Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kisah Haru Mbok Tukinil dan Yanto Kucing Oren yang Bikin Satu Indonesia Menangis

Sabtu, 1 Agustus 2026 10:40 WIB

Daftar Harga Terbaru BBM Nonsubsidi Pertamina, Resmi Turun Per 1 Agustus 2026

Sabtu, 1 Agustus 2026 06:29 WIB

Cara Cek Bansos Tahap 3: Gunakan NIK KTP untuk Pastikan Namamu Masuk Daftar Penerima

Sabtu, 1 Agustus 2026 06:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kisah Haru Mbok Tukinil dan Yanto Kucing Oren yang Bikin Satu Indonesia Menangis
  • Daftar Harga Terbaru BBM Nonsubsidi Pertamina, Resmi Turun Per 1 Agustus 2026
  • Cara Cek Bansos Tahap 3: Gunakan NIK KTP untuk Pastikan Namamu Masuk Daftar Penerima
  • Tanggal 1 Agustus Jatuh Hari Sabtu, Apakah Gaji Pensiunan PNS Tetap Cair? Ini Jawaban Taspen
  • Screenshot DM Instagram Bisa Ketahuan? Ini Rahasia Notifikasi yang Wajib Diketahui Pengguna
  • Bansos Kemensos Tahap 3 2026 Cair! Cek NIK KTP Sekarang, Ada PKH dan BPNT Rp600 Ribu
  • Cara Klaim Saldo DANA Gratis 1 Agustus 2026: Manfaatkan Peluang Cuan Hari Ini
  • Klaim Sekarang! Daftar Kode Redeem FF 1 Agustus 2026, Buruan Ambil Hadiah Skin & Bundle Gratis
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 1 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Rupiah Kian Terjepit, Ancaman Menembus Level Rp18.000 di Depan Mata

By Aga GustianaSelasa, 26 Mei 2026 16:51 WIB2 Mins Read
ilustrasi bansos
Ilustrasi uang rupiah. (Foto: Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Mata uang Garuda kini berada dalam posisi yang sangat rentan. Tekanan eksternal yang masif diprediksi bakal terus mendesak Rupiah hingga menembus batas psikologis baru dalam waktu singkat. Ketidakpastian geopolitik yang kembali meledak di Timur Tengah menjadi “badai” utama yang membuat posisi Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) kian terpuruk.

Pengamat pasar uang, Ibrahim Assuaibi, menyoroti bahwa tren negatif ini bukan sekadar fluktuasi sesaat. Sejak Selasa siang, mata uang lokal telah menunjukkan sinyal pelemahan yang nyata. Meski domestik bakal memasuki jeda libur nasional, pasar uang internasional tidak ikut beristirahat, dan justru di sanalah Rupiah akan menghadapi ujian terberatnya.

Efek Domino dari Geopolitik dan Harga Minyak

Ibrahim menjelaskan bahwa kombinasi antara eskalasi konflik di Timur Tengah dan lonjakan harga minyak mentah dunia menjadi beban ganda bagi ekonomi Indonesia. Kondisi ini secara otomatis memicu aksi wait and see hingga pelepasan aset oleh para investor di pasar negara berkembang.

“Meskipun besok libur, pasar global tetap beroperasi. Rupiah sangat mungkin terseret hingga menyentuh level Rp17.850 per Dolar AS,” ungkap Ibrahim dalam analisisnya.

Bahkan, proyeksi yang lebih konservatif menunjukkan bahwa jika sentimen negatif ini terus dominan, bukan mustahil Rupiah akan “mencium” level Rp18.000 per Dolar AS pada perdagangan akhir pekan ini.

Fakta di Balik Pelemahan Rupiah

Berdasarkan pantauan data Bloomberg pada pukul 11.20 WIB, Rupiah di pasar spot tercatat terkoreksi sebesar 0,26 persen. Angka ini membawa Rupiah parkir di level Rp17.789 per Dolar AS, sebuah tren depresiasi yang berkelanjutan dari sesi-sesi perdagangan sebelumnya.

Berikut adalah ringkasan tekanan pasar yang dihadapi Rupiah saat ini:

  • Pemicu Utama: Ketegangan geopolitik yang menciptakan ketidakpastian global ekstrem.
  • Sentimen Negatif: Kenaikan harga minyak dunia yang menekan stabilitas moneter domestik.
  • Risiko Pasar: Aktivitas perdagangan global yang tetap berjalan saat pasar Indonesia tutup.
  • Target Level: Potensi tembus Rp17.850 segera, dengan Rp18.000 sebagai target batas psikologis berikutnya.

Posisi Rupiah Hari Ini

IndikatorData Terkini
Waktu PantauSelasa, 11.20 WIB
Posisi Saat IniRp17.789 per Dolar AS
Koreksi Harian-0,26%
Target Jangka PendekRp17.850
Prediksi Akhir PekanRp18.000

Melihat situasi ini, para pelaku pasar kini tengah dalam mode waspada penuh. Mata dunia tertuju pada bagaimana respons pasar global terhadap eskalasi di Timur Tengah. Di sisi lain, pemerintah diperkirakan sedang menyusun langkah-langkah mitigasi strategis untuk membendung guncangan agar kepercayaan investor tetap terjaga di tengah gejolak ekonomi yang sulit diprediksi ini.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

dolar AS ekonomi Indonesia geopolitik timur tengah nilai tukar rupiah Pasar Uang rupiah
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Daftar Harga Terbaru BBM Nonsubsidi Pertamina, Resmi Turun Per 1 Agustus 2026

Tanggal 1 Agustus Jatuh Hari Sabtu, Apakah Gaji Pensiunan PNS Tetap Cair? Ini Jawaban Taspen

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos Kemensos Tahap 3 2026 Cair! Cek NIK KTP Sekarang, Ada PKH dan BPNT Rp600 Ribu

Tantan Sulthon Bukhawan Resmi Maju Calon Ketua PWI Jabar, Bawa Program 1.000 UKW Gratis untuk Wartawan

Desak Evaluasi Otonomi Daerah, APKASI Nyaring Suarakan Revisi UU Nomor 23 Tahun 2014

Pelecehan Seksual

Demi Rujuk, Ayah di Bandung Barat Siksa Anak Kandung hingga Berdarah dan Direkam

Terpopuler
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.