Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kode Rahasia FF Juni 2026 Bocor! Ini Daftar Terbaru yang Masih Aktif

Jumat, 19 Juni 2026 05:00 WIB

Persib Dalam Krisis Skuad? Sanksi FIFA Bikin Transfer Mandek, Pemain Bisa Hengkang

Jumat, 19 Juni 2026 04:00 WIB

Link Video Cut Salwa Viral Ramai Dicari, Warganet Diimbau Waspada Tautan Palsu

Jumat, 19 Juni 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kode Rahasia FF Juni 2026 Bocor! Ini Daftar Terbaru yang Masih Aktif
  • Persib Dalam Krisis Skuad? Sanksi FIFA Bikin Transfer Mandek, Pemain Bisa Hengkang
  • Link Video Cut Salwa Viral Ramai Dicari, Warganet Diimbau Waspada Tautan Palsu
  • Borong Pemain Bintang Gratis! Ini Kode Redeem FC Mobile Terbaru 19 Juni 2026
  • Serbu Hadiah Gratis! Intip Daftar Kode Redeem FF Terbaru 19 Juni 2026 dan Cara Klaimnya
  • Siapkan Antisipasi PHK, Dedi Mulyadi Sebut Investasi dan Rekrutmen Industri di Jabar Masih Tinggi
  • DPRD Jabar Dorong SPMB Lebih Transparan, Usulkan Nilai Peserta Dipublikasikan ke Publik
  • Penataan Bandung Berlanjut, Dedi Mulyadi Janjikan Bantuan untuk Pedagang Arcamanik
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 19 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Rakor Inspektorat se-Indonesia Digelar di Jabar dengan Tema Penerapan Manajemen Resiko

By SusanaSelasa, 30 Juli 2024 09:15 WIB2 Mins Read
Rakor Forum Inspektur Daerah Seluruh Indonesia (FIDSI) Tahun 2024 di Gedung Sate, Senin (29/7/2024) malam. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Forum Inspektur Daerah Seluruh Indonesia (FIDSI) menggelar rapat koordinasi bertema “Penerapan Manajemen Risiko dalam Pencapaian Indikator Makro Pembangunan Daerah”, di Gedung Sate, Senin (29/7/2024) malam.

Inspektur Daerah Provinsi Jawa Barat, Eni Rohyani mengatakan rapat tersebut merupakan kegiatan menghimpun Inspektur Daerah/Provinsi dan Kota/Kabupaten seluruh Indonesia.

“Setiap tahun itu selalu mengusung tema yang berbeda-beda. Tahun ini kita lebih fokus kepada “Manajemen Resiko” karena tahun ini kita banyak sekali hal-hal yang sifatnya baru, Kemudian juga pemerintahan yang baru nanti, ini yang perlu kita antisipasi,” papar Eni, Senin (29/7/2024).

Sementara itu, Pj Gubernur Jabar, Bey Machmudin mengatakan implementasi manajemen risiko bukan hanya tentang mengidentifikasi dan mengelola potensi ancaman, tetapi juga mengambil langkah proaktif dalam memastikan bahwa kita dapat mencapai tujuan pembangunan dengan efisien dan efektif.

Baca Juga:  KPU Jabar Gelar Rakor Bersama Kabupaten/Kota Bahas Pengelolaan dan Pengembangan JDIH

Bey menyebutkan dalam aspek ini peran inspektorat sangat krusial, inspektorat harus mampu melakukan pengawasan yang tidak hanya bersifat reaktif tapi juga proaktif dalam mendeteksi potensi risiko sejak dini.

Baca Juga:  KPU Jabar Gelar Rapat Koordinasi Pembentukan KPPS Pilkada 2024

Untuk itu, pentingnya kolaborasi dan sinergi antara seluruh inspektorat di seluruh Indonesia, dalam berbagai informasi dan inovasi dan best practices dalam pengawasan untuk saling memperkuat dan memberikan dampak yang lebih besar dalam penciptaan pemerintahan yang bersih dan berintegritas.

“Saya imbau, bahwa dalam menjalankan tugas inspektur daerah garda terdepan menjaga integritas dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah,” ungkap Bey.

Dalam kesempatan yang sama, Inspektur Jenderal Kemendagri, Komjen Pol. Tomsi Tohir menyampaikan rakor tersebut dilakukan dalam rangka mengevaluasi kegiatan yang telah dilakukan.

Baca Juga:  Sekda Herman Instruksikan Para Inspektur Daerah Perkuat Pencapaian Kinerja di Bidang Pengawasan

Selain itu, kata dia, melalui rakor ini kedepannya bisa memperbaiki terkait tugas-tugas pengawasan yang dilakukan Inspektur Daerah seluruh Indonesia.

“Tentunya Rakor FIDSI ini ada ikhtiar kita bersama untuk mengevaluasi kembali kegiatan-kegiatan kita selama ini, teman-teman Inspektur juga berkumpul dan berdiskusi untuk mendiskusikan kembali kegiatan-kegiatanya kemudian mengevaluasi, tentunya ditemukan hal-hal yang baru yang perlu diperbaiki khususnya yang berkaitan dengan tugas-tugas pengawasan,” paparnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Eni Rohyani FIDSI inspektur daerah manajemen resiko rapat koordinasi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Siapkan Antisipasi PHK, Dedi Mulyadi Sebut Investasi dan Rekrutmen Industri di Jabar Masih Tinggi

DPRD Jabar Dorong SPMB Lebih Transparan, Usulkan Nilai Peserta Dipublikasikan ke Publik

Penataan Bandung Berlanjut, Dedi Mulyadi Janjikan Bantuan untuk Pedagang Arcamanik

Update Kasus Penyekapan di Bandung, Polisi Sebut Pelaku Terus Berpindah Lokasi

Dedi Mulyadi Siapkan Nobar Piala Dunia di Jabar, Yakin Argentina Jadi Magnet Penonton

Aksi Mahasiswa di Bandung Memanas, Polisi Lakukan Penindakan Tegas

Terpopuler
  • Heboh Cut Salwa Viral! Warganet Ramai Cari Link Video ‘No Sensor’, Begini Fakta yang Terungkap
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
  • Heboh Video Cut Salwa Viral! Warganet Penasaran, Sebenarnya Isinya Apa?
  • Merasa Ditipu Janji Manis Asuransi, Mantan Pangdam Ngamuk Saldo Rp520 Juta Terjun Bebas Jadi Rp263 Juta
  • Perkuat Edukasi dan Aksi Sosial, Yayasan Jalan Surga Gandeng bukamata.id Sebarkan Nilai Kebaikan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.