Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

JOHN HERDMAN SALAH STRATEGI?! Terlalu Pede, Timnas Indonesia Dipermalukan Vietnam di Rumah Sendiri!

Selasa, 4 Agustus 2026 10:02 WIB

Persib dan Persija Adu Otot Rebut Tiket Final Piala Presiden 2026 Sore Ini

Selasa, 4 Agustus 2026 09:54 WIB

Semifinal Piala Presiden 2026: Persib Waspadai Lemparan Jauh Pratama Arhan

Selasa, 4 Agustus 2026 09:32 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • JOHN HERDMAN SALAH STRATEGI?! Terlalu Pede, Timnas Indonesia Dipermalukan Vietnam di Rumah Sendiri!
  • Persib dan Persija Adu Otot Rebut Tiket Final Piala Presiden 2026 Sore Ini
  • Semifinal Piala Presiden 2026: Persib Waspadai Lemparan Jauh Pratama Arhan
  • KDS Pilih Hormati Proses Hukum, Pengamat: Hasil Kerja Lebih Kuat dari Seribu Bantahan
  • Menembus Badai Disrupsi, Bukamata.id Rayakan HUT ke-3 dengan Semangat ‘Berani Berbeda, Tetap Beretika’
  • Klasemen Grup A Piala AFF 2026: Indonesia Turun ke Posisi 3 Usai Dihajar Vietnam 0-3
  • Mau Investasi Emas? Ini Daftar Harga Emas Antam Hari Ini 4 Agustus 2026 Lengkap
  • Mental Juara Maung Bandung Diuji! Mutombo Kirim Pesan Keras Jelang Hadapi Persija Jakarta
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 4 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Rafael Situmorang Wanti-wanti Orang Tua: Dana PIP Hanya untuk Keperluan Anak, Bukan untuk Mancing!

By Putra JuangRabu, 20 Mei 2026 13:06 WIB3 Mins Read
Anggota DPRD Jabar, Rafael Situmorang. (Foto: bukamata.id/M Rafki)
ADVERTISEMENT

bukamata.id — Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PDI Perjuangan, Rafael Situmorang, memberikan peringatan keras kepada para orang tua penerima manfaat Program Indonesia Pintar (PIP). Ia menegaskan bahwa dana bantuan pendidikan tersebut harus digunakan murni untuk keperluan sekolah anak, bukan untuk kebutuhan lain yang tidak mendesak.

Hal itu disampaikannya di hadapan para orang tua murid saat melakukan sosialisasi dan pemantauan program PIP di Kota Cimahi, Senin (18/5/2026).

“Nanti kalau sudah cair, Bapak Ibu, saya titip program ini untuk anak, keur budak lain keur urusan lain (untuk anak, bukan untuk urusan lain). Tadi kepentingannya untuk sekolah; anak beli seragam, beli sepatu, dan lain-lain. Jangan untuk kepentingan di luar sekolah,” ujar Rafael.

Bahkan, dengan nada bercanda namun tegas, Rafael menyentil para ibu agar tidak memberikan uang tersebut kepada suami untuk hobi pribadi, seperti memancing.

“Nah, memancing. Jadi siap tidak? Siap pasea (bertengkar) kalau si Bapak minta uangnya buat mancing? Harus siap. Kalau disalahgunakan, bisa-bisa tahun depan tidak dapat lagi,” kelakarnya yang disambut tawa para orang tua.

Mekanisme Pengajuan Ulang dan Aturan Integrasi Data

Rafael menjelaskan bahwa bantuan PIP ini diberikan setahun sekali dan status kepesertaannya harus terus diperbarui (update) setiap tahun. Namun, ia mengingatkan ada pengecualian bagi siswa yang berada di kelas akhir.

Siswa Kelas Akhir: Bagi siswa yang berada di tingkat akhir (kelas 6 SD, 9 SMP, atau 12 SMA), bantuan akan dijeda terlebih dahulu. Pengajuan baru bisa dilakukan setelah mereka resmi masuk ke jenjang pendidikan berikutnya.

Perubahan Status Ekonomi: Bantuan bisa dihentikan jika kondisi ekonomi keluarga penerima sudah meningkat drastis.

“Tahun depan silakan di-update. Kalau Ibu ternyata tahun depan beli Fortuner tiga, atau punya rumah di Summarecon, ya tidak bisa lagi. Atau tiba-tiba suaminya jadi Wali Kota Bandung, kan kita tidak tahu nasib orang. Kalau asetnya sudah atas nama Bapak Ibu, pasti terdeteksi sistem,” jelasnya.

Jamin Bebas Pungli, Rafael: Ada yang Minta Uang, Laporkan!

Dalam kesempatan tersebut, Rafael juga membagikan kontak aduan resmi untuk mengantisipasi adanya oknum yang memanfaatkan program ini demi keuntungan pribadi. Ia menegaskan bahwa seluruh proses pengajuan PIP melalui jalurnya sama sekali tidak dipungut biaya (zero pungli).

“Kalau ada yang mengatasnamakan saya meminta uang atau pungutan, tidak ada! Kami dari PDI Perjuangan tidak ada yang meminta uang. Bahkan, saya kasih bocoran, untuk mengurus ini (operasional tim) per orang itu ada biayanya dari saya, jadi warga jangan mau dipungut biaya lagi,” tegas Rafael.

Ia meminta warga untuk memanfaatkan nomor telepon yang dibagikan, baik untuk keperluan registrasi ulang tahun depan maupun sebagai saluran pengaduan jika menemukan indikasi pemotongan dana di lapangan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

DPRD Jabar PIP Rafael Situmorang
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

KDS Pilih Hormati Proses Hukum, Pengamat: Hasil Kerja Lebih Kuat dari Seribu Bantahan

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Bansos Agustus 2026 Cair! Cek Daftar Bantuan yang Masuk Rekening, Ada PKH hingga Beras 10 Kg

Padang Dikepung Banjir Bandang: Ratusan Rumah Terendam, Warga Dievakuasi Dini Hari

Dedi Mulyadi Pastikan Gasibu Siap untuk Upacara HUT Ke-81 RI, Penataan Ditarget Rampung 10 Agustus

Dedi Mulyadi Desak Bersih-bersih Internal Pemkot Bandung, ASN Lalai Awasi Penebangan Pohon Harus Disanksi

Owner Padela Bantah Lapangannya Berisik: Sudah Pasang Peredam, Warga Lain Tak Ada yang Komplain

Terpopuler
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • Pengelola Harian SixNine Buka Suara soal Dugaan Penebangan Pohon di Jalan Riau: Kami Hanya Jalankan Operasional
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
  • Cara Nonton Link Live Streaming Persib vs Tampines Rovers Malam Ini di Piala Presiden 2026
  • Timnas Indonesia Bungkam Timor Leste dan Kuasai Puncak Klasemen Piala AFF 2026
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.