Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Farhan Kecam Penyerangan Persib U-18 di Batang: Kita Siapkan Perlindungan Khusus!

Senin, 12 Oktober 2026 15:37 WIB

Pengakuan Korban Pengeroyokan Bus Persib U-18: Disudutkan di Belakang Bus dan Dihujani Pukulan

Senin, 12 Oktober 2026 15:35 WIB

Bikin Ketagihan! Ini 15 Spot Wisata Hits di Sukabumi buat Tempat ‘Pelarian’ Akhir Pekan

Senin, 12 Oktober 2026 14:26 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Farhan Kecam Penyerangan Persib U-18 di Batang: Kita Siapkan Perlindungan Khusus!
  • Pengakuan Korban Pengeroyokan Bus Persib U-18: Disudutkan di Belakang Bus dan Dihujani Pukulan
  • Bikin Ketagihan! Ini 15 Spot Wisata Hits di Sukabumi buat Tempat ‘Pelarian’ Akhir Pekan
  • Nasib 77 PKL Kiaracondong Usai Lapak Dibongkar: Tetap Bisa Berdagang Tapi Dilarang Bikin Bangunan
  • Badai PHK Hantam Jawa Barat: Industri Padat Karya Tertekan, Bekasi dan Karawang Jadi Paling Terdampak
  • Kronologi Lengkap Perusakan Bus Persib U-18 di Tol Batang: Kaca Pecah hingga Ofisial Dianiaya
  • Dua Gol dalam Empat Menit! Marc Klok Ungkap Kunci Kebangkitan Persib
  • Heboh Video Bullying Mahasiswa Tel-U, Kampus Jatuhkan Sanksi dan Polisi Siap Usut
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 12 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

MUI Cium Ide Busuk Donald Trump soal Relokasi Warga Gaza: Harus Diwaspadai!

By Putra JuangJumat, 24 Januari 2025 10:00 WIB3 Mins Read
Donald Trump
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. (Foto: Reuters/Carlos Barria)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Majelis Ulama Indonesia (MUI) menolak rencana dari tim Presiden Amerika Serikat, Donald Trump untuk merelokasi dua juta penduduk Gaza ke Indonesia.

Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional, Prof Sudarnoto Abdul Hakim mengatakan relokasi tersebut sama sekali tidak tertuang dalam poin-poin gencatan senjata Israel dan Palestina sehingga.

“Alasan pemindahan dua juta warga Gaza ke Indonesia sama sekali tidak bisa diterima,” ucap Sudarnoto dikutip dari laman MUI, Jumat (24/1/2025).

Sudarnoto menjelaskan, relokasi yang berarti pemindahan, sama saja pengusiran dengan cara yang halus kepada warga Gaza. Ketika warga Gaza diusir dengan dalih relokasi, maka Gaza tidak lagi ada orang.

“Sehingga menjadi kesempatan bagi Israel untuk melakukan okupasi pendudukan dan penguasaan di wilayah Gaza,” imbuhnya.

Baca Juga:  Kemenag Siapkan 88 Titik Rukyatul Hilal, Ini Jadwal Lengkapnya

Menurutnya, ini adalah upaya-upaya di tengah gencatan senjata yang dibuat sedemikian rupa oleh Amerika Serikat dan Israel.

“Targetnya adalah menguasai Gaza, kemudian pengusiran penduduk. Pengusiran itu persis yang terjadi pada 1948,” ungkapnya.

Sudarnoto menegaskan, pengusiran warga Gaza atas nama relokasi tersebut merupakan salah satu bentuk genosida.

Dia menjelaskan, bentuk genosida tidak hanya pembunuhan massal, tetapi juga pengusiran massal, dan pembatasan kelahiran secara sistemik untuk menghapuskan kelompok tertentu.

“Berarti memang yang dilakukan oleh (tim) Donald Trump ini mesti harus diwaspadai. Oleh karena itu, kami ingin menyerukan agar proses gencatan senjata ini harus benar-benar dikawal,” jelasnya.

Selain itu, negara-negara Islam khususnya yang tergabung di OKI dan masyarakat internasional diharapkan untuk melakukan kontrol.

