Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bukan Cuma Raja Indonesia! Persib Kini Bikin The Cong Viettel Ketar-ketir

Rabu, 14 Oktober 2026 11:38 WIB

5 Destinasi Wisata Kekinian di Jabar yang Lagi Hits, Cocok Buat Healing Akhir Pekan!

Rabu, 14 Oktober 2026 11:30 WIB

Karhutla Jawa Barat Makin Meluas! 833 Hektare Lahan Terbakar, 23 Daerah Terdampak

Rabu, 14 Oktober 2026 11:20 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bukan Cuma Raja Indonesia! Persib Kini Bikin The Cong Viettel Ketar-ketir
  • 5 Destinasi Wisata Kekinian di Jabar yang Lagi Hits, Cocok Buat Healing Akhir Pekan!
  • Karhutla Jawa Barat Makin Meluas! 833 Hektare Lahan Terbakar, 23 Daerah Terdampak
  • Piala Asia 2027 Terancam Ditunda? Serangan Riyadh Picu Kekhawatiran
  • Mundur atau Ditinggalkan? Teka-teki Raline Shah Tinggalkan Kursi Stafsus Menkomdigi!
  • Wisata Kuliner Jabar yang Wajib Dikunjungi: Dari Legendaris sampai Hidden Gem!
  • Harga Emas 14 Oktober 2026 Merosot, Antam dan Galeri24 Turun! Saatnya Borong?
  • Persib Vs The Cong Viettel: Igor Tolic Pantau 5 Pemain, Siapa yang Siap Tampil?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 14 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Karhutla Jawa Barat Makin Meluas! 833 Hektare Lahan Terbakar, 23 Daerah Terdampak

By SusanaRabu, 14 Oktober 2026 11:20 WIB3 Mins Read
Karhutla. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Jawa Barat meluas hingga mencakup 23 kabupaten dan kota. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat mencatat total luas lahan yang terbakar mencapai 833,78 hektare hingga Selasa (13/10/2026).

Angka tersebut meningkat dibandingkan pekan sebelumnya yang mencatat luas kebakaran mencapai 719,03 hektare. Kenaikan ini menunjukkan bahwa karhutla masih menjadi persoalan serius yang membutuhkan penanganan berkelanjutan di berbagai wilayah Jawa Barat.

Berdasarkan data BPBD Jawa Barat, tercatat sebanyak 451 kejadian karhutla yang tersebar di 177 kecamatan dan 331 desa atau kelurahan. Sebaran tersebut menggambarkan luasnya wilayah terdampak sekaligus tantangan yang dihadapi pemerintah daerah dalam mengendalikan kebakaran.

Meski demikian, kondisi di sejumlah lokasi dilaporkan mulai membaik. Hujan yang turun di beberapa wilayah turut membantu proses penanganan dan meredakan kebakaran yang sebelumnya terjadi.

Sekretaris Daerah Jawa Barat, Herman Suryatman, mengatakan karhutla di sejumlah daerah, termasuk Kabupaten Sumedang dan Kuningan, relatif mulai teratasi.

Baca Juga:  Sekda Herman Dorong Lulusan IPDN Bawa Perubahan Nyata di Jawa Barat

“Karhutla yang sekarang relatif sudah teratasi. Kemarin ada di Sumedang, ada di Kuningan, di beberapa tempat sudah mulai, ditandai karena beberapa tempat sudah mulai hujan,” kata Herman.

Luas Karhutla Jawa Barat Naik Lebih dari 100 Hektare

Peningkatan luas lahan terbakar menjadi perhatian karena kebakaran masih terjadi di berbagai daerah. Jika dibandingkan dengan data pekan sebelumnya, luas karhutla bertambah sekitar 114,75 hektare, dari 719,03 hektare menjadi 833,78 hektare.

Kondisi tersebut menegaskan pentingnya upaya pencegahan dan kesiapsiagaan, terutama di wilayah yang masih berpotensi mengalami kebakaran selama masa peralihan musim.

Pemerintah kabupaten dan kota di Jawa Barat diharapkan terus memperkuat pengawasan terhadap kawasan rawan karhutla. Penanganan tidak cukup hanya mengandalkan pemadaman ketika api muncul, tetapi juga perlu disertai langkah pencegahan untuk menekan risiko kebakaran berulang.

Aktivitas yang berpotensi memicu munculnya api juga perlu mendapat perhatian. Dengan pengawasan yang konsisten dan koordinasi antarlembaga, potensi meluasnya kebakaran diharapkan dapat ditekan.

