Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Tolic Rotasi Besar-besaran! Ini Susunan Pemain Persib Lawan Java United

Minggu, 8 November 2026 18:41 WIB

Kepulan Asap di Pool Damri Kebon Kawung, Kebakaran Gegerkan Warga Bandung

Minggu, 8 November 2026 17:19 WIB

Lelah Usai dari Australia, Persib Malah Bikin Pelatih Java United Ketar-ketir

Minggu, 8 November 2026 16:30 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Tolic Rotasi Besar-besaran! Ini Susunan Pemain Persib Lawan Java United
  • Kepulan Asap di Pool Damri Kebon Kawung, Kebakaran Gegerkan Warga Bandung
  • Lelah Usai dari Australia, Persib Malah Bikin Pelatih Java United Ketar-ketir
  • CPNS 2026 Resmi Dibuka November! Siapkan Dokumen Ini dari Sekarang
  • Viral Pengendara Mobil Diacungi Senjata di Cangkuang, Remaja 17 Tahun Diamankan
  • Ogah Cari Istri Baru! Demian Aditya Blak-blakan Tak Kepikiran Nikah Lagi Usai Cerai dari Sara Wijayanto
  • Jelang Persib vs Java United, Igor Tolic Minta Bobotoh Utamakan Keselamatan
  • Kabar Duka! Bobotoh Meninggal saat Menuju Laga Persib di Semarang
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 8 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Roy Suryo Sebut Sudah Ada 5 Pakar Temukan Kejanggalan di Aplikasi Sirekap

By Putra JuangSelasa, 19 Maret 2024 21:56 WIB2 Mins Read
Pakar Telematika, Roy Suryo. (Foto: tangkapan layar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pakar Telematika, Roy Suryo menyatakan, saat ini sudah ada lima pakar yang menemukan kejanggalan dalam aplikasi Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) milik Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Adapun ke lima pakar tersebut yakni Dr. Leony Lidya lulusan ITB, Hairul Anas Suaidi Sekjen IA ITB, Prof. Dr. Sugijanto dari Unair, Benhard dari ITB.

“Dan terakhir saya. Kita masing masing memiliki temuan bahwa ada algoritma yang dipasangkan pada sistem Sirekap,” ucap Roy saat hadir dalam Dialog Spesial Rakyat Bersuara di iNews, Selasa (19/3/2024).

Roy Suryo lantas membongkar beberapa sistem pada Sirekap yang disebutnya dapat membuat kesalahan dalam membaca data. Salah satunya adalah dapat mengunci perolehan suara pasangan calon tertentu atau sebaliknya dapat melipatgandakan perolehan suara.

Baca Juga:  KPU Nyatakan Surat Pemilu yang Sudah Tercoblos di Taipei Tidak Sah

“Ketika angka itu tiba-tiba bisa melonjak tajam, hasil dari OCR (Optical Character Recognizer), OMR (Optical Mark Reader) yang tadinya cuman 17 harusnya terbaca 11 tapi itu terbacanya bisa sampai 917 di Sirekap,” jelasnya.

Baca Juga:  Sukses Gelar Debat Pertama Pilgub Jabar, KPU Bakal Evaluasi Soal Teknis

Menurutnya, meski KPU sering kali menyebutkan jika Sirekap hanyalah alat bantu, namun semua kejanggalan yang ada tidak dapat dibiarkan begitu saja.

“Meskipun selalu dikatakan Sirekap itu hanyalah alat bantu, faktanya itu adalah alat bantu yang pokok, dan itu pake uang negara alat bantu itu. Jadi ga bisa di kesampingkan, miliaran lagi alat bantu itu,” tegasnya.

Yang lebih para lagi, kata Roy, sudah hampir dua minggu ini masyarakat tidak bisa memonitor perolehan suara di aplikasi Sirekap.

Baca Juga:  Polri dan KPU Terus Lakukan Koordinasi untuk Selidiki Kebocoran Data Pemilih

“Kita ga ga bisa monitor sekarang, 2 minggu ini blackout kita ga bisa monitor lagi, buat apa anggaran miliaran yang kemudian sekarang tidak bisa ditampilkan,” katanya.

Roy pun mengaku sangat kecewa adanya perkembangan teknologi namun dimanfaatkan untuk berbuat kecurangan.

“Jadi saya sangat menyesalkan, teknologi kok kenapa dibuat untuk kejahatan,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

KPU Pemilu 2024 Sirekap
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kepulan Asap di Pool Damri Kebon Kawung, Kebakaran Gegerkan Warga Bandung

CPNS

CPNS 2026 Resmi Dibuka November! Siapkan Dokumen Ini dari Sekarang

Viral Pengendara Mobil Diacungi Senjata di Cangkuang, Remaja 17 Tahun Diamankan

Kabar Duka! Bobotoh Meninggal saat Menuju Laga Persib di Semarang

Gagal Refund Gegara Aplikasi Error dan Tenggat 7×24 Jam, Penumpang Gugat KAI ke PN Bandung

Hilang Kontak Hampir Sebulan, PMI Cililin Diduga Korban TPPO Akhirnya Ditemukan

Terpopuler
  • Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ilustrasi video syur
    Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ramai Dicari Netizen! Terbongkar Kebenaran Isu Link Video Egar dan Fina Asal Banyuwangi
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Heboh! Video 6 Menit Karyawan HWI Jepara Viral di TikTok, Benarkah Ada Rekaman Rahasia?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.