Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Blunder Dedi Mulyadi, Polemik Data Center AI Ancam Kepercayaan Investor

Sabtu, 3 Oktober 2026 09:15 WIB

Naik Kelas Lewat Gentengisasi: Asa Baru Perajin Tanah Liat Plered Purwakarta

Sabtu, 3 Oktober 2026 08:39 WIB

Wisata Kuliner Sukabumi 2026: 10 Rekomendasi Tempat Makan Paling Legendaris dan Wajib Dicoba

Sabtu, 3 Oktober 2026 06:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Blunder Dedi Mulyadi, Polemik Data Center AI Ancam Kepercayaan Investor
  • Naik Kelas Lewat Gentengisasi: Asa Baru Perajin Tanah Liat Plered Purwakarta
  • Wisata Kuliner Sukabumi 2026: 10 Rekomendasi Tempat Makan Paling Legendaris dan Wajib Dicoba
  • Bansos Oktober 2026 Cair! Ada BSU Rp900 Ribu hingga Beras 30 Kg, Ini Rinciannya
  • Influenza A Merebak di Bandung Barat, 31 Orang Terkonfirmasi Positif
  • BSU Oktober-Desember 2026 Dibayar Sekaligus, Total Bantuan Rp900 Ribu
  • Surga Tersembunyi di Tanah Sunda: 6 Destinasi Wisata Sukabumi Paling Hits untuk Liburan Akhir Pekan
  • Panduan Lengkap Cek Penerima BSU 2026: Subsidi Upah Rp900 Ribu Cair Sekaligus untuk 3 Bulan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 3 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Naik Kelas Lewat Gentengisasi: Asa Baru Perajin Tanah Liat Plered Purwakarta

By Aga GustianaSabtu, 3 Oktober 2026 08:39 WIB3 Mins Read
Acara pelepasan 500 ribu genteng hasil karya perajin tanah liat di Plered Purwakarta yang dihadiri Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri PKP Maruarar Sirait, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein, Anggota DPRD dan sejumlah pejabat lainnya. (Foto: dok Diskominfo Purwakarta)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Roda perekonomian masyarakat di kawasan sentra kerajinan Plered, Purwakarta, berputar kencang menyusul dimulainya distribusi massal genteng lokal. Sebanyak setengah juta keping genteng yang diangkut oleh 125 armada truk resmi diberangkatkan pada Jumat (2/10/2026).

Pengiriman kolosal ini menjadi penanda dimulainya Gerakan Gentengisasi Nasional yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto, sekaligus upaya konkret negara dalam membangkitkan kembali sektor industri kecil yang selama ini kerap tertinggal dari gempuran produk pabrikan berskala raksasa.

Agenda pelepasan perdana tersebut dihadiri oleh jajaran pejabat penting, mulai dari Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, hingga Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein. Melalui program ini, pemerintah tidak sekadar mencari material penutup atap yang lebih sehat—seperti menggantikan asbes dalam Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya—tetapi juga merancang fondasi kemandirian ekonomi dari tingkat bawah melalui peningkatan kualitas dan pembukaan akses pasar yang luas.

Sebelum pengiriman ini terlaksana, pemerintah daerah bersama instansi terkait telah menjalankan program pembinaan intensif selama kurang lebih enam bulan. Langkah ini diambil karena sebagian besar perajin awalnya belum mengantongi sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI). Melalui pendampingan menyeluruh, fasilitasi uji keandalan, serta dukungan akses pembiayaan dari perbankan seperti BRI dan Bank Jabar, para produsen lokal didorong untuk bertransformasi agar produk mereka memenuhi standar mutu yang ketat.

Baca Juga:  Pemkab Purwakarta Raih Predikat Kualitas Tertinggi Pelayanan Publik Ombudsman RI 2024

Di Purwakarta sendiri, tercatat sejumlah perajin telah berhasil memenuhi standar kelayakan, sementara di Kabupaten Majalengka gelombang pengiriman berikutnya dijadwalkan menyusul pada 8 November 2026 dengan melibatkan ratusan truk dan jutaan genteng.