Sudarnoto menekankan, kontrol tersebut dilakukan untuk mengawasi agar memastikan tidak ada pengkhianatan yang dilakukan oleh pihak manapun yang berusaha untuk memotong jalur proses gencatan senjata itu.

Baca Juga:  Baznas Jabar Dinobatkan sebagai Lembaga Pengumpulan Dana Palestina Terbaik

Menurutnya, hal ini penting untuk dilakukan. Karena dalam sejarah, Israel adalah negara atau kelompok yang sering melakukan pengkhianatan.

“Jangan sampe orang-orang Islam dengan dalih ukhuwah Islamiyah, dengan dalih ukhuwah basyariyah, menolong warga Gaza, kemudiaan diterima di Indonesia. Seakan-akan mulia, padahal tidak. Itu membunuh, dan menghapuskan kedaulatan wilayah,” katanya.

Untuk diketahui, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump berencana merelokasi penduduk Gaza untuk sementara waktu, salah satunya ke Indonesia.

Pernyataan Trump tersebut dikutip dari wawancaranya dengan NBC News melalui tim transisi pemerintahannya.

Menurut pejabat tim transisi itu, utusan Trump untuk Timur Tengah Steve Witkoff berencana menyusun rencana untuk menjaga kesepakatan Gencatan senjata. Salah satu hal yang disusun pihak Trump yakni merelokasi warga Gaza.

Baca Juga:  Atef al-Kahlout Minta Pemerintah Hentikan Penjajah Serang RS Indonesia di Palestina

Berdasarkan laporan NBC, rencana relokasi 2 juta warga Gaza untuk sementara waktu ke sejumlah negara salah satunya Indonesia.

“Pertanyaan mengenai bagaimana membangun kembali Gaza masih menjadi pertanyaan, serta di mana sekitar 2 juta warga Palestina dapat direlokasi untuk sementara waktu. Indonesia, misalnya, merupakan salah satu negara yang sedang didiskusikan untuk mengetahui lokasi tujuan dari negara-negara tersebut,” ucap pejabat transisi tersebut dalam laporan NBC News.

Namun demikian, NBC News menyebut belum mengetahui apakah warga Gaza bersedia untuk pindah atau tidak. NBC mengatakan gagasan relokasi sangat kontroversial di kalangan warga Palestina dan sesama warga Arab.

Dalam laporan berita itu juga disebut relokasi akan menjadi langkah pertama Israel yang memaksa mereka meninggalkan tanah mereka.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Donald Trump Gaza MUI Palestina
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Farhan Kecam Penyerangan Persib U-18 di Batang: Kita Siapkan Perlindungan Khusus!

Nasib 77 PKL Kiaracondong Usai Lapak Dibongkar: Tetap Bisa Berdagang Tapi Dilarang Bikin Bangunan

Badai PHK Hantam Jawa Barat: Industri Padat Karya Tertekan, Bekasi dan Karawang Jadi Paling Terdampak

Heboh Video Bullying Mahasiswa Tel-U, Kampus Jatuhkan Sanksi dan Polisi Siap Usut

Trotoar Pasar Kiaracondong Ditata, 77 Lapak PKL Dibongkar Mandiri

Nekat Begal Siang Bolong di Garut, Pelaku Berjuluk ‘Gembel’ Dihadiahi Timah Panas

Terpopuler
  • bank bjb syariah Perkuat Sinergi dengan Pemkab Cirebon, ASN Dapat Layanan Haji hingga Emas
  • Dari Kampus ke Gedung DPR RI, KPMJ Ilmu Komunikasi UIN Bandung Pelajari Dunia Keprotokolan dan Kehumasan
  • Viral! Sejumlah Pengunjung Diduga Keracunan Massal Usai Makan di Restoran Korea Bandung
  • bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.
    BLT Kesra 2026 Kapan Cair? Cek Update Bantuan Sosial Akhir Tahun dan Cara Cek NIK Kemensos
  • Terbongkar! Pengakuan Jujur Anggun C Sasmi Soal Paspor Prancis yang Selama Ini Disembunyikan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.