Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Menalo Brace, Klok Gol Indah! Persib Tempel Ketat Persija

Minggu, 1 November 2026 18:02 WIB
Ilustrasi video syur

Bisnis Live Pornografi Raup Rp 750 Juta, Polda Jabar Tangkap 2 Tersangka

Minggu, 1 November 2026 17:30 WIB

Persib Menggila! Unggul 3-0 atas Kalteng FC di Babak Pertama

Minggu, 1 November 2026 16:29 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Menalo Brace, Klok Gol Indah! Persib Tempel Ketat Persija
  • Bisnis Live Pornografi Raup Rp 750 Juta, Polda Jabar Tangkap 2 Tersangka
  • Persib Menggila! Unggul 3-0 atas Kalteng FC di Babak Pertama
  • Diduga Mabuk, Pemotor 15 Tahun Hilang Kendali di Jalan AH Nasution
  • Mutombo Absen, Persib Tak Mau Ambil Risiko Jelang Lawan Kalteng FC
  • Diduga Microsleep! Brio Seruduk 3 Kendaraan di Depan UIN Bandung
  • Marc Klok Comeback! Persib Siap Hajar Kalteng FC demi Puncak Klasemen
  • Mojang Bandung Adjeng Wulandari, Buktikan Prestasi dan Organisasi Bisa Berjalan Beriringan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 1 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Petani Cikande Sulap Lahan Terbengkalai Jadi Destinasi Eduwisata Pertanian Inovatif

By Aga GustianaRabu, 28 Mei 2025 18:30 WIB2 Mins Read
Kube Eduwisata. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sekelompok petani di Kampung Cikande, Desa Bojonghaleuanh, Kecamatan Saguling, Kabupaten Bandung Barat, berhasil mengubah lahan rumput seluas 2 hektare menjadi Kube Eduwisata, sebuah objek wisata edukasi pertanian yang inovatif.

Inisiatif ini tidak hanya membuka peluang ekonomi baru bagi para petani, tetapi juga menawarkan pengalaman belajar yang unik bagi pengunjung.

Kube Eduwisata: Dari Ladang ke Destinasi Wisata

Nama Kube Eduwisata sendiri merupakan singkatan dari Kelompok Usaha Bersama, yang mencerminkan semangat egaliter para petani lokal.

“Kube dibentuk oleh para petani lokal. Mereka yang hanya biasa ke ladang menanam dan memanen, mulai mengelola tanaman dan ladang sebagai obyek wisata,” jelas Nining Suningsih, Pengelola Kube Eduwisata, pada Rabu (28/5/2025).

Baca Juga:  Bandung Barat Diguncang! Massa Tuding DPRD dan Pemkab Dikuasai Mafia Anggaran

Transformasi ini memungkinkan kelompok tani di Kampung Cikande untuk tidak hanya bergantung pada hasil panen pertanian. Dengan adanya objek wisata edukasi, mereka memiliki penopang ekonomi tambahan, terutama saat hasil panen tidak menentu.

“Alhamdulillah, yang datang ke sini banyak. Rata-rata ingin mencoba mengolah produk sabun herbal, lalu anak-anak juga diajarkan menanam,” tambah Nining.

Kube Eduwisata menawarkan beragam aktivitas yang menarik dan edukatif. Selain mengenal dunia pertanian, pengunjung juga dapat berpartisipasi dalam:

Pembuatan Sabun Herbal. Salah satu daya tarik utama adalah pemanfaatan daun bunga matahari sebagai bahan dasar sabun herbal.

Baca Juga:  Modus Beli Rokok demi Kembalian Asli, Pengedar Uang Palsu Nyaris Diamuk Warga Ngamprah

Para petani mengajarkan anak-anak cara mengolah daun ini menjadi produk yang bermanfaat.

Permainan Tradisional. Pengunjung, terutama anak-anak, bisa menikmati berbagai permainan tradisional seperti bakiak dan sumpit yang memicu motorik mereka.

Apotek Hidup. Di area Kube Eduwisata, ditanam berbagai jenis tanaman yang dikenal sebagai obat-obatan herbal. Pengunjung diajak berjalan-jalan dan mengenal tanaman-tanaman yang disebut sebagai “apotek hidup” ini.

Baru-baru ini, Kube Eduwisata disambangi oleh 190 siswa kelas 1 hingga 5 dari SD Lukmanul Hakim, Kota Bandung. Hilman, salah satu guru dari SD Lukmanul Hakim, menjelaskan alasan memilih Kube Eduwisata sebagai tujuan pembelajaran di luar kelas.

Baca Juga:  Sungai Cijanggel Meluap, Rumah Warga di Cisarua KBB Hancur Lebur Disapu Banjir Bandang

“Pertimbangan kami membawa anak-anak ke sini karena menyajikan tiga pilihan kegiatan. Pertama eksplorasi lingkungan, kedua pembuatan sabun untuk produknya, kemudian permainan tradisional yang memang sangat kita perhatikan,” tutur Hilman.

Pembelajaran di Kube Eduwisata ini terintegrasi dengan mata pelajaran seperti Pengetahuan Alam dan Sosial, memberikan pemahaman yang lebih konkret dengan mempraktikannya secara langsung.

“Ketika diterangkan terkait budidaya lebah madu, kemudian feeding dengan kelinci, itu sangat mengasyikkan bagi anak-anak,” tutup Hilman.

Kube Eduwisata menjadi contoh sukses bagaimana kreativitas dan semangat kebersamaan dapat mengubah potensi lokal menjadi destinasi wisata yang bermanfaat dan inspiratif.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bandung Barat pertanian wisata
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Mojang Bandung Adjeng Wulandari, Buktikan Prestasi dan Organisasi Bisa Berjalan Beriringan

Raffi Ahmad Minta Maaf Lagi! Ungkap Siapa Pengundangnya ke Bundaran HI

Emas Antam Hari Ini Tertahan di Rp 2,526 Juta, Saatnya Beli?

Bansos

Siap-siap! Rilis 10 November, Syarat Dapat Bansos Digital Wajib Scan Wajah dan NIK

Kabar Terbaru Penyaluran Bansos PKH dan BPNT Kuartal IV 2026: Syarat Desil, Cara Cek, hingga Solusi Dana Belum Cair

Semangkuk cuanki hangat di Cuanki Serayu

Hangatkan Tubuh di Tengah Cuaca Dingin Kota Kembang: 7 Rekomendasi Kuliner Berkuah Khas Bandung yang Wajib Dicoba

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Berkas Kasus UU ITE Bambang Soeharto Hampir Rampung, Simalango Law Firm Soroti Langkah Tersangka Lapor Balik Saksi
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.