Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Misteri WNA Belanda Tewas di Hotel Bandung, Ditemukan dalam Bathtub

Senin, 21 September 2026 19:38 WIB
Kuliner Majalengka legendaris yang wajib dicoba

Jangan Cuma Jalakotek! Ini 5 Kuliner Legendaris Majalengka yang Wajib Dicoba

Senin, 21 September 2026 19:36 WIB

Investor Dubai Lirik Wisata Bandung Barat, Ada Peluang Investasi Besar di Lembang

Senin, 21 September 2026 19:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Misteri WNA Belanda Tewas di Hotel Bandung, Ditemukan dalam Bathtub
  • Jangan Cuma Jalakotek! Ini 5 Kuliner Legendaris Majalengka yang Wajib Dicoba
  • Investor Dubai Lirik Wisata Bandung Barat, Ada Peluang Investasi Besar di Lembang
  • Isu Karim Benzema hingga Kebutuhan Lini Depan, Begini Respons Tegas Pelatih Persib Bandung
  • Jejak Dakwah Syekh Ibrahim Al Madani, Muazin Masjidil Haram yang Tutup Usia Usai Lantunkan Azan Fajar
  • Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor
  • Gebrakan MMA Indonesia! Vallensia Fahira Hotmauli Sumbang Medali di Asian Games 2026
  • Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 21 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Roy Suryo Sebut Sudah Ada 5 Pakar Temukan Kejanggalan di Aplikasi Sirekap

By Putra JuangSelasa, 19 Maret 2024 21:56 WIB2 Mins Read
Pakar Telematika, Roy Suryo. (Foto: tangkapan layar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pakar Telematika, Roy Suryo menyatakan, saat ini sudah ada lima pakar yang menemukan kejanggalan dalam aplikasi Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) milik Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Adapun ke lima pakar tersebut yakni Dr. Leony Lidya lulusan ITB, Hairul Anas Suaidi Sekjen IA ITB, Prof. Dr. Sugijanto dari Unair, Benhard dari ITB.

“Dan terakhir saya. Kita masing masing memiliki temuan bahwa ada algoritma yang dipasangkan pada sistem Sirekap,” ucap Roy saat hadir dalam Dialog Spesial Rakyat Bersuara di iNews, Selasa (19/3/2024).

Roy Suryo lantas membongkar beberapa sistem pada Sirekap yang disebutnya dapat membuat kesalahan dalam membaca data. Salah satunya adalah dapat mengunci perolehan suara pasangan calon tertentu atau sebaliknya dapat melipatgandakan perolehan suara.

Baca Juga:  KPU Larang Tamu Undangan Bawa Alat Peraga Kampanye di Area Debat

“Ketika angka itu tiba-tiba bisa melonjak tajam, hasil dari OCR (Optical Character Recognizer), OMR (Optical Mark Reader) yang tadinya cuman 17 harusnya terbaca 11 tapi itu terbacanya bisa sampai 917 di Sirekap,” jelasnya.

Baca Juga:  TPN Ganjar-Mahfud Minta Proses Hukum Tim Kampanye Ditunda Selama Pemilu

Menurutnya, meski KPU sering kali menyebutkan jika Sirekap hanyalah alat bantu, namun semua kejanggalan yang ada tidak dapat dibiarkan begitu saja.

“Meskipun selalu dikatakan Sirekap itu hanyalah alat bantu, faktanya itu adalah alat bantu yang pokok, dan itu pake uang negara alat bantu itu. Jadi ga bisa di kesampingkan, miliaran lagi alat bantu itu,” tegasnya.

Yang lebih para lagi, kata Roy, sudah hampir dua minggu ini masyarakat tidak bisa memonitor perolehan suara di aplikasi Sirekap.

Baca Juga:  Ketua KPPS di Cileunyi Meninggal Dunia, Warganet Minta Perlindungan Kesehatan Ditingkatkan

“Kita ga ga bisa monitor sekarang, 2 minggu ini blackout kita ga bisa monitor lagi, buat apa anggaran miliaran yang kemudian sekarang tidak bisa ditampilkan,” katanya.

Roy pun mengaku sangat kecewa adanya perkembangan teknologi namun dimanfaatkan untuk berbuat kecurangan.

“Jadi saya sangat menyesalkan, teknologi kok kenapa dibuat untuk kejahatan,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

KPU Pemilu 2024 Sirekap
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Misteri WNA Belanda Tewas di Hotel Bandung, Ditemukan dalam Bathtub

Investor Dubai Lirik Wisata Bandung Barat, Ada Peluang Investasi Besar di Lembang

Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor

Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership

RS Premier Bintaro Gunakan Robotic Navigation untuk Bedah Tulang Belakang Lebih Presisi

Investasi Rp800 Miliar Pasar Baru Bandung Ditinjau Ulang, Pemkot Buka Opsi Investor Baru

Terpopuler
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Link Live Streaming ACL 2: FC Seoul vs Persib Bandung, Nonton Gratis di Sini!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.