Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Tinggal 30 Langkah Lagi! Cristiano Ronaldo Menuju Rekor 1.000 Gol Dunia

Kamis, 30 April 2026 20:28 WIB

Link Video Tasya Gym Bandar Batang 15 Menit Diburu, Ternyata Banyak yang Palsu

Kamis, 30 April 2026 20:20 WIB

Bhayangkara Unggul 2-1, Persib Kejar Lewat Gol Injury Time

Kamis, 30 April 2026 20:01 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Tinggal 30 Langkah Lagi! Cristiano Ronaldo Menuju Rekor 1.000 Gol Dunia
  • Link Video Tasya Gym Bandar Batang 15 Menit Diburu, Ternyata Banyak yang Palsu
  • Bhayangkara Unggul 2-1, Persib Kejar Lewat Gol Injury Time
  • Resmi! John Stones Tinggalkan Manchester City, Akhiri 10 Tahun Era Keemasan
  • Upadate Kasus Dugaan Penculikan Bayi di RSHS Bandung, Perawat Diduga Langgar SOP
  • Aksi Koboi di Cianjur: Tembak Pemilik Toko Pakai Airsoft Gun Usai Ketahuan Nyelinap
  • Gagal Akting?! Ahmad Dhani Bongkar Borok Masa Lalu Usai Maia Estianty Cueki Mulan Jameela?
  • Selisih Poin Tipis, Muhammad Farhan Yakin Mental Juara Persib Bakal Jadi Penentu di Akhir Musim
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 30 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Program Barak Militer Pelajar di Jabar Disetop? Begini Tanggapan Pakar

By Aga GustianaSabtu, 28 Juni 2025 13:15 WIB3 Mins Read
Dedi Mulyadi kirim siswa 'nakal' ke Barak Militer.
Dedi Mulyadi kirim siswa 'nakal' ke Barak Militer. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Program kontroversial pengiriman siswa bermasalah ke barak militer di Jawa Barat dikabarkan akan segera berakhir. Gagasan yang dipopulerkan oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, ini sedang dalam tahap evaluasi dan diperkirakan akan dihentikan setelah penyelenggaraan gelombang kedua rampung.

Langkah penghentian program ini mulai mengemuka setelah adanya pembahasan antara DPRD Jawa Barat dan Dinas Pendidikan (Disdik) setempat. Alih-alih melanjutkan pendekatan militeristik, kini pemerintah provinsi tengah menyiapkan model baru pendidikan karakter yang lebih sistematis dan berkelanjutan.

Kurikulum Panca Waluya Jadi Alternatif

Menurut anggota Komisi V DPRD Jawa Barat, Hasbullah Rahmat, Disdik saat ini tengah menyusun kurikulum muatan lokal (mulok) bertajuk Pendidikan Karakter Panca Waluya. Kurikulum ini nantinya akan diterapkan di seluruh SMA dan SMK sederajat di Jawa Barat sebagai bentuk penguatan karakter siswa dalam ranah formal.

“Disdik Jabar sekarang lagi mengkaji kurikulum muatan lokal (mulok) pendidikan karakter Panca Waluya mau dimasukkan ke mulok di setiap sekolah,” ujar anggota DPRD Jabar, Hasbullah Rahmat, saat dikonfirmasi pada Sabtu (28/6/2025).

Baca Juga:  Guncangan di Pemprov Jabar: Wagub Kecewa, Gubernur Dukung Sekda

Namun, kata Hasbullah, jika sekolah ingin tetap memberikan pelatihan karakter, mereka bisa mengundang dari TNI. Nantinya, para prajurit melatih siswa cara baris-berbaris hingga kedisiplinan. Serta melibatkan Polri untuk edukasi hukum.

“Kalau sekolah masih ingin memberi pelatihan karakter, mereka bisa bekerja sama dengan TNI untuk pelatihan kedisiplinan dan baris-berbaris, serta dengan Polri untuk edukasi hukum,” lanjutnya.

