Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Hadiri Haul Ponpes Al-Husaeni, Cucun Ahmad Syamsurijal Minta Pesantren Adaptif terhadap Teknologi

Selasa, 16 Juni 2026 21:43 WIB

Cetak Rekor Sejarah, ChatGPT Tembus 1 Miliar Pengguna Meski Dihantam Isu Militer

Selasa, 16 Juni 2026 20:57 WIB

Orang Tua Wajib Tahu: Ilmuwan Ungkap Alasan Mengapa Smartphone Sebenarnya Tidak Merusak Otak Anak

Selasa, 16 Juni 2026 20:52 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Hadiri Haul Ponpes Al-Husaeni, Cucun Ahmad Syamsurijal Minta Pesantren Adaptif terhadap Teknologi
  • Cetak Rekor Sejarah, ChatGPT Tembus 1 Miliar Pengguna Meski Dihantam Isu Militer
  • Orang Tua Wajib Tahu: Ilmuwan Ungkap Alasan Mengapa Smartphone Sebenarnya Tidak Merusak Otak Anak
  • Persib Buru Bek Eropa 190 Cm! Mike van der Hoorn Jadi Target Utama 2026/2027
  • Langsung Gas! Kode Redeem FF Max 16 Juni 2026 Bikin Player Auto Sultan
  • Gara-Gara Daun Bawang, David Beckham Mendadak ‘Direkrut’ Kementerian Pertanian RI, Kok Bisa?
  • Palu Diguncang Gempa M 6,7, BMKG Catat 9 Gempa Susulan dalam Kurang dari 1 Jam!
  • Kisah Gila dari Piala Dunia 2026: Kiper 40 Tahun Tahan Imbang Spanyol, Followers IG Naik 10.000 Persen!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 16 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Rafael Situmorang Tegaskan Pilkades Digital Jabar Tak Ubah Esensi Pemilihan

By Aga GustianaSabtu, 13 Desember 2025 10:01 WIB3 Mins Read
DPRD Jabar pantau Pilkades Digital di Indramayu. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Uji coba pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) berbasis digital di sejumlah wilayah Jawa Barat mendapat sorotan dari kalangan legislatif. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat menilai penerapan sistem ini perlu dikawal secara ketat agar berjalan sesuai prinsip demokrasi dan tidak menimbulkan persoalan baru di masyarakat.

Anggota DPRD Jabar, Rafael Situmorang, menyampaikan bahwa peralihan mekanisme pemungutan suara dari sistem manual ke digital pada dasarnya tidak mengubah substansi pemilihan. Namun, ia menekankan pentingnya kesiapan pengawasan, efektivitas pembiayaan, serta strategi sosialisasi yang menyentuh langsung pemilih di desa.

Fokus Pengawasan Jadi Penentu Keberhasilan

Menurut Rafael, keunggulan utama dari sistem digital terletak pada kecepatan dan ketepatan penghitungan suara. Selama proses tersebut dapat dipantau secara transparan, ia menilai penggunaan teknologi bukanlah persoalan mendasar.

“Secara prinsip, ini hanya mengalihkan kertas suara menjadi perangkat digital. Saya melihat tidak ada masalah besar. Penghitungan suara pun langsung muncul di mesin,” ucap Rafael Situmorang saat dihubungi, Sabtu (13/12/2025).

Baca Juga:  Liburan Sekolah di Indramayu? Kunjungi 3 Tempat Wisata Hits Ini, Dijamin Seru

Terkait potensi risiko, Rafael berpandangan bahwa tantangan yang muncul lebih bersifat operasional dan dapat diminimalkan dengan pendampingan yang tepat, bukan berkaitan dengan kerawanan manipulasi hasil.

“Kendalanya lebih pada teknis penggunaan saja,” ujarnya.

Edukasi Pemilih Jadi Kunci Atasi Kesenjangan Digital

Rafael juga menyoroti adanya perbedaan tingkat literasi digital di wilayah pedesaan. Meski demikian, ia menilai hal tersebut bukan penghalang utama selama pemerintah daerah aktif memberikan edukasi dan pendampingan kepada masyarakat.

Baca Juga:  Mudik Lebaran 2024, DPRD Jabar Soroti Keterbatasan Sarana di Rest Area Tol Cisumdawu

“Ini masih tahap percontohan, jadi perlu dihitung lagi [efisiensi anggaran]. Kalau ternyata lebih efisien, ya bagus. Yang penting ada sosialisasi yang intens, karena banyak pemilih belum terbiasa menggunakan perangkat digital. Petugas TPS harus membimbing dengan baik,” tegasnya.

Ia menambahkan, peran petugas di tempat pemungutan suara menjadi krusial dalam memastikan setiap warga tetap dapat menggunakan hak pilihnya secara nyaman dan aman.

Hasil Tinjauan Lapangan: Sistem Berjalan, Pengguna Perlu Adaptasi

Selama masa uji coba, DPRD Jabar turut memantau langsung pelaksanaan Pilkades digital di beberapa daerah, termasuk Kabupaten Indramayu. Dari hasil peninjauan tersebut, Rafael menyebut tidak ditemukan kendala signifikan pada sistem yang digunakan.

Baca Juga:  Luka Bandung Pasca Demonstrasi: Kerusakan Meluas, Farhan Jamin Kondisi Aman Terkendali

“Sejauh ini tidak ada masalah besar. Hanya pemilih yang masih bingung, tapi mereka dibimbing oleh petugas TPS. Jadi kendalanya lebih pada teknis penggunaan saja,” jelasnya.

Meski proses pencoblosan dinilai berjalan lancar, Rafael menegaskan bahwa evaluasi menyeluruh tetap diperlukan, terutama pada tahap akhir rekapitulasi suara.

“Saya hanya melihat sampel di TPS. Soal berhasil atau tidaknya, nanti terlihat setelah seluruh hasil dihitung. Saat pencoblosan tidak ada masalah. Hanya soal penghitungan suara yang perlu dilihat lebih lanjut,” tandasnya.

Uji coba ini diharapkan menjadi bahan evaluasi sebelum sistem pemilihan digital diterapkan lebih luas di Jawa Barat.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

DPRD Jabar Indramayu pemilihan kepala desa Pilkades digital Rafael Situmorang
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Hadiri Haul Ponpes Al-Husaeni, Cucun Ahmad Syamsurijal Minta Pesantren Adaptif terhadap Teknologi

Gara-Gara Daun Bawang, David Beckham Mendadak ‘Direkrut’ Kementerian Pertanian RI, Kok Bisa?

Ilustrasi gempa

Palu Diguncang Gempa M 6,7, BMKG Catat 9 Gempa Susulan dalam Kurang dari 1 Jam!

Respons Demo MBG Pakai Kalimat Kasar, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Panen Kecaman

Kronologi Lengkap Kecelakaan Tragis Pesepeda vs Truk di Bandung

Sentimen Damai AS-Iran Pecah, Rupiah Menguat Jadi Mata Uang Terbaik di Asia

Terpopuler
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
  • Link Asli Video Cut Salwa di Hotel Diburu Warganet, Apa Isinya?
  • Viral! Daftar Nama yang Diserahkan Sony Sonjaya ke Kejagung Terkait Kasus BGN, Siapa Saja?
  • Video Cut Salwa di Hotel Full Durasi Viral, Warganet Cari Link Telegram
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.