Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Gondrong Pakai Bando dan Ngopi di Warung, Karier Sepak Bola Evan Dimas Sudah Habis?

Minggu, 14 Juni 2026 20:51 WIB

Luar Biasa! Irfan Hakim Sapu Bersih Gelar di Koi Show 2026, Kohaku Jadi Bintang Utama

Minggu, 14 Juni 2026 19:00 WIB

Video Full Durasi Cut Salwa di Hotel Banyak Diburu, Apa Isinya?

Minggu, 14 Juni 2026 18:49 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Gondrong Pakai Bando dan Ngopi di Warung, Karier Sepak Bola Evan Dimas Sudah Habis?
  • Luar Biasa! Irfan Hakim Sapu Bersih Gelar di Koi Show 2026, Kohaku Jadi Bintang Utama
  • Video Full Durasi Cut Salwa di Hotel Banyak Diburu, Apa Isinya?
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
  • Persib Masih Kena Transfer Ban FIFA! Bursa Transfer Maung Bandung Terancam Kacau?
  • Jangan Sampai Terlambat! WhatsApp akan Blokir Akses di iPhone dengan iOS Versi Ini
  • Pro-Kontra Razia Outfit Jogging di Aceh: Aturan Daerah vs Gaya Hidup Modern, Siapa yang Salah?
  • Drama Besar Timnas Jepang! Moriyasu Minta Maaf Usai Coret Wataru Endo
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 14 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

PETAPA RAJA, Solusi Inovatif Sumedang Angkat Derajat Buruh Tani Tanpa Lahan

By SusanaRabu, 21 Mei 2025 15:45 WIB2 Mins Read
Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, menaruh harapan besar terhadap program PETAPA RAJA (Pertanian Terpadu Rakyat Sejahtera) yang saat ini mulai diterapkan di wilayah Blok Cilimbangan, Desa Mekar Rahayu. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, menaruh harapan besar terhadap program PETAPA RAJA (Pertanian Terpadu Rakyat Sejahtera) yang saat ini mulai diterapkan di wilayah Blok Cilimbangan, Desa Mekar Rahayu.

Menurut Dony, PETAPA RAJA bukan sekadar program pertanian biasa. Ia menyebutnya sebagai gerakan perubahan sosial yang dirancang untuk mengangkat derajat para buruh tani yang selama ini kerap berada di pinggiran pembangunan.

“Ini lebih dari sekadar bertani. PETAPA RAJA adalah wujud nyata transformasi sosial. Sumedang ingin membuktikan bahwa buruh tani tanpa kepemilikan lahan pun bisa diberdayakan dan mandiri,” ungkap Dony, Senin (19/5/2025).

Dony menyoroti realitas bahwa selama ini buruh tani umumnya hanya dipekerjakan secara musiman dan tidak memiliki akses terhadap berbagai program pemberdayaan karena tak memiliki lahan sendiri. Padahal, mereka punya keterampilan dan pengalaman yang tidak kalah pentingnya.

Baca Juga:  Terekam CCTV, Mahasiswa ITB JAA Lakukan Hal Ini Sebelum Diduga Loncat dari Lantai 27 Apartemen

Untuk menjawab persoalan tersebut, PETAPA RAJA hadir dengan memberikan akses lahan milik pemerintah, menyediakan alat dan sarana pertanian, pendampingan intensif, serta skema pemasaran hasil panen yang sudah dirancang secara sistematis.

Program ini dijalankan melalui sinergi antara pemerintah daerah, Koperasi Milenial Mandiri Juara Sindulang, dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Pemerintah membentuk kelompok tani yang secara khusus melibatkan buruh tani, dengan tujuan agar mereka menjadi pelaku utama dalam membangun ketahanan pangan di desa.

Baca Juga:  Guncang Dunia Pendidikan, Sekda Herman Harap Unwim Ciptakan Calon Pemimpin Pertanian

“Buruh tani mampu hidup sejahtera jika diberikan akses, dukungan, dan kepercayaan. PETAPA RAJA menjadi bukti bahwa desa bisa mandiri dalam urusan pangan,” tegasnya.

Lebih dari sekadar program jangka pendek, PETAPA RAJA diproyeksikan sebagai landasan pembangunan jangka panjang. Targetnya adalah membentuk sistem pertanian berkelanjutan yang tak hanya memperkuat ketahanan pangan daerah, tapi juga membuka peluang ekspor hasil pertanian dari Sumedang ke pasar nasional dan internasional.

Baca Juga:  137 Rumah Dilaporkan Rusak Akibat Gempa Magnitudo 4,8 di Sumedang

Dony juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah terlibat dalam mendukung keberhasilan program ini termasuk Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, BRIN, Koperasi Milenial Makmur Juara, dan tentu saja masyarakat Desa Mekar Rahayu yang telah menunjukkan bahwa profesi petani, termasuk buruh tani, adalah kekuatan masa depan bangsa.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dony Ahmad Munir pertanian PETAPA RAJA Sumedang
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Luar Biasa! Irfan Hakim Sapu Bersih Gelar di Koi Show 2026, Kohaku Jadi Bintang Utama

Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri

Pro-Kontra Razia Outfit Jogging di Aceh: Aturan Daerah vs Gaya Hidup Modern, Siapa yang Salah?

Hasil PCMB Jabar 2026 Resmi Diumumkan, Ini Aturan Wajib Daftar Ulang atau Calon Siswa Bisa Gugur

Viral! Pencopetan di Mal Bandung Terekam CCTV, iPhone 17 Pro Max Raib Usai Salat Magrib

Rampok Uang Negara Rp18 Miliar, Ternyata Segini Isi Garasi dan Total Harta Wabup Indramayu

Terpopuler
  • Viral! Link Video Full Durasi Cut Salwa Ramai Diburu Netizen, Apa Isinya?
  • Dari Buku ‘Broken Strings’ Sampai Urusan Istri: Mengapa Eza Gionino dan Robby Tremonti Mendadak Panas?
  • Link Telegram Video Cut Salwa Full Durasi Ramai Dicari, Benarkah Ada?
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.