Menteri PKP, Maruarar Sirait, yang akrab disapa Bang Ara, menegaskan bahwa proyek pengadaan berskala masif ini dirancang untuk menciptakan dampak berganda yang dapat langsung dirasakan oleh masyarakat akar rumput.

Baca Juga:  Menjelajah Keindahan Purwakarta: Tempat Wisata Alam dan Buatan yang Lagi Viral

“Kita ingin memberdayakan UMKM, tapi kualitasnya di-upgrade dulu. Ada efek berantai yang diharapkan: UMKM tumbuh, kualitas meningkat, dan pasar terbuka lebar,” kata Bang Ara.

Ia juga mengapresiasi perputaran roda ekonomi yang langsung dirasakan oleh berbagai elemen pekerja di lapangan dalam proses distribusi ini.

“Hari ini 500 ribu genteng, 125 truk. Tadi saya cek sopirnya senang sudah dibayar, keneknya juga sudah, UMKM-nya juga happy,” ujar Maruarar saat meninjau langsung prosesi pelepasan di Purwakarta.

Lebih lanjut, Maruarar menyoroti rekor volume pemesanan yang belum pernah terjadi sebelumnya di wilayah tersebut, yang menandai titik balik kebangkitan industri kerajinan rakyat.

“Selama ada Purwakarta pernah engga ada pemesanan genteng sebanyak 500 ribu seperti hari ini? Belum,” ucap Maruarar.

Ia juga memuji keberhasilan transformasi kapasitas para perajin lokal yang kini mampu memenuhi standar mutu yang ditetapkan.

Baca Juga:  Tegas! Prabowo Perintahkan Menteri ESDM Aktifkan Lagi Pengecer Gas LPG 3 Kg

“UMKM ini dididik supaya naik kelas, supaya punya SNI yang tinggi. Ternyata mampu kok. Tadinya enggak punya SNI, sekarang punya SNI,” puji Maruarar.

Senada dengan hal tersebut, Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein, atau yang akrab disapa Om Zein, menyambut baik gelontoran pesanan masif ini sebagai angin segar bagi para pelaku usaha kecil di daerahnya.

“Para sopir diongkosin Rp300 ribu, bensinnya juga sudah. Ini rekor untuk Purwakarta, ada yang pesan genteng sampai 500 ribu,” tutur Om Zein.

Pemerintah berharap program ini tidak berhenti sebatas pemenuhan pesanan jangka pendek saja, melainkan mampu mengubah struktur ekonomi perajin lokal dari sekadar pemasok biasa menjadi pelaku usaha mandiri yang berdaya saing tinggi di kancah nasional.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

gentengisasi Maruarar Sirait plered Prabowo Subianto purwakarta
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Blunder Dedi Mulyadi, Polemik Data Center AI Ancam Kepercayaan Investor

BSU Kemnaker

Bansos Oktober 2026 Cair! Ada BSU Rp900 Ribu hingga Beras 30 Kg, Ini Rinciannya

Influenza A Merebak di Bandung Barat, 31 Orang Terkonfirmasi Positif

BSU Oktober-Desember 2026 Dibayar Sekaligus, Total Bantuan Rp900 Ribu

Rekor Baru Purwakarta! 500 Ribu Genteng Plered Resmi Meluncur untuk Program Gentengisasi

Aksi Mencekam Pelajar Bawa Celurit Jumbo di Majalengka, Warga: Motor Dibacok hingga Helm Dirampas

Terpopuler
  • Eksa Silika Resmi Jadi Plt, KORMI Bandung Bersiap Pilih Ketua Baru
  • Polemik Data Center AI Jatiluhur: AMDAL Belum Rampung tapi Proyek Sudah Dimulai, Apakah Ruang Koreksi Masih Ada?
  • Badai di Tubuh KORMI Bandung: Hibah Seret, Kudeta Kepengurusan, hingga Sentilan Guru Besar UPI
  • Aturan Dibuat untuk Dilanggar? Menguliti Tiga Dosa Administratif Pengadaan Publikasi Purwakarta
  • Antara Regulasi dan Realita: Menguak Karut-Marut Anggaran Publikasi Rp250 Juta di Diskominfo Purwakarta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.