Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bukan Cuma Raja Indonesia! Persib Kini Bikin The Cong Viettel Ketar-ketir

Rabu, 14 Oktober 2026 11:38 WIB

5 Destinasi Wisata Kekinian di Jabar yang Lagi Hits, Cocok Buat Healing Akhir Pekan!

Rabu, 14 Oktober 2026 11:30 WIB

Karhutla Jawa Barat Makin Meluas! 833 Hektare Lahan Terbakar, 23 Daerah Terdampak

Rabu, 14 Oktober 2026 11:20 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bukan Cuma Raja Indonesia! Persib Kini Bikin The Cong Viettel Ketar-ketir
  • 5 Destinasi Wisata Kekinian di Jabar yang Lagi Hits, Cocok Buat Healing Akhir Pekan!
  • Karhutla Jawa Barat Makin Meluas! 833 Hektare Lahan Terbakar, 23 Daerah Terdampak
  • Piala Asia 2027 Terancam Ditunda? Serangan Riyadh Picu Kekhawatiran
  • Mundur atau Ditinggalkan? Teka-teki Raline Shah Tinggalkan Kursi Stafsus Menkomdigi!
  • Wisata Kuliner Jabar yang Wajib Dikunjungi: Dari Legendaris sampai Hidden Gem!
  • Harga Emas 14 Oktober 2026 Merosot, Antam dan Galeri24 Turun! Saatnya Borong?
  • Persib Vs The Cong Viettel: Igor Tolic Pantau 5 Pemain, Siapa yang Siap Tampil?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 14 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Olahraga

Piala Asia 2027 Terancam Ditunda? Serangan Riyadh Picu Kekhawatiran

By SusanaRabu, 14 Oktober 2026 10:45 WIB6 Mins Read
Ilustrasi Sepak Bola. Foto: Dok. Pixabay.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Piala Asia 2027 di Arab Saudi dibayangi kekhawatiran menyusul meningkatnya ketegangan keamanan di kawasan tersebut. Rentetan serangan yang dilaporkan menyasar Bandara Internasional King Khalid di Riyadh memunculkan pertanyaan mengenai kelanjutan turnamen sepak bola terbesar antarnegara Asia itu.

Piala Asia 2027 dijadwalkan berlangsung mulai 7 Januari 2027. Namun, situasi keamanan yang belum menentu membuat sejumlah pihak mulai menyoroti keselamatan pemain, staf, dan suporter yang akan datang ke Arab Saudi.

Mengutip ESPN, Federasi Sepak Bola Australia menyatakan terus memantau perkembangan situasi. Federasi tersebut menegaskan keselamatan seluruh anggota tim dan pendukung menjadi prioritas utama dalam setiap keputusan yang berkaitan dengan perjalanan maupun partisipasi di turnamen.

“Keselamatan serta kesejahteraan pemain, staf, dan suporter kami tetap menjadi prioritas utama,” kata juru bicara Federasi Sepak Bola Australia.

Kekhawatiran ini muncul di tengah laporan mengenai serangan yang dikaitkan dengan kelompok Houthi asal Yaman, yang didukung Iran. Rentetan insiden tersebut meningkatkan perhatian terhadap kondisi keamanan di Arab Saudi, termasuk kesiapan negara itu menggelar turnamen internasional dengan melibatkan puluhan tim nasional.

Piala Asia 2027 Berpotensi Mundur hingga Januari 2028

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) belum memberikan keterangan mengenai kemungkinan perubahan jadwal atau rencana alternatif penyelenggaraan Piala Asia 2027.

Pencabutan status tuan rumah Arab Saudi dalam waktu dekat dinilai bukan skenario yang mudah. Namun, jika situasi keamanan terus memburuk dan konflik tidak menunjukkan tanda-tanda mereda, penundaan turnamen hingga Januari 2028 menjadi salah satu kemungkinan yang dapat diperhitungkan.

Skenario tersebut masih berupa kemungkinan, bukan keputusan resmi AFC. Hingga ada pengumuman lebih lanjut, jadwal Piala Asia 2027 tetap mengacu pada agenda yang telah ditetapkan.

Apabila turnamen benar-benar mundur selama satu tahun, dampaknya diperkirakan meluas ke berbagai federasi sepak bola peserta. Persiapan tim nasional, agenda pertandingan internasional, kontrak pelatih, hingga program pemusatan latihan berpotensi mengalami penyesuaian.

Baca Juga:  Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Salah satu persoalan yang dapat muncul berkaitan dengan kontrak pelatih tim nasional Australia, Tony Popovic. Masa kerjanya dilaporkan berlaku hingga Piala Asia 2027, tetapi belum ada kejelasan apakah kontrak tersebut otomatis diperpanjang jika turnamen digeser ke tahun berikutnya.