Baca Juga:  Sudah Baikan, Ini Akar Masalah Wagub Erwan-Sekda Herman di Jabar

Hujan Bantu Penanganan Karhutla di Sumedang dan Kuningan

Di tengah peningkatan luas lahan terbakar secara keseluruhan, hujan yang mulai turun di beberapa wilayah memberikan perkembangan positif dalam penanganan karhutla.

Herman Suryatman menyebut kondisi kebakaran di Sumedang dan Kuningan relatif mulai terkendali. Meski begitu, perkembangan tersebut tidak berarti seluruh wilayah Jawa Barat telah terbebas dari ancaman kebakaran.

Pemerintah daerah tetap perlu memantau titik-titik rawan, memastikan kesiapan petugas, serta menjaga koordinasi dalam penanganan bencana. Langkah ini diperlukan untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya titik api baru, terutama jika kondisi cuaca kembali mendukung terjadinya kebakaran.

Kewaspadaan juga perlu dipertahankan meskipun hujan telah membantu meredakan api di beberapa lokasi. Pemantauan berkala menjadi bagian penting untuk memastikan kondisi di lapangan tetap terkendali.

Kebakaran TPA di Bogor dan Kuningan Berhasil Ditangani

Selain karhutla, Pemerintah Provinsi Jawa Barat turut menyoroti kebakaran di tempat pemrosesan akhir (TPA) yang terjadi di Bogor dan Kuningan.

Kedua kejadian tersebut dilaporkan telah berhasil ditangani. Meski demikian, insiden kebakaran TPA tetap menjadi perhatian karena membutuhkan kesiapsiagaan dan pengawasan agar tidak menimbulkan persoalan lanjutan.

Baca Juga:  Pemprov Jabar Bersama BI Kembali Gelar KKJ-PKJB 2024, Dorong UMKM Naik Kelas

Penanganan kebakaran di kawasan TPA memerlukan koordinasi antara pemerintah daerah dan petugas terkait. Sementara itu, pengawasan terhadap kondisi lingkungan dan potensi sumber api perlu dilakukan untuk mencegah kejadian serupa terulang.

Meluasnya karhutla di 23 kabupaten dan kota serta munculnya kebakaran di sejumlah fasilitas pengelolaan sampah menunjukkan pentingnya kesiapan penanggulangan bencana di Jawa Barat.

Pemerintah provinsi bersama pemerintah kabupaten dan kota diharapkan terus memperkuat koordinasi, baik dalam pemadaman maupun pencegahan. Dengan demikian, penurunan intensitas kebakaran di sejumlah lokasi dapat diikuti upaya menjaga wilayah lain agar tidak mengalami kejadian serupa.

Hingga 13 Oktober 2026, luas karhutla di Jawa Barat tercatat mencapai 833,78 hektare. Meski hujan mulai membantu penanganan di beberapa daerah, kewaspadaan dan langkah pencegahan tetap diperlukan untuk mengantisipasi kebakaran susulan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BPBD Jawa Barat Herman Suryatman karhutla Jabar 2026 karhutla Jawa Barat kebakaran hutan dan lahan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Mundur atau Ditinggalkan? Teka-teki Raline Shah Tinggalkan Kursi Stafsus Menkomdigi!

Bansos

Saldo KKS Masih Kosong? Ini Cara Cek Status Bansos PKH dan BPNT Oktober 2026

PMI Asal Bandung Barat Diduga Disekap di Dubai, Keluarga Menanti Kabar

Warga Keluhkan Lagi Kebisingan, Lapangan Padel di Surya Sumantri Bakal Diperiksa

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

BSU Oktober 2026 Rp900 Ribu Belum Pasti Cair, Ini Penjelasan Kemnaker

Satu Mahasiswa Di-DO! Telkom University Jatuhkan Sanksi ke 4 Pelaku Perundungan Asrama

Terpopuler
  • Dari Kampus ke Gedung DPR RI, KPMJ Ilmu Komunikasi UIN Bandung Pelajari Dunia Keprotokolan dan Kehumasan
  • Humas Era Digital Tak Cukup Viral! Mahasiswa UIN Bandung Dibekali Strategi Algoritma hingga Etika
  • bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.
    BLT Kesra 2026 Kapan Cair? Cek Update Bantuan Sosial Akhir Tahun dan Cara Cek NIK Kemensos
  • Terbongkar! Pengakuan Jujur Anggun C Sasmi Soal Paspor Prancis yang Selama Ini Disembunyikan
  • Ilustrasi video syur
    Viral Video Syur Perempuan Berseragam Poltekkes Bandung, Begini Kata Kemenkes
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.