Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Igor Tolic Pasang Target Gila di Persib, Gelar Juara Harus Dipertahankan!

Selasa, 1 September 2026 21:00 WIB
Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Desil DTSEN Mau Diubah? Begini Cara Update Data September 2026 Lewat HP

Selasa, 1 September 2026 20:53 WIB

Leo-Daniel Makin Ganas! Ganda Nomor 1 Dunia Jadi Korban di China Masters 2026

Selasa, 1 September 2026 20:35 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Igor Tolic Pasang Target Gila di Persib, Gelar Juara Harus Dipertahankan!
  • Desil DTSEN Mau Diubah? Begini Cara Update Data September 2026 Lewat HP
  • Leo-Daniel Makin Ganas! Ganda Nomor 1 Dunia Jadi Korban di China Masters 2026
  • Tim Hukum Jabar Istimewa Pastikan Kasus Intimidasi Guru Sukabumi Tak Berujung Damai
  • Nahas! Bocah 9 Tahun Tewas Tenggelam di Genangan Waduk Saguling
  • Cek Bansos September 2026 Lewat HP, Cukup Pakai NIK KTP, Begini Caranya
  • Bukan Cuma Lolos ACL Two, Marc Klok dan Beckham Ukir Rekor Istimewa Persib
  • Kalender September 2026 Padat Hari Besar: Apakah Ada Tanggal Merah dan Cuti Bersama? Cek Daftar Lengkapnya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 1 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Redam Konflik Nasab, PWNU Jabar Desak Pemerintah Mediasi Habib Ba’alawi dan PWI Laskar Sabilillah

By SusanaMinggu, 11 Mei 2025 09:30 WIB2 Mins Read
Logo Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU). Foto: NU Online.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Barat, K.H. Juhadi Muhammad, menyampaikan harapannya agar pemerintah segera mengambil peran sebagai mediator dalam menyelesaikan ketegangan antara kelompok Habib Ba’alawi dan Perjuangan Walisongo Indonesia (PWI) Laskar Sabilillah.

Saat ditemui di Kantor PWNU Jabar, Jalan Terusan Galunggung, Kota Bandung, Sabtu(10/5/2025), KH. Juhadi menyoroti pentingnya ruang dialog sebagai upaya meredam konflik yang berakar pada perbedaan pandangan soal garis keturunan Rasulullah SAW.

“Perbedaan itu hal yang wajar dan bagian dari sunatullah. Tapi jangan sampai perbedaan membuat kita saling bermusuhan. Justru itu harus dijadikan bahan diskusi, bukan permusuhan,” kata KH. Juhadi.

Ia mengungkapkan bahwa konflik ini terjadi karena tidak adanya ruang diskusi yang sehat dan terbuka, sehingga menimbulkan ketegangan di tengah masyarakat akar rumput.

“Saya mengingatkan warga NU dan masyarakat Jawa Barat untuk tidak ikut larut dalam konflik ini. Beda pendapat itu boleh, tapi jangan sampai menjadi alat untuk memecah belah,” pesannya.

Lebih jauh, PWNU Jabar mengusulkan agar pemerintah memfasilitasi pertemuan dua kelompok tersebut dalam suasana dialogis, agar perdebatan tidak semakin meluas.

“Kebenaran sejati adalah milik Allah SWT. Karena itu, penyelesaian masalah ini harus dilakukan dengan kepala dingin dan difasilitasi secara netral,” lanjutnya.

KH. Juhadi juga menekankan dampak negatif media sosial dalam memperburuk konflik ini, karena narasi yang berkembang tidak selalu bersumber dari informasi yang valid.

“Media sosial sekarang sangat liar. Saya imbau masyarakat lebih bijak dan tidak asal menyebarkan informasi tanpa cek kebenarannya,” ujar dia.

Ia juga mengingatkan pentingnya belajar agama dari sumber yang terpercaya.

“Jangan hanya belajar dari internet. Kita butuh guru atau kiai dengan sanad ilmu yang jelas agar tidak tersesat dalam memahami agama,” tambahnya.

Di akhir pernyataannya, KH. Juhadi meminta Polri untuk menjalankan peran sebagai pengayom masyarakat secara adil dan turut mendorong terciptanya ruang mediasi.

“Kami berharap aparat tetap netral, adil, dan bisa membantu menghadirkan ruang dialog antara dua pihak ini. Tujuannya jelas: menjaga persatuan dan kedamaian umat,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Desil DTSEN Mau Diubah? Begini Cara Update Data September 2026 Lewat HP

Tim Hukum Jabar Istimewa Pastikan Kasus Intimidasi Guru Sukabumi Tak Berujung Damai

Nahas! Bocah 9 Tahun Tewas Tenggelam di Genangan Waduk Saguling

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Cek Bansos September 2026 Lewat HP, Cukup Pakai NIK KTP, Begini Caranya

Hancur Dihujat Satu Indonesia! Tangis Istri Gubernur Kalteng Pecah di Depan Ustaz, Cuma Drama?!

PGRI Ogah Damai! Kasus Pria Ngaku Wartawan Ngamuk di SD Sukabumi Bakal Dikawal Sampai Pengadilan

Terpopuler
  • Benarkah Azab? Di Balik Narasi Bencana Nepal dan Isu Perusakan Masjid yang Viral
  • PPIH 2027 Resmi Dibuka! Cek Syarat, Formasi, Jadwal CAT dan Cara Daftarnya
  • PN Bandung Tolak Lagi Praperadilan Mantan Pengurus Gereja: Status Tersangka ITE Bambang Soeharto Sah
  • Game Free Fire
    Banjir Item Gratis! Kode Redeem FF 26 Agustus 2026 Siap Klaim, Ada Skin M1887 dan Diamond
  • HMI Cabang Bandung Demo Balai Kota: Desak Pemkot Buka Mata Soal RTH dan Kemiskinan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.