Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bukan Sekadar Nama Jalan! Deretan Jalan di Bandung Ini Jadi Surga Kuliner dan Wisata Urban

Senin, 15 Juni 2026 03:00 WIB

Viral di Media Sosial! Siapa Sebenarnya Cut Salwa dan Cut Salsa yang Bikin Geger Ini?

Senin, 15 Juni 2026 01:00 WIB

Gondrong Pakai Bando dan Ngopi di Warung, Karier Sepak Bola Evan Dimas Sudah Habis?

Minggu, 14 Juni 2026 20:51 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bukan Sekadar Nama Jalan! Deretan Jalan di Bandung Ini Jadi Surga Kuliner dan Wisata Urban
  • Viral di Media Sosial! Siapa Sebenarnya Cut Salwa dan Cut Salsa yang Bikin Geger Ini?
  • Gondrong Pakai Bando dan Ngopi di Warung, Karier Sepak Bola Evan Dimas Sudah Habis?
  • Luar Biasa! Irfan Hakim Sapu Bersih Gelar di Koi Show 2026, Kohaku Jadi Bintang Utama
  • Video Full Durasi Cut Salwa di Hotel Banyak Diburu, Apa Isinya?
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
  • Persib Masih Kena Transfer Ban FIFA! Bursa Transfer Maung Bandung Terancam Kacau?
  • Jangan Sampai Terlambat! WhatsApp akan Blokir Akses di iPhone dengan iOS Versi Ini
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 15 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Reruntuhan Ponpes Al Khoziny Mirip Jaring Laba-Laba, Basarnas Kejar 72 Jam Penyelamatan Korban

By SusanaKamis, 2 Oktober 2025 10:25 WIB2 Mins Read
Reruntuhan mushalla Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo. Foto: Instagram @topjabar.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Jumlah korban meninggal akibat tertimbun reruntuhan Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur bertambah menjadi lima orang. Dua jenazah terbaru berhasil ditemukan tim SAR gabungan pada Rabu (1/10/2025).

Sementara itu, lima korban lainnya berhasil diselamatkan meski dalam kondisi luka. Proses evakuasi santri dan warga masih terus dilakukan hingga memasuki hari ketiga pascakejadian.

Data Korban Terbaru: 5 Meninggal, 23 Luka Berat, 75 Luka Ringan

Kepala Badan SAR Nasional, Marsekal Madya TNI M. Syafeii, menyampaikan bahwa pihaknya belum bisa memastikan berapa orang masih terjebak di bawah reruntuhan.

Baca Juga:  Tragedi Puncak Cartensz, Tim SAR Terkendala Cuaca untuk Evakuasi Jenazah Lilie dan Elsa

“Saya tidak bisa menjawab jumlah yang terperangkap. Angka 91 [orang] itu belum bisa dipastikan,” ujarnya.

BNPB sendiri sempat merilis data awal bahwa ada 91 orang diduga tertimbun, namun kemudian diperbarui menjadi 59 orang berdasarkan daftar absensi pondok pesantren serta laporan keluarga korban.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menambahkan, hingga Rabu malam terdapat 23 korban luka berat dan 75 korban luka ringan.

“Semuanya sudah bisa ditangani dengan baik,” ujarnya.

Tim SAR Berpacu dengan Waktu dalam Golden Time 72 Jam

Basarnas menegaskan saat ini evakuasi masuk dalam periode krusial atau golden time 72 jam, di mana peluang korban selamat masih terbuka lebar.

Baca Juga:  Dua Hari Hilang, Bocah 11 Tahun di Cianjur Diduga Tenggelam Usai Melompat ke Sungai Cibaregbeg

“Kita mengejar golden time. Begitu bisa menyentuh korban, kita bisa suplai minuman, vitamin, bahkan infus sehingga mereka bisa bertahan lebih lama,” kata M. Syafeii di lokasi kejadian.

Emi Freezer, Kasubdit Pengarahan dan Pengendalian Operasi Basarnas, menambahkan bahwa petugas berusaha menyalurkan suplemen melalui celah kecil reruntuhan.

“Kami hanya bisa deliver makanan dan minuman melalui pilar utama yang retak,” jelasnya.

Tantangan Evakuasi: Reruntuhan Seperti Jaring Laba-Laba

Proses evakuasi korban Ponpes Al Khoziny tidak bisa dilakukan dengan menggunakan alat berat. Struktur bangunan yang roboh digambarkan seperti jaring laba-laba, sehingga sedikit getaran bisa memicu runtuhan lanjutan.

Baca Juga:  Longsor Cisarua: PMI Siaga, Tim SAR Terus Cari Korban di Tengah Medan Berat

“Struktur penyangga totally collapse. Jika salah satu titik disentuh, getarannya bisa merambat ke semua sektor. Karena itu, kami harus hati-hati dan memaksimalkan penyelamatan korban dengan cara manual,” papar Emi.

Tim SAR kini juga tengah membuat terowongan kecil (tunnel) di bawah reruntuhan untuk menjangkau korban yang tidak bisa bergerak sama sekali karena terhimpit struktur bangunan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

golden time jaring laba-laba penyelamatan korban Pesantren Al Khoziny Sidoarjo renruntuhan Tim SAR
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Luar Biasa! Irfan Hakim Sapu Bersih Gelar di Koi Show 2026, Kohaku Jadi Bintang Utama

Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri

Pro-Kontra Razia Outfit Jogging di Aceh: Aturan Daerah vs Gaya Hidup Modern, Siapa yang Salah?

Hasil PCMB Jabar 2026 Resmi Diumumkan, Ini Aturan Wajib Daftar Ulang atau Calon Siswa Bisa Gugur

Viral! Pencopetan di Mal Bandung Terekam CCTV, iPhone 17 Pro Max Raib Usai Salat Magrib

Rampok Uang Negara Rp18 Miliar, Ternyata Segini Isi Garasi dan Total Harta Wabup Indramayu

Terpopuler
  • Viral! Link Video Full Durasi Cut Salwa Ramai Diburu Netizen, Apa Isinya?
  • Dari Buku ‘Broken Strings’ Sampai Urusan Istri: Mengapa Eza Gionino dan Robby Tremonti Mendadak Panas?
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
  • Viral Eza Gionino Bogem Robby Tremonti hingga Ajak Duel Tinju, Dipicu Masalah Sensitif Ini?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.