Melalui pendekatan ini, siswa diharapkan memahami konsekuensi hukum dari tindakan menyimpang, termasuk bahaya narkotika dan pelanggaran hukum lainnya.

Kritik dan Evaluasi: Pendekatan Baru Dinilai Lebih Komprehensif

Pakar kebijakan publik dari Universitas Katolik Parahyangan, Kristian Widya Wicaksono, menyambut baik langkah evaluatif pemerintah. Menurutnya, pendekatan barak militer yang diterapkan bersifat instan dan berpotensi mengabaikan prinsip-prinsip pedagogis serta perlindungan anak.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Larang Hukuman Fisik kepada Siswa*

“Jika saat ini Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat tengah mengkaji penghentian program tersebut dan mengalihkan substansinya ke dalam bentuk kurikulum muatan lokal, maka langkah itu mencerminkan pendekatan kebijakan yang lebih sistemik dan komprehensif,” ujarnya saat dihubungi Sabtu (28/6/2025).

Kristian menilai, integrasi nilai-nilai seperti disiplin, kepemimpinan, dan bela negara ke dalam kurikulum lokal lebih sesuai dengan prinsip pendidikan berkelanjutan. Selain efisien secara biaya, pendekatan ini juga dinilai lebih aman secara psikologis dan lebih adaptif terhadap konteks budaya serta karakter siswa di tiap daerah.

Baca Juga:  Heboh Dana APBD Jabar Rp4,1 Triliun, Dedi Mulyadi: Itu Bukan Deposito!

Menuju Reformasi Pendidikan Karakter yang Lebih Manusiawi

Peralihan dari pendekatan militeristik ke model pendidikan karakter berbasis kurikulum mencerminkan koreksi kebijakan yang positif. Ini menjadi contoh penting bagaimana program yang awalnya kontroversial bisa berkembang menjadi kebijakan yang lebih matang, inklusif, dan relevan dengan kebutuhan pendidikan masa kini.

Meski Kepala Disdik Jawa Barat, Purwanto, belum memberikan pernyataan resmi terkait penghentian program ini, gelombang dukungan terhadap transformasi kebijakan sudah mulai menguat di kalangan legislatif dan akademisi.

“Dengan demikian, keputusan untuk mengevaluasi dan mengalihfungsikan program ini merupakan bentuk koreksi kebijakan yang sehat. Kebijakan publik yang baik bukan hanya tentang niat baik penggagasnya, tetapi juga soal efektivitas, akuntabilitas, dan kesesuaiannya dengan prinsip-prinsip tata kelola pemerintahan yang baik,” tandas Kristian.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

barak militer Dedi Mulyadi Disdik Jabar jawa barat Kurikulum Sekolah Pelajar Jabar Pendidikan pendidikan karakter
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Upadate Kasus Dugaan Penculikan Bayi di RSHS Bandung, Perawat Diduga Langgar SOP

Aksi Koboi di Cianjur: Tembak Pemilik Toko Pakai Airsoft Gun Usai Ketahuan Nyelinap

Underpass Pasteur Masih Tahap Wacana, Pemprov Jabar Soroti Risiko Banjir dan Lahan

Fakta Baru Video Viral Batang: Pemeran Wanita Diduga Tak Tahu Aksinya Direkam Diam-diam dan Diduplikas

Resmi! Gaji Pensiunan PNS Mei 2026 Cair Tepat Waktu, Cek Detailnya

Dulu Anak Rantau, Sekarang Rajai MTQ Internasional: Kisah Imranul Karim, Qari Kaltim yang Guncang Dunia

Terpopuler
  • Link Video Bandar Batang Viral! Waspada Phising
  • Link Asli Video Bandar Membara Full Durasi, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Viral ‘Video Bandar Membara’ di Media Sosial, Warganet Cari Link Asli No Sensor
  • Link Video Viral Vell Blunder Durasi Panjang, Waspada Modus Phising!
  • Gebrakan Mewah di Bursa Transfer: Persib Bandung Incar Bintang-bintang Eks Eropa
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.