Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Gondrong Pakai Bando dan Ngopi di Warung, Karier Sepak Bola Evan Dimas Sudah Habis?

Minggu, 14 Juni 2026 20:51 WIB

Luar Biasa! Irfan Hakim Sapu Bersih Gelar di Koi Show 2026, Kohaku Jadi Bintang Utama

Minggu, 14 Juni 2026 19:00 WIB

Video Full Durasi Cut Salwa di Hotel Banyak Diburu, Apa Isinya?

Minggu, 14 Juni 2026 18:49 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Gondrong Pakai Bando dan Ngopi di Warung, Karier Sepak Bola Evan Dimas Sudah Habis?
  • Luar Biasa! Irfan Hakim Sapu Bersih Gelar di Koi Show 2026, Kohaku Jadi Bintang Utama
  • Video Full Durasi Cut Salwa di Hotel Banyak Diburu, Apa Isinya?
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
  • Persib Masih Kena Transfer Ban FIFA! Bursa Transfer Maung Bandung Terancam Kacau?
  • Jangan Sampai Terlambat! WhatsApp akan Blokir Akses di iPhone dengan iOS Versi Ini
  • Pro-Kontra Razia Outfit Jogging di Aceh: Aturan Daerah vs Gaya Hidup Modern, Siapa yang Salah?
  • Drama Besar Timnas Jepang! Moriyasu Minta Maaf Usai Coret Wataru Endo
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 14 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pondok Pesantren di Kota Bandung Didorong Terlibat dalam Pemilahan Sampah

By SusanaSenin, 4 November 2024 04:00 WIB3 Mins Read
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Kota Bandung terus berupaya mengajak masyarakat untuk memilah sampah mulai dari sumbernya. Inisiatif ini bertujuan untuk mengurangi volume sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Dalam hal ini, Pj Wali Kota Bandung, A. Koswara, mengajak pondok pesantren, madrasah, dan KUA untuk aktif dalam memilah sampah dari sumbernya.

“Sekarang giliran pondok pesantren untuk terlibat dalam pemilahan sampah. Sebelumnya, kami telah melakukan sosialisasi kepada kepala sekolah, restoran, dan hotel,” kata A. Koswara.

Koswara menjelaskan, ada beberapa langkah yang perlu dilakukan agar proses integrasi pengelolaan sampah berjalan optimal. Ini mencakup penguatan kelembagaan di tingkat wilayah serta inventarisasi sarana yang diperlukan.

“Untuk mengintegrasikan semua proses dari hulu sampai hilir, dukungan sarana dan prasarana sangat penting. Ada tiga hal yang harus diupayakan agar pengelolaan sampah lebih efektif,” ucapnya.

Baca Juga:  38 TPS di Bandung Overload, Warga Diminta Kelola Sampah Mandiri Meski Cukup Sulit

Tiga aspek tersebut meliputi kelembagaan, pengelolaan Tempat Penampungan Sementara (TPS), dan intervensi sistem serta teknologi. Menurutnya, jika pemilahan dan pengangkutan sampah dilakukan secara efektif di tingkat RT atau RW, maka pengelolaan hingga ke TPS bisa menjadi lebih signifikan.

“Pemilahan dan pengangkutan bisa dilakukan oleh kelompok seperti mamang gerobak atau Karang Taruna yang ditunjuk oleh RW,” tambahnya.

Koswara juga menekankan pentingnya kelembagaan dalam pengelolaan sampah, yang mencakup regulasi di tingkat wilayah.

“RW perlu membentuk seksi kebersihan. Saat ini belum ada, maka kita perlu membentuknya dan memberikan insentif kepada petugas yang terlibat. Dengan demikian, integrasi pengelolaan akan lebih mudah terwujud,” katanya.

Baca Juga:  Kota Bandung Targetkan Perbaikan Infrastruktur Selesai di Tahun 2024

Lebih lanjut, Koswara menyatakan bahwa TPS memainkan peran penting dalam pengelolaan sampah, sehingga dibutuhkan sumber daya manusia yang kompeten untuk mengelola mekanisme ini.

“Pengelolaan TPS sangat penting, dan kita perlu merencanakan tugas dan jumlah petugas di masing-masing TPS. Di Kota Bandung terdapat 135 TPS, namun saat ini hanya 8 TPS yang dikelola oleh Dinas Lingkungan Hidup,” jelasnya.

Koswara berharap, TPS nantinya akan menjadi kawasan pengelolaan terpadu, sehingga diharapkan pengelolaan sampah bisa dilakukan secara menyeluruh.

“Pengelolaan yang lebih terpadu akan memungkinkan pemilahan di TPS, sehingga dapat menghasilkan nilai ekonomis dan dimanfaatkan untuk kebutuhan lainnya,” ungkapnya.

Baca Juga:  Transformasi Terminal Cicaheum: Wali Kota Bandung Pastikan Nasib Pedagang dan Sopir Angkot Terjamin

Ketua Pokja Pengelolaan Sampah, Asep Saeful Gufron, menyampaikan bahwa pimpinan pondok pesantren sengaja dikumpulkan untuk sosialisasi ini. Terdapat 92 pesantren, 53 madrasah tsanawiyah dan madrasah aliyah, serta kepala KUA se-Kota Bandung yang dilibatkan.

“Tujuan sosialisasi ini adalah agar pesantren dan madrasah di Kota Bandung dapat mengelola sampah dari sumbernya melalui proses pemilahan, yaitu sampah organik, anorganik, dan residu,” katanya.

Ia berharap para kepala KUA dapat mengerahkan penyuluh untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya di tempat peribadatan.

“Insya Allah, ini akan membantu dalam mengolah sampah organik dan mendaur ulang sampah anorganik, sehingga hanya residu yang dibuang ke TPS,” tutupnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

A. Koswara madrasah memilah sampah Pemkot Bandung Pesantren TPA
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Luar Biasa! Irfan Hakim Sapu Bersih Gelar di Koi Show 2026, Kohaku Jadi Bintang Utama

Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri

Pro-Kontra Razia Outfit Jogging di Aceh: Aturan Daerah vs Gaya Hidup Modern, Siapa yang Salah?

Hasil PCMB Jabar 2026 Resmi Diumumkan, Ini Aturan Wajib Daftar Ulang atau Calon Siswa Bisa Gugur

Viral! Pencopetan di Mal Bandung Terekam CCTV, iPhone 17 Pro Max Raib Usai Salat Magrib

Rampok Uang Negara Rp18 Miliar, Ternyata Segini Isi Garasi dan Total Harta Wabup Indramayu

Terpopuler
  • Viral! Link Video Full Durasi Cut Salwa Ramai Diburu Netizen, Apa Isinya?
  • Dari Buku ‘Broken Strings’ Sampai Urusan Istri: Mengapa Eza Gionino dan Robby Tremonti Mendadak Panas?
  • Link Telegram Video Cut Salwa Full Durasi Ramai Dicari, Benarkah Ada?
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.