bukamata.id – Ambisi Borneo FC untuk mengukir sejarah dengan merengkuh trofi kasta tertinggi sepak bola Indonesia kini memasuki fase krusial. Klub berjuluk Pesut Etam tersebut sedang terlibat dalam “perang saraf” dan perebutan poin yang sangat sengit melawan sang juara bertahan, Persib Bandung, di pengujung musim Super League 2025/2026.
Kenangan pahit musim 2023/2024 masih membekas bagi publik Samarinda. Kala itu, meski sukses mendominasi regular series, langkah Borneo terhenti di babak championship series, sementara Maung Bandung keluar sebagai kampiun. Kini, sejarah seolah berulang dengan tensi yang lebih tinggi.
Saat ini, kedua raksasa tersebut mengoleksi poin kembar, yakni 66 angka. Persib masih berhak menduduki puncak klasemen sementara, disusul ketat oleh Borneo FC di posisi runner-up. Menariknya, perdebatan kini mulai bergeser ke arah tingkat kesulitan jadwal yang akan dihadapi kedua tim di lima pertandingan sisa.
Perbandingan Jadwal: Siapa Lebih Diuntungkan?
Banyak pihak menilai Borneo FC memiliki jalur yang lebih mulus karena akan menghadapi tim-tim yang secara statistik relatif lebih ringan dibanding lawan berat yang menanti Persib, termasuk laga el clasico melawan Persija Jakarta.
Sisa Laga Borneo FC:
- Persik vs Borneo FC
- Borneo FC vs Persita
- Bali United vs Borneo FC
- Persijap vs Borneo FC
- Borneo FC vs Malut United
Sisa Laga Persib Bandung:
- Bhayangkara FC vs Persib
- Persib vs PSIM
- Persija vs Persib
- PSM vs Persib
- Persib vs Persijap
Respons Tegas Fabio Lefundes
Menanggapi anggapan bahwa timnya memiliki jalan yang lebih “mudah,” pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, dengan tegas menepis pandangan tersebut. Baginya, di level tertinggi kompetisi, setiap lawan memiliki potensi untuk menjegal ambisi mereka.
“Tidak ada pertandingan mudah. Kami harus mempersiapkan mental untuk semua pertandingan tersisa. Yang pasti, kami akan bekerja keras agar bisa terus bersaing menjadi juara,” ujar Lefundes sebagaimana dilansir dari laman resmi Borneo FC, Selasa (28/4/2026).
Lefundes menekankan bahwa konsistensi adalah kunci utama jika Pesut Etam ingin menggusur Persib dari puncak. Fokusnya bukan pada siapa lawannya, melainkan pada standar performa yang sudah mereka bangun sejak awal musim.
“Menjaga penampilan tim agar tetap stabil sudah kami lakukan di 28 pertandingan sebelumnya, termasuk saat melawan Semen Padang. Jadi kalau ada yang bertanya bagaimana persiapan kami di sisa lima pertandingan, saya pastikan kami akan terus mempertahankan apa yang sudah kami capai saat ini,” tegas pelatih asal Brasil tersebut.
Ia juga memberikan apresiasi tinggi kepada para penggawa Pesut Etam yang dianggapnya sebagai aktor utama di balik posisi Borneo saat ini.
“Yang paling utama sudah pasti pemain. Mereka tampil luar biasa di setiap pertandingan dan apa yang sudah mereka dapatkan saat ini bersama tim, adalah buah dari kerja keras itu sejak kompetisi ini belum dimulai,” pungkasnya.
Dengan lima laga tersisa yang dianggap sebagai “partai final,” pencinta sepak bola nasional akan disuguhi drama perebutan takhta yang kemungkinan besar akan ditentukan hingga pekan terakhir.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










