Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Karim Benzema OTW Persib Bandung?

Rabu, 16 September 2026 06:00 WIB
Penampilan makanan bergizi gratis dari program MBG.

Bandung Dibanjiri 50 Ton Sampah MBG per Hari! SPPG Bermasalah Terancam Ditutup

Rabu, 16 September 2026 05:00 WIB

Brandon Wilson Punya Misi Besar Bersama Bali United, Bidik 3 Besar dan Tiket Asia

Rabu, 16 September 2026 04:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Karim Benzema OTW Persib Bandung?
  • Bandung Dibanjiri 50 Ton Sampah MBG per Hari! SPPG Bermasalah Terancam Ditutup
  • Brandon Wilson Punya Misi Besar Bersama Bali United, Bidik 3 Besar dan Tiket Asia
  • Resmi! Ini Daftar 26 Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2027, Ada Libur Panjang
  • Menjelajahi Wisata Kuliner Bogor: Panduan Lengkap 14 Spot Legendaris hingga Spot Foto Estetik
  • Menjelajah Pesona Purwakarta: 27 Destinasi Liburan Hits yang Ramah di Kantong
  • Siaga Merah di Tanah Suci: Arab Saudi Keluarkan Peringatan Darurat Usai Hujaman Rudal Houthi
  • Sampah di Purwakarta Nyaris Sentuh 200 Ton Per Hari, Warga Diminta Mulai Pilah dari Rumah
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 16 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Rupiah Kian Terjepit, Ancaman Menembus Level Rp18.000 di Depan Mata

By Aga GustianaSelasa, 26 Mei 2026 16:51 WIB2 Mins Read
ilustrasi bansos
Ilustrasi uang rupiah. (Foto: Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Mata uang Garuda kini berada dalam posisi yang sangat rentan. Tekanan eksternal yang masif diprediksi bakal terus mendesak Rupiah hingga menembus batas psikologis baru dalam waktu singkat. Ketidakpastian geopolitik yang kembali meledak di Timur Tengah menjadi “badai” utama yang membuat posisi Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) kian terpuruk.

Pengamat pasar uang, Ibrahim Assuaibi, menyoroti bahwa tren negatif ini bukan sekadar fluktuasi sesaat. Sejak Selasa siang, mata uang lokal telah menunjukkan sinyal pelemahan yang nyata. Meski domestik bakal memasuki jeda libur nasional, pasar uang internasional tidak ikut beristirahat, dan justru di sanalah Rupiah akan menghadapi ujian terberatnya.

Efek Domino dari Geopolitik dan Harga Minyak

Ibrahim menjelaskan bahwa kombinasi antara eskalasi konflik di Timur Tengah dan lonjakan harga minyak mentah dunia menjadi beban ganda bagi ekonomi Indonesia. Kondisi ini secara otomatis memicu aksi wait and see hingga pelepasan aset oleh para investor di pasar negara berkembang.

“Meskipun besok libur, pasar global tetap beroperasi. Rupiah sangat mungkin terseret hingga menyentuh level Rp17.850 per Dolar AS,” ungkap Ibrahim dalam analisisnya.

Baca Juga:  Google Beri Penjelasan Soal Kurs 1 Dollar AS ke Rupiah Jadi Rp8 Ribu

Bahkan, proyeksi yang lebih konservatif menunjukkan bahwa jika sentimen negatif ini terus dominan, bukan mustahil Rupiah akan “mencium” level Rp18.000 per Dolar AS pada perdagangan akhir pekan ini.

Baca Juga:  Dari Rp1.000 Jadi Rp1: Kemenkeu Rencanakan Redenominasi Rupiah, Target Selesai 2027

Fakta di Balik Pelemahan Rupiah

Berdasarkan pantauan data Bloomberg pada pukul 11.20 WIB, Rupiah di pasar spot tercatat terkoreksi sebesar 0,26 persen. Angka ini membawa Rupiah parkir di level Rp17.789 per Dolar AS, sebuah tren depresiasi yang berkelanjutan dari sesi-sesi perdagangan sebelumnya.

Berikut adalah ringkasan tekanan pasar yang dihadapi Rupiah saat ini:

  • Pemicu Utama: Ketegangan geopolitik yang menciptakan ketidakpastian global ekstrem.
  • Sentimen Negatif: Kenaikan harga minyak dunia yang menekan stabilitas moneter domestik.
  • Risiko Pasar: Aktivitas perdagangan global yang tetap berjalan saat pasar Indonesia tutup.
  • Target Level: Potensi tembus Rp17.850 segera, dengan Rp18.000 sebagai target batas psikologis berikutnya.
Baca Juga:  Harga Minyak Dunia Tembus US$ 100, Rupiah Melemah ke Angka Rp17.000

Posisi Rupiah Hari Ini

IndikatorData Terkini
Waktu PantauSelasa, 11.20 WIB
Posisi Saat IniRp17.789 per Dolar AS
Koreksi Harian-0,26%
Target Jangka PendekRp17.850
Prediksi Akhir PekanRp18.000

Melihat situasi ini, para pelaku pasar kini tengah dalam mode waspada penuh. Mata dunia tertuju pada bagaimana respons pasar global terhadap eskalasi di Timur Tengah. Di sisi lain, pemerintah diperkirakan sedang menyusun langkah-langkah mitigasi strategis untuk membendung guncangan agar kepercayaan investor tetap terjaga di tengah gejolak ekonomi yang sulit diprediksi ini.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

dolar AS ekonomi Indonesia rupiah
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Penampilan makanan bergizi gratis dari program MBG.

Bandung Dibanjiri 50 Ton Sampah MBG per Hari! SPPG Bermasalah Terancam Ditutup

Siaga Merah di Tanah Suci: Arab Saudi Keluarkan Peringatan Darurat Usai Hujaman Rudal Houthi

Sampah di Purwakarta Nyaris Sentuh 200 Ton Per Hari, Warga Diminta Mulai Pilah dari Rumah

Nenek di Sukabumi Ditemukan Tewas Saat Padamkan Kebun Bambu yang Terbakar

Penyu Raja Ampat Dibunuh di Depan Kamera: Dari Perburuan hingga WNA Diamankan di Bandara

Asap Kebakaran Punclut Makan Korban, 13 Warga Bandung Kena ISPA

Terpopuler
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Uang Mertua Rp17 Miliar Raib, Shabrina Adfi Buka Suara Soal Kejahatan Perbankan di BTN
  • Bikin Penasaran! Sosok Lylia Kasir Indomaret Jadi Buruan Warganet di TikTok
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.