bukamata.id – Sebuah temuan mengejutkan mengguncang Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu! Ratusan unit kendaraan dinas berpelat merah dilaporkan ‘hilang’ bak ditelan bumi. Menyikapi situasi ini, Bupati Indramayu, Lucky Hakim, langsung bergerak cepat melakukan investigasi mendalam untuk mengungkap keberadaan aset negara tersebut.
Pemandangan tak biasa terlihat di lapangan Sport Center Indramayu pada Selasa (29/4/2025). Bupati Lucky Hakim mengumpulkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai di lingkungan Pemkab Indramayu, termasuk memerintahkan pengumpulan semua kendaraan roda empat berpelat merah untuk proses inventarisasi.
Hasil inventarisasi awal sungguh mencengangkan. Dari total 1.066 unit mobil dinas yang tercatat, hanya 713 unit yang kondisinya baik, 3 unit rusak ringan, dan 81 unit rusak berat. Ironisnya, 3 unit mobil dinas dinyatakan hilang tanpa jejak, dan yang lebih mengkhawatirkan, sebanyak 196 unit lainnya belum jelas keberadaannya. Selain itu, 70 unit masuk dalam kategori lainnya yang masih memerlukan pendalaman.
“Jadi tentang aset daerah yang salah satunya mobil kendaraan bergerak belum bicara motor tapi mobil dulu nih. Mobil kan wujudnya besar setelah diabsen masih ada 196 (unit mobil) yang belum jelas keberadaannya,” ungkap Bupati Lucky Hakim dengan nada serius.
Menyikapi temuan ini, Bupati Lucky meminta seluruh jajarannya untuk segera memperjelas status ratusan kendaraan yang ‘menguap’ tersebut. Bahkan, ia tak segan untuk melaporkan kehilangan sejumlah mobil dinas ke pihak berwajib. Lebih tegas lagi, ia akan melaporkan siapa pun yang mengaku memiliki atau mengambil mobil dinas secara tidak sah ke kepolisian.
“Misalnya salah satu sampel, ada yang taruh di bengkel, terus ada orang yang ngambil, terus orang yang ngambil itu ngaku-ngaku. Nah itu mungkin harus dilaporkan kepolisian. Setelah itu nanti mungkin ada, dari kepolisian karena kan ada tindak lanjutnya seperti apa itu kembali ke institusi kepolisian,” tegasnya.
Tak hanya fokus mencari mobil yang hilang, Bupati Lucky juga menginstruksikan untuk segera menjual kendaraan dinas yang kondisinya rusak berat. Hasil penjualan tersebut rencananya akan dialokasikan untuk anggaran perawatan jalan, menunjukkan komitmennya terhadap perbaikan infrastruktur.
Selain itu, ia juga memerintahkan penarikan kembali seluruh kendaraan dinas yang selama ini dititipkan di berbagai lembaga, kecuali mobil yang masih digunakan untuk melayani kepentingan umum.
Aksi tegas inventarisasi aset ini dilakukan sebagai respons atas penilaian Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait pengelolaan aset di Indramayu yang dinilai masih rendah. “Kita ini usaha, salah satu usaha kita bersama untuk mencoba menaikkan nilai itu sekaligus menyelamatkan aset. Aset itu kan dibeli pakai uang rakyat ya,” jelasnya.
Lebih lanjut, Bupati Lucky Hakim juga mulai melakukan inventarisasi aset bangunan hingga tanah. Langkah ini dilakukan untuk menyambut berbagai program pembangunan dari pemerintah provinsi maupun pusat. Bahkan, Pemda Indramayu kini juga memberikan perhatian serius terhadap penataan tapal batas wilayah dengan daerah tetangga. Langkah berani Bupati Lucky Hakim ini diharapkan dapat mengungkap misteri ‘hilangnya’ ratusan mobil dinas dan memperbaiki tata kelola aset daerah di Kabupaten Indramayu.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










