kata Lia.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

31 orang positif Influenza A Influenza A Bandung Barat Influenza A KBB kasus Influenza A KBB
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

BSU Oktober-Desember 2026 Dibayar Sekaligus, Total Bantuan Rp900 Ribu

Rekor Baru Purwakarta! 500 Ribu Genteng Plered Resmi Meluncur untuk Program Gentengisasi

Aksi Mencekam Pelajar Bawa Celurit Jumbo di Majalengka, Warga: Motor Dibacok hingga Helm Dirampas

Drive Your Future Phase 2 InDrive Sasar Mahasiswa Bandung, Ada Edukasi Keselamatan Berkendara

Bandung Siapkan Kolam Retensi Baru untuk Atasi Banjir, Dibangun 2027

Perumda Pasar Juara Segel 243 Ruang Dagang di Pasar Ciroyom Bandung

Terpopuler
  • Eksa Silika Resmi Jadi Plt, KORMI Bandung Bersiap Pilih Ketua Baru
  • Polemik Data Center AI Jatiluhur: AMDAL Belum Rampung tapi Proyek Sudah Dimulai, Apakah Ruang Koreksi Masih Ada?
  • Badai di Tubuh KORMI Bandung: Hibah Seret, Kudeta Kepengurusan, hingga Sentilan Guru Besar UPI
  • Aturan Dibuat untuk Dilanggar? Menguliti Tiga Dosa Administratif Pengadaan Publikasi Purwakarta
  • Antara Regulasi dan Realita: Menguak Karut-Marut Anggaran Publikasi Rp250 Juta di Diskominfo Purwakarta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.