Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Polisi Ungkap Fakta Sebenarnya Video Viral ‘Pocong’ di Bandung Barat Ternyata Rekayasa AI

Selasa, 26 Mei 2026 17:00 WIB
ilustrasi bansos

Rupiah Kian Terjepit, Ancaman Menembus Level Rp18.000 di Depan Mata

Selasa, 26 Mei 2026 16:51 WIB

Umuh Bicara Target Persib Juara Lagi, Titip Pesan Penting Ini untuk Wasit

Selasa, 26 Mei 2026 16:47 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Polisi Ungkap Fakta Sebenarnya Video Viral ‘Pocong’ di Bandung Barat Ternyata Rekayasa AI
  • Rupiah Kian Terjepit, Ancaman Menembus Level Rp18.000 di Depan Mata
  • Umuh Bicara Target Persib Juara Lagi, Titip Pesan Penting Ini untuk Wasit
  • Sambil Menahan Haru, Umuh Muchtar Ungkap Rahasia Bojan Hodak Bawa Persib Hattrick Juara
  • Ditanya Soal Durasi Kontrak Igor Tolic di Persib, Ini Kata Umuh Muchtar
  • Bongkar Alasan Pilih Igor Tolic, Umuh Muchtar: Chemistry dengan Pemain Persib Sudah Dapat
  • PMII Jabar ‘Todong’ DPRD: Bawa 36 Isu Krusial hingga Tuntut Dialog Langsung dengan Dedi Mulyadi
  • Persib Bandung Ditinggal Bojan Hodak Usai Catat Sejarah Emas
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 26 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Rupiah Kian Terjepit, Ancaman Menembus Level Rp18.000 di Depan Mata

By Aga GustianaSelasa, 26 Mei 2026 16:51 WIB2 Mins Read
ilustrasi bansos
Ilustrasi uang rupiah. (Foto: Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Mata uang Garuda kini berada dalam posisi yang sangat rentan. Tekanan eksternal yang masif diprediksi bakal terus mendesak Rupiah hingga menembus batas psikologis baru dalam waktu singkat. Ketidakpastian geopolitik yang kembali meledak di Timur Tengah menjadi “badai” utama yang membuat posisi Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) kian terpuruk.

Pengamat pasar uang, Ibrahim Assuaibi, menyoroti bahwa tren negatif ini bukan sekadar fluktuasi sesaat. Sejak Selasa siang, mata uang lokal telah menunjukkan sinyal pelemahan yang nyata. Meski domestik bakal memasuki jeda libur nasional, pasar uang internasional tidak ikut beristirahat, dan justru di sanalah Rupiah akan menghadapi ujian terberatnya.

Efek Domino dari Geopolitik dan Harga Minyak

Ibrahim menjelaskan bahwa kombinasi antara eskalasi konflik di Timur Tengah dan lonjakan harga minyak mentah dunia menjadi beban ganda bagi ekonomi Indonesia. Kondisi ini secara otomatis memicu aksi wait and see hingga pelepasan aset oleh para investor di pasar negara berkembang.

“Meskipun besok libur, pasar global tetap beroperasi. Rupiah sangat mungkin terseret hingga menyentuh level Rp17.850 per Dolar AS,” ungkap Ibrahim dalam analisisnya.

Baca Juga:  BI: Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp7.000 Triliun per April 2025

Bahkan, proyeksi yang lebih konservatif menunjukkan bahwa jika sentimen negatif ini terus dominan, bukan mustahil Rupiah akan “mencium” level Rp18.000 per Dolar AS pada perdagangan akhir pekan ini.

Baca Juga:  Nilai Tukar Rupiah Alami Depresiasi Terburuk Sejak 1998, Penguatan Dolar dan Gejolak Global Jadi Pemicu

Fakta di Balik Pelemahan Rupiah

Berdasarkan pantauan data Bloomberg pada pukul 11.20 WIB, Rupiah di pasar spot tercatat terkoreksi sebesar 0,26 persen. Angka ini membawa Rupiah parkir di level Rp17.789 per Dolar AS, sebuah tren depresiasi yang berkelanjutan dari sesi-sesi perdagangan sebelumnya.

Berikut adalah ringkasan tekanan pasar yang dihadapi Rupiah saat ini:

  • Pemicu Utama: Ketegangan geopolitik yang menciptakan ketidakpastian global ekstrem.
  • Sentimen Negatif: Kenaikan harga minyak dunia yang menekan stabilitas moneter domestik.
  • Risiko Pasar: Aktivitas perdagangan global yang tetap berjalan saat pasar Indonesia tutup.
  • Target Level: Potensi tembus Rp17.850 segera, dengan Rp18.000 sebagai target batas psikologis berikutnya.
Baca Juga:  Kurs Dollar AS Anjlok Jadi Rp8 Ribu di Google Diduga Serangan Hacker

Posisi Rupiah Hari Ini

IndikatorData Terkini
Waktu PantauSelasa, 11.20 WIB
Posisi Saat IniRp17.789 per Dolar AS
Koreksi Harian-0,26%
Target Jangka PendekRp17.850
Prediksi Akhir PekanRp18.000

Melihat situasi ini, para pelaku pasar kini tengah dalam mode waspada penuh. Mata dunia tertuju pada bagaimana respons pasar global terhadap eskalasi di Timur Tengah. Di sisi lain, pemerintah diperkirakan sedang menyusun langkah-langkah mitigasi strategis untuk membendung guncangan agar kepercayaan investor tetap terjaga di tengah gejolak ekonomi yang sulit diprediksi ini.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

dolar AS ekonomi Indonesia geopolitik timur tengah nilai tukar rupiah Pasar Uang rupiah
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Polisi Ungkap Fakta Sebenarnya Video Viral ‘Pocong’ di Bandung Barat Ternyata Rekayasa AI

PMII Jabar ‘Todong’ DPRD: Bawa 36 Isu Krusial hingga Tuntut Dialog Langsung dengan Dedi Mulyadi

Ada Emas dan Arca Misterius! Kompleks Raksasa Majapahit Mulai Muncul ke Permukaan

Ayah di Karawang Diduga Cabuli Anak Kandung 6 Tahun, Kasus Mandek 14 Bulan

Kejar-Kejaran Maut di Tol Cisumdawu! Terduga Pelaku Pembunuhan Wanita Muda Ditangkap Polisi

TPT 5 Meter Ambruk! Kampung Andir Lembang Porak-Poranda Diterjang Banjir Longsor

Terpopuler
  • Diduga Hina Bos Persib Umuh Muchtar, Pemilik Akun Facebook Ini Diburu Netizen!
  • Tebing Keraton
    Menjelajahi Pesona “Swiss van Java”: 5 Destinasi Unggulan di Bandung Barat yang Wajib Dikunjungi
  • Link ‘Guru Bahasa Inggris Viral’ Ramai Dicari, Pakar Ingatkan Bahaya Phishing dan Malware
  • Fenomena Video Guru Bahasa Inggris Viral 2026: Warganet Diburu Rasa Penasaran, Link Berbahaya Mengintai
  • Kejutan Bursa Transfer: Bintang Liga Singapura Beri Sinyal Gabung Persib Bandung, Bakal Jadi Pemain Termahal?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.