bukamata.id – Polda Jawa Barat mengeluarkan peringatan keras kepada seluruh elemen suporter menjelang laga big match Persib Bandung vs Persija Jakarta.
Masyarakat diminta menjaga kondusivitas, terutama di ruang digital, serta tidak terpancing melakukan tindakan melanggar hukum seperti provokasi, sweeping, atau aksi main hakim sendiri.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Hendra Rochmawan menegaskan bahwa tingginya tensi jelang pertandingan tidak boleh disalurkan melalui tindakan anarkis. Polda Jabar, kata dia, telah menyiagakan personel untuk memitigasi potensi konflik horizontal antarsuporter.
“Jaga kondusivitas di media sosial. Dilarang melakukan provokasi atau ujaran kebencian yang dapat memicu konflik antarsuporter,” ujar Hendra saat diwawancarai, Jumat (9/1/2026).
Polisi Siagakan Patroli Antisipasi Sweeping
Hendra menyoroti ketatnya persaingan Persib dan Persija di papan atas Super League Indonesia yang berpotensi memicu emosi suporter. Ia mengingatkan bahwa tindakan anarkis justru akan merugikan klub kebanggaan masing-masing daerah.
“Patroli Polsek dan Patroli Samapta telah diberi tugas untuk memantau situasi kamtibmas, khususnya jika terjadi sweeping oleh Bobotoh terhadap yang diduga Jakmania atau kendaraan berpelat nomor B,” jelasnya.
Polda Jabar memastikan akan mengambil tindakan tegas dan terukur apabila situasi dinilai semakin rawan.
“Akan dilakukan mitigasi, pencegahan, dan pengamanan jika kondisi berkembang menjadi tidak kondusif,” tegas Hendra.
Dipicu Aksi Vandalisme Provokatif
Peringatan Polda Jabar ini muncul setelah adanya aksi vandalisme bernada provokatif yang mencoreng fasilitas publik di Kota Bandung, Jumat (9/1/2026) pagi.
Coretan cat semprot berwarna oranye bertuliskan “PJFC!” ditemukan di dinding Flyover Mochtar Kusumaatmadja (Pasupati).
Selain itu, sebuah kain hitam bertuliskan kalimat provokatif dalam bahasa Inggris, “PERSIJA FANS WUZ HERE IN YOUR FUCKING TOWN,” sempat terpasang di lokasi strategis dan videonya viral di media sosial. Pantauan terakhir menunjukkan tulisan tersebut telah ditimpa cat hitam.
Dugaan Adu Domba dan Pelanggaran Perda
Kasatpol PP Kota Bandung Bambang Sukardi menyayangkan aksi vandalisme tersebut. Ia menduga ada upaya adu domba atau “proxy war” yang bertujuan memancing emosi suporter.
“Jangan sampai Bobotoh terprovokasi. Bisa jadi ini proxy war. Saya sangat prihatin,” ujar Bambang.
Ia menegaskan bahwa tindakan tersebut melanggar Peraturan Daerah tentang Ketertiban Umum. Satpol PP berjanji menindak pelaku dan berkoordinasi dengan Dinas Cipta Bintar serta pengelola aset jalan nasional untuk melakukan pengecatan ulang.
“Kota Bandung harus dijaga, terutama kebersihan fasilitas umum seperti Flyover Pasupati. Ini contoh yang tidak baik,” katanya.
Jadwal Persib vs Persija
Laga klasik Persib Bandung vs Persija Jakarta dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Minggu, 11 Januari 2026. Pertandingan ini menjadi krusial dalam perebutan papan atas klasemen.
Saat ini, Persib (peringkat 3) dan Persija (peringkat 2) sama-sama mengoleksi 35 poin. Demi menjamin keamanan dan ketertiban, komando pengamanan pertandingan sepenuhnya diambil alih oleh Polda Jabar.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










