Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Marc Klok Comeback! Persib Siap Hajar Kalteng FC demi Puncak Klasemen

Minggu, 1 November 2026 13:30 WIB

Mojang Bandung Adjeng Wulandari, Buktikan Prestasi dan Organisasi Bisa Berjalan Beriringan

Minggu, 1 November 2026 13:27 WIB

Pesta Gol di Camp Nou, Barcelona Kudeta Atletico dari Puncak

Minggu, 1 November 2026 12:33 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Marc Klok Comeback! Persib Siap Hajar Kalteng FC demi Puncak Klasemen
  • Mojang Bandung Adjeng Wulandari, Buktikan Prestasi dan Organisasi Bisa Berjalan Beriringan
  • Pesta Gol di Camp Nou, Barcelona Kudeta Atletico dari Puncak
  • Raffi Ahmad Minta Maaf Lagi! Ungkap Siapa Pengundangnya ke Bundaran HI
  • Bobotoh Merapat! Penukaran Tiket Persib vs Kalteng FC Ditutup 14.30 WIB
  • Bansos November 2026 Cair! Satu Keluarga Bisa Dapat Rp1,5 Juta Lebih
  • Detik-detik Kirmir Cihampelas Jebol, Warga Panik Air Masuk Rumah
  • Tolic Dihukum, Persib Tetap Ganas Hadapi Kalteng FC di Si Jalak Harupat
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 1 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Rincian 10 Tuntutan Iran ke Gedung Putih: Desak Pengakuan Hak Nuklir dan Penarikan Militer AS

By Aga GustianaRabu, 8 April 2026 14:32 WIB2 Mins Read
Iran gunakan rudal sejjil hantam Tel Aviv. (Foto: Kemhan Iran)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Ketegangan hebat antara Washington dan Teheran mulai menunjukkan tanda-tanda deeskalasi. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, secara mengejutkan mengumumkan telah menerima dokumen berisi 10 poin proposal dari Iran yang akan dijadikan pijakan utama dalam meja perundingan.

Langkah ini menandai babak baru setelah konflik bersenjata yang memanas dalam beberapa waktu terakhir. Melalui platform media sosial pribadinya, Trump memberikan respons positif terhadap inisiatif yang diajukan oleh Teheran tersebut.

Proposal 10 Poin: Fondasi Baru Negosiasi

Berdasarkan laporan Tasnim News Agency dan BBC pada Rabu (8/4/2026), Trump melihat adanya celah untuk mencapai perdamaian permanen melalui poin-poin yang dikirimkan Iran.

“Kami telah menerima proposal 10 poin dari Iran dan saya yakin ini dapat menjadi dasar yang dapat diandalkan untuk negosiasi,” tegas Trump.

Baca Juga:  Ali Shamkhani Tewas dalam Serangan Israel, Iran Kehilangan Tokoh Diplomasi Penting

Isi proposal tersebut mencakup perubahan peta kekuatan strategis di kawasan, mulai dari urusan kedaulatan maritim hingga pemulihan ekonomi Iran. Beberapa poin krusial yang menjadi syarat Teheran antara lain:

  • Kedaulatan Maritim: Pengakuan penuh atas kendali Iran di Selat Hormuz.
  • Pemulihan Ekonomi: Pencabutan sanksi utama maupun sekunder secara menyeluruh serta pembayaran kompensasi perang.
  • Keamanan Kawasan: Penarikan pasukan tempur AS dari Timur Tengah dan jaminan non-agresi.
  • Hak Nuklir: Pengakuan atas hak pengayaan uranium Iran dan penghentian tekanan dari IAEA maupun PBB.
Baca Juga:  Gencatan Senjata AS-Iran di Ujung Tanduk, Ketegangan Timur Tengah Kian Membara

Gencatan Senjata dan Penghentian Serangan

Sebelum pengumuman ini, Trump telah mengambil langkah berani dengan menunda rencana serangan militer terbaru AS selama dua pekan. Keputusan ini diambil sebagai “barter” atas kesediaan Iran membuka kembali akses navigasi di Selat Hormuz yang sempat mencekam.

Dalam pernyataan resmi yang dirilis melalui akun X Gedung Putih, sang Presiden mengeklaim bahwa operasi militer Amerika Serikat telah mencapai sasarannya, sehingga kini saatnya beralih ke jalur diplomasi.

“Kami telah memenuhi dan bahkan melampaui semua tujuan militer, serta sudah sangat dekat dengan tercapainya kesepakatan definitif mengenai perdamaian jangka panjang dengan Iran, dan perdamaian di Timur Tengah,” tulisnya.

Baca Juga:  Iran Gempur Israel dengan Tiga Gelombang Rudal, Korban Jiwa dan Kerusakan Meluas

Harapan Besar di Tengah Ketidakpastian

Meskipun 10 poin yang diajukan Iran tergolong sangat berat, Trump menyatakan optimismenya bahwa perbedaan tajam antara kedua negara kini mulai menipis. Jika kesepakatan ini berhasil diteken, maka konflik di berbagai front, termasuk ketegangan di Lebanon, diharapkan akan berakhir secara total.

Dunia kini menanti apakah proposal ini benar-benar akan menjadi titik akhir dari konfrontasi panjang di Timur Tengah atau sekadar jeda strategis bagi kedua belah pihak.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Donald Trump Iran
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Bansos November 2026 Cair! Satu Keluarga Bisa Dapat Rp1,5 Juta Lebih

Detik-detik Kirmir Cihampelas Jebol, Warga Panik Air Masuk Rumah

Berani Lawan Arus? Sang Gladiator Turun Gunung Bongkar Blunder Artis di Bundaran HI

Mengenang 7 Hari Wafatnya Fathan Subchi, PKB dan Masura Kabupaten Bandung Gelar Doa Bersama

Viral Foto AI Presiden Prabowo di Padalarang, Petinggi KCIC Diserbu Netizen

Aksi Nekat Pemuda Bandung Berujung Maut, Lansia 64 Tahun Gugur Pertahankan Ayam Kesayangan

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Berkas Kasus UU ITE Bambang Soeharto Hampir Rampung, Simalango Law Firm Soroti Langkah Tersangka Lapor Balik Saksi
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.