Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Sentimen Suku Kental dan Boros Anggaran, Wacana Provinsi Sunda Dinilai Belum Mendesak

Sabtu, 4 Juli 2026 16:26 WIB

Tabel Angsuran KUR BNI 2026 Plafon Rp100 Juta: Panduan Simulasi Cicilan Murah untuk Tambahan Modal UMKM

Sabtu, 4 Juli 2026 15:45 WIB

Tabel Angsuran KUR BRI 2026: Simulasi Cicilan Plafon Rp100 Juta Tanpa Jaminan untuk Modal Usaha

Sabtu, 4 Juli 2026 15:34 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Sentimen Suku Kental dan Boros Anggaran, Wacana Provinsi Sunda Dinilai Belum Mendesak
  • Tabel Angsuran KUR BNI 2026 Plafon Rp100 Juta: Panduan Simulasi Cicilan Murah untuk Tambahan Modal UMKM
  • Tabel Angsuran KUR BRI 2026: Simulasi Cicilan Plafon Rp100 Juta Tanpa Jaminan untuk Modal Usaha
  • Bukan Cuma Uang! Ternyata Ini Alasan Kuat Sandy Walsh Mau Terima Kontrak 3 Tahun di Persib Bandung
  • Benarkah Persib ‘Hancurkan’ Karier Pemain Timnas? Menguliti Profil & Kredibilitas Arul El Pundit
  • Bagan Resmi 16 Besar Piala Dunia 2026: Peta Persaingan Fase Gugur Menuju Semifinal
  • Truk Rem Blong Picu Tabrakan Beruntun di Sukabumi, Sopir Sempat Terjepit Kabin Terguling
  • Jadwal Babak 16 Besar Piala Dunia 2026: Bentrokan Akbar Argentina vs Mesir di Atlanta
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 4 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Program Barak Militer Dedi Mulyadi Tuai Kritik, PKS Soroti Pelanggaran Hak Anak

By SusanaRabu, 21 Mei 2025 15:20 WIB2 Mins Read
Politikus PKS)= yang juga Anggota DPR RI, dr Gamal Albinsaid. Foto: Instagram @gamalalbinsaid.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Penolakan terhadap program pendidikan bergaya militer bagi siswa bermasalah yang digagas Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi terus bermunculan. Kali ini datang dari Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang juga Anggota DPR RI, dr Gamal Albinsaid.

Menurut dr Gamal, program barak militer untuk siswa bermasalah tidak sesuai dengan prinsip pendidikan modern, minim bukti efektivitas, dan berpotensi melanggar hak anak. Ia menilai, pendekatan militeristik terhadap anak-anak yang disebut “nakal” justru menyederhanakan masalah yang kompleks.

“Pendidikan militer untuk siswa tidak sesuai dengan pendekatan psikologis dan pembinaan karakter positif yang menjadi prinsip pendidikan modern. Ini juga belum terbukti efektif secara ilmiah dalam mengatasi kenakalan remaja,” ujar dr Gamal, dikutip dari Instagram resminya @gamalalbinsaid, Selasa (21/5/2025).

dr Gamal memaparkan sejumlah alasan penolakan terhadap program tersebut:

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Lawan Narasi Jawa Barat Has Fallen, Pakar Kasih Jalan Keluar

1. Minim Bukti Efektivitas

Tidak ada bukti kuat yang menunjukkan pendidikan militer mampu mengatasi kenakalan remaja secara signifikan. Kebijakan semacam ini dinilai tidak berbasis pada pendekatan ilmiah (evidence-based policy).

2. Tidak Sesuai Prinsip Pendidikan Modern

Pendidikan modern menekankan pendekatan empatik, psikologis, dan karakter positif. Pendekatan militer dinilai bertentangan dengan semangat tersebut.

3. Tidak Menyentuh Akar Masalah

Anak-anak yang bermasalah kerap merupakan respons dari sistem sosial yang gagal: mulai dari pengabaian keluarga, trauma, hingga lingkungan pendidikan yang represif.

Baca Juga:  Festival Dulag Istimewa Jadi Ruang Warga Rayakan Takbiran Tertib dan Nyaman

“Apakah pendidikan ala militer ini menyelesaikan akar masalah tersebut? Tidak,” kata Gamal.

4. Berpotensi Langgar Hak Anak

Menurut Gamal, program ini dapat melanggar Konvensi Hak Anak (CRC), terutama Pasal 5 dan 9, yang menekankan pentingnya peran keluarga dalam pengasuhan dan tumbuh kembang anak.

5. Stigmatisasi dan Diskriminasi

Labelisasi anak sebagai “nakal” karena dikirim ke barak militer dianggap bisa menimbulkan tekanan sosial tambahan.

“Bayangkan anak-anak dijemput militer atau diantar orang tua ke barak, lalu dicap nakal oleh teman-temannya. Ini bukan rehabilitasi, tapi menambah luka sosial baru,” jelasnya.

Penolakan senada juga sebelumnya disampaikan Wakil Ketua DPRD Jabar dari PDIP, Ono Surono, yang menilai program barak militer berpotensi menyalahi semangat pendidikan inklusif dan hak anak.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Tegaskan Samsat di Bogor Creative Center Demi Manfaat Publik

Program barak militer yang dirancang Dedi Mulyadi sendiri menuai pro-kontra sejak pertama kali disampaikan.

Dedi menyebut program ini sebagai upaya pembinaan bagi anak-anak yang dianggap menyimpang atau sulit dikendalikan oleh lingkungan sekolah maupun keluarga.

Namun sejumlah kalangan menyebut, pendekatan semacam ini harus dibahas lebih luas dan dikaji dengan melibatkan para ahli pendidikan, psikologi, serta perlindungan anak.

PKS sendiri sejak awal mengkritik gaya kepemimpinan Dedi Mulyadi yang dianggap minim dialog dan cenderung one man show dalam mengambil kebijakan, termasuk program barak militer ini.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi dr Gamal Albinsaid hak anak militer Pendidikan PKS
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Sentimen Suku Kental dan Boros Anggaran, Wacana Provinsi Sunda Dinilai Belum Mendesak

Truk Rem Blong Picu Tabrakan Beruntun di Sukabumi, Sopir Sempat Terjepit Kabin Terguling

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Cara Cek BPNT Juli 2026 Lewat HP, Ini Tanda Bantuan Sudah Cair

Anak Diduga Hilang dari Katapang Ditemukan Meninggal di Jembatan BBS Bandung Barat

Om Zein saat menghadiri acara di Purwakarta.

Imbas Lagu Kontroversial ‘Lalaki Langit’, Bupati Purwakarta Diperiksa Intensif 8 Jam di Kemendagri

Pencabulan

Dugaan Kasus Rudapaksa di Sapan Bandung, Korban Masih Jalani Pemulihan Trauma

Terpopuler
  • Ini Link Bagan 32 Besar Piala Dunia 2026 untuk Pantau Jadwal dan Skema Pertandingan
  • Link Live Pagi Ini: Portugal vs Kroasia 32 Besar Piala Dunia 2026, Siapa Lolos?
  • Jangan Asal Klik! Video Handuk Putih Anak vs Ibu Viral, Begini Fakta dan Bahaya Link Palsunya
  • Lirik Lagu Lalaki Langit Lalanang Bejat Viral! Ini Isi Lagu Om Zein yang Tuai Polemik
  • Video Handuk Putih Anak vs Ibu Viral di TikTok, Link Fullnya Bikin Waswas
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.