Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Pelarian Pembacok Remaja Berkaus Persib Berakhir, Pelaku Terancam 15 Tahun Bui

Rabu, 28 Oktober 2026 09:20 WIB

Igor Tolic Akui Melbourne Victory Lawan Tangguh, Persib Andalkan Bobotoh

Rabu, 28 Oktober 2026 09:04 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp 20.000, Cek Daftarnya

Rabu, 28 Oktober 2026 08:54 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Pelarian Pembacok Remaja Berkaus Persib Berakhir, Pelaku Terancam 15 Tahun Bui
  • Igor Tolic Akui Melbourne Victory Lawan Tangguh, Persib Andalkan Bobotoh
  • Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp 20.000, Cek Daftarnya
  • Belum Terdaftar Bansos? Begini Cara Usulkan Diri Jadi Penerima BLT Kesra
  • Wisata Kuliner Ciamis 2026: 5 Makanan Khas Tatar Galuh yang Wajib Dicoba
  • BLT Kesra Oktober 2026 Cair Lagi? Ini Faktanya dan Cara Cek Bansos
  • Bukan Ilustrator, KAI Diduga Andalkan AI untuk Livery HUT ke-81
  • Polisi Amankan 8 Pemuda di Terminal Tegalega, Golok hingga Ganja Ditemukan di Mobil
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 28 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Produksi Padi untuk Tekan Inflasi, Jabar Lakukan Panen Raya di Majalengka

By Putri Mutia RahmanSabtu, 9 Maret 2024 21:47 WIB2 Mins Read
Panen Raya di Majalengka. (Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Jawa Barat berupaya tekan angka inflasi yang berada di angka 3,09 persen (year on year) di bulan Februari dengan memulai panen raya padi pada Maret 2024 di Kecamatan Leuwimunding dan Kecamatan Rajagaluh Kabupaten Majalengka.

Penjabat (Pj) Bupati Majalengka Dedi Supandi berharap panen raya di daerahnya tidak mengalami kendala, mengingat beberapa bencana kekeringan hingga banjir pernah menimpa wilayahnya beberapa waktu yang lalu.

“Mudah-mudahan sampai dengan akhir tahun, target gabah kering di Majalengka terpenuhi sehingga tingkat inflasi ini akan turun,” ujar Dedi Supandi saat memantau panen raya Majalengka, Sabtu (9/2/2024).

Dedi menjelaskan, Pada tahun lalu, panen raya di Majalengka digelar bulan Februari, namun tahun ini panen raya di bulan Maret hingga akhir Juni. Hal ini disebabkan bencana kekeringan dari El Nino yang membuat pola tanam menjadi terlambat juga menimbulkan hama.

Baca Juga:  Gebrakan Baru Dedi Mulyadi, Jabar Luncurkan E-Budgeting Desa dan E-Voting Pilkades

“Untuk total hari ini di Majalengka, kita evaluasi ada 567.081 ton produksi padi gabah kering dengan nanti menghasilkan beras kurang lebih di sekitar 451.000 ton. Dan hari ini di bulan Maret terevaluasi sudah kurang lebih di 20.100 ton,” katanya.

Bahkan Dedi mengatakan, beberapa petani di Majalengka terancam gagal panen pada 11 Februari lalu, karena 647,88 hektare sawah terendam banjir akibat jebolnya tanggul sungai Cipelang.

Baca Juga:  Cara Elegan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Menanggapi Para 'Pencaci'

Untuk mengejar ketertinggalan pola tanam tersebut, pihaknya mengupayakan pemberian bibit tanaman gratis untuk petani. Dan menginstruksikan penyuluh pertanian di Majalengka agar memberikan bibit unggul.

“Termasuk juga pola pola yang dilakukan ada bantuan untuk daerah kekeringan, seperti mesin penyedot dan ada beberapa alat pertanian lagi yang akan kita drop,” katanya.

Upaya tersebut dilakukan untuk menambah daya jual petani Majalengka mengingat banyak daerah lain seperti kabupaten Sumedang, Cirebon, Bandung, hingga Jakarta yang tergantung dari gabah giling maupun beras asal Majalengka.

Baca Juga:  Dede Chandra Dorong Sinergi Lintas Sektor untuk Peningkatan Kesejahteraan Lansia di Jabar

“Termasuk berasnya ada yang dibawa ke Pasar Induk Cipinang Jakarta dan Bandung,” imbuh Dedi.

Selain mengandalkan hasil panen, Pemda Majalengka juga melakukan Gerakan Pasar Murah (GPM) di beberapa titik kecamatan untuk menekan inflasi.

“Kemarin saya cek harga beras saja ada penurunan di harga 500 rupiah Termasuk juga harga padi siap giling. Saya ingin menyampaikan salam buat petani, mudah mudahan panen hari ini menjadi bagian baik untuk kesejahteraan para petani juga,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

jawa barat Kabupaten Majalengka
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Pelarian Pembacok Remaja Berkaus Persib Berakhir, Pelaku Terancam 15 Tahun Bui

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Belum Terdaftar Bansos? Begini Cara Usulkan Diri Jadi Penerima BLT Kesra

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

BLT Kesra Oktober 2026 Cair Lagi? Ini Faktanya dan Cara Cek Bansos

Bukan Ilustrator, KAI Diduga Andalkan AI untuk Livery HUT ke-81

Polisi Amankan 8 Pemuda di Terminal Tegalega, Golok hingga Ganja Ditemukan di Mobil

Upaya Penyelundupan Sabu saat Besuk, Pengunjung Lapas Banceuy Sembunyikan Barang di Ikat Rambut

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Lomba Coding SD-SMP 2026 Dibuka, Siswa Ditantang Bikin Solusi Bencana Alam
  • Kisah Santri Cipasung yang Berhasil Mengubah Sejarah Pendidikan Islam Indonesia
  • Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar
  • Peta Potensi Bencana November 2026: Puluhan Kecamatan di Jawa Barat Siaga Longsor dan Banjir Bandang
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.