Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Mulai Rp12 Ribu! Cek 6 Rekomendasi Wedang Ronde di Bandung, dari yang Klasik Sampai Kekinian

Jumat, 23 Oktober 2026 13:50 WIB

Dua Kali Penalti, Dua Kali Gagal: Alex Martins Bikin Persebaya Tumbang

Jumat, 23 Oktober 2026 13:32 WIB
Pelecehan Seksual

Modus Pinjam Uang Rp20 Ribu, Pria Bermotor Nekat Pamer Alat Kelamin ke Siswi di Bogor

Jumat, 23 Oktober 2026 13:29 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Mulai Rp12 Ribu! Cek 6 Rekomendasi Wedang Ronde di Bandung, dari yang Klasik Sampai Kekinian
  • Dua Kali Penalti, Dua Kali Gagal: Alex Martins Bikin Persebaya Tumbang
  • Modus Pinjam Uang Rp20 Ribu, Pria Bermotor Nekat Pamer Alat Kelamin ke Siswi di Bogor
  • Agnez Mo Resmi Jadi Artis Indonesia Pertama yang ‘Bertakhta’ di Hollywood Lantai 3!
  • Tragis! Pemotor Tewas Usai Terjatuh dan Terlindas Truk Boks di Cileunyi
  • Panas Ekstrem Picu Kebakaran Lahan di Bandung, Warga Diminta Waspada
  • French Open 2026: 8 Wakil Indonesia Serbu Perempat Final
  • Persib Kalah 0-1, Igor Tolic Akui Timnya Dihukum Satu Kesalahan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 23 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Reruntuhan Ponpes Al Khoziny Mirip Jaring Laba-Laba, Basarnas Kejar 72 Jam Penyelamatan Korban

By SusanaKamis, 2 Oktober 2025 10:25 WIB2 Mins Read
Reruntuhan mushalla Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo. Foto: Instagram @topjabar.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Jumlah korban meninggal akibat tertimbun reruntuhan Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur bertambah menjadi lima orang. Dua jenazah terbaru berhasil ditemukan tim SAR gabungan pada Rabu (1/10/2025).

Sementara itu, lima korban lainnya berhasil diselamatkan meski dalam kondisi luka. Proses evakuasi santri dan warga masih terus dilakukan hingga memasuki hari ketiga pascakejadian.

Data Korban Terbaru: 5 Meninggal, 23 Luka Berat, 75 Luka Ringan

Kepala Badan SAR Nasional, Marsekal Madya TNI M. Syafeii, menyampaikan bahwa pihaknya belum bisa memastikan berapa orang masih terjebak di bawah reruntuhan.

“Saya tidak bisa menjawab jumlah yang terperangkap. Angka 91 [orang] itu belum bisa dipastikan,” ujarnya.

BNPB sendiri sempat merilis data awal bahwa ada 91 orang diduga tertimbun, namun kemudian diperbarui menjadi 59 orang berdasarkan daftar absensi pondok pesantren serta laporan keluarga korban.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menambahkan, hingga Rabu malam terdapat 23 korban luka berat dan 75 korban luka ringan.

“Semuanya sudah bisa ditangani dengan baik,” ujarnya.

Tim SAR Berpacu dengan Waktu dalam Golden Time 72 Jam

Basarnas menegaskan saat ini evakuasi masuk dalam periode krusial atau golden time 72 jam, di mana peluang korban selamat masih terbuka lebar.

“Kita mengejar golden time. Begitu bisa menyentuh korban, kita bisa suplai minuman, vitamin, bahkan infus sehingga mereka bisa bertahan lebih lama,” kata M. Syafeii di lokasi kejadian.

Emi Freezer, Kasubdit Pengarahan dan Pengendalian Operasi Basarnas, menambahkan bahwa petugas berusaha menyalurkan suplemen melalui celah kecil reruntuhan.

“Kami hanya bisa deliver makanan dan minuman melalui pilar utama yang retak,” jelasnya.

Tantangan Evakuasi: Reruntuhan Seperti Jaring Laba-Laba

Proses evakuasi korban Ponpes Al Khoziny tidak bisa dilakukan dengan menggunakan alat berat. Struktur bangunan yang roboh digambarkan seperti jaring laba-laba, sehingga sedikit getaran bisa memicu runtuhan lanjutan.

“Struktur penyangga totally collapse. Jika salah satu titik disentuh, getarannya bisa merambat ke semua sektor. Karena itu, kami harus hati-hati dan memaksimalkan penyelamatan korban dengan cara manual,” papar Emi.

Tim SAR kini juga tengah membuat terowongan kecil (tunnel) di bawah reruntuhan untuk menjangkau korban yang tidak bisa bergerak sama sekali karena terhimpit struktur bangunan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Pelecehan Seksual

Modus Pinjam Uang Rp20 Ribu, Pria Bermotor Nekat Pamer Alat Kelamin ke Siswi di Bogor

Tragis! Pemotor Tewas Usai Terjatuh dan Terlindas Truk Boks di Cileunyi

Panas Ekstrem Picu Kebakaran Lahan di Bandung, Warga Diminta Waspada

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

PKH Tahap 4 dan PIP Oktober 2026, Ini Besaran Bantuan dan Cara Ceknya

Pasokan Air Baku Anjlok 40 Persen, Perumda Tirtawening Kirim Tangki Air Gratis ke Warga

deportasi

Gunakan Uang Kas Desa Buat Judi Slot, Oknum Kades di Sukabumi Divonis 3 Tahun Penjara

Terpopuler
  • Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga
  • Dedi Mulyadi Marah Ditagih Jalan Rusak, Pengamat: Batas Wewenang Bukan Alasan!
  • Flexing Nikah Berbuah Hujatan! Nasib Tragis Juan dan Evelyn hingga Gulung Tikar dari Youtube!
  • Balita 3 Tahun di Bandung Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Kandung, Kuasa Hukum Minta Penanganan Kasus Dipercepat
  • Kisah Santri Cipasung yang Berhasil Mengubah Sejarah Pendidikan Islam Indonesia
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.