Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kakang Rudianto Ungkap Sosok di Balik Perkembangannya di Persib

Senin, 2 November 2026 14:03 WIB

Tiwi/Fadia Taklukkan Wakil Taiwan, Gelar HYLO Open 2026 Jadi Milik Indonesia

Senin, 2 November 2026 13:37 WIB
Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Apakah Namamu Terdaftar? Cek Penerima Bansos November 2026 di Sini

Senin, 2 November 2026 13:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kakang Rudianto Ungkap Sosok di Balik Perkembangannya di Persib
  • Tiwi/Fadia Taklukkan Wakil Taiwan, Gelar HYLO Open 2026 Jadi Milik Indonesia
  • Apakah Namamu Terdaftar? Cek Penerima Bansos November 2026 di Sini
  • Persib Gilas Isenmulang 4-0, Runje: Mental Pemain Luar Biasa!
  • Panik Didatangi Polisi, Tiga Pemuda Bersajam di Karasak Bandung Tak Berkutik
  • Cuma Butuh Hasil Seri di Australia! Ini Skenario Mulus Persib Melenggang ke 16 Besar ACL 2
  • Jadwal Padat Persib, Bobotoh Soroti Risiko Cedera dan Pentingnya Recovery
  • Awal November, BMKG Prediksi Hujan Sedang hingga Lebat di Sejumlah Wilayah Jabar
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 3 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Rupiah Kian Terjepit, Ancaman Menembus Level Rp18.000 di Depan Mata

By Aga GustianaSelasa, 26 Mei 2026 16:51 WIB2 Mins Read
ilustrasi bansos
Ilustrasi uang rupiah. (Foto: Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Mata uang Garuda kini berada dalam posisi yang sangat rentan. Tekanan eksternal yang masif diprediksi bakal terus mendesak Rupiah hingga menembus batas psikologis baru dalam waktu singkat. Ketidakpastian geopolitik yang kembali meledak di Timur Tengah menjadi “badai” utama yang membuat posisi Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) kian terpuruk.

Pengamat pasar uang, Ibrahim Assuaibi, menyoroti bahwa tren negatif ini bukan sekadar fluktuasi sesaat. Sejak Selasa siang, mata uang lokal telah menunjukkan sinyal pelemahan yang nyata. Meski domestik bakal memasuki jeda libur nasional, pasar uang internasional tidak ikut beristirahat, dan justru di sanalah Rupiah akan menghadapi ujian terberatnya.

Efek Domino dari Geopolitik dan Harga Minyak

Ibrahim menjelaskan bahwa kombinasi antara eskalasi konflik di Timur Tengah dan lonjakan harga minyak mentah dunia menjadi beban ganda bagi ekonomi Indonesia. Kondisi ini secara otomatis memicu aksi wait and see hingga pelepasan aset oleh para investor di pasar negara berkembang.

“Meskipun besok libur, pasar global tetap beroperasi. Rupiah sangat mungkin terseret hingga menyentuh level Rp17.850 per Dolar AS,” ungkap Ibrahim dalam analisisnya.

Baca Juga:  Harga Minyak Dunia Tembus US$ 100, Rupiah Melemah ke Angka Rp17.000

Bahkan, proyeksi yang lebih konservatif menunjukkan bahwa jika sentimen negatif ini terus dominan, bukan mustahil Rupiah akan “mencium” level Rp18.000 per Dolar AS pada perdagangan akhir pekan ini.

Baca Juga:  Kurs Rupiah Anjlok ke Rp18.020 per Dolar AS, Pasar Keuangan Beri Sinyal Bahaya?

Fakta di Balik Pelemahan Rupiah

Berdasarkan pantauan data Bloomberg pada pukul 11.20 WIB, Rupiah di pasar spot tercatat terkoreksi sebesar 0,26 persen. Angka ini membawa Rupiah parkir di level Rp17.789 per Dolar AS, sebuah tren depresiasi yang berkelanjutan dari sesi-sesi perdagangan sebelumnya.

Berikut adalah ringkasan tekanan pasar yang dihadapi Rupiah saat ini:

  • Pemicu Utama: Ketegangan geopolitik yang menciptakan ketidakpastian global ekstrem.
  • Sentimen Negatif: Kenaikan harga minyak dunia yang menekan stabilitas moneter domestik.
  • Risiko Pasar: Aktivitas perdagangan global yang tetap berjalan saat pasar Indonesia tutup.
  • Target Level: Potensi tembus Rp17.850 segera, dengan Rp18.000 sebagai target batas psikologis berikutnya.
Baca Juga:  Uang Rupiah Pecahan Ini Sudah Tidak Berlaku, Segera Tukarkan Sebelum Hangus!

Posisi Rupiah Hari Ini

IndikatorData Terkini
Waktu PantauSelasa, 11.20 WIB
Posisi Saat IniRp17.789 per Dolar AS
Koreksi Harian-0,26%
Target Jangka PendekRp17.850
Prediksi Akhir PekanRp18.000

Melihat situasi ini, para pelaku pasar kini tengah dalam mode waspada penuh. Mata dunia tertuju pada bagaimana respons pasar global terhadap eskalasi di Timur Tengah. Di sisi lain, pemerintah diperkirakan sedang menyusun langkah-langkah mitigasi strategis untuk membendung guncangan agar kepercayaan investor tetap terjaga di tengah gejolak ekonomi yang sulit diprediksi ini.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

dolar AS ekonomi Indonesia rupiah
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Apakah Namamu Terdaftar? Cek Penerima Bansos November 2026 di Sini

Panik Didatangi Polisi, Tiga Pemuda Bersajam di Karasak Bandung Tak Berkutik

Awal November, BMKG Prediksi Hujan Sedang hingga Lebat di Sejumlah Wilayah Jabar

Viral Video Pasien Diduga Ditelantarkan di Puskesmas Majalengka, Kadinskes Buka Suara

Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat

Ancaman Musim Hujan di Cimahi, Dari Puting Beliung Hingga Potensi Pergerakan Tanah

Terpopuler
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
  • KHW 400 OTW Layar Lebar? Heboh Rumah Produksi Daftarkan Judul Film Mirip Konten Nadia Omara!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.