Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Persib Sudah Lolos Semifinal, Tapi Mariano Peralta Masih Disimpan? Ini Rencana Igor Tolic

Kamis, 30 Juli 2026 05:00 WIB

Bukan Cuma Rendang! Ini 4 RM Padang Terenak di Bandung yang Wajib Masuk Daftar Kulineran

Kamis, 30 Juli 2026 04:00 WIB
bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Warga Ramai Cari BLT Kesra Rp900 Ribu, Benarkah Dana Cair Akhir Juli 2026?

Kamis, 30 Juli 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib Sudah Lolos Semifinal, Tapi Mariano Peralta Masih Disimpan? Ini Rencana Igor Tolic
  • Bukan Cuma Rendang! Ini 4 RM Padang Terenak di Bandung yang Wajib Masuk Daftar Kulineran
  • Warga Ramai Cari BLT Kesra Rp900 Ribu, Benarkah Dana Cair Akhir Juli 2026?
  • Dapatkan Saldo DANA Gratis Rp100.000 Hari Ini, 30 Juli 2026: Cara Klaim Paling Mudah!
  • Klaim Kode Redeem FF 30 Juli 2026: Deretan Hadiah Eksklusif Tanpa Top Up
  • Misteri Kematian Satpam Waduk Jatiluhur Terkuak? Diduga Tewas sebelum Dibuang
  • Belum Debut Tapi Sudah Jatuh Hati, Mariano Peralta Ungkap Pengalaman Pertama Bersama Persib
  • Presiden Prabowo Lantik 1.204 Pamong Praja Muda IPDN: Ingatkan Pentingnya Integritas dan Keberpihakan pada Rakyat
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 30 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Reruntuhan Ponpes Al Khoziny Mirip Jaring Laba-Laba, Basarnas Kejar 72 Jam Penyelamatan Korban

By SusanaKamis, 2 Oktober 2025 10:25 WIB2 Mins Read
Reruntuhan mushalla Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo. Foto: Instagram @topjabar.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Jumlah korban meninggal akibat tertimbun reruntuhan Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur bertambah menjadi lima orang. Dua jenazah terbaru berhasil ditemukan tim SAR gabungan pada Rabu (1/10/2025).

Sementara itu, lima korban lainnya berhasil diselamatkan meski dalam kondisi luka. Proses evakuasi santri dan warga masih terus dilakukan hingga memasuki hari ketiga pascakejadian.

Data Korban Terbaru: 5 Meninggal, 23 Luka Berat, 75 Luka Ringan

Kepala Badan SAR Nasional, Marsekal Madya TNI M. Syafeii, menyampaikan bahwa pihaknya belum bisa memastikan berapa orang masih terjebak di bawah reruntuhan.

“Saya tidak bisa menjawab jumlah yang terperangkap. Angka 91 [orang] itu belum bisa dipastikan,” ujarnya.

BNPB sendiri sempat merilis data awal bahwa ada 91 orang diduga tertimbun, namun kemudian diperbarui menjadi 59 orang berdasarkan daftar absensi pondok pesantren serta laporan keluarga korban.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menambahkan, hingga Rabu malam terdapat 23 korban luka berat dan 75 korban luka ringan.

“Semuanya sudah bisa ditangani dengan baik,” ujarnya.

Tim SAR Berpacu dengan Waktu dalam Golden Time 72 Jam

Basarnas menegaskan saat ini evakuasi masuk dalam periode krusial atau golden time 72 jam, di mana peluang korban selamat masih terbuka lebar.

“Kita mengejar golden time. Begitu bisa menyentuh korban, kita bisa suplai minuman, vitamin, bahkan infus sehingga mereka bisa bertahan lebih lama,” kata M. Syafeii di lokasi kejadian.

Emi Freezer, Kasubdit Pengarahan dan Pengendalian Operasi Basarnas, menambahkan bahwa petugas berusaha menyalurkan suplemen melalui celah kecil reruntuhan.

“Kami hanya bisa deliver makanan dan minuman melalui pilar utama yang retak,” jelasnya.

Tantangan Evakuasi: Reruntuhan Seperti Jaring Laba-Laba

Proses evakuasi korban Ponpes Al Khoziny tidak bisa dilakukan dengan menggunakan alat berat. Struktur bangunan yang roboh digambarkan seperti jaring laba-laba, sehingga sedikit getaran bisa memicu runtuhan lanjutan.

“Struktur penyangga totally collapse. Jika salah satu titik disentuh, getarannya bisa merambat ke semua sektor. Karena itu, kami harus hati-hati dan memaksimalkan penyelamatan korban dengan cara manual,” papar Emi.

Tim SAR kini juga tengah membuat terowongan kecil (tunnel) di bawah reruntuhan untuk menjangkau korban yang tidak bisa bergerak sama sekali karena terhimpit struktur bangunan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

golden time jaring laba-laba penyelamatan korban Pesantren Al Khoziny Sidoarjo renruntuhan Tim SAR
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Warga Ramai Cari BLT Kesra Rp900 Ribu, Benarkah Dana Cair Akhir Juli 2026?

Misteri Kematian Satpam Waduk Jatiluhur Terkuak? Diduga Tewas sebelum Dibuang

Presiden Prabowo Lantik 1.204 Pamong Praja Muda IPDN: Ingatkan Pentingnya Integritas dan Keberpihakan pada Rakyat

Bukan Cuma Sekali Bikin Ulah! Rekam Jejak Kontroversial Lurah Syerly yang Kini Diperiksa Inspektorat

Geger Penemuan Jasad Bayi Membusuk di Perkebunan Kuningan

Teras Cihampelas Resmi Diserahkan ke Pemprov Jabar, Oktober Ditargetkan Sudah Bersih

Terpopuler
  • Korps Alumni KNPI Jabar Bentuk Badan Advokasi untuk Kawal Tata Kelola Pemerintahan dan Cegah Korupsi
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Bali Is Not Your Home! Viral WNA Gelar Event Lari Ekslusif, Warga Lokal Dilarang Ikut?
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.