Dengan demikian, ketidakpastian jadwal bukan hanya menjadi persoalan bagi penyelenggara, tetapi juga bagi federasi yang telah menyusun program jangka panjang menuju kompetisi tersebut.

Bandara Riyadh Dilaporkan Diserang Berulang Kali

Situasi keamanan Arab Saudi menjadi sorotan setelah muncul laporan mengenai beberapa serangan terhadap Bandara Internasional King Khalid di Riyadh.

Al Jazeera melaporkan bandara tersebut mengalami empat serangan dalam kurun lima hari. Salah satu insiden pada Sabtu disebut sebagai serangan paling mematikan di wilayah Arab Saudi dalam lebih dari satu dekade, dengan laporan awal menyebut 13 orang tewas dan lebih dari 300 orang terluka.

Sementara itu, kelompok Houthi mengaku bertanggung jawab atas serangan pada Minggu yang dilaporkan menewaskan satu orang dan melukai sekitar 11 orang lainnya.

Koalisi pimpinan Arab Saudi menuding Houthi sebagai pelaku serangan pada Sabtu dan menyatakan akan memberikan balasan, sebagaimana dilaporkan CBC.

Dampak insiden tersebut turut memengaruhi operasional penerbangan. Dalam laporan yang menjadi rujukan, Bandara King Khalid disebut ditutup hingga 17 Oktober. Sejumlah maskapai, termasuk Etihad Airways dan Qatar Airways, juga dilaporkan menunda penerbangan menuju Riyadh.

Pemerintah Australia melalui Departemen Luar Negeri dan Perdagangan (DFAT) turut meminta warganya mempertimbangkan kembali rencana perjalanan ke Arab Saudi.

Perkembangan ini menjadi perhatian bagi penyelenggara Piala Asia 2027 karena turnamen akan melibatkan perjalanan lintas negara, mobilitas ribuan anggota delegasi, serta kedatangan suporter dari berbagai kawasan.

Agenda Sepak Bola dan Olahraga Ikut Terdampak

Ketidakpastian keamanan di kawasan tersebut mulai menjadi pertimbangan dalam penyelenggaraan sejumlah agenda olahraga internasional.

Baca Juga:  Begini Kata MUI Soal Gua Safarwadi Diklaim Bisa Tembus ke Mekkah

Salah satu contoh terjadi pada pertandingan Liga Champions Asia yang melibatkan Al Nassr, klub yang diperkuat Cristiano Ronaldo dan dilatih Ange Postecoglou. Pertandingan tersebut dilaporkan mengalami penundaan sekitar satu jam pada Senin malam setelah muncul peringatan keamanan menyusul pencegatan rudal yang dikaitkan dengan Houthi.

Selain sepak bola, Arab Saudi juga menghadapi perubahan dalam agenda olahraga internasional lainnya. Balapan Formula 1 di Jeddah dilaporkan dibatalkan pada April, sedangkan Arab Saudi dicoret dari kalender Kejuaraan Reli Dunia untuk seri November.

Situasi ini memperlihatkan bahwa aspek keamanan dapat memengaruhi pelaksanaan kompetisi olahraga, mulai dari perubahan waktu pertandingan hingga keputusan mengenai lokasi penyelenggaraan.

Federasi Sepak Bola Korea Selatan juga dilaporkan sedang meninjau berbagai skenario untuk pertandingan persahabatan melawan Arab Saudi pada jeda internasional November.

Pada periode yang sama, Australia dijadwalkan menghadapi Qatar di Doha dan Yordania di Amman. Federasi Sepak Bola Australia disebut telah menyiapkan penilaian risiko melalui tim keamanan untuk memastikan perjalanan dan kegiatan tim dapat berlangsung dengan aman.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya federasi mengantisipasi perkembangan situasi yang dapat berubah sewaktu-waktu.

Keselamatan Pemain dan Suporter Jadi Prioritas

Piala Asia 2027 direncanakan diikuti 24 tim nasional, termasuk Arab Saudi sebagai tuan rumah. Artinya, puluhan delegasi akan melakukan perjalanan menuju negara tersebut untuk mengikuti turnamen yang berlangsung selama beberapa pekan.

Kondisi keamanan menjadi faktor penting dalam perencanaan penyelenggaraan, mulai dari lokasi pertandingan, transportasi, akomodasi, hingga perlindungan terhadap pemain dan suporter.

Beau Busch, CEO Professional Footballers Australia (PFA), menegaskan bahwa keselamatan harus menjadi pertimbangan utama dalam setiap tahap persiapan turnamen.

“Keselamatan pemain, suporter, dan staf harus menjadi prioritas serta pusat pertimbangan dalam perencanaan dan pelaksanaan Piala Asia AFC,” ujarnya.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa keputusan terkait kelanjutan turnamen tidak hanya menyangkut aspek kompetisi dan komersial, tetapi juga tanggung jawab terhadap seluruh pihak yang terlibat.

Baca Juga:  Jadwal Timnas Indonesia Lawan Arab Saudi dan Irak di Kualifikasi Piala Dunia 2026

FIFA juga menjadi salah satu pihak yang menaruh perhatian terhadap perkembangan sepak bola internasional di Arab Saudi. Negara tersebut telah ditetapkan sebagai tuan rumah Piala Dunia 2034, sehingga penyelenggaraan berbagai turnamen internasional menjadi bagian penting dari agenda sepak bolanya.

China Pernah Mundur sebagai Tuan Rumah Piala Asia

Perubahan lokasi penyelenggaraan bukan hal yang sepenuhnya baru dalam sejarah Piala Asia. China sebelumnya melepaskan hak menjadi tuan rumah Piala Asia 2023, sekitar delapan bulan sebelum turnamen dimulai, akibat kebijakan penanganan COVID-19.

Qatar kemudian ditunjuk untuk mengambil alih penyelenggaraan turnamen tersebut.

Preseden itu menunjukkan bahwa perubahan besar dalam penyelenggaraan Piala Asia dapat terjadi ketika kondisi tertentu membuat tuan rumah tidak dapat melanjutkan persiapannya sesuai rencana.

Meski demikian, situasi China ketika itu berbeda dengan kondisi keamanan yang saat ini menjadi perhatian di Arab Saudi. Karena itu, pengalaman sebelumnya tidak serta-merta menjadi indikasi bahwa Piala Asia 2027 akan mengalami perubahan serupa.

Di sisi lain, Arab Saudi tetap pernah menggelar turnamen sepak bola internasional di tengah situasi kawasan yang menjadi perhatian. Piala Asia U-17 yang berlangsung pada Mei lalu, misalnya, dilaporkan tetap berjalan sesuai jadwal dengan pengamanan ketat.

Hingga kini, belum ada keputusan resmi mengenai penundaan atau pemindahan Piala Asia 2027. Jadwal turnamen masih mengacu pada rencana awal, sementara perkembangan keamanan akan menjadi salah satu faktor penting yang dipantau oleh AFC dan federasi peserta.

Jika situasi terus memburuk, kemungkinan penyesuaian jadwal dapat menjadi pembahasan lebih lanjut. Namun, kepastian mengenai masa depan Piala Asia 2027 tetap bergantung pada evaluasi keamanan dan keputusan resmi pihak penyelenggara.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

AFC Asian Cup 2027 Arab Saudi penundaan Piala Asia 2027 Piala Asia 2027 Piala Asia Arab Saudi serangan Riyadh
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Mentereng! Ini Catatan Statistik John Herdman Selama Nahkodai Timnas Indonesia

Erick Thohir Buka Opsi Baru! Timnas Indonesia Bisa Hadapi Lawan di Luar Jazirah Arab

Garuda Pertiwi Muda Menggila! Sapu Bersih 3 Laga, Cetak 10 Gol dan Lolos ke Piala Asia

Siapa yang Mulai? Menelusuri Akar Sejarah Dibalik Panasnya Rivalitas Persib vs Persija!

Buntut Penyerangan Bus Persib U-18 di Tol Batang, PP The Jakmania Buka Suara

Radja Nainggolan Curhat Soal Masa Lalu: Seharusnya Saya Pilih Timnas Indonesia

Terpopuler
  • Dari Kampus ke Gedung DPR RI, KPMJ Ilmu Komunikasi UIN Bandung Pelajari Dunia Keprotokolan dan Kehumasan
  • Humas Era Digital Tak Cukup Viral! Mahasiswa UIN Bandung Dibekali Strategi Algoritma hingga Etika
  • bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.
    BLT Kesra 2026 Kapan Cair? Cek Update Bantuan Sosial Akhir Tahun dan Cara Cek NIK Kemensos
  • Terbongkar! Pengakuan Jujur Anggun C Sasmi Soal Paspor Prancis yang Selama Ini Disembunyikan
  • Ilustrasi video syur
    Viral Video Syur Perempuan Berseragam Poltekkes Bandung, Begini Kata Kemenkes